Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
Kim Yoo Mi => Kakak sepupu Chul
5 Raja Langit a.k.a LOTS => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C a.k.a CCC= > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
Sweet appereance => Kim Bum
Di sekolah.
"Vee Ssi, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Sedang menunggu pacarku menjemputku."jawab Vee Ssi.
"Wah aku mau liat ah."ledek Yun Jae. Yg dibalas dengan jitakan oleh Vee Ssi.
Ada seseorang yg datang dan orang itu adalah Sungmin.
"Sungmin......"panggil Vee Ssi ke Sungmin.
Yun Jae Shock........
"Annyeong, khaja Vee kita berangkat sekarang."kata Sungmin. Sambil tersenyum aneh ke Yun Jae.
"Yun Jae, aku tinggal dulu ya. Annyeong."Vee Ssi pergi dengan Sungmin.
"Aish, ternyata pacar Vee Ssi itu Sungmin. Aduh..."Yun Jae merasa sesak yg membuat hatinya sakit.
Apa ia sedang patah hati?
Yun Jae duduk menunduk di pinggir lapangan basket.
Lalu ia bangkit dan memungut sebuah bola basket. Mendriblenya.... Dan mendriblenya lagi semakin keras.
Mulai berlari sambil mendrible bola. Mencoba men-shoot bola, namun tak ada satupun yg masuk.
Membuat nya semakin emosi. Sekuat tenaga ia memantulkan bola itu. Dan ia jatuh berlutut.
Keringat mengucur di tubuh Yun Jae. Nafasnya tersengal-sengal. Tiba2 diantara keringat, air mata Yun Jae mengalir.
Karna pada dasarnya Yun Jae hanyalah seorang gadis remaja. Sama seperti gadis remaja yg lainnya yg sedih jika patah hati.
Buuukk. Seseorang menjatuhkan handuk kecil ke kepala Yun Jae. Ia mendongakkan kepalanya.
"Ya! Yun Jae kenapa kau bermain basket sendirian?"orang itu ternyata Sungmin.
"Omo! Sungmin Ssi kenapa kau bisa disini?"tanya Yun Jae tidak percaya dengan yg dilihatnya.
"Aku datang untuk menjemputmu. Mulai sekarang panggil aku Hyung ya."jawab Sungmin.
"Ne, Hyung. Mwo? Menjemputku? Tunggu dulu bukannya kau tadi pergi bersama Vee Ssi?"Yun Jae masih tak percaya.
"Aish, banyak sekali pertanyaanmu. Sekarang ikut aku. Khaja."kata Sungmin seraya menuntun tangan Yun Jae.
"Kemana Hyung?"tanya Yun Jae. Namun Sungmin tidak menjawab.
Sesampainya di parkiran Sungmin memberikan helm kepada Yun Jae. Tiba2 ia menatap Yun Jae dan mendekatkan wajahnya lebih dekat ke Yun Jae. Membuat Yun Jae salah tingkah.
"Ehm, kau bau."kata Sungmin. Yun Jae mengendus aroma tubuhnya dan benar saja yg dibilang Sungmin, itu karena main basket tadi tubuhnya berkeringat.
"kalau begitu kau ganti baju dirumahku saja. Sekalian membersihkan badanmu. Daripada pulang ke apartemenmu kan jauh takutnya tidak keburu. Ayo naik kita berangkat sekarang."kata Sungmin.
Tanpa membantah Yun Jae mengikuti perintah Sungmin.
Sangat berbeda dengan Yun Jae yg biasanya sering membantah kali ini Yun Jae sama sekali tidak membantah kata2 Sungmin.
Sampai dirumah Sungmin. Mereka pun masuk.
"Oppa......Oppa sudah pulang ya....."teriak seseorang dari dalam rumah.
"Nee...Oppa pulang."jawab Sungmin.
Saat dongsaeng Sungmin datang, Yun Jae dan dongsaeng Sungmin sama2 terkejut.
"OMO...!!"kata Yun Jae dan dongsaeng itu.
"Apa kalian saling kenal?"tanya Sungmin.
"Kau Hyena pacarnya Heechul kan?"tanya Yun Jae.
"Ye. Sunbae. Sunbae kenapa bisa kenal dengan Sungmin Oppa?" Hyena bingung kenapa Yun Jae dan oppanya bisa datang bersama.
Sungmin pun menjelaskan semua yg terjadi antara Yun Jae dan dirinya. Sementara Yun Jae mandi di kamar Sungmin.
Yun Jae POV
Aish.....Kenapa bisa Hyena yodongsaengnya Sungmin. Pasti Sungmin Hyung udah kasih tau Hyena semuanya.
Pasti aku jadi bulan2an ejekan LOTS. Hufh.
Aishhhh........*Yun Jae mengacak-acak rambutnya*
End Yun Jae POV
Saat mau keluar dari kamar mandi, Yun Jae baru sadar kalau ia tidak bawa baju ganti.
"Aigooo....Eottokhae?"gumam Yun Jae.
Sungmin masuk ke kamarnya hendak memberikan baju ganti, tapi langkahnya tertahan sesampainya di depan pintu Kamar mandi.
"Aish, hampir saja aku lupa kalau Yun Jae itu yeoja."gumam Sungmin sambil mengacak2 rambutnya.
"Yun Jae-ah. Aku letakkan pakaianmu didepan kamar mandi. Aku keluar sekarang ya."teriak Sungmin.
Wajah Sungmin memerah dan tangannya mengipas2 wajahnya.
"Thangida, Sungmin Hyung menaruh pakaian di depan kamar mandi dan langsung keluar."gumam Yun Jae.
Yun Jae sangka itu keberuntungan padahal itu disengaja oleh Sungmin.
Yun Jae sudah berganti pakaian, membuat Hyena terkejut.
"Ya! Yun Jae kenapa memakai celana jeans ku?"bentak Hyena.
"Mwo?"Yun Jae bingung karna ia memakai yg diberikan Sungmin.
"Hyena, sudahlah itu oppa yg kasih. Karna celana oppa pasti kebesaran dipakai Yun Jae. Nanti oppa belikan lagi yg baru untukmu ya." rayu Sungmin dan itu berhasil, Hyena sudah tidak ngambek lagi.
"Oppa kenapa tidak sekalian pakaikan bajuku jadi oppa belikan 1 stel pakaian untukku."kata Hyena manja.
Hem, kalau Yun Jae memakai pakaian perempuan pasti keliatan manis, hihihi. *Sungmin tertawa sendiri*
Mereka berangkat ke tempat yg dituju Sungmin.
Yun Jae masih belum tau kemana Sungmin mengajaknya pergi.
Tibalah Sungmin dan Yun Jae di sebuah Cafe.
Yun Jae bingung ia merasa asing disana.
"Sungmin.....Disini...."panggil seseorang, Yun Jae menoleh ke asal suara itu.
"Vee, wah kau memilih tempat yg bagus."Sungmin menghampiri tempat Vee Ssi duduk.
"Yun Jae jd kau datang juga."kata Vee Ssi.
Sial, kalau tau Vee Ssi ada disini aku gak mau datang. Batin Yun Jae.
"Apa sudah mulai?"tanya Sungmin ke Vee Ssi.
"Belum, oh iya pesankan minuman lagi ya untukku.....Please....."Vee Ssi bermanja2 dengan Sungmin.
"Aigo....Muncul lagi deh manjanya. Ne, Arasseo aku ambilkan minum."kata Sungmin.
"Yun Jae, kau tau Sungmin sangat cute dan perhatian kan?"tanya Vee Ssi.
"Mwo? Terus apa hubungannya denganku?"Yun Jae mulai sewot.
"Pendapatmu sebagai yeoja ya, bukan sebagai namja. Menurutmu Sungmin gimana? Aku sudah bersama Sungmin sejak SMA dan banyak yg bilang ia cute. Hehehe. "kata Vee Ssi. Namun Yun Jae hanya manyun.
"Jogiyo Vee Ssi aku mau ke toilet sebentar." Yun Jae buru2 meninggalkan Vee Ssi.
Di toilet
Yun Jae POV
Aishhh..........*sambil ngacak2 rambut pendek berponinya*
Kayaknya aku harus segera pergi dari sini daripada aku semakin emosi melihat mereka berdua.
End Yun Jae POV
Yun Jae keluar dari toilet, ia hanya berjarak 1 meter dari meja Vee dan Sungmin hanya terhalang oleh bilik pembatas ruangan.
"Ya.....Menikah.......Aku mau...."teriak Vee Ssi.
"Ya! Vee malu didenger orang jangan teriak2."kata Sungmin sembari menenangkan Vee Ssi.
"Aku gak perduli yg penting aku senang."balas Vee Ssi.
"Dasar Vee..." Sungmin menggeleng2kan kepalanya melihat tingkah laku Vee Ssi.
Mwo? mereka akan menikah? Apa yg kudengar itu nyata?
Dengan cepat Yun Jae pergi meninggalkan cafe.
Ia langsung menyetop taxi.
"Ahjussi, tolong bawa aku pergi dari sini."kata Yun Jae.
"Kemana nak?"tanya Supir taxi itu.
"Kemana saja! Palli! "bentak Yun jae membuat supir taxi itu takut dan spontan menjalankan taxinya dengan segera.
Sedangkan di Cafe.
"Vee, mana Yun Jae?"tanya Vee.
"Kenapa sih kau kok khawatir sekali dengan Yun Jae."tanya Vee penasaran.
Lalu singkat cerita Sungmin menceritakan semua yg terjadi antara Sungmin dan Yun Jae. Mulai dari pertemuan mereka dan rahasia yg ditutupi Yun Jae.
"Jadi kau juga tau kalau Yun Jae itu yeoja?"tanya Vee.
"Mwo? Kau tau juga?"Sungmin balas bertanya.
"Ye, aku tau jadi hanya aku yg tau di sekolah. Namun aku berjanji padanya akan melindungi identitasnya bagaimanapun ia penyelamat jiwaku."jawab Vee.
"Jangan2 kau ada hati sama muridku Yun Jae ya?" ledek Vee.
"Ya! Vee kau ini bicara apa?"Sungmin malu mukanya memerah dan tangannya seperti biasa mengipas2 wajahnya.
"Sungmin-ah kita sudah berteman sejak SMA jadi aku paham betul sifatmu. Ya seperti yg kau lakukan itu sambil mengipas2 wajahmu. "Vee makin meledek Sungmin.
"Ya! kalian berselingkuh di belakangku ya?"seorang namja mengagetkan Sungmin dan Vee.
"Jagiya, kau mengagetkan ku saja."ucap Vee manja kepada namja tersebut.
"Vee jagi, kau kangenkah padaku? Tenang hanya Sungmin laki2 yg kupercaya untuk dekat denganmu. Karna kita bertiga sudah kenal sejak SMA."kata namja itu.
"Jagiya mana cincinnya?"Vee menadahkan tangannya ke namja itu.
"Ya! Sungmin kau pasti membocorkan sureprise ku kan? "bentak namja itu.
"Kim Bum-ah....Aku tidak sengaja dari tadi Vee mendesakku trus jadi aku keceplosan."jawab Sungmin.
"Oke kalau begitu."Kim Bum berlutut sambil menggenggam tangan Vee.
"Aku Kim Bum hari ini meminta Vee untuk bersedia menghabiskan sisa hidupnya bersamaku. Kala sedih maupun senang. Selamanya hanya ada aku dimatamu dan kau dimataku. Vee, will you marry me?"Kim Bum melamar Vee.
" I do." jawab Vee singkat.
Sontak seisi cafe bersorak sorai melihat pasangan tersebut.
Chukkaeyo......teriak orang2 di dalam cafe.
Sungmin tiba2 baru tersadar kalau Yun Jae sudah lama sekali tidak kembali dari toilet.
Ia bahkan menghampiri toilet tapi tidak ada keberadaan Yun Jae.
Sampai malam tiba Yun Jae sama sekali tidak memberi kabar. LOTS pun khawatir.
Sungmin, LOTS dan Dong Yup ahjussi berkumpul di apartemen Yun Jae.
Bahkan Yun Jae haraboji, Lee Soo Man sudah mengerahkan anak buahnya untuk mencari Yun Jae.
Di lain tempat.
Ttok...ttok...ttok... Yun Jae mengetuk pintu. Dan terdengar suara kunci pintu dibuka.
"Yun Jae? Sedang apa kau malam2 disini?"tanya orang itu.
"Wookie..............."Yun Jae berhambur ke pelukan Ryeowook.
Ryeowook bingung dengan sahabatnya itu.
Yun Jae menangis, Ryeowook baru kali itu melihatnya. Di mata Ryeowook Yun Jae yg dihadapannya sekarang seperti bukan Yun Jae yg ia kenal yg tangguh dan kuat.
Namun Yun Jae sama sekali tidak berkata apa2. Ia hanya terduduk diam di ranjang Ryeowook.
Hp Ryeowook berbunyi.
"Yun Jae ini Dong Yup ahjussi yg meneleponku. Gimana aku angkat atau tidak."tanya Ryeowook.
"Bilang aku tidak ada disini ya."jawab Yun Jae.
Sesaat ketika Ryeowook mengobrol di telepon dengan Dong Yup ahjussi tiba2 saat berpaling Yun jae sudah tidak ada.
Sudah seharian Yun Jae menghilang LOTS, Dong Yup ahjussi dan Sungmin mencoba berbagai cara untuk menemukannya. Namun menghilangnya Yun Jae belum 24jam jadi belum bisa dilaporkan.
Saat mereka mulai putus asa tiba2 Hp Sungmin berbunyi.
Dilihatnya no yg tidak dikenal.
"Yeoboseyo."kata Sungmin.
Namun tidak ada jawabang hanya ada suara2 gaduh.
"Diam kau....Sekarang kau tidak bisa apa2 Lee Yun Jae. Berani kau main2 denganku penguasa Geng sekolah F. " terdengar seseorang menyebut nama Yun Jae di ujung telepon.
"Boss....Ditangannya ada Hp....Ya! Bocah tengik kau mengambil Hp ku. Ber****ek.! " lalu terdengar suara pukulan dan suara teriakan Yun Jae.
Sungmin hampir saja menjatuhkan HP nya. Tapi ia segera tersadar kalau ia tak boleh lemah demi Yun Jae.
"Aku tau apa yg terjadi dengan Yun jae. Sekarang ia disekap oleh geng sekolah F."kata Sungmin.
"Aku tau dimana markas mereka Hyung."seru Chul.
"Andwae, kita jangan gegabah."kata Leeteuk.
"Yang kutau Geng F punya backing Aparat, karna ketua geng F adalah putra satu2nya kepala polisi di daerah tersebut. Kalau polisi bertindak mereka akan tau dengan cepat."kata Siwon.
"Trus kita harus gimana?"kata KyuHae kompak.
"Hyung mau gak mau kita harus hadapi sendiri."kata Chul kepada Sungmin.
"Apa boleh buat, keselamatan Yun Jae harus kita utamakan."kata Sungmin.
"Dong Yup ahjussi tenang saja kami akan menolong Yun Jae sekuat tenaga."Sungmin menenangkan Dong Yup ahjussi.
Mereka sampai di dekat markas Geng sekolah F. Hae bertugas mengawasi keadaan karna Hae adalah LOTS yg paling cepat dan sekatan.
Saat dirasa aman Hae memberi kode untuk menyerang.
Seketika LOTS dan Sungmin masuk. Di dalam banyak anggota geng sekolah F.
Tapi mereka ber-6 tidak gentar walau mereka kalah jumlah banyak.
Pertarungan tidak terelakkan. LOTS dengan sigap menjatuhkan lawan2nya. Begitu juga dengan Sungmin.
Sampai akhirnya ia bisa melihat Yun Jae tergolek lemah di lantai dengan luka dan darah dimana2. Bajunya pun kotor dengan darah dan debu.
