Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
Kim Yoo Mi => Kakak sepupu Chul
5 Raja Langit a.k.a LOTS => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C a.k.a CCC= > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
Sabtu pagi hari pertama Kerja sosial.
Yun Jae duduk jongkok dengan malasnya di cuaca pagi yg sedingin itu ia harus bersusah payah kerja sosial.
"Ya! Ngapain jongkok2 disitu?"panggil seseorang dari jauh.
Yun Jae pun mencari asal suara itu.
Dilihatnya Sungmin disana, tidak memakai seragam polisinya.

Yun Jae melongo melihat Sungmin yg berbeda dari yg biasa ia lihat dengan seragam polisi dan sangat formal.
Sampai akhirnya Sungmin menghampirinya.
"Yun Jae kenapa kau malah bengong?"tanya Sungmin sambil menyentuh bahu Yun Jae.
"Ah, gwenchana." jawab Yun Jae, dilihatnya di tangan Sungmin ada kamera.
Ia terlihat bingung. "Kamera itu buat apa?" sambil menunjuk ke arah kamera Sungmin.
"Untuk dokumentasi." jawab Sungmin singkat.
"Mwo?" Yun Jae tambah bingung.
"Khaja." kata Sungmin.
Kerja sosial pertama Yun Jae adalah membersihkan sampah2 yg ada di Boramae Park.
Taman seluas itu ia bersihkan sendiri.

Sore hari.
"Oke cukup untuk hari ini. Besok kita kembali lagi disini."kata Sungmin.
Dua minggu sudah ia menjalani kerja sosial banyak yg sudah ia lakukan, dari membersihkan taman, memungut sampah di jalanan, mendaur ulang sampai membantu nenek2 dan kakek2 di panti jompo.
Hari sabtu.
Ia merasa sangat lelah. Ia bahkan tidak sanggup bangun dari tempat tidurnya.
Hp Yun Jae berbunyi.
"Yeoboseyo."sapa Yun Jae.
"Yeoboseyo, Yun Jae ayo kita main. Setiap akhir pekan kau selalu saja tidak bisa berkumpul dengan kami." ternyata orang yg menghubungi Yun Jae adalah Donghae.
"Aish, aku ingin sekali main. Hajiman....." Yun Jae tidak meneruskan kata2nya, ia belum memberitahu LOTS.
"Waeyo? Kita kekurangan orang dalam tanding game. Tinggal aku seorang yg tidak ada lawan main."kata Hae.
"Ye, arasseo. Aku akan datang. Tunggu aku."Yun Jae menutup telepon.
Akhirnya ia sampai dirumah Chul.
"Yun Jae-ah, kau datang juga. Hae dari tadi uring2an karna game di kuasai oleh kami berempat karna cuma dia yg tidak ada lawan main."sindir Leeteuk yg ditujukan ke Hae.
"Ne..."kata Won dan Kyu kompak.
"Anak ini berisik sekali dari tadi."tambah Chul. Yun Jae hanya senyum2.
"Yun Jae ayo duduk sini, aku sudah menunggu dari tadi."Hae yg tidak sabaran menarik tangan Yun Jae dan mendudukannya di sebelahnya.
Mereka asyik main game seru sekali. Dan gamenya di menangkan oleh Yun Jae.
"Chukkaeyo....."kata 4 LOTS yg lain. Hae cemberut saja.
"Jogiyo, aku mau ke kamar kecil."kata Yun Jae.
"Yun Jae aku ikut."kata Hae.
"Mwo?"Yun Jae syok.
"Aigo, aku hanya bercanda Yun Jae. Hehe."ledek Hae. Yun Jae hanya manyun.
"Aish, Hae membuatku kaget saja. Ehm, toiletnya disini ya."gumam Yun Jae.
Ia pun membuka pintu toiletnya. Ahhhhhh.......Seseorang di toilet berteriak.
"Mianheyo, Yoomi noona. Tadi aku kira tidak ada orang makanya aku langsung masuk."Yun Jae merasa bersalah.
"Aniyo, aku yg salah tadi lupa menutup pintu."kata Yoomi yg merupakan kakak sepupu Chul.
"Ya! Yun Jae berani2 nya kau mengintip Yoo Mi noona!"bentak Hae yg membuat Yun Jae dan Chul bingung kenapa yg lebih marah malah Hae. Namun 3 LOTS yg lain malah cengar cengir melihat reaksi Hae.
"Hae sudahlah, itu semua kesalahan noona. Noona yg ceroboh."Yoo Mi menenangkan Hae dan dalam sekejap membuat kemarahan Hae reda. Namun ia masih meihat sinis ke arah Yun Jae.