Sungmin menghampiri Yun Jae, ia mencoba memapah Yun Jae.
"Hyung, kau datang....."dengan lemah Yun Jae berbicara.
"Yun Jae aku akan menyelamatkanmu."kata Sungmin.
Namun tak disangka2 ketua geng yg tadinya dipukul hingga tersungkur oleh Sungmin bangkit. ia mengeluarkan pisau dari balik pakaiannya dan menyabetkannya ke arah Sungmin dari belakang. Yun Jae melihatnya dan dengan sekuat tenaga menghempas Sungmin dengan sisa2 tenaga yg ia miliki. Dan akhirnya melukai punggung Yun Jae.
Sungmin kaget melihat kejadian tersebut yg begitu cepat.
Sampai akhirnya Yun Jae dilarikan kerumah sakit.
Keadaannya sangat lemah dan tidak berdaya, ia kehabisan banyak darah dan patah tulang disana sini.
Di RS semua orang yg menyayangi Yun Jae tiba.
Shin Dong Yup ahjussi, Ryeowook, Vee Ssi, Rae Woon bahkan CCC yg mungkin mengkhawatirkan kekasih mereka juga LOTS. <====kali ni author comment....khawatir m yun jae or laki masing2????
Tidak terkecuali Yun Jae haraboji Lee Soo Man, ia terlihat sangat terpukul akan kejadian yg menimpa cucu satu2nya.
Setelah beberapa lama Dokter keluar dari ruang ICU.
"Dokter bagaimana keadaan cucu saya?"tanya Soo Man yg penuh kekhawatiran.
"Cucu anda sekarang koma, kami sudah berupaya sekuat tenaga untuk mempertahankannya, sekarang hidupnya hanya bergantung kepada alat2 medis yg terpasang di tubuhnya. Kita hanya bisa berdo'a agar ia bisa segera sadar dari koma nya." jelas Dokter.
Soo Man shock ia jatuh berlutut sambil menangis sejadi2nya. Dong Yup ahjussi mencoba menenangkan Tuannya.
Semua orang di ruangan itu shock terutama Sungmin.
Ia hanya nanar memandang pintu ruang ICU.
To Be Continue.......
Rabu, 10 November 2010
Be My Man Part 05
Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
Kim Yoo Mi => Kakak sepupu Chul
5 Raja Langit a.k.a LOTS => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C a.k.a CCC= > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
Sabtu pagi hari pertama Kerja sosial.
Yun Jae duduk jongkok dengan malasnya di cuaca pagi yg sedingin itu ia harus bersusah payah kerja sosial.
"Ya! Ngapain jongkok2 disitu?"panggil seseorang dari jauh.
Yun Jae pun mencari asal suara itu.
Dilihatnya Sungmin disana, tidak memakai seragam polisinya.

Yun Jae melongo melihat Sungmin yg berbeda dari yg biasa ia lihat dengan seragam polisi dan sangat formal.
Sampai akhirnya Sungmin menghampirinya.
"Yun Jae kenapa kau malah bengong?"tanya Sungmin sambil menyentuh bahu Yun Jae.
"Ah, gwenchana." jawab Yun Jae, dilihatnya di tangan Sungmin ada kamera.
Ia terlihat bingung. "Kamera itu buat apa?" sambil menunjuk ke arah kamera Sungmin.
"Untuk dokumentasi." jawab Sungmin singkat.
"Mwo?" Yun Jae tambah bingung.
"Khaja." kata Sungmin.
Kerja sosial pertama Yun Jae adalah membersihkan sampah2 yg ada di Boramae Park.
Taman seluas itu ia bersihkan sendiri.

Sore hari.
"Oke cukup untuk hari ini. Besok kita kembali lagi disini."kata Sungmin.
Dua minggu sudah ia menjalani kerja sosial banyak yg sudah ia lakukan, dari membersihkan taman, memungut sampah di jalanan, mendaur ulang sampai membantu nenek2 dan kakek2 di panti jompo.
Hari sabtu.
Ia merasa sangat lelah. Ia bahkan tidak sanggup bangun dari tempat tidurnya.
Hp Yun Jae berbunyi.
"Yeoboseyo."sapa Yun Jae.
"Yeoboseyo, Yun Jae ayo kita main. Setiap akhir pekan kau selalu saja tidak bisa berkumpul dengan kami." ternyata orang yg menghubungi Yun Jae adalah Donghae.
"Aish, aku ingin sekali main. Hajiman....." Yun Jae tidak meneruskan kata2nya, ia belum memberitahu LOTS.
"Waeyo? Kita kekurangan orang dalam tanding game. Tinggal aku seorang yg tidak ada lawan main."kata Hae.
"Ye, arasseo. Aku akan datang. Tunggu aku."Yun Jae menutup telepon.
Akhirnya ia sampai dirumah Chul.
"Yun Jae-ah, kau datang juga. Hae dari tadi uring2an karna game di kuasai oleh kami berempat karna cuma dia yg tidak ada lawan main."sindir Leeteuk yg ditujukan ke Hae.
"Ne..."kata Won dan Kyu kompak.
"Anak ini berisik sekali dari tadi."tambah Chul. Yun Jae hanya senyum2.
"Yun Jae ayo duduk sini, aku sudah menunggu dari tadi."Hae yg tidak sabaran menarik tangan Yun Jae dan mendudukannya di sebelahnya.
Mereka asyik main game seru sekali. Dan gamenya di menangkan oleh Yun Jae.
"Chukkaeyo....."kata 4 LOTS yg lain. Hae cemberut saja.
"Jogiyo, aku mau ke kamar kecil."kata Yun Jae.
"Yun Jae aku ikut."kata Hae.
"Mwo?"Yun Jae syok.
"Aigo, aku hanya bercanda Yun Jae. Hehe."ledek Hae. Yun Jae hanya manyun.
"Aish, Hae membuatku kaget saja. Ehm, toiletnya disini ya."gumam Yun Jae.
Ia pun membuka pintu toiletnya. Ahhhhhh.......Seseorang di toilet berteriak.
"Mianheyo, Yoomi noona. Tadi aku kira tidak ada orang makanya aku langsung masuk."Yun Jae merasa bersalah.
"Aniyo, aku yg salah tadi lupa menutup pintu."kata Yoomi yg merupakan kakak sepupu Chul.
"Ya! Yun Jae berani2 nya kau mengintip Yoo Mi noona!"bentak Hae yg membuat Yun Jae dan Chul bingung kenapa yg lebih marah malah Hae. Namun 3 LOTS yg lain malah cengar cengir melihat reaksi Hae.
"Hae sudahlah, itu semua kesalahan noona. Noona yg ceroboh."Yoo Mi menenangkan Hae dan dalam sekejap membuat kemarahan Hae reda. Namun ia masih meihat sinis ke arah Yun Jae.
"Ah sudah2 ayo kita main lagi."Leeteuk mencoba mencairkan suasana.
Mereka kembali bermain. Dan entah mengapa Yun Jae dan Yoomi noona akrab sekali, mereka asik mengobrol.
Di lain sisi Hae uring2an melihat keakraban Yoomi noona dan Yun Jae.
Hp Yun Jae kembali berdering.
"Yeoboseyo."kata Yun Jae tanpa melihat nama yg meneleponnya.
"Ya! Lee Yun Jae! Berani2 nya kau tidak muncul di kerja sosial hari ini!"Sungmin lah yg menelepon Yun Jae.
"Aku sedang malas....."jawab Yun Jae sekenanya.
"Mwo? Dimana kau sekarang?"tanya Sungmin.
"Dirumah temanku Kim Heechul."jawab Yun Jae. Dan terdengar suara telepon yg terputus.
"Aishh...."keluh Yun Jae.
"Nugu?" tanya Won.
"Itu Ahjussi2 cerewet yg menelponku."kata Yun Jae sambil memanyunkan bibirnya.
10 menit kemudian.
Terdengar suara bel saat mereka sedang asik mengobrol. Chul membukakan pintu. Terdengar suara seseorang mencari Yun Jae.
"Ya! Lee Yun Jae ayo ikut aku."tau2 Sungmin sudah ada dirumah Chul.
"Omo! Kenapa kau bisa tau rumah Chul?"tanya Yun Jae keheranan.
"Sstt....Sungmin hyung itu kakaknya Hyena, pacarnya Chul."bisik Kyu.
"Mwo!!!" Yun Jae kaget.
Tanpa basa basi Sungmin menyeret paksa Yun Jae.
Sesampainya mereka di sebuah toilet umum. Yun Jae harus membantu membersihkan toilet.
Emosi Yun Jae semakin memuncak namun sekuat tenaga ia menahannya.
Ia melirik sinis ke arah Sungmin. "Mwo? Waeyo?"kata Sungmin yg merasa sedang diperhatikan oleh Yun Jae.
"Aish...."Yun Jae hanya mengeluh namun tetap mengerjakan tugasnya.
"Ah, sudah jam 3 saatnya istirahat."kata Sungmin sembari keluar dari toilet.
Yun Jae duduk istirahat sambil memegang nasi kotak. Karna pekerjaan yg ia lakukan hari ini, ia sama sekali tidak menyentuh makanannya. Padahal seharian ia sudah bekerja keras.
Ia sama sekali tidak nafsu makan. Dan hanya minum air mineral saja.
Sungmin hendak menghampirinya namun seseorang telah menghampiri Yun Jae lebih dulu.
"Yun Jae oppa....."panggil orang itu. Yun Jae menengadahkan kepalanya.
"Rae Woon, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Aku setiap hari mencari oppa tapi sangat susah menemui oppa yg selalu bersama LOTS."kata Rae Woon.
"Waeyo?"tanya Yun Jae.
"Oppa, mianheyo sebelumnya. Aku tidak sanggup menahan lagi. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku menyukai oppa. " Rae Woon membuat pernyataan cinta ke Yun Jae.
Yun Jae menunduk sebentar. Lalu berdiri dan memegang kedua bahu Rae Woon.
Ia menengadahkan wajahnya persis dihadapan Rae Woon.
"Mianhe, jongmal mianhe saeng. Oppa hanya menganggap Rae Woon yodongsaeng oppa."kata Yun Jae.
"Gwenchana oppa, yg penting aku sudah menyampaikan isi hatiku. Seterusnya aku akan menuruti kata2 oppa untuk menjadi yodongsaeng oppa yg baik. Karna oppa adalah penolongku."kata Rae Woon.
Yun Jae mengelus rambut Rae Woon, sebenarnya Yun Jae iri dengan Rae Woon yg bisa mengungkapkan isi hatinya kepada orang yg ia suka. Yun Jae memeluk Rae Woon. Sungmin yg melihat dari jauh hanya bisa menerka2 percakapan antara Yun Jae dan Rae Woon.
Setelah itu Yun Jae kembali meneruskan tugasnya di toilet.
"Wah pacarmu itu cantik ya." kata Sungmin.
Tapi Yun Jae sama sekali tidak merespon. Ia masih saja membersihkan Toilet.
"Arghh......"tiba2 Yun Jae berteriak kesakitan sambil menahan perutnya. Sungmin panik dan menghampiri Yun Jae.
"Yun Jae, gwenchana?"tanya Sungmin namun tidak dibalas oleh Yun Jae.
Dan akhirnya Yun Jae pingsan.
Dengan segera Sungmin menggendong Yun Jae dan membawanya ke RS.
Sesampainya di RS ia langsung ditangani oleh Dokter.
Sungmin menunggu dengan cemas. "Aish, anak itu membuatku khawatir saja. "gumam Sungmin sambil mengacak rambutnya.
Lalu dokter keluar dari ruang pemeriksaan. "Keluarga Lee Yun Jae."panggil dokter.
"Ye, saya keluarga Lee Yun Jae."jawab Sungmin.
"Pasien tidak mengalami masalah serius, hal itu biasa dialami oleh remaja wanita seumurnya."jelas dokter.
"Mwo? Remaja wanita?"Sungmin merasa ada yg salah dengan kata2 Dokter.
"Ye, remaja wanita seperti Yun Jae Ssi kadang mengalami keram perut yg sangat hebat saat hari pertama datang bulan. Tapi masih butuh pemeriksaan lebih lanjut. Sekarang biarkan pasien istirahat. Anda boleh menemuinya."kata dokter.
"Gamsahamnida."kata Sungmin.
Ia terlihat sangat shock mengetahui kenyataan bahwa Yun Jae seorang wanita.
Banyak pertanyaan muncul dalam benak Sungmin.
Saat ia masuk ke ruang rawat Yun Jae dilihatnya Yun Jae masih tidak sadarkan diri.
Keringat mengucur di dahinya. Dengan lembut Sungmin mengusap keringat Yun Jae dengan sapu tangannya.
"Yun Jae, banyak yg aku mau tanyakan kepadamu. Tapi sepertinya tanpa aku yg mengetahui rahasiamu kau sudah banyak masalah." Sungmin duduk disamping ranjang sambil menatap Yun Jae.
Satu jam kemudian Dong Yup ahjussi datang, ia sangat mengkhawatirkan Yun Jae.
"Ahjussi, aku sudah tau kalau Yun Jae adalah perempuan."kata Sungmin.
Ahjussi terdiam sesaat dan menghela nafas panjang.
"Ye, tuan muda...maksudku nona harus menanggung semua ini dari kecil. Itu mengapa aku sangat menyayangi dan melindungi nona."jelas ahjussi.
"Ahjussi bisa ceritakan kapanpun ahjussi siap. Namun saat ini anggap aku belum mengetahuinya. Aku tidak mau ia bersikap aneh padaku kalau ia tau aku sudah mengetahui jati dirinya. Dan aku sudah bicara dengan dokter untuk tidak mengatakan penyakit sebenarnya kepada Yun Jae. Ahjussi cukup katakan ia pingsan karna tidak makan dan kelelahan."jelas Sungmin.
"Ne, algasseumnida Sungmin-ah. Gamsahamnida."ahjussi benar2 berterimakasih kepada Sungmin hingga terharu.
Malam harinya Yun Jae sadar. Dilihatnya Sungmin ada di sebelahnya, kepalanya direbahkan di pinggir ranjang.
"Si ahjussi ini kalau tidur manis juga ."batin Yun Jae.
Takut mengganggu Sungmin ia pun kembali tidur.
Di Sekolah.
"Yun Jae-ah kau dirawat kenapa tidak kasih tau kami."kata Kyu.
"Ne, kau ini kami kan sahabatmu."tambah Won.
"Kalian jangan berlebihan. Apa kalian tidak dengar kata Yun Jae tadi, ia hanya pingsan karna tidak makan."Hae semakin sinis.
"Ya! Lee Donghae, kau minta dipukul ya, Yun Jae sakit kau malah seperti itu."bentak Chul.
"Sudahlah yg penting uri Yun Jae sudah sehat. "Leeteuk berusaha mencairkan ketegangan.
Sepulang sekolah.
Hae sudah buru2 pulang. Kyu dan Leeteuk sedang bersama pacar mereka Soo Kyo dan Soo Yoo.
Sedang Wonnie ada latihan taekwondo. Tinggal Chul dan Yun Jae sendiri.
"Yun Jae-ah...Aku bosan, kita main yuk."ajak Chul manja.
"Memangnya kemana Hyena?"tanya Yun Jae.
"Ia sedang berziarah ke makam orang tuanya."kata Chul.
"Jadi ia sudah tidak punya orang tua?"Yun Jae kaget mendengarnya.
"Selain Sungmin hyung Ia hanya punya seorang kakek." kata Chul.
"Jadi Sungmin Ssi sama sepertiku."gumam Yun Jae.
"Mworago?"tanya Chul.
"Anio. Lebih baik kita ke mall saja main di game center."ajak Yun Jae.
"Khaja..."chul mengiyakan.
Di mall.
Mereka langsung mengarah ke game center. Di tengah permainan Yun Jae pergi ke toilet meninggalkan Chul sendiri.
Saat ia keluar dari toilet ia melihat dua orang yg dikenalnya. Yang pria merangkul mesra yg wanita.
"Hae...Yoomi noona..."panggil Yun Jae. Sontak saja Yoomi mendorong Hae dan menjauhkannya.
"Omo! Yun Jae kau kenapa bisa ada disini?"Hae kaget dengan keberadaan Yun Jae.
"Aku sedang main di game center bersama Chul." kata Yun Jae.
"Mwo? Chul juga ada disini. Hae ayo kita pulang."kata Yoomi.
"Aigo....Jangan2 kalian pac....."belum sempat Yun Jae selesai bicara, Hae membekap mulut Yun Jae.
"Sssttt...Jangan sampai Chul tau aku dan noona pacaran. Bisa habis aku dipukul Chul. Arasseo!" kata Hae.
"Ara....Aku tidak akan memberitahu Chul."kata Yun Jae.
Yun Jae pun kembali ke game center berpura2 tidak terjadi apa2.
Di sekolah.
"Vee Ssi, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Sedang menunggu pacarku menjemputku."jawab Vee Ssi.
"Wah aku mau liat ah."ledek Yun Jae. Yg dibalas dengan jitakan oleh Vee Ssi.
Ada seseorang yg datang dan orang itu adalah Sungmin.
"Sungmin......"panggil Vee Ssi ke Sungmin.
Yun Jae Shock........
To be continue....

Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
Kim Yoo Mi => Kakak sepupu Chul
5 Raja Langit a.k.a LOTS => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C a.k.a CCC= > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
Sabtu pagi hari pertama Kerja sosial.
Yun Jae duduk jongkok dengan malasnya di cuaca pagi yg sedingin itu ia harus bersusah payah kerja sosial.
"Ya! Ngapain jongkok2 disitu?"panggil seseorang dari jauh.
Yun Jae pun mencari asal suara itu.
Dilihatnya Sungmin disana, tidak memakai seragam polisinya.
Yun Jae melongo melihat Sungmin yg berbeda dari yg biasa ia lihat dengan seragam polisi dan sangat formal.
Sampai akhirnya Sungmin menghampirinya.
"Yun Jae kenapa kau malah bengong?"tanya Sungmin sambil menyentuh bahu Yun Jae.
"Ah, gwenchana." jawab Yun Jae, dilihatnya di tangan Sungmin ada kamera.
Ia terlihat bingung. "Kamera itu buat apa?" sambil menunjuk ke arah kamera Sungmin.
"Untuk dokumentasi." jawab Sungmin singkat.
"Mwo?" Yun Jae tambah bingung.
"Khaja." kata Sungmin.
Kerja sosial pertama Yun Jae adalah membersihkan sampah2 yg ada di Boramae Park.
Taman seluas itu ia bersihkan sendiri.
Sore hari.
"Oke cukup untuk hari ini. Besok kita kembali lagi disini."kata Sungmin.
Dua minggu sudah ia menjalani kerja sosial banyak yg sudah ia lakukan, dari membersihkan taman, memungut sampah di jalanan, mendaur ulang sampai membantu nenek2 dan kakek2 di panti jompo.
Hari sabtu.
Ia merasa sangat lelah. Ia bahkan tidak sanggup bangun dari tempat tidurnya.
Hp Yun Jae berbunyi.
"Yeoboseyo."sapa Yun Jae.
"Yeoboseyo, Yun Jae ayo kita main. Setiap akhir pekan kau selalu saja tidak bisa berkumpul dengan kami." ternyata orang yg menghubungi Yun Jae adalah Donghae.
"Aish, aku ingin sekali main. Hajiman....." Yun Jae tidak meneruskan kata2nya, ia belum memberitahu LOTS.
"Waeyo? Kita kekurangan orang dalam tanding game. Tinggal aku seorang yg tidak ada lawan main."kata Hae.
"Ye, arasseo. Aku akan datang. Tunggu aku."Yun Jae menutup telepon.
Akhirnya ia sampai dirumah Chul.
"Yun Jae-ah, kau datang juga. Hae dari tadi uring2an karna game di kuasai oleh kami berempat karna cuma dia yg tidak ada lawan main."sindir Leeteuk yg ditujukan ke Hae.
"Ne..."kata Won dan Kyu kompak.
"Anak ini berisik sekali dari tadi."tambah Chul. Yun Jae hanya senyum2.
"Yun Jae ayo duduk sini, aku sudah menunggu dari tadi."Hae yg tidak sabaran menarik tangan Yun Jae dan mendudukannya di sebelahnya.
Mereka asyik main game seru sekali. Dan gamenya di menangkan oleh Yun Jae.
"Chukkaeyo....."kata 4 LOTS yg lain. Hae cemberut saja.
"Jogiyo, aku mau ke kamar kecil."kata Yun Jae.
"Yun Jae aku ikut."kata Hae.
"Mwo?"Yun Jae syok.
"Aigo, aku hanya bercanda Yun Jae. Hehe."ledek Hae. Yun Jae hanya manyun.
"Aish, Hae membuatku kaget saja. Ehm, toiletnya disini ya."gumam Yun Jae.
Ia pun membuka pintu toiletnya. Ahhhhhh.......Seseorang di toilet berteriak.
"Mianheyo, Yoomi noona. Tadi aku kira tidak ada orang makanya aku langsung masuk."Yun Jae merasa bersalah.
"Aniyo, aku yg salah tadi lupa menutup pintu."kata Yoomi yg merupakan kakak sepupu Chul.
"Ya! Yun Jae berani2 nya kau mengintip Yoo Mi noona!"bentak Hae yg membuat Yun Jae dan Chul bingung kenapa yg lebih marah malah Hae. Namun 3 LOTS yg lain malah cengar cengir melihat reaksi Hae.
"Hae sudahlah, itu semua kesalahan noona. Noona yg ceroboh."Yoo Mi menenangkan Hae dan dalam sekejap membuat kemarahan Hae reda. Namun ia masih meihat sinis ke arah Yun Jae.
"Ah sudah2 ayo kita main lagi."Leeteuk mencoba mencairkan suasana.
Mereka kembali bermain. Dan entah mengapa Yun Jae dan Yoomi noona akrab sekali, mereka asik mengobrol.
Di lain sisi Hae uring2an melihat keakraban Yoomi noona dan Yun Jae.
Hp Yun Jae kembali berdering.
"Yeoboseyo."kata Yun Jae tanpa melihat nama yg meneleponnya.
"Ya! Lee Yun Jae! Berani2 nya kau tidak muncul di kerja sosial hari ini!"Sungmin lah yg menelepon Yun Jae.
"Aku sedang malas....."jawab Yun Jae sekenanya.
"Mwo? Dimana kau sekarang?"tanya Sungmin.
"Dirumah temanku Kim Heechul."jawab Yun Jae. Dan terdengar suara telepon yg terputus.
"Aishh...."keluh Yun Jae.
"Nugu?" tanya Won.
"Itu Ahjussi2 cerewet yg menelponku."kata Yun Jae sambil memanyunkan bibirnya.
10 menit kemudian.
Terdengar suara bel saat mereka sedang asik mengobrol. Chul membukakan pintu. Terdengar suara seseorang mencari Yun Jae.
"Ya! Lee Yun Jae ayo ikut aku."tau2 Sungmin sudah ada dirumah Chul.
"Omo! Kenapa kau bisa tau rumah Chul?"tanya Yun Jae keheranan.
"Sstt....Sungmin hyung itu kakaknya Hyena, pacarnya Chul."bisik Kyu.
"Mwo!!!" Yun Jae kaget.
Tanpa basa basi Sungmin menyeret paksa Yun Jae.
Sesampainya mereka di sebuah toilet umum. Yun Jae harus membantu membersihkan toilet.
Emosi Yun Jae semakin memuncak namun sekuat tenaga ia menahannya.
Ia melirik sinis ke arah Sungmin. "Mwo? Waeyo?"kata Sungmin yg merasa sedang diperhatikan oleh Yun Jae.
"Aish...."Yun Jae hanya mengeluh namun tetap mengerjakan tugasnya.
"Ah, sudah jam 3 saatnya istirahat."kata Sungmin sembari keluar dari toilet.
Yun Jae duduk istirahat sambil memegang nasi kotak. Karna pekerjaan yg ia lakukan hari ini, ia sama sekali tidak menyentuh makanannya. Padahal seharian ia sudah bekerja keras.
Ia sama sekali tidak nafsu makan. Dan hanya minum air mineral saja.
Sungmin hendak menghampirinya namun seseorang telah menghampiri Yun Jae lebih dulu.
"Yun Jae oppa....."panggil orang itu. Yun Jae menengadahkan kepalanya.
"Rae Woon, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Aku setiap hari mencari oppa tapi sangat susah menemui oppa yg selalu bersama LOTS."kata Rae Woon.
"Waeyo?"tanya Yun Jae.
"Oppa, mianheyo sebelumnya. Aku tidak sanggup menahan lagi. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku menyukai oppa. " Rae Woon membuat pernyataan cinta ke Yun Jae.
Yun Jae menunduk sebentar. Lalu berdiri dan memegang kedua bahu Rae Woon.
Ia menengadahkan wajahnya persis dihadapan Rae Woon.
"Mianhe, jongmal mianhe saeng. Oppa hanya menganggap Rae Woon yodongsaeng oppa."kata Yun Jae.
"Gwenchana oppa, yg penting aku sudah menyampaikan isi hatiku. Seterusnya aku akan menuruti kata2 oppa untuk menjadi yodongsaeng oppa yg baik. Karna oppa adalah penolongku."kata Rae Woon.
Yun Jae mengelus rambut Rae Woon, sebenarnya Yun Jae iri dengan Rae Woon yg bisa mengungkapkan isi hatinya kepada orang yg ia suka. Yun Jae memeluk Rae Woon. Sungmin yg melihat dari jauh hanya bisa menerka2 percakapan antara Yun Jae dan Rae Woon.
Setelah itu Yun Jae kembali meneruskan tugasnya di toilet.
"Wah pacarmu itu cantik ya." kata Sungmin.
Tapi Yun Jae sama sekali tidak merespon. Ia masih saja membersihkan Toilet.
"Arghh......"tiba2 Yun Jae berteriak kesakitan sambil menahan perutnya. Sungmin panik dan menghampiri Yun Jae.
"Yun Jae, gwenchana?"tanya Sungmin namun tidak dibalas oleh Yun Jae.
Dan akhirnya Yun Jae pingsan.
Dengan segera Sungmin menggendong Yun Jae dan membawanya ke RS.
Sesampainya di RS ia langsung ditangani oleh Dokter.
Sungmin menunggu dengan cemas. "Aish, anak itu membuatku khawatir saja. "gumam Sungmin sambil mengacak rambutnya.
Lalu dokter keluar dari ruang pemeriksaan. "Keluarga Lee Yun Jae."panggil dokter.
"Ye, saya keluarga Lee Yun Jae."jawab Sungmin.
"Pasien tidak mengalami masalah serius, hal itu biasa dialami oleh remaja wanita seumurnya."jelas dokter.
"Mwo? Remaja wanita?"Sungmin merasa ada yg salah dengan kata2 Dokter.
"Ye, remaja wanita seperti Yun Jae Ssi kadang mengalami keram perut yg sangat hebat saat hari pertama datang bulan. Tapi masih butuh pemeriksaan lebih lanjut. Sekarang biarkan pasien istirahat. Anda boleh menemuinya."kata dokter.
"Gamsahamnida."kata Sungmin.
Ia terlihat sangat shock mengetahui kenyataan bahwa Yun Jae seorang wanita.
Banyak pertanyaan muncul dalam benak Sungmin.
Saat ia masuk ke ruang rawat Yun Jae dilihatnya Yun Jae masih tidak sadarkan diri.
Keringat mengucur di dahinya. Dengan lembut Sungmin mengusap keringat Yun Jae dengan sapu tangannya.
"Yun Jae, banyak yg aku mau tanyakan kepadamu. Tapi sepertinya tanpa aku yg mengetahui rahasiamu kau sudah banyak masalah." Sungmin duduk disamping ranjang sambil menatap Yun Jae.
Satu jam kemudian Dong Yup ahjussi datang, ia sangat mengkhawatirkan Yun Jae.
"Ahjussi, aku sudah tau kalau Yun Jae adalah perempuan."kata Sungmin.
Ahjussi terdiam sesaat dan menghela nafas panjang.
"Ye, tuan muda...maksudku nona harus menanggung semua ini dari kecil. Itu mengapa aku sangat menyayangi dan melindungi nona."jelas ahjussi.
"Ahjussi bisa ceritakan kapanpun ahjussi siap. Namun saat ini anggap aku belum mengetahuinya. Aku tidak mau ia bersikap aneh padaku kalau ia tau aku sudah mengetahui jati dirinya. Dan aku sudah bicara dengan dokter untuk tidak mengatakan penyakit sebenarnya kepada Yun Jae. Ahjussi cukup katakan ia pingsan karna tidak makan dan kelelahan."jelas Sungmin.
"Ne, algasseumnida Sungmin-ah. Gamsahamnida."ahjussi benar2 berterimakasih kepada Sungmin hingga terharu.
Malam harinya Yun Jae sadar. Dilihatnya Sungmin ada di sebelahnya, kepalanya direbahkan di pinggir ranjang.
"Si ahjussi ini kalau tidur manis juga ."batin Yun Jae.
Takut mengganggu Sungmin ia pun kembali tidur.
Di Sekolah.
"Yun Jae-ah kau dirawat kenapa tidak kasih tau kami."kata Kyu.
"Ne, kau ini kami kan sahabatmu."tambah Won.
"Kalian jangan berlebihan. Apa kalian tidak dengar kata Yun Jae tadi, ia hanya pingsan karna tidak makan."Hae semakin sinis.
"Ya! Lee Donghae, kau minta dipukul ya, Yun Jae sakit kau malah seperti itu."bentak Chul.
"Sudahlah yg penting uri Yun Jae sudah sehat. "Leeteuk berusaha mencairkan ketegangan.
Sepulang sekolah.
Hae sudah buru2 pulang. Kyu dan Leeteuk sedang bersama pacar mereka Soo Kyo dan Soo Yoo.
Sedang Wonnie ada latihan taekwondo. Tinggal Chul dan Yun Jae sendiri.
"Yun Jae-ah...Aku bosan, kita main yuk."ajak Chul manja.
"Memangnya kemana Hyena?"tanya Yun Jae.
"Ia sedang berziarah ke makam orang tuanya."kata Chul.
"Jadi ia sudah tidak punya orang tua?"Yun Jae kaget mendengarnya.
"Selain Sungmin hyung Ia hanya punya seorang kakek." kata Chul.
"Jadi Sungmin Ssi sama sepertiku."gumam Yun Jae.
"Mworago?"tanya Chul.
"Anio. Lebih baik kita ke mall saja main di game center."ajak Yun Jae.
"Khaja..."chul mengiyakan.
Di mall.
Mereka langsung mengarah ke game center. Di tengah permainan Yun Jae pergi ke toilet meninggalkan Chul sendiri.
Saat ia keluar dari toilet ia melihat dua orang yg dikenalnya. Yang pria merangkul mesra yg wanita.
"Hae...Yoomi noona..."panggil Yun Jae. Sontak saja Yoomi mendorong Hae dan menjauhkannya.
"Omo! Yun Jae kau kenapa bisa ada disini?"Hae kaget dengan keberadaan Yun Jae.
"Aku sedang main di game center bersama Chul." kata Yun Jae.
"Mwo? Chul juga ada disini. Hae ayo kita pulang."kata Yoomi.