"Ah sudah2 ayo kita main lagi."Leeteuk mencoba mencairkan suasana.
Mereka kembali bermain. Dan entah mengapa Yun Jae dan Yoomi noona akrab sekali, mereka asik mengobrol.
Di lain sisi Hae uring2an melihat keakraban Yoomi noona dan Yun Jae.
Hp Yun Jae kembali berdering.
"Yeoboseyo."kata Yun Jae tanpa melihat nama yg meneleponnya.
"Ya! Lee Yun Jae! Berani2 nya kau tidak muncul di kerja sosial hari ini!"Sungmin lah yg menelepon Yun Jae.
"Aku sedang malas....."jawab Yun Jae sekenanya.
"Mwo? Dimana kau sekarang?"tanya Sungmin.
"Dirumah temanku Kim Heechul."jawab Yun Jae. Dan terdengar suara telepon yg terputus.
"Aishh...."keluh Yun Jae.
"Nugu?" tanya Won.
"Itu Ahjussi2 cerewet yg menelponku."kata Yun Jae sambil memanyunkan bibirnya.
10 menit kemudian.
Terdengar suara bel saat mereka sedang asik mengobrol. Chul membukakan pintu. Terdengar suara seseorang mencari Yun Jae.
"Ya! Lee Yun Jae ayo ikut aku."tau2 Sungmin sudah ada dirumah Chul.
"Omo! Kenapa kau bisa tau rumah Chul?"tanya Yun Jae keheranan.
"Sstt....Sungmin hyung itu kakaknya Hyena, pacarnya Chul."bisik Kyu.
"Mwo!!!" Yun Jae kaget.
Tanpa basa basi Sungmin menyeret paksa Yun Jae.
Sesampainya mereka di sebuah toilet umum. Yun Jae harus membantu membersihkan toilet.
Emosi Yun Jae semakin memuncak namun sekuat tenaga ia menahannya.
Ia melirik sinis ke arah Sungmin. "Mwo? Waeyo?"kata Sungmin yg merasa sedang diperhatikan oleh Yun Jae.
"Aish...."Yun Jae hanya mengeluh namun tetap mengerjakan tugasnya.
"Ah, sudah jam 3 saatnya istirahat."kata Sungmin sembari keluar dari toilet.
Yun Jae duduk istirahat sambil memegang nasi kotak. Karna pekerjaan yg ia lakukan hari ini, ia sama sekali tidak menyentuh makanannya. Padahal seharian ia sudah bekerja keras.
Ia sama sekali tidak nafsu makan. Dan hanya minum air mineral saja.
Sungmin hendak menghampirinya namun seseorang telah menghampiri Yun Jae lebih dulu.
"Yun Jae oppa....."panggil orang itu. Yun Jae menengadahkan kepalanya.
"Rae Woon, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Aku setiap hari mencari oppa tapi sangat susah menemui oppa yg selalu bersama LOTS."kata Rae Woon.
"Waeyo?"tanya Yun Jae.
"Oppa, mianheyo sebelumnya. Aku tidak sanggup menahan lagi. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku menyukai oppa. " Rae Woon membuat pernyataan cinta ke Yun Jae.
Yun Jae menunduk sebentar. Lalu berdiri dan memegang kedua bahu Rae Woon.
Ia menengadahkan wajahnya persis dihadapan Rae Woon.
"Mianhe, jongmal mianhe saeng. Oppa hanya menganggap Rae Woon yodongsaeng oppa."kata Yun Jae.
"Gwenchana oppa, yg penting aku sudah menyampaikan isi hatiku. Seterusnya aku akan menuruti kata2 oppa untuk menjadi yodongsaeng oppa yg baik. Karna oppa adalah penolongku."kata Rae Woon.
Yun Jae mengelus rambut Rae Woon, sebenarnya Yun Jae iri dengan Rae Woon yg bisa mengungkapkan isi hatinya kepada orang yg ia suka. Yun Jae memeluk Rae Woon. Sungmin yg melihat dari jauh hanya bisa menerka2 percakapan antara Yun Jae dan Rae Woon.
Setelah itu Yun Jae kembali meneruskan tugasnya di toilet.
"Wah pacarmu itu cantik ya." kata Sungmin.
Tapi Yun Jae sama sekali tidak merespon. Ia masih saja membersihkan Toilet.
"Arghh......"tiba2 Yun Jae berteriak kesakitan sambil menahan perutnya. Sungmin panik dan menghampiri Yun Jae.
"Yun Jae, gwenchana?"tanya Sungmin namun tidak dibalas oleh Yun Jae.