"Aigo....Jangan2 kalian pac....."belum sempat Yun Jae selesai bicara, Hae membekap mulut Yun Jae.
"Sssttt...Jangan sampai Chul tau aku dan noona pacaran. Bisa habis aku dipukul Chul. Arasseo!" kata Hae.
"Ara....Aku tidak akan memberitahu Chul."kata Yun Jae.
Yun Jae pun kembali ke game center berpura2 tidak terjadi apa2.
Di sekolah.
"Vee Ssi, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Sedang menunggu pacarku menjemputku."jawab Vee Ssi.
"Wah aku mau liat ah."ledek Yun Jae. Yg dibalas dengan jitakan oleh Vee Ssi.
Ada seseorang yg datang dan orang itu adalah Sungmin.
"Sungmin......"panggil Vee Ssi ke Sungmin.
Yun Jae Shock........
To be continue....
Be My Man Part 04
Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
5 Raja Langit => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C Club = > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
"Wookie-ah aku disini."kata yun jae yg masih blm sadar dari pengaruh alkoholnya sambil meraba wajah Sungmin.
"Bogo Shipo uri Wookie. kau tau aku kesepian tanpamu."kata Yun Jae melantur menyangka Sungmin adalah Ryeowook.
Dalam sekejap Yun Jae mencium Sungmin dan Huweeekkkkk......ia muntah di baju Sungmin. <ambil adegan YAB>
"Omo.....Aish tuan muda kenapa muntah di badan Sungmin?"ahjussi merasa bersalah terhadap Sungmin.
Dari wajah Sungmin terlihat ia menahan kesal, ia mengepal tangannya erat2.
Sungmin berjalan menuju Toilet untuk membersihkan seragamnya dari muntahan Yun Jae.
Sungmin POV.
Kalau bukan karna Shin Dong Yup ahjussi, sudah kulempar anak itu ke jalan!!!!
Seenaknya saja mencium bibirku dan muntah di bajuku.Memangnya dia kira aku homo apa!
Tapi ada yg aneh saat aku menggendong anak itu dari jembatan.
Untuk ukuran namja badannya kecil dan entah mengapa rasanya seperti menggendong adikku Hyena.
Ada sesuatu dari anak itu yg menarik perhatianku.
Aish, bicara apa aku ini.
Tapi memang benar2 aneh.
End Sungmin POV
Yun Jae masih saja tidak sadarkan diri.
"Lebih baik aku bopong tuan muda pulang saja ya." kata Shin Dong Yup ahjussi.
"Ahjussi biar aku yg membantu membawa Yun Jae Ssi." kata Sungmin, sambil melirik Yun Jae yg masih tidak sadar.
"Jincha, kalau begitu ahjussi merasa tertolong sekali. Gomapsseumnida."kata ahjussi.
Sungmin mengangkat Yun Jae untuk kedua kali benar saja yg ia rasakan sebelumnya.
Ada yg aneh dengan Yun Jae, namun Sungmin tidak tau apa itu.
Ia semakin penasaran.
Sampai akhirnya mereka tiba di apartemen Yun Jae, disana tidak ada orang karna yg tinggal disana hanya Yun Jae dan ahjussi.
Ahjussi menunjukkan letak kamar Yun Jae. Dan ia pun merebahkan tubuh kecil Yun Jae di tempat tidur nya.
Saat Sungmin hendak melepaskan pakaian Yun Jae yg kotor......
"Andwae Sungmin, biar ahjussi saja yg melakukannya."tiba2 ahjussi datang dan mengagetkan Sungmin.
"Waeyo ahjusii, biar kubantu karna baju Yun jae sudah sangat kotor kena muntahan."Sungmin curiga.
"Gwenchana, kau tunggu di luar saja."kata ahjusii sembari menuntun Sungmin keluar dan menutup pintunya.
Sungmin POV
Ada yg aneh dengan ahjussi, aku dan Yun Jae kan sama2 namja. Bahkan sampai mengunci pintu kamar segala.
Untuk ukuran namja seperti dia kenapa memakai kaus dalam yg begitu ketat. Apa tidak sesak?
<<yg dimaksud Sungmin itu adalah kaus penahan dada Yun Jae>>
Ah, sudahlah kenapa aku harus memikirkan anak itu.
Bukkk......Aduh kenapa aku jadi ceroboh begini sampai menjatuhkan barang.
Ini album foto ya?
Wah anak kecil ini siapa? Lucu sekali. Pasti yeoja karna rambutnya diikat.
End Sungmin POV
Tiba2 ahjussi datang.
Buru2 Sungmin merapikan album foto yg ia jatuhkan.
"Mianheyo Sungmin jadi merepotkanmu."kata ahjussi.
"Gwenchana ahjussi, uhm disini kalian hanya berdua saja?"tanya Sungmin penasaran.
"Ne, kami berdua disini. Tuan besar tidak tinggal disini."jawab ahjussi.
"Ahjussi, kalau begitu aku pamit pulang."kata Sungmin sambil melihat ke arah jarum jam. Jam 02.30 dini hari.
Tapi....Kruuuukkkk......Perut Sungmin tidak bisa berkompromi. Membuat Sungmin malu.
"Hehe, Sungmin-ah tunggu sebentar ya ahjussi akan ke bawah untuk beli sesuatu untuk kau makan di toko 24jam." kata ahjussi.
"Andwae ahjussi, aku makan di jalan saja."kata Sungmin.
Tapi ahjussi bersikeras untuk membuatkan Sungmin makanan.
Tiba2...."Arghhhh......." suara Yun Jae.
Sungmin lari ke dalam kamar Yun jae dan mendapati Yun Jae sedang ketakutan seperti terbangun dari mimpi buruk.
"Ada apa Yun Jae Ssi? Apa kau mimpi buruk?"Sungmin terlihat sangat khawatir.
"Eomma.....Appa......"Yun Jae hanya menangis sesegukan sambil menyebut eomma appa nya.
Sungmin keheranan, ia tidak mengerti apa yg terjadi.
Ia memeluk tubuh Yun Jae dan mengusap2 punggung Yun jae untuk menenangkan Yun Jae.
Dan perasaan aneh itu muncul lagi dalam benak Sungmin.
Tidak lama tangisan Yun Jae berhenti dan kembali tertidur.
Sungmin merebahkan tubuh Yun Jae kembali dan duduk dipinggir tempat tidur Yun Jae.
Rambut Yun Jae berantakan dan Sungmin merapikannya, dibelainya rambut Yun Jae yg pendek dengan poni yg menutupi sebagian wajahnya. Kulit wajahnya sangat halus untuk ukuran namja.
Ia pun melihat bibir Yun Jae.
"Dasar anak bodoh, bibir itu mendarat di bibir ku. Kau panggil aku apa? Wookie? Namja atau Yeoja? Dasar bocah aneh" kata Sungmin sambil tersenyum2 sendiri.
Disadari mungkin ahjussi bisa tiba2 datang makan Sungmin beranjak dari tempat tidur Yun Jae, sambil menutup pintu kamar Yun Jae pelan2 tanpa suara, sepintas ia masih melihat Yun jae yg tertidur.
Keesokan harinya di sekolah.
"Whoaaammm....."seharian Yun Jae menguap saja. Ia bahkan tidak ikut pelajaran olahraga. Hanya tertidur di kelas.
"Sudah kubilang kalau dia bukan siapa2 aku mengerti tidak sih!" kata seseorang di depan kelas.
"Ehm, siapa sih yg ribut2 bikin tidurku terganggu saja."dengan gontai Yun Jae menghampiri suara yg dimaksud.
Ternyata orang itu adalah Vee Ssi yg sedang bertengkar dengan seseorang di HP.
"Aish, kenapa orang itu sangat menyebalkan." Vee Ssi mengomel sendiri. Akhirnya ia sadar Yun jae dari tadi memperhatikan dia.
Mereka saling menatap. Dan Yun Jae melemparkan senyumnya.
Akhirnya mereka duduk2 di bangku taman sambil minum soft drink.
"Aish, aku tidak mengerti kenapa ada laki2 seperti dia yg pencemburuan. Bikin susah saja." Vee Ssi curhat kepada Yun Jae. Dengan tenang Yun jae mendengarkan Vee Ssi.
"Vee Ssi menurutku kau sungguh beruntung begitu dicintai oleh kekasihmu. Apa Vee Ssi pernah merasakan cinta yg bertepuk sebelah tangan? Kau sangat mencintai orang itu bahkan ia segalanya bagimu. Tapi kau tidak bisa memilikinya bahkan untuk sekedar mengatakan bahwa kau mencintainya. Kenyataan orang yg kau sukai menyukai orang lain itu sangat menyakitkan." Yun Jae mengutarakan apa yg sedang ia rasakan kepada Ryeowook.
Vee Ssi terdiam mencoba menelaah kata2 Yun Jae. Dilihatnya Yun Jae duduk terdiam dengan tatapan kosong.
"Ya! Yun Jae si playboy ternyata kau pernah mengalami bertepuk sebelah tangan saja ya."Vee Ssi mencoba membuat Yun Jae ceria lagi sambil mengacak2 rambutnya.
"Aigo, rambutku berantakan nie."Yun Jae pun manyun.
Yun Jae menatap ke atas dan tiba2....."Vee Ssi awas...." sebuah pot bunga mendarat hampir mendarat di kepala Vee Ssi namun Yun Jae lebih dulu mendorong Vee Ssi dan akhirnya pot bunga itu jatuh tepat di kepalanya membuat Yun Jae pingsan. Vee Ssi berteriak memanggil bantuan.
Di ruang UKS.
Karena dokter UKS sedang tidak ada di tempat maka Vee Ssi yg merawat luka Yun Jae.
Baju seragam Yun Jae terkena cipratan darah dari kening Yun Jae.
Vee Ssi membuka seragam dan kaus ketat Yun Jae , alangkah terkejutnya Vee Ssi yg melihat kenyataan bahwa Yun Jae adalah perempuan. Vee Ssi kembali memakaikan lagi pakaian Yun Jae saat terdengar ada suara orang datang.
"Ya! Yun Jae gwenchanayo? Aku sudah memukul orang yg ceroboh menjatuhkan pot bunga ke arahmu."kata Wonnie .
"Jangan2 dia amnesia."kata Chul.
"Bodo kau Chul waktu itu kau dipukul baseball stick gak amnesia."Hae malah membahas hal yg lain.
"Aish kalian berisik sekali."Leeteuk menjitak Won, Chul, Hae berurutan.
"Guys, liat Yun Jae siuman."kata Kyu.
Sontak membuat Vee Ssi dan 4 raja langit yg lain menatap ke arah Yun Jae.
"Whoaaammmm....Tidurku pulas sekali......"kata Yun Jae yg ternyata hanya tertidur.
Membuat semua orang di ruangan UKS melongo.
"Yun Jae-ah! Kami mengkhawatirkanmu ternyata kau malah tertidur."kata Leeteuk sambil geleng2.
"Hyung, aku malah sempat mengeluarkan air mata." kata Hae sambil mengusap matanya.
"Aish, kau ini dasar King of Tears."ledek Chul.
"Buahahahahahaahaha......."Yun Jae tertawa terbahak2. Tapi air mata yg keluar.
"Waeyo Yun Jae-ah."tanya Wonnie.
"Annio, aku hanya terharu kalian sangat mengkhawatirkan aku. Senangnya kalian pasti jatuh cinta padaku."kata Yun Jae dengan pede nya.
Membuat yg lain gemes dan mengerubungin Yun Jae.
Namun Vee Ssi menghalangi mereka.
"Sudah cukup kalian masih ada pelajaran. Kembali ke kelas kalian biar aku yg menjaga Yun Jae."kata Vee Ssi.
5 raja langit pun keluar meninggalkan UKS. Vee Ssi menutup dan mengunci pintu UKS.
Yun Jae kebingungan akan sikap Vee Ssi.
"Vee Ssi kau tidak akan 'menyerangku' di saat aku sedang sakit kan?"kata Yun Jae.
"Dasar bocah nakal. Memangnya aku tertarik padamu! Aku masih normal masih suka laki2."kata Vee Ssi.
Mendengar jawaban Vee Ssi membuat Yun Jae terkejut. Keliatan dari wajahnya ia bertanya2 kenapa Vee Ssi bisa tau.
"Ne, aku sudah tau kau yeoja. Tadi saat melepas pakaianmu. Tapi tenang saja aku tidak memberitahukannya kepada orang lain."kata Vee Ssi.
"Gomapsseumnida Vee Ssi."kata Yun Jae.
Dua hari kemudian.
Yun Jae sedang berjalan2 di pusat kota dan saat ia memasuki gang sempit.
Saat dia sedang asik dengan Hp nya ia melihat Rae Woon sedang dihadang dua orang preman.
"Ayolah manis serahkan dompet dan Hpmu sama oppa. Oppa janji gak bakal nyakitin kamu. Asal kamu berikan satu ciuman untuk oppa." kata salah seorang preman.
Rae Woon pucat dan ketakutan sambil menangis.
Yun Jae langsung melemparkan tas nya ke arah salah seorang preman.
"Sial, siapa kau berani melawan kami."bentak preman itu.
Preman yg satu lagi melemparkan bogem mentah ke arah Yun Jae namun kalah cepat dengan Yun Jae yg menyarangkan tinjunya ke perut preman itu dan membuat nya pingsan.
Sampai akhirnya preman ke 2 terdesak dan bermain kotor dengan mencoba menghunuskan pisau ke arah Yun Jae.
Tapi Yun jae lebih hebat dan membuat pisau itu berbalik ke arah preman itu. Preman itupun tersungkur bersimbah darah.
Adegan itu berakhir di kantor polisi.
Yun Jae dengan tangan penuh dengan darah hanya duduk diam dengan menundukkan kepalanya.
Rae Woon sudah dijemput oleh orang tuanya.
Sungmin melihat Yun Jae dan merasa iba. Ia pun menghampiri Yun jae.
"Gwenchana?"tanya Sungmin khawatir melihat Yun Jae. Namun tidak dibalas oleh Yun Jae.
Pandangan matanya kosong.
Dengan kekuasaan Lee Soo Man, Yun Jae tidak diadili karna ia hanya membela diri.
Namun karna ia terlibat perkelahian diberi pengawasan khusus.
Dan yg bertanggung jawab mengawasi nya adalah Sungmin.
Setiap akhir pekan Yun Jae diwajibkan kerja sosial dengan Sungmin yg mengawasinya.
To Be Continue......
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
5 Raja Langit => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C Club = > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
"Wookie-ah aku disini."kata yun jae yg masih blm sadar dari pengaruh alkoholnya sambil meraba wajah Sungmin.
"Bogo Shipo uri Wookie. kau tau aku kesepian tanpamu."kata Yun Jae melantur menyangka Sungmin adalah Ryeowook.
Dalam sekejap Yun Jae mencium Sungmin dan Huweeekkkkk......ia muntah di baju Sungmin. <ambil adegan YAB>
"Omo.....Aish tuan muda kenapa muntah di badan Sungmin?"ahjussi merasa bersalah terhadap Sungmin.
Dari wajah Sungmin terlihat ia menahan kesal, ia mengepal tangannya erat2.
Sungmin berjalan menuju Toilet untuk membersihkan seragamnya dari muntahan Yun Jae.
Sungmin POV.
Kalau bukan karna Shin Dong Yup ahjussi, sudah kulempar anak itu ke jalan!!!!
Seenaknya saja mencium bibirku dan muntah di bajuku.Memangnya dia kira aku homo apa!
Tapi ada yg aneh saat aku menggendong anak itu dari jembatan.
Untuk ukuran namja badannya kecil dan entah mengapa rasanya seperti menggendong adikku Hyena.
Ada sesuatu dari anak itu yg menarik perhatianku.
Aish, bicara apa aku ini.
Tapi memang benar2 aneh.
End Sungmin POV
Yun Jae masih saja tidak sadarkan diri.
"Lebih baik aku bopong tuan muda pulang saja ya." kata Shin Dong Yup ahjussi.
"Ahjussi biar aku yg membantu membawa Yun Jae Ssi." kata Sungmin, sambil melirik Yun Jae yg masih tidak sadar.
"Jincha, kalau begitu ahjussi merasa tertolong sekali. Gomapsseumnida."kata ahjussi.
Sungmin mengangkat Yun Jae untuk kedua kali benar saja yg ia rasakan sebelumnya.
Ada yg aneh dengan Yun Jae, namun Sungmin tidak tau apa itu.
Ia semakin penasaran.
Sampai akhirnya mereka tiba di apartemen Yun Jae, disana tidak ada orang karna yg tinggal disana hanya Yun Jae dan ahjussi.
Ahjussi menunjukkan letak kamar Yun Jae. Dan ia pun merebahkan tubuh kecil Yun Jae di tempat tidur nya.
Saat Sungmin hendak melepaskan pakaian Yun Jae yg kotor......
"Andwae Sungmin, biar ahjussi saja yg melakukannya."tiba2 ahjussi datang dan mengagetkan Sungmin.
"Waeyo ahjusii, biar kubantu karna baju Yun jae sudah sangat kotor kena muntahan."Sungmin curiga.
"Gwenchana, kau tunggu di luar saja."kata ahjusii sembari menuntun Sungmin keluar dan menutup pintunya.
Sungmin POV
Ada yg aneh dengan ahjussi, aku dan Yun Jae kan sama2 namja. Bahkan sampai mengunci pintu kamar segala.
Untuk ukuran namja seperti dia kenapa memakai kaus dalam yg begitu ketat. Apa tidak sesak?
<<yg dimaksud Sungmin itu adalah kaus penahan dada Yun Jae>>
Ah, sudahlah kenapa aku harus memikirkan anak itu.
Bukkk......Aduh kenapa aku jadi ceroboh begini sampai menjatuhkan barang.
Ini album foto ya?
Wah anak kecil ini siapa? Lucu sekali. Pasti yeoja karna rambutnya diikat.
End Sungmin POV
Tiba2 ahjussi datang.
Buru2 Sungmin merapikan album foto yg ia jatuhkan.
"Mianheyo Sungmin jadi merepotkanmu."kata ahjussi.
"Gwenchana ahjussi, uhm disini kalian hanya berdua saja?"tanya Sungmin penasaran.
"Ne, kami berdua disini. Tuan besar tidak tinggal disini."jawab ahjussi.
"Ahjussi, kalau begitu aku pamit pulang."kata Sungmin sambil melihat ke arah jarum jam. Jam 02.30 dini hari.
Tapi....Kruuuukkkk......Perut Sungmin tidak bisa berkompromi. Membuat Sungmin malu.
"Hehe, Sungmin-ah tunggu sebentar ya ahjussi akan ke bawah untuk beli sesuatu untuk kau makan di toko 24jam." kata ahjussi.
"Andwae ahjussi, aku makan di jalan saja."kata Sungmin.
Tapi ahjussi bersikeras untuk membuatkan Sungmin makanan.
Tiba2...."Arghhhh......." suara Yun Jae.
Sungmin lari ke dalam kamar Yun jae dan mendapati Yun Jae sedang ketakutan seperti terbangun dari mimpi buruk.
"Ada apa Yun Jae Ssi? Apa kau mimpi buruk?"Sungmin terlihat sangat khawatir.
"Eomma.....Appa......"Yun Jae hanya menangis sesegukan sambil menyebut eomma appa nya.
Sungmin keheranan, ia tidak mengerti apa yg terjadi.
Ia memeluk tubuh Yun Jae dan mengusap2 punggung Yun jae untuk menenangkan Yun Jae.
Dan perasaan aneh itu muncul lagi dalam benak Sungmin.
Tidak lama tangisan Yun Jae berhenti dan kembali tertidur.
Sungmin merebahkan tubuh Yun Jae kembali dan duduk dipinggir tempat tidur Yun Jae.
Rambut Yun Jae berantakan dan Sungmin merapikannya, dibelainya rambut Yun Jae yg pendek dengan poni yg menutupi sebagian wajahnya. Kulit wajahnya sangat halus untuk ukuran namja.
Ia pun melihat bibir Yun Jae.
"Dasar anak bodoh, bibir itu mendarat di bibir ku. Kau panggil aku apa? Wookie? Namja atau Yeoja? Dasar bocah aneh" kata Sungmin sambil tersenyum2 sendiri.
Disadari mungkin ahjussi bisa tiba2 datang makan Sungmin beranjak dari tempat tidur Yun Jae, sambil menutup pintu kamar Yun Jae pelan2 tanpa suara, sepintas ia masih melihat Yun jae yg tertidur.
Keesokan harinya di sekolah.
"Whoaaammm....."seharian Yun Jae menguap saja. Ia bahkan tidak ikut pelajaran olahraga. Hanya tertidur di kelas.
"Sudah kubilang kalau dia bukan siapa2 aku mengerti tidak sih!" kata seseorang di depan kelas.
"Ehm, siapa sih yg ribut2 bikin tidurku terganggu saja."dengan gontai Yun Jae menghampiri suara yg dimaksud.
Ternyata orang itu adalah Vee Ssi yg sedang bertengkar dengan seseorang di HP.
"Aish, kenapa orang itu sangat menyebalkan." Vee Ssi mengomel sendiri. Akhirnya ia sadar Yun jae dari tadi memperhatikan dia.
Mereka saling menatap. Dan Yun Jae melemparkan senyumnya.
Akhirnya mereka duduk2 di bangku taman sambil minum soft drink.
"Aish, aku tidak mengerti kenapa ada laki2 seperti dia yg pencemburuan. Bikin susah saja." Vee Ssi curhat kepada Yun Jae. Dengan tenang Yun jae mendengarkan Vee Ssi.
"Vee Ssi menurutku kau sungguh beruntung begitu dicintai oleh kekasihmu. Apa Vee Ssi pernah merasakan cinta yg bertepuk sebelah tangan? Kau sangat mencintai orang itu bahkan ia segalanya bagimu. Tapi kau tidak bisa memilikinya bahkan untuk sekedar mengatakan bahwa kau mencintainya. Kenyataan orang yg kau sukai menyukai orang lain itu sangat menyakitkan." Yun Jae mengutarakan apa yg sedang ia rasakan kepada Ryeowook.
Vee Ssi terdiam mencoba menelaah kata2 Yun Jae. Dilihatnya Yun Jae duduk terdiam dengan tatapan kosong.
"Ya! Yun Jae si playboy ternyata kau pernah mengalami bertepuk sebelah tangan saja ya."Vee Ssi mencoba membuat Yun Jae ceria lagi sambil mengacak2 rambutnya.
"Aigo, rambutku berantakan nie."Yun Jae pun manyun.
Yun Jae menatap ke atas dan tiba2....."Vee Ssi awas...." sebuah pot bunga mendarat hampir mendarat di kepala Vee Ssi namun Yun Jae lebih dulu mendorong Vee Ssi dan akhirnya pot bunga itu jatuh tepat di kepalanya membuat Yun Jae pingsan. Vee Ssi berteriak memanggil bantuan.
Di ruang UKS.
Karena dokter UKS sedang tidak ada di tempat maka Vee Ssi yg merawat luka Yun Jae.
Baju seragam Yun Jae terkena cipratan darah dari kening Yun Jae.
Vee Ssi membuka seragam dan kaus ketat Yun Jae , alangkah terkejutnya Vee Ssi yg melihat kenyataan bahwa Yun Jae adalah perempuan. Vee Ssi kembali memakaikan lagi pakaian Yun Jae saat terdengar ada suara orang datang.
"Ya! Yun Jae gwenchanayo? Aku sudah memukul orang yg ceroboh menjatuhkan pot bunga ke arahmu."kata Wonnie .
"Jangan2 dia amnesia."kata Chul.
"Bodo kau Chul waktu itu kau dipukul baseball stick gak amnesia."Hae malah membahas hal yg lain.
"Aish kalian berisik sekali."Leeteuk menjitak Won, Chul, Hae berurutan.
"Guys, liat Yun Jae siuman."kata Kyu.
Sontak membuat Vee Ssi dan 4 raja langit yg lain menatap ke arah Yun Jae.
"Whoaaammmm....Tidurku pulas sekali......"kata Yun Jae yg ternyata hanya tertidur.
Membuat semua orang di ruangan UKS melongo.
"Yun Jae-ah! Kami mengkhawatirkanmu ternyata kau malah tertidur."kata Leeteuk sambil geleng2.
"Hyung, aku malah sempat mengeluarkan air mata." kata Hae sambil mengusap matanya.
"Aish, kau ini dasar King of Tears."ledek Chul.
"Buahahahahahaahaha......."Yun Jae tertawa terbahak2. Tapi air mata yg keluar.
"Waeyo Yun Jae-ah."tanya Wonnie.
"Annio, aku hanya terharu kalian sangat mengkhawatirkan aku. Senangnya kalian pasti jatuh cinta padaku."kata Yun Jae dengan pede nya.
Membuat yg lain gemes dan mengerubungin Yun Jae.
Namun Vee Ssi menghalangi mereka.
"Sudah cukup kalian masih ada pelajaran. Kembali ke kelas kalian biar aku yg menjaga Yun Jae."kata Vee Ssi.
5 raja langit pun keluar meninggalkan UKS. Vee Ssi menutup dan mengunci pintu UKS.
Yun Jae kebingungan akan sikap Vee Ssi.
"Vee Ssi kau tidak akan 'menyerangku' di saat aku sedang sakit kan?"kata Yun Jae.
"Dasar bocah nakal. Memangnya aku tertarik padamu! Aku masih normal masih suka laki2."kata Vee Ssi.
Mendengar jawaban Vee Ssi membuat Yun Jae terkejut. Keliatan dari wajahnya ia bertanya2 kenapa Vee Ssi bisa tau.
"Ne, aku sudah tau kau yeoja. Tadi saat melepas pakaianmu. Tapi tenang saja aku tidak memberitahukannya kepada orang lain."kata Vee Ssi.
"Gomapsseumnida Vee Ssi."kata Yun Jae.
Dua hari kemudian.
Yun Jae sedang berjalan2 di pusat kota dan saat ia memasuki gang sempit.
Saat dia sedang asik dengan Hp nya ia melihat Rae Woon sedang dihadang dua orang preman.
"Ayolah manis serahkan dompet dan Hpmu sama oppa. Oppa janji gak bakal nyakitin kamu. Asal kamu berikan satu ciuman untuk oppa." kata salah seorang preman.
Rae Woon pucat dan ketakutan sambil menangis.
Yun Jae langsung melemparkan tas nya ke arah salah seorang preman.
"Sial, siapa kau berani melawan kami."bentak preman itu.
Preman yg satu lagi melemparkan bogem mentah ke arah Yun Jae namun kalah cepat dengan Yun Jae yg menyarangkan tinjunya ke perut preman itu dan membuat nya pingsan.
Sampai akhirnya preman ke 2 terdesak dan bermain kotor dengan mencoba menghunuskan pisau ke arah Yun Jae.
Tapi Yun jae lebih hebat dan membuat pisau itu berbalik ke arah preman itu. Preman itupun tersungkur bersimbah darah.
Adegan itu berakhir di kantor polisi.
Yun Jae dengan tangan penuh dengan darah hanya duduk diam dengan menundukkan kepalanya.
Rae Woon sudah dijemput oleh orang tuanya.
Sungmin melihat Yun Jae dan merasa iba. Ia pun menghampiri Yun jae.
"Gwenchana?"tanya Sungmin khawatir melihat Yun Jae. Namun tidak dibalas oleh Yun Jae.
Pandangan matanya kosong.
Dengan kekuasaan Lee Soo Man, Yun Jae tidak diadili karna ia hanya membela diri.
Namun karna ia terlibat perkelahian diberi pengawasan khusus.
Dan yg bertanggung jawab mengawasi nya adalah Sungmin.
Setiap akhir pekan Yun Jae diwajibkan kerja sosial dengan Sungmin yg mengawasinya.
To Be Continue......
Kamis, 21 Oktober 2010
Be My Man < Part 03>
Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
5 Raja Langit => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C Club = > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
Chul menghadang Yun Jae. Ia membuat Yun Jae tersentak kaget.
"Ya! Anak baru berani kau memukulku! Terima pembalasanku."kata Wonnie.
"Hah. Ayo sini kalau berani."Yun Jae menantang Wonnie.
"Mwo!!! Akan kuhabisi kau sekarang, teman2 ini urusanku dan dia kalian minggir."kata Wonnie.
"Wow, so gentlemen. Aku terima tantanganmu.
Pertarungan satu lawan satu pun tak terelakan.
*sensor full of violence*
30 menit kemudian Yun Jae dan Wonnie akhirnya kelelahan. Tenaga mereka sama2 kuat.
Yun Jae dan Wonnie terduduk lemas.
"Heh, tidak kusangka namja krempeng seperti kau bisa menandingiku."dengan kelelahan wonnie memuji Yun Jae.
"Hehehe.....Kau juga hebat Wonnie Ssi. Kusangka kau hanya modal tampang keren saja. Ternyata kau hebat juga dalam berkelahi." puji Yun Jae.
Mereka pun terbahak2. 4 Raja langit yg lain hanya saling menatap keheranan.
Yun Jae dan Wonnie saling berjabat tangan tanda mereka berdamai, 4 raja langit yg lain pun tertawa.
Sesampainya Yun Jae di apartemen, ia tidak menyangka kalau harabojinya sudah menunggunya disana.
Wajah Yun Jae penuh dengan luka, darah dan bajunya berantakan.
Membuat haraboji nya emosi.
"Ya! Yun Jae apa kau berkelahi lagi!"Soo Man membentak Yun Jae sambil menarik tangan Yun Jae.
"Jauhkan tangan kotormu dari tanganku!!!!!"Yun Jae menghempas tangan harabojinya.
"Mwo! Ingat aku harabojimu!"tidak kalah dengan cucunya Soo Man pun membentak Yun Jae.
"Ya! Berani2nya kau sebut dirimu seorang haraboji! Kau tau seperti apa keadaanku sekarang kau lah yg membuatku seperti ini. Aku akan mengulangi kata2 ini selamanya. Aku tidak akan menganggapmu harabojiku. Kecuali kau bisa hidupkan kedua orang tuaku dan kembalikan masa kecilku yg bahagia. Arasseoooo!!!!" luapan kekesalan Yun Jae pada puncaknya. Ia bahkan membanting vas bunga persis dihadapan haraboji nya.
"Kau boleh mengancamku dengan Wookie tapi kau tidak bisa mengubahku untuk mengakuimu sebagaimana kau tidak mengakuiku sebagai wanita. Ara!" Yun Jae meninggalkan harabojinya seorang diri.
Keesokan harinya di sekolah.
Dengan langkah gontai Yun Jae melangkahkan kakinya ke kelas.
"Yo Yun Jae ayo sini gabung sama kita."panggil Wonnie. Disambut dengan senyuman ke 4 raja langit lainnya.
"Wow, Siwon Ssi. Wajah tampanmu jd coreng moreng karna aku tuh."kata Yun Jae sambil cengkikikan.
"Aish, bocah tengik tampangmu juga berantakan. Hahahaha."kata Chul.
"Yun Jae kau hebat sekali, sepertinya menarik berteman denganmu."kata Leeteuk.
"Sudah seperti idiot saja kita akrab karena perkelahian."Kata Kyu.
"Persahabatan para idiot." tambah Hae. Mereka ber 6 tertawa serentak.