Dan akhirnya Yun Jae pingsan.
Dengan segera Sungmin menggendong Yun Jae dan membawanya ke RS.
Sesampainya di RS ia langsung ditangani oleh Dokter.
Sungmin menunggu dengan cemas. "Aish, anak itu membuatku khawatir saja. "gumam Sungmin sambil mengacak rambutnya.
Lalu dokter keluar dari ruang pemeriksaan. "Keluarga Lee Yun Jae."panggil dokter.
"Ye, saya keluarga Lee Yun Jae."jawab Sungmin.
"Pasien tidak mengalami masalah serius, hal itu biasa dialami oleh remaja wanita seumurnya."jelas dokter.
"Mwo? Remaja wanita?"Sungmin merasa ada yg salah dengan kata2 Dokter.
"Ye, remaja wanita seperti Yun Jae Ssi kadang mengalami keram perut yg sangat hebat saat hari pertama datang bulan. Tapi masih butuh pemeriksaan lebih lanjut. Sekarang biarkan pasien istirahat. Anda boleh menemuinya."kata dokter.
"Gamsahamnida."kata Sungmin.
Ia terlihat sangat shock mengetahui kenyataan bahwa Yun Jae seorang wanita.
Banyak pertanyaan muncul dalam benak Sungmin.
Saat ia masuk ke ruang rawat Yun Jae dilihatnya Yun Jae masih tidak sadarkan diri.
Keringat mengucur di dahinya. Dengan lembut Sungmin mengusap keringat Yun Jae dengan sapu tangannya.
"Yun Jae, banyak yg aku mau tanyakan kepadamu. Tapi sepertinya tanpa aku yg mengetahui rahasiamu kau sudah banyak masalah." Sungmin duduk disamping ranjang sambil menatap Yun Jae.
Satu jam kemudian Dong Yup ahjussi datang, ia sangat mengkhawatirkan Yun Jae.
"Ahjussi, aku sudah tau kalau Yun Jae adalah perempuan."kata Sungmin.
Ahjussi terdiam sesaat dan menghela nafas panjang.
"Ye, tuan muda...maksudku nona harus menanggung semua ini dari kecil. Itu mengapa aku sangat menyayangi dan melindungi nona."jelas ahjussi.
"Ahjussi bisa ceritakan kapanpun ahjussi siap. Namun saat ini anggap aku belum mengetahuinya. Aku tidak mau ia bersikap aneh padaku kalau ia tau aku sudah mengetahui jati dirinya. Dan aku sudah bicara dengan dokter untuk tidak mengatakan penyakit sebenarnya kepada Yun Jae. Ahjussi cukup katakan ia pingsan karna tidak makan dan kelelahan."jelas Sungmin.
"Ne, algasseumnida Sungmin-ah. Gamsahamnida."ahjussi benar2 berterimakasih kepada Sungmin hingga terharu.
Malam harinya Yun Jae sadar. Dilihatnya Sungmin ada di sebelahnya, kepalanya direbahkan di pinggir ranjang.
"Si ahjussi ini kalau tidur manis juga ."batin Yun Jae.
Takut mengganggu Sungmin ia pun kembali tidur.
Di Sekolah.
"Yun Jae-ah kau dirawat kenapa tidak kasih tau kami."kata Kyu.
"Ne, kau ini kami kan sahabatmu."tambah Won.
"Kalian jangan berlebihan. Apa kalian tidak dengar kata Yun Jae tadi, ia hanya pingsan karna tidak makan."Hae semakin sinis.
"Ya! Lee Donghae, kau minta dipukul ya, Yun Jae sakit kau malah seperti itu."bentak Chul.
"Sudahlah yg penting uri Yun Jae sudah sehat. "Leeteuk berusaha mencairkan ketegangan.
Sepulang sekolah.
Hae sudah buru2 pulang. Kyu dan Leeteuk sedang bersama pacar mereka Soo Kyo dan Soo Yoo.
Sedang Wonnie ada latihan taekwondo. Tinggal Chul dan Yun Jae sendiri.
"Yun Jae-ah...Aku bosan, kita main yuk."ajak Chul manja.
"Memangnya kemana Hyena?"tanya Yun Jae.
"Ia sedang berziarah ke makam orang tuanya."kata Chul.
"Jadi ia sudah tidak punya orang tua?"Yun Jae kaget mendengarnya.
"Selain Sungmin hyung Ia hanya punya seorang kakek." kata Chul.
"Jadi Sungmin Ssi sama sepertiku."gumam Yun Jae.