Sepulang sekolah
"Hari ini kita mau kumpul2 sama cewe2 kita dari triple C club, yun jae apa kau mau ikut?"ajak Kyu.
"Triple C club?"Yun Jae bingung.
"Itu nama kelompok dimana pacar mereka berkumpul."jawab Hae dengan malas.
"Hae kenapa kau akhir2 ini sering bengong dan susah di ajak jalan sih. "Kyu menatap cemas Hae.
"Iya benar. Apa kau minder dengan kami ber 4 yg sudah punya pacar? "tanya Wonnie.
"Sayang triple C club cuma punya 4 anggota." tambah Leeteuk.
"Aishh....Sudahlah mending kita maen dirumah Chul saja."jawab Hae.
"Kau ini senang sekali maen kerumahku sih."Heechul curiga dengan Hae.
"Tenang Hae aku juga masih jomblo kok."Yun Jae sok akrab dengan Hae sambil merangkul Hae.
Hae membalas dengan mencengkram kedua pipi Yun Jae dengan satu tangan sambil menggoyang2kannya.
"Mwo, aneh sekali pipimu halus seperti perempuan. Apa kau rajin bercukur?"tanya Hae.< inget adegan Jeremy sama Minam>
"Ne, aku rajin bercukur." hampir saja hae mengetahui kalau Yun Jae wanita.
Di cafe.
Disana sudah menunggu 5 Raja langit dan Yun Jae.
4 orang wanita cantik datang. Mereka adalah tripel C club.
"Kenalkan ini SooYoo my queen."Leeteuk memperkenalkan SooYoo.
"Dan ini si celdam kuning SooKyo."Kyu pun tak kalah memperkenalkan pacarnya.
"Nah si pabo yeoja ini Yoori, biar begitu dia milikku."kata Wonnie dengan bangga.
Chul diam. Membuat satu orang yeoja yg cemberut karna nya.
"Boleh kutebak gadis cantik ini adalah pacar Heechul. Benarkan?" tanya Yun Jae sok tahu.
"Wah kau cantik sekali."kata Yoori dengan tampang polosnya.
"Aish, Yoori-ah dia itu namja bukan yeoja. Masa dibilang cantik sih?"Wonnie sampai geleng2.
"Jincha? Mianhe kukira tadi yeoja. Kukira pacarnya Hae."jawab Yoori.
"Gwenchanayo,wajahku memang terlalu cute bagi seorang namja."dengan pede nya Yun Jae memuji dirinya sendiri.
Triple C sangat menyukai Yun Jae, karna Yun Jae anaknya sangat mudah bergaul dan periang.
"Ayo Yun Jae tegukan pertama untuk merayakan masuknya Yun Jae sebagai sub member 5 raja langit."kata Leeteuk.
"Aniyo aku tidak bisa minum."Yun Jae menolak dengan halus.
"Ya! Kuanggap kau pengecut kalau menolak minum dengan kami." Wonnie menantang Yun Jae. <anak korea masih SMA udh minum2 ajj...ckckckck>
Yun Jae pun menanggapi tantangan Wonnie.
Malam semakin semakin larut mereka pun bersiap pulang chul,won,teuk dan kyu mengantar yeojanya masing2.
Hae sudah pergi di tengah2 acara.
Dengan sempoyongan Yun jae berjalan pulang. ia agak mabuk karna soju.
Ia berhenti di atas jembatan dan ia menghadap ke arah sungai di bawahnya.
"Ya! Lee Soo Man bereng**k kau pikir semua bisa kau beli dengan uang. Huweeekkk." Yun Jae pun muntah.
Saat terduduk di pinggir jembatan tiba2 datang 4 orang anak berandalan.
Sambil menggoyangkan kaki Yun Jae salah seorang berandalan itu mendekati Yun Jae.
"Hey, serahkan uang dan Hpmu."kata salah seorang berandalan itu.
"Jangan ganggu aku. Aku sedang pusing."Yun Jae mabuk dan teridur di jalan.
Namun kata2 Yun jae membuat para berandalan itu makin menganggu Yun Jae.
Saking kesalnya Yun jae bangkit dan mulai memukul mereka.
Tapi karna mabuk ia tak sanggup untuk melawan mereka semuanya.
Ia pun jatuh tersungkur saat salah seorang berandalan itu memukul telak perut Yun Jae.
Samar2 ia melihat patroli polisi datang dan menangkap keempat berandalan itu dalam sekejap.
Ternyata mereka sedang masuk DPO (daftar pencarian orang) karna sering meresahkan masyarakat.
Yun Jae yang terbujur lemas pun dibawa oleh polisi patroli tersebut.
Di kantor Polisi.
"Jogiyo, dimana tuan muda kami Lee Yun Jae?"tanya Shin Dong Yup ahjussi.
"Eh, Shin Dong Yup ahjussi kah?"tanya seorang petugas polisi kepada Dong Yup ahjussi.
"Sungmin, kau sungmin kan?"sepertinya Dong Yup ahjussi mengenali pria itu.
"Ye, ahjussi aku Sungmin. Lama tidak bertemu."mereka pun mengobrol.
10menit kemudian Soo Man datang.
"Ya! Lee Yun Jae.....Irona!!!!"bentak Soo Man kepada Yun Jae.
Tapi Yun Jae sama sekali tidak bisa dibangunkan.
"Omo, tuan besar tuan muda sudah sadar."kata Shin Dong Yup.
"Ya! Yun Jae Irona! Palli!!!" soo man kembali membentak Yun jae.
"Mworago?"sepertinya Yun Jae tidak ingat apa yg terjadi.
"jangan berlagak tidak tau, kau ini mabuk2an dan cari masalah saja!"
"Tuan besar, tuan muda punya alergi alkohol bahkan segelas saja sudah membuat tuan muda tidak sadarkan diri."kata Shin Dong Yup ahjussi.
Soo Man sepertinya baru tau kalau Yun Jae punya alergi terhadap alkohol.
"Tapi tetap saja ia membuat masalah."Soo Man seakan tak mau kalah beragumentasi.
"Mianhamnida, sebenarnya cucu anda sama sekali tidak bersalah krn ialah korban dalam peristiwa itu." Sungmin menjelaskannya pada Soo Man duduk perkara sebenarnya.
Tak ada lagi yg dikatakan Soo Man maka ia berlalu meninggalkan kantor polisi.
"Wookie-ah aku disini."kata yun jae yg masih blm sadar dari pengaruh alkoholnya sambil meraba wajah Sungmin.
"Bogo Shipo uri Wookie. kau tau aku kesepian tanpamu."kata Yun Jae melantur menyangka Sungmin adalah Ryeowook.
Dalam sekejap Yun Jae mencium Sungmin dan Huweeekkkkk......ia muntah di baju Sungmin. <ambil adegan YAB>
to be continue.....
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
5 Raja Langit => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C Club = > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
Chul menghadang Yun Jae. Ia membuat Yun Jae tersentak kaget.
"Ya! Anak baru berani kau memukulku! Terima pembalasanku."kata Wonnie.
"Hah. Ayo sini kalau berani."Yun Jae menantang Wonnie.
"Mwo!!! Akan kuhabisi kau sekarang, teman2 ini urusanku dan dia kalian minggir."kata Wonnie.
"Wow, so gentlemen. Aku terima tantanganmu.
Pertarungan satu lawan satu pun tak terelakan.
*sensor full of violence*
30 menit kemudian Yun Jae dan Wonnie akhirnya kelelahan. Tenaga mereka sama2 kuat.
Yun Jae dan Wonnie terduduk lemas.
"Heh, tidak kusangka namja krempeng seperti kau bisa menandingiku."dengan kelelahan wonnie memuji Yun Jae.
"Hehehe.....Kau juga hebat Wonnie Ssi. Kusangka kau hanya modal tampang keren saja. Ternyata kau hebat juga dalam berkelahi." puji Yun Jae.
Mereka pun terbahak2. 4 Raja langit yg lain hanya saling menatap keheranan.
Yun Jae dan Wonnie saling berjabat tangan tanda mereka berdamai, 4 raja langit yg lain pun tertawa.
Sesampainya Yun Jae di apartemen, ia tidak menyangka kalau harabojinya sudah menunggunya disana.
Wajah Yun Jae penuh dengan luka, darah dan bajunya berantakan.
Membuat haraboji nya emosi.
"Ya! Yun Jae apa kau berkelahi lagi!"Soo Man membentak Yun Jae sambil menarik tangan Yun Jae.
"Jauhkan tangan kotormu dari tanganku!!!!!"Yun Jae menghempas tangan harabojinya.
"Mwo! Ingat aku harabojimu!"tidak kalah dengan cucunya Soo Man pun membentak Yun Jae.
"Ya! Berani2nya kau sebut dirimu seorang haraboji! Kau tau seperti apa keadaanku sekarang kau lah yg membuatku seperti ini. Aku akan mengulangi kata2 ini selamanya. Aku tidak akan menganggapmu harabojiku. Kecuali kau bisa hidupkan kedua orang tuaku dan kembalikan masa kecilku yg bahagia. Arasseoooo!!!!" luapan kekesalan Yun Jae pada puncaknya. Ia bahkan membanting vas bunga persis dihadapan haraboji nya.
"Kau boleh mengancamku dengan Wookie tapi kau tidak bisa mengubahku untuk mengakuimu sebagaimana kau tidak mengakuiku sebagai wanita. Ara!" Yun Jae meninggalkan harabojinya seorang diri.
Keesokan harinya di sekolah.
Dengan langkah gontai Yun Jae melangkahkan kakinya ke kelas.
"Yo Yun Jae ayo sini gabung sama kita."panggil Wonnie. Disambut dengan senyuman ke 4 raja langit lainnya.
"Wow, Siwon Ssi. Wajah tampanmu jd coreng moreng karna aku tuh."kata Yun Jae sambil cengkikikan.
"Aish, bocah tengik tampangmu juga berantakan. Hahahaha."kata Chul.
"Yun Jae kau hebat sekali, sepertinya menarik berteman denganmu."kata Leeteuk.
"Sudah seperti idiot saja kita akrab karena perkelahian."Kata Kyu.
"Persahabatan para idiot." tambah Hae. Mereka ber 6 tertawa serentak.
Sepulang sekolah
"Hari ini kita mau kumpul2 sama cewe2 kita dari triple C club, yun jae apa kau mau ikut?"ajak Kyu.
"Triple C club?"Yun Jae bingung.
"Itu nama kelompok dimana pacar mereka berkumpul."jawab Hae dengan malas.
"Hae kenapa kau akhir2 ini sering bengong dan susah di ajak jalan sih. "Kyu menatap cemas Hae.
"Iya benar. Apa kau minder dengan kami ber 4 yg sudah punya pacar? "tanya Wonnie.
"Sayang triple C club cuma punya 4 anggota." tambah Leeteuk.
"Aishh....Sudahlah mending kita maen dirumah Chul saja."jawab Hae.
"Kau ini senang sekali maen kerumahku sih."Heechul curiga dengan Hae.
"Tenang Hae aku juga masih jomblo kok."Yun Jae sok akrab dengan Hae sambil merangkul Hae.
Hae membalas dengan mencengkram kedua pipi Yun Jae dengan satu tangan sambil menggoyang2kannya.
"Mwo, aneh sekali pipimu halus seperti perempuan. Apa kau rajin bercukur?"tanya Hae.< inget adegan Jeremy sama Minam>
"Ne, aku rajin bercukur." hampir saja hae mengetahui kalau Yun Jae wanita.
Di cafe.
Disana sudah menunggu 5 Raja langit dan Yun Jae.
4 orang wanita cantik datang. Mereka adalah tripel C club.
"Kenalkan ini SooYoo my queen."Leeteuk memperkenalkan SooYoo.
"Dan ini si celdam kuning SooKyo."Kyu pun tak kalah memperkenalkan pacarnya.
"Nah si pabo yeoja ini Yoori, biar begitu dia milikku."kata Wonnie dengan bangga.
Chul diam. Membuat satu orang yeoja yg cemberut karna nya.
"Boleh kutebak gadis cantik ini adalah pacar Heechul. Benarkan?" tanya Yun Jae sok tahu.
"Wah kau cantik sekali."kata Yoori dengan tampang polosnya.
"Aish, Yoori-ah dia itu namja bukan yeoja. Masa dibilang cantik sih?"Wonnie sampai geleng2.
"Jincha? Mianhe kukira tadi yeoja. Kukira pacarnya Hae."jawab Yoori.
"Gwenchanayo,wajahku memang terlalu cute bagi seorang namja."dengan pede nya Yun Jae memuji dirinya sendiri.
Triple C sangat menyukai Yun Jae, karna Yun Jae anaknya sangat mudah bergaul dan periang.
"Ayo Yun Jae tegukan pertama untuk merayakan masuknya Yun Jae sebagai sub member 5 raja langit."kata Leeteuk.
"Aniyo aku tidak bisa minum."Yun Jae menolak dengan halus.
"Ya! Kuanggap kau pengecut kalau menolak minum dengan kami." Wonnie menantang Yun Jae. <anak korea masih SMA udh minum2 ajj...ckckckck>
Yun Jae pun menanggapi tantangan Wonnie.
Malam semakin semakin larut mereka pun bersiap pulang chul,won,teuk dan kyu mengantar yeojanya masing2.
Hae sudah pergi di tengah2 acara.
Dengan sempoyongan Yun jae berjalan pulang. ia agak mabuk karna soju.
Ia berhenti di atas jembatan dan ia menghadap ke arah sungai di bawahnya.
"Ya! Lee Soo Man bereng**k kau pikir semua bisa kau beli dengan uang. Huweeekkk." Yun Jae pun muntah.
Saat terduduk di pinggir jembatan tiba2 datang 4 orang anak berandalan.
Sambil menggoyangkan kaki Yun Jae salah seorang berandalan itu mendekati Yun Jae.
"Hey, serahkan uang dan Hpmu."kata salah seorang berandalan itu.
"Jangan ganggu aku. Aku sedang pusing."Yun Jae mabuk dan teridur di jalan.
Namun kata2 Yun jae membuat para berandalan itu makin menganggu Yun Jae.
Saking kesalnya Yun jae bangkit dan mulai memukul mereka.
Tapi karna mabuk ia tak sanggup untuk melawan mereka semuanya.
Ia pun jatuh tersungkur saat salah seorang berandalan itu memukul telak perut Yun Jae.
Samar2 ia melihat patroli polisi datang dan menangkap keempat berandalan itu dalam sekejap.
Ternyata mereka sedang masuk DPO (daftar pencarian orang) karna sering meresahkan masyarakat.
Yun Jae yang terbujur lemas pun dibawa oleh polisi patroli tersebut.
Di kantor Polisi.
"Jogiyo, dimana tuan muda kami Lee Yun Jae?"tanya Shin Dong Yup ahjussi.
"Eh, Shin Dong Yup ahjussi kah?"tanya seorang petugas polisi kepada Dong Yup ahjussi.
"Sungmin, kau sungmin kan?"sepertinya Dong Yup ahjussi mengenali pria itu.
"Ye, ahjussi aku Sungmin. Lama tidak bertemu."mereka pun mengobrol.
10menit kemudian Soo Man datang.
"Ya! Lee Yun Jae.....Irona!!!!"bentak Soo Man kepada Yun Jae.
Tapi Yun Jae sama sekali tidak bisa dibangunkan.
"Omo, tuan besar tuan muda sudah sadar."kata Shin Dong Yup.
"Ya! Yun Jae Irona! Palli!!!" soo man kembali membentak Yun jae.
"Mworago?"sepertinya Yun Jae tidak ingat apa yg terjadi.
"jangan berlagak tidak tau, kau ini mabuk2an dan cari masalah saja!"
"Tuan besar, tuan muda punya alergi alkohol bahkan segelas saja sudah membuat tuan muda tidak sadarkan diri."kata Shin Dong Yup ahjussi.
Soo Man sepertinya baru tau kalau Yun Jae punya alergi terhadap alkohol.
"Tapi tetap saja ia membuat masalah."Soo Man seakan tak mau kalah beragumentasi.
"Mianhamnida, sebenarnya cucu anda sama sekali tidak bersalah krn ialah korban dalam peristiwa itu." Sungmin menjelaskannya pada Soo Man duduk perkara sebenarnya.
Tak ada lagi yg dikatakan Soo Man maka ia berlalu meninggalkan kantor polisi.
"Wookie-ah aku disini."kata yun jae yg masih blm sadar dari pengaruh alkoholnya sambil meraba wajah Sungmin.
"Bogo Shipo uri Wookie. kau tau aku kesepian tanpamu."kata Yun Jae melantur menyangka Sungmin adalah Ryeowook.
Dalam sekejap Yun Jae mencium Sungmin dan Huweeekkkkk......ia muntah di baju Sungmin. <ambil adegan YAB>
to be continue.....
Be My Man < Part 02 >
Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
5 Raja Langit => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun
Saat perpisahan dengan Ryeowook.
"Yun Jae-ah, kita harus berpisah seperti ini. Kenapa harus ke Seoul? Memang tak ada sekolah yg bagus apa disini?" Ryeowook tidak rela berpisah dengan Yun Jae.
"Wookie-ah, kau takkan melupakan ku kan, aku pasti akan main lagi kerumahmu. Nanti tidak ada lagi aku si tampan ini yg melindungimu apa kau bisa menjaga diri?"tanya Yun jae khawatir dengan Ryeowook.
"Tenang saja aku sudah sering kau ajari cara membela diri." dengan mata yg memerah Ryeowook mencoba menahan tangisnya.
"Wookie-ah...Uri Wookie jangan menangis. Kita ini seperti pasangan kekasih yg berpisah di bandara ya...Hehehe." ledek Yun Jae. Kepala Yun Jae pun di jitak oleh Ryeowook.
Muaaachhh......Bibir Yun Jae mendarat di pipi Ryeowook. Buru2 Yun Jae masuk ke dalam mobilnya takut kena jitak Ryeowook.
"Uri Wookie......Jangan lupakan aku " kata Yun Jae sambil berlalu dengan mobilnya.
Terlihat dari kejauhan Ryeowook menangis.
"Uri Wookie.....Aku tidak akan melupakanmu."gumam Yun Jae dan untuk pertama kalinya ia menangis.
Sekolah baru.
Hari pertama Yun Jae di sekolah baru. Masih sangat asing.
Ia kebingungan dimana letak ruangan guru.
Saat ia sedang mencari letak ruang guru ia berpapasan dengan seorang siswi yg ditangannya penuh dengan buku.
Karna tidak hati2 ia menabrak Yun Jae.
Bukkk......Buku2 bertebaran di lantai.
Dengan gentle Yun Jae membantunya. Tidak sengaja tangan mereka bersentuhan.
Dan refleks siswi itu menarik tangannya.
Merasa tidak enak Yun jae minta maaf " Mianheyo, aku tidak sengaja.".
"Aniyo aku yg tidak hati2 tadi."jawab siswi itu.
"Hem, kamu manis juga ya....Namamu siapa?"Yun Jae memulai tebar pesonanya. <<<Kya narsis abiez>>>
"Joneun Kim Rae Woon imnida, aku kelas 2."jawab Rae Woon.
"Wah berarti hoobae ya, Lee Yun Jae imnida. Gadis manis sepertimu boleh kok manggil aku Oppa. Hehe."dengan gayanya yg narsis. <<<<wkwkkwwkwk.......klepek2>>>>
Wajah Rae Woon memerah.
"Oh iya apa kamu bisa kasih tau oppa dimana ruang guru?"tanya Yun Jae dengan pesonanya.
"Ehm, aku juga mau ke ruang guru. Apa sun....Ehm maksudku oppa mau bareng denganku."dengan gugup Rae Woon mengajak Yun Jae.
"Gomawo." senyuman maut Yun Jae beraksi.
Dengan kikuk Rae Woon mengantar Yun Jae ke ruang guru dan Yun Jae membantu Rae Woon membawa buku2 tersebut.
Di ruang guru.
Terlihat seorang guru sedang sibuk dengan komputernya.
"Vee Ssi, ini ada Yun Jae Oppa...Eh bukan maksudku Lee Yun Jae Ssi murid baru."kata Rae Woon.
"Oh jadi kamu murid baru itu ya. Kalau begitu ikut saya."kata Vee Ssi.
"Ne, noona....Hehe."ledek Yun Jae.
"Mwo??? Noona??? Aish...Bocah ini mau dipukul ya!!!"bentak Vee Ssi.
"Aku hanya bercanda Vee Ssi tapi songsaengnim lebih cocok dipanggil noona karna masih muda dan cantik." Yun Jae melancarkan rayuannya. Di sekolahnya yg lama Yun Jae bukan hanya disukai para siswi tp juga guru2 perempuan.
Tapi Vee Ssi nampak tak tertarik dengan rayuan Yun Jae. Yun Jae yg merasa gagal tebar pesona lalu memonyongkan bibir nya <<<manyun dah kkkk>>>
Di kelas
Suasana kelas benar2 ribut terutama 5 raja langit geng penguasa sekolah yaitu Leeteuk, Heechul, Kyuhyun, Donghae dan Siwon.
"Hi, my english is well. Do you understand me?"Heechul cuap2.
"Ya! Kau ini baru punya translator saja sombong dr tadi cuap2 pake bahasa asing saja. Sedikit2 nge-tweet."kata Leeteuk yg mulai sebal dengan kata2 yg diucapkan Heechul, sebentar bahasa inggris, sebentar bahasa china dan thai.
"Ah, hyung kau tidak bisa liat orang senang saja." Chul mulai asik dengan translator dan asik nge-tweet.
"Chul lebih baik kau kau belajar sama Wonnie aja tuh." ledek Leeteuk.
"Hae, kau melamun saja dari tadi."Kyu membuyarkan lamunan Hae.
Vee Ssi datang ke dalam kelas, sontak para siswa dan siswi diam.
"Perhatian anak2, kita kedatangan murid baru. Nah sekarang perkenalkan dirimu."
Para murid memperhatikan Yun Jae.
"Joneun Lee Yun Jae imnida. Para gadis i'm your oppa.....chu."Yun Jae melemparkan senyum terbaiknya membuat para siswi hiksteris dan membuat 5 raja langit senewen.
Jam makan siang.
Yun Jae asik memesan byk makanan, memilih tempat yg enak.
Dirasakan sekelilingnya seperti membicarakannya.
"Berani bener anak itu duduk disitu, cari mati dia."kata seorang siswa.
Dari kejauhan Rae Woon memanggil Yun Jae.
"Oppa...Sini...."panggil Rae Woon.
Namun Yun Jae tidak menggubrisnya, tiba2 segerombolan orang menghampiri Yun Jae.
"Ya! Anak baru kau berani2 nya duduk disini, sudah bosan hidup kau! "bentak Chul.
"Anak ini bukannya menjawab malah asik makan saja. Ya! Lee Yun Jae kau tuli ya!" Bentak Hae.
Dengan sekuat tenaga Yun Jae menahan emosinya. Karna ia sudah berjanji kepada haraboji untuk tidak membuat masalah di sekolah.
"Bocah tengik! Apa kau idiot!" wonnie sepertinya tidak sanggup untuk menahan emosinya. Dan ia pun menumpahkan semua makanan di meja Yun Jae.
Brakkk.....Yun Jae bangkit dan menggebrak meja.
Kepalan tangan Yun Jae mendarat di wajah tampan Wonnie, membuat nya jatuh tersungkur.
Sontak membuat 4 raja langit yg laen naik pitam.
Tiba2 Miss Sooby datang.
"Ya! Apa yg kalian lakukan?"tanya Miss Sooby.
4 raja langit tidak jadi melancarkan aksinya, Wonnie pun bangun dibantu Leeteuk.
"Apa yg terjadi? Ada yg bisa menjelaskan?"tanya Miss Sooby.
"Songsaengnim, aku tadi makan trus mereka menggangguku lalu aku tidak sengaja menyenggol Siwon Ssi jadi ia jatuh."jawab Yun Jae.
"Mwo...!!! "wonnie membelalakan matanya. Emosinya semakin memuncak ia hendak menghajar Yun Jae namun dihalangi oleh 4 raja langit yg lain.
"Sudahlah Wonnie masih ada lain waktu."kata Leeteuk.
Ke 5 raja langit pun meninggalkan kantin dengan perasaan kesal.
"Yun Jae Ssi, apa kau tidak apa2?"tanya Miss Sooby.
"Ne, gwenchanayo Miss Sooby. "Yun Jae mengelus2 dada nya saat Miss Sooby berbalik.
"Hufh, aku selamat."gumam Yun jae.
Semua anak yg ada di kantin sama sekali tidak membuka mulut.
Para siswi terpana melihat Yun Jae karna satu2nya yg bisa mengalahkan si juara taekwondo Choi Siwon.
Di kelas
Situasi kelas menjadi sangat mengerikan. Aura pembunuh dari 5 raja langit terutama Wonnie sangat kentara.
Tapi Yun Jae hanya asik santai sambil mendengarkan music.
Seisi kelas hening. Hanya suara Yun Jae yg asik mendendangkan sebuah lagu sambil manggut2.
Jam sekolah pun usai murid2 pulang tak terkecuali Yun Jae.
Yun Jae tinggal di apartemen dengan SHin Dong Yup ahjussi.
Hp Yun Jae berbunyi "Yeoboseyo"
"Ne, arasseo. Gwenchana ahjussi aku bisa pulang sendiri." jawab Yun Jae dan menutup teleponnya.
Di tengah perjalanan Yun Jae dihadang oleh 4 raja langit Chul, Hae, Won, Kyu sedang Teuk mengawasi kalau2 ada guru yg datang.
Yun Jae sama sekali tidak menyadari hal itu, ia masih saja mendengar kan Music.
To Be Continue........
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
5 Raja Langit => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun
Saat perpisahan dengan Ryeowook.
"Yun Jae-ah, kita harus berpisah seperti ini. Kenapa harus ke Seoul? Memang tak ada sekolah yg bagus apa disini?" Ryeowook tidak rela berpisah dengan Yun Jae.
"Wookie-ah, kau takkan melupakan ku kan, aku pasti akan main lagi kerumahmu. Nanti tidak ada lagi aku si tampan ini yg melindungimu apa kau bisa menjaga diri?"tanya Yun jae khawatir dengan Ryeowook.
"Tenang saja aku sudah sering kau ajari cara membela diri." dengan mata yg memerah Ryeowook mencoba menahan tangisnya.
"Wookie-ah...Uri Wookie jangan menangis. Kita ini seperti pasangan kekasih yg berpisah di bandara ya...Hehehe." ledek Yun Jae. Kepala Yun Jae pun di jitak oleh Ryeowook.
Muaaachhh......Bibir Yun Jae mendarat di pipi Ryeowook. Buru2 Yun Jae masuk ke dalam mobilnya takut kena jitak Ryeowook.
"Uri Wookie......Jangan lupakan aku " kata Yun Jae sambil berlalu dengan mobilnya.
Terlihat dari kejauhan Ryeowook menangis.
"Uri Wookie.....Aku tidak akan melupakanmu."gumam Yun Jae dan untuk pertama kalinya ia menangis.
Sekolah baru.
Hari pertama Yun Jae di sekolah baru. Masih sangat asing.
Ia kebingungan dimana letak ruangan guru.
Saat ia sedang mencari letak ruang guru ia berpapasan dengan seorang siswi yg ditangannya penuh dengan buku.
Karna tidak hati2 ia menabrak Yun Jae.
Bukkk......Buku2 bertebaran di lantai.
Dengan gentle Yun Jae membantunya. Tidak sengaja tangan mereka bersentuhan.
Dan refleks siswi itu menarik tangannya.
Merasa tidak enak Yun jae minta maaf " Mianheyo, aku tidak sengaja.".
"Aniyo aku yg tidak hati2 tadi."jawab siswi itu.
"Hem, kamu manis juga ya....Namamu siapa?"Yun Jae memulai tebar pesonanya. <<<Kya narsis abiez>>>
"Joneun Kim Rae Woon imnida, aku kelas 2."jawab Rae Woon.
"Wah berarti hoobae ya, Lee Yun Jae imnida. Gadis manis sepertimu boleh kok manggil aku Oppa. Hehe."dengan gayanya yg narsis. <<<<wkwkkwwkwk.......klepek2>>>>
Wajah Rae Woon memerah.
"Oh iya apa kamu bisa kasih tau oppa dimana ruang guru?"tanya Yun Jae dengan pesonanya.
"Ehm, aku juga mau ke ruang guru. Apa sun....Ehm maksudku oppa mau bareng denganku."dengan gugup Rae Woon mengajak Yun Jae.
"Gomawo." senyuman maut Yun Jae beraksi.
Dengan kikuk Rae Woon mengantar Yun Jae ke ruang guru dan Yun Jae membantu Rae Woon membawa buku2 tersebut.
Di ruang guru.
Terlihat seorang guru sedang sibuk dengan komputernya.
"Vee Ssi, ini ada Yun Jae Oppa...Eh bukan maksudku Lee Yun Jae Ssi murid baru."kata Rae Woon.
"Oh jadi kamu murid baru itu ya. Kalau begitu ikut saya."kata Vee Ssi.
"Ne, noona....Hehe."ledek Yun Jae.
"Mwo??? Noona??? Aish...Bocah ini mau dipukul ya!!!"bentak Vee Ssi.
"Aku hanya bercanda Vee Ssi tapi songsaengnim lebih cocok dipanggil noona karna masih muda dan cantik." Yun Jae melancarkan rayuannya. Di sekolahnya yg lama Yun Jae bukan hanya disukai para siswi tp juga guru2 perempuan.
Tapi Vee Ssi nampak tak tertarik dengan rayuan Yun Jae. Yun Jae yg merasa gagal tebar pesona lalu memonyongkan bibir nya <<<manyun dah kkkk>>>
Di kelas
Suasana kelas benar2 ribut terutama 5 raja langit geng penguasa sekolah yaitu Leeteuk, Heechul, Kyuhyun, Donghae dan Siwon.
"Hi, my english is well. Do you understand me?"Heechul cuap2.
"Ya! Kau ini baru punya translator saja sombong dr tadi cuap2 pake bahasa asing saja. Sedikit2 nge-tweet."kata Leeteuk yg mulai sebal dengan kata2 yg diucapkan Heechul, sebentar bahasa inggris, sebentar bahasa china dan thai.
"Ah, hyung kau tidak bisa liat orang senang saja." Chul mulai asik dengan translator dan asik nge-tweet.
"Chul lebih baik kau kau belajar sama Wonnie aja tuh." ledek Leeteuk.
"Hae, kau melamun saja dari tadi."Kyu membuyarkan lamunan Hae.
Vee Ssi datang ke dalam kelas, sontak para siswa dan siswi diam.
"Perhatian anak2, kita kedatangan murid baru. Nah sekarang perkenalkan dirimu."
Para murid memperhatikan Yun Jae.
"Joneun Lee Yun Jae imnida. Para gadis i'm your oppa.....chu."Yun Jae melemparkan senyum terbaiknya membuat para siswi hiksteris dan membuat 5 raja langit senewen.
Jam makan siang.
Yun Jae asik memesan byk makanan, memilih tempat yg enak.
Dirasakan sekelilingnya seperti membicarakannya.
"Berani bener anak itu duduk disitu, cari mati dia."kata seorang siswa.
Dari kejauhan Rae Woon memanggil Yun Jae.
"Oppa...Sini...."panggil Rae Woon.
Namun Yun Jae tidak menggubrisnya, tiba2 segerombolan orang menghampiri Yun Jae.
"Ya! Anak baru kau berani2 nya duduk disini, sudah bosan hidup kau! "bentak Chul.
"Anak ini bukannya menjawab malah asik makan saja. Ya! Lee Yun Jae kau tuli ya!" Bentak Hae.
Dengan sekuat tenaga Yun Jae menahan emosinya. Karna ia sudah berjanji kepada haraboji untuk tidak membuat masalah di sekolah.
"Bocah tengik! Apa kau idiot!" wonnie sepertinya tidak sanggup untuk menahan emosinya. Dan ia pun menumpahkan semua makanan di meja Yun Jae.
Brakkk.....Yun Jae bangkit dan menggebrak meja.
Kepalan tangan Yun Jae mendarat di wajah tampan Wonnie, membuat nya jatuh tersungkur.
Sontak membuat 4 raja langit yg laen naik pitam.
Tiba2 Miss Sooby datang.
"Ya! Apa yg kalian lakukan?"tanya Miss Sooby.
4 raja langit tidak jadi melancarkan aksinya, Wonnie pun bangun dibantu Leeteuk.
"Apa yg terjadi? Ada yg bisa menjelaskan?"tanya Miss Sooby.
"Songsaengnim, aku tadi makan trus mereka menggangguku lalu aku tidak sengaja menyenggol Siwon Ssi jadi ia jatuh."jawab Yun Jae.
"Mwo...!!! "wonnie membelalakan matanya. Emosinya semakin memuncak ia hendak menghajar Yun Jae namun dihalangi oleh 4 raja langit yg lain.
"Sudahlah Wonnie masih ada lain waktu."kata Leeteuk.
Ke 5 raja langit pun meninggalkan kantin dengan perasaan kesal.
"Yun Jae Ssi, apa kau tidak apa2?"tanya Miss Sooby.
"Ne, gwenchanayo Miss Sooby. "Yun Jae mengelus2 dada nya saat Miss Sooby berbalik.
"Hufh, aku selamat."gumam Yun jae.
Semua anak yg ada di kantin sama sekali tidak membuka mulut.
Para siswi terpana melihat Yun Jae karna satu2nya yg bisa mengalahkan si juara taekwondo Choi Siwon.
Di kelas
Situasi kelas menjadi sangat mengerikan. Aura pembunuh dari 5 raja langit terutama Wonnie sangat kentara.
Tapi Yun Jae hanya asik santai sambil mendengarkan music.
Seisi kelas hening. Hanya suara Yun Jae yg asik mendendangkan sebuah lagu sambil manggut2.
Jam sekolah pun usai murid2 pulang tak terkecuali Yun Jae.
Yun Jae tinggal di apartemen dengan SHin Dong Yup ahjussi.
Hp Yun Jae berbunyi "Yeoboseyo"
"Ne, arasseo. Gwenchana ahjussi aku bisa pulang sendiri." jawab Yun Jae dan menutup teleponnya.
Di tengah perjalanan Yun Jae dihadang oleh 4 raja langit Chul, Hae, Won, Kyu sedang Teuk mengawasi kalau2 ada guru yg datang.
Yun Jae sama sekali tidak menyadari hal itu, ia masih saja mendengar kan Music.
To Be Continue........
Selasa, 05 Oktober 2010
Be My Man
Be My Man < Part 01 >
Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Lee Yoon Ji => Yun mee eomma ( Pasangan Kangin di WGM )
Kim Young Woon => Yun mee appa (yupz ini Kangin)
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Flash Back
18 tahun yg lalu.
" Yoon Ji..... Abeoji tidak akan pernah setuju kau menikah dengan Young Woon anak band itu!!!! " Lee Soo Man berteriak kepada putri satu2nya.
" Abeoji, kumohon aku sangat mencintai Young Woon oppa. " Yoon Ji berlutut di hadapan Abeoji nya.
" Kau sudah kujodohkan dengan pemuda yg sederajat dengan kita. Dan pastinya bisa meneruskan usaha Abeoji nantinya. Bukan seperti laki2 yg kau pilih itu! Bagaimana kehidupanmu nantinya hanya dengan penghasilannya bermusik yg dia bilang seni itu! " bentak Abeojinya.
Tak ada yg bisa melunakkan kekerasan hati Soo Man terhadap keputusan putrinya. Lee Soo Man adalah seorang pengusaha dari sebuah Grup raksasa SM Enterprise. Ia hanya memiliki seorang putri bernama Lee Yoon Ji. Dikarenakan ia hanya memiliki seorang putri maka ia ingin suatu saat nanti putrinya menikah dengan seseorang yg bisa meneruskan usahanya.
Sedangkan Yoon Ji jatuh cinta kepada Kim Young Woon seorang Bassist di Band of Brother yg mendapatkan penghasilan hanya dari perform nya di atas panggung.
Yoon Ji tidak tahan dengan semua paksaan dari Abeoji nya ia pun pergi jauh meninggalkan Abeoji nya dan menikah dengan Kim Young Woon.
4 tahun kemudian.
Pasangan Young Woon dan Yoon Ji hidup dengan kesederhanaan namun bahagia, mereka dikaruniai seorang putri yg mereka namakan Kim Yun Mee. Sampai suatu tragedi menimpa mereka berdua.
Dalam sekejap Yun Mee sebatang kara.
Kabar ini pun sampai di telinga Soo Man. Ia pun mengambil alih hak asuh Yun Mee.
Karena keegoisannya Soo Man mengubah identitas Yun Mee menjadi laki2 dan dinamakan Lee Yun Jae.
Karena ia tidak ingin hal yg sama dengan putrinya terulang lagi.
Ia berharap kelak sebagai pria Yun Mee bisa meneruskan perusahaannya dan tidak meninggalkannya demi cinta seperti ibunya Lee Yoon Ji.
Sejak kecil Yun Mee/Yun Jae mendapat pendidikan dan perlakuan yg keras selayaknya seorang anak laki2. Beladiri dan olahraga seperti basket dan sepak bola menjadi andalannya. Yun Jae kecil diasuh oleh pengasuhnya Shin Dong Yup ahjussi, ialah orang kedua selain Soo Man yg mengetahui Yun Mee adalah perempuan. Shin Dong Yup Ahjussi sangat menyayangi Yun Jae layaknya anaknya sendiri.
End Flash Back.
"Ya! Kau yg bernama Yun Jae? Berani2 nya kau memukuli teman2 ku!" teriak seorang anak yg tinggi besar seperti ketua geng sekolah.
"Mwo.....Kau berani denganku ya....! Ya! Apa kau bosan hidup!"bentak Yun Jae.
Akhirnya perkelahian pun tidak terelakkan. Lima anak geng sekolah B habis ia pukuli seorang diri.
Di sekolah.
"Lee Yun Jae......Ya! Lee Yun Jae....Irona!!!!!"teriak songsaengnim pada Yun Jae.
"Aish..........Berisikkkkkk.....!"Yun Jae malah membalas dengan bentakkan. Dan dengan cepat ia meraih kerah baju Songsaengnim dan mencengkeramnya.
"Ya! Tua bangka apa kau bosan hidup....Hah!"bentak Yun Jae.
Dengan gemetaran songsaengnim sama sekali tidak menjawab. Wajah ketakutannya sangat terlihat.
"Yun Jae...Sudahlah hentikan...."kata Ryeowook sahabat Yun Jae.
"Mwo? Lepaskan dia Wookie? Dia sudah membuat tidur siangku terganggu."kata Yun Jae.
"Arasseo....Hajiman, kalau kau menghajar nya nanti kau juga yg kena masalah."Ryeowook mencoba menenangkan Yun Jae.
Memang hanya dengan kata2 Ryeowook lah Yun Jae selalu bisa tenang.
Akhirnya Yun Jae melepaskan Songsaengnim dan dengan tergesa2 songsaengnim meninggalkan kelas.
Bukannya takut, para siswi malah berteriak histeris...." Kyaaaa.......Yun Jae Oppa kerennnn......." <<<sakit jiwa kli tuh cwe2>>>
Sepulang Sekolah.
Yun Jae seperti biasa main kerumah Ryeowook. Ia sangat senang dengan Ryeowook eomma.
"Imooo.....Yun Jae dataaannnggg...."teriak Yun Jae saat memasukki rumah Ryeowook.
"Wah uri Yun Jae datang, imo sudah siapkan masakan yg enak buat uri Yun Jae."dengan ramah Ryeowook eomma merangkul Yun Jae.
"Eomma.....Kenapa kau selalu pilih kasih terhadap aku dan Yun Jae."Ryeowook merengek kepada eommanya.
"Aigo, adeul kau ini selalu iri, eomma sayang kalian berdua."jawab eommanya sambil merangkul Ryeowook dan Yun Jae bersamaan.
Setelah makan siang bersama.
"Ahhhh........Kenyangnya....."kata Yun Jae sambil merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur Ryeowook.
"Wookie-ah.....Apa kau tau kau sangat beruntung, kau punya eomma dan appa yg sangat menyayangimu."kata Yun Jae tiba2.
"Yun Jae-ah. Berapa kali kubilang anggap lah keluargaku seperti keluargamu sendiri."balas Ryeowook.
Yun Jae mendekati wajah Ryeowook.
"Mungkin kalau aku menjadi menantu dalam keluargamu pasti akan sangat bahagia ya."kata Yun Jae asal.
"Ya! Kau ini kan lelaki, yg keluarga ini butuhkan cuma menantu perempuan. Arasseo."bentak Ryeowook.
"Aishh...Wookie-ah, aku kan hanya bercanda. Menantu dirumah ini sudah pasti Chae Rie kan. Hehehe." ledek Yun Jae.
Wajah Ryeowook keliatan memerah, Chae Rie adalah gadis yg ia pacari setahun ini.
"Wookie, kalau aku wanita apa kau akan suka padaku?"tanya Yun Jae.
"Mwo???? Kau wanita??? Bagian mananya yg seperti wanita???Hahahahaha...."tawa Ryeowook membahana seisi kamar.
"Aishhhh....Wookie-ah aku kan hanya ber-andai2. Lagipula aku ini kan cowo yg sangat tampan, banyak gadis yg menggilaiku. Hehehehe." Yun Jae bernarsis ria.
Kedua sahabat itu asik bercanda. Dan haripun sudah mulai sore, Yun Jae pamit pulang. Sebelum orang2 suruhan Harabojinya menyeret paksa Yun Jae.
Kediaman Lee Soo Man.
Di dalam kamar Yun Jae sedang asik duduk dengan posisi kaki di atas meja.
Shin Dong Yup ahjussi menghampiri Yun Jae dan duduk di sebelah Yun Jae.
"Tuan muda, anda kemana saja? Apa tuan muda sudah makan?"tanya Shin Dong Yup kepada Yun Jae.
"Ahjussi, tadi aku main kerumah Wookie dan makan siang disana."jawab Yun Jae.
"Dari tadi Tuan Besar mencari anda tuan muda. Kenapa Hp tuan muda tidak diaktifkan?"tanya Shing Dong Yup Ahjussi.
"Hp ku tadi rusak saat aku berkelahi dengan geng sekolah B."jawab Yun Jae cuek.
"Mwo??? Tuan muda berkelahi lagi. Apa tuan muda terluka?"tanya Shin Dong Yup Ahjussi yg cemas dengan Yun Jae.
"Gwenchanayo ahjussi. Andai saja ahjussi itu uri appa. Pasti sangat menyenangkan."kata Yun Jae sambil bersandar di bahu ahjussi.
Tiba2 datang Yun jae Haraboji. Dengan cepat Shin Dong Yup ahjussi meninggalkan kamar Yun Jae.
"Yun Jae, sudah berapa kali aku ingatkan untuk tidak lagi membuat masalah. Kenapa masih saja berulah!"bentak Haraboji.
Namun Yun Jae sama sekali tidak bereaksi bahkan ia hanya cuek sambil memainkan remote TV.
Haraboji kesal dan merebut remote dari tangan Yun Jae dan melemparnya.
"Sudah kubilang berapa kali, ini hidupku tak ada seorang pun yang bisa mengaturku! Arasseo!"Yun Jae malah balas membentak.
PLAAKKK....Soo Man menampar wajah Yun Jae.
"Ya! Cuma itu yg bisa kau lakukan! kau kira siapa yg membuat aku menjadi seperti ini! Hah!"Yun Jae membelalakan matanya.
Soo Man tau ia pasti kalah jika beradu mulut dengan Yun Jae.
Dan ia pun pergi meninggalkan kamar Yun Jae.
Yun Jae yg kesal melampiaskannya dengan memukul dinding hingga tangannya yg kecil berdarah.
Keesokan harinya berita yg sangat mengejutkan tiba.
Usaha Ryeowook Appa diambang kebangkrutan secara tiba2. Yun Jae seakan mengerti ada seseorang yg bertanggung jawab dengan kejadian tersebut.
Dengan emosi ia mendatangi Harabojinya di perusahaan.
Tak ada seorangpun yang tau siapa cucu pewaris Soo Man Enterprise karna Yun Jae tidak pernah sekalipun muncul di setiap event perusahaan.
Sehingga membuat para karyawan tidak mengenalinya saat ia datang ke perusahaan Harabojinya.
Petugas keamanan dibuat kalang kabut dengan kedatangan Yun Jae.
Tidak ada seorangpun yg sanggup menahannya.
Sampai ia tiba di ruangan harabojinya.
"Hentikan! Apa yg kalian lakukan terhadap cucuku!"bentak Soo Man kepada karyawan2 nya yg menahan Yun Jae mengamuk.
Sontak saja semua karyawan kaget karna Yun Jae adalah cucu Lee Soo Man.
"Ya! Berani2 nya kau berbuat hal yg rendahan seperti itu terhadap sahabatku!"bentak Yun Jae sambil menggebrak meja haraboji.
"Apa maksudmu?"kata Soo Man seakan tidak mengerti yg dibicarakan Yun Jae.
"Jangan berlagak tidak tau." emosi Yun Jae semakin menjadi.
"Ne, aku yg melakukannya pada sahabatmu. Dan aku bisa menolong keluarga sahabatmu itu dengan dua syarat. Kau harus lulus tahun ini tanpa masalah, setelahnya kau harus meneruskan kuliahmu di luar negeri agar bisa meneruskan perusahaanku."kata Soo Man.
"Ara! Aku akan melakukan apa yg kau inginkan. Asal jangan kau usik Ryeowook dan keluarganya, bagiku mereka lebih berharga daripada dirimu." Yun Jae meninggalkan ruangan harabojinya.
Di sekolah.
"Yun Jae-ah, akhirnya usaha appa ku terselamatkan. Aku senang sekali."kata Ryeowook yg tidak tau apa2.
Yun Jae hanya tersenyum ramah dan melanjutkan membaca manhwa.
Sampai seorang staff sekolah datang menghampiri Yun Jae.
"Lee Yun Jae ikut saya menghadap ke ruangan kepala sekolah sekarang."kata staff itu.
Ryeowook bingung, dan berbisik kepada Yun Jae "Mworago?"
Namun Yun Jae tidak menjawab dan mengikuti staff tersebut ke ruangan kepala sekolah.
Karna perlakuannya yg kasar kepada salah seorang songsaengnim maka pihak sekolah tidak bisa mentolerir dan memutuskan untuk mengeluarkan Yun Jae.
Haraboji marah besar dan dengan kekuasaannya ia memindahkan Yun Jae ke sekolah yg baru.
to be continue....<3
Sabtu, 02 Oktober 2010
Langganan:
Postingan (Atom)