"Mworago?"tanya Chul.
"Anio. Lebih baik kita ke mall saja main di game center."ajak Yun Jae.
"Khaja..."chul mengiyakan.
Di mall.
Mereka langsung mengarah ke game center. Di tengah permainan Yun Jae pergi ke toilet meninggalkan Chul sendiri.
Saat ia keluar dari toilet ia melihat dua orang yg dikenalnya. Yang pria merangkul mesra yg wanita.
"Hae...Yoomi noona..."panggil Yun Jae. Sontak saja Yoomi mendorong Hae dan menjauhkannya.
"Omo! Yun Jae kau kenapa bisa ada disini?"Hae kaget dengan keberadaan Yun Jae.
"Aku sedang main di game center bersama Chul." kata Yun Jae.
"Mwo? Chul juga ada disini. Hae ayo kita pulang."kata Yoomi.
"Aigo....Jangan2 kalian pac....."belum sempat Yun Jae selesai bicara, Hae membekap mulut Yun Jae.
"Sssttt...Jangan sampai Chul tau aku dan noona pacaran. Bisa habis aku dipukul Chul. Arasseo!" kata Hae.
"Ara....Aku tidak akan memberitahu Chul."kata Yun Jae.
Yun Jae pun kembali ke game center berpura2 tidak terjadi apa2.
Di sekolah.
"Vee Ssi, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Sedang menunggu pacarku menjemputku."jawab Vee Ssi.
"Wah aku mau liat ah."ledek Yun Jae. Yg dibalas dengan jitakan oleh Vee Ssi.
Ada seseorang yg datang dan orang itu adalah Sungmin.
"Sungmin......"panggil Vee Ssi ke Sungmin.
Yun Jae Shock........
To be continue....

Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
Kim Yoo Mi => Kakak sepupu Chul
5 Raja Langit a.k.a LOTS => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C a.k.a CCC= > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae
Sabtu pagi hari pertama Kerja sosial.
Yun Jae duduk jongkok dengan malasnya di cuaca pagi yg sedingin itu ia harus bersusah payah kerja sosial.
"Ya! Ngapain jongkok2 disitu?"panggil seseorang dari jauh.
Yun Jae pun mencari asal suara itu.
Dilihatnya Sungmin disana, tidak memakai seragam polisinya.
Yun Jae melongo melihat Sungmin yg berbeda dari yg biasa ia lihat dengan seragam polisi dan sangat formal.
Sampai akhirnya Sungmin menghampirinya.
"Yun Jae kenapa kau malah bengong?"tanya Sungmin sambil menyentuh bahu Yun Jae.
"Ah, gwenchana." jawab Yun Jae, dilihatnya di tangan Sungmin ada kamera.
Ia terlihat bingung. "Kamera itu buat apa?" sambil menunjuk ke arah kamera Sungmin.
"Untuk dokumentasi." jawab Sungmin singkat.
"Mwo?" Yun Jae tambah bingung.
"Khaja." kata Sungmin.
Kerja sosial pertama Yun Jae adalah membersihkan sampah2 yg ada di Boramae Park.
Taman seluas itu ia bersihkan sendiri.
Sore hari.
"Oke cukup untuk hari ini. Besok kita kembali lagi disini."kata Sungmin.
Dua minggu sudah ia menjalani kerja sosial banyak yg sudah ia lakukan, dari membersihkan taman, memungut sampah di jalanan, mendaur ulang sampai membantu nenek2 dan kakek2 di panti jompo.
Hari sabtu.
Ia merasa sangat lelah. Ia bahkan tidak sanggup bangun dari tempat tidurnya.
Hp Yun Jae berbunyi.
"Yeoboseyo."sapa Yun Jae.
"Yeoboseyo, Yun Jae ayo kita main. Setiap akhir pekan kau selalu saja tidak bisa berkumpul dengan kami." ternyata orang yg menghubungi Yun Jae adalah Donghae.
"Aish, aku ingin sekali main. Hajiman....." Yun Jae tidak meneruskan kata2nya, ia belum memberitahu LOTS.
"Waeyo? Kita kekurangan orang dalam tanding game. Tinggal aku seorang yg tidak ada lawan main."kata Hae.
"Ye, arasseo. Aku akan datang. Tunggu aku."Yun Jae menutup telepon.
Akhirnya ia sampai dirumah Chul.
"Yun Jae-ah, kau datang juga. Hae dari tadi uring2an karna game di kuasai oleh kami berempat karna cuma dia yg tidak ada lawan main."sindir Leeteuk yg ditujukan ke Hae.
"Ne..."kata Won dan Kyu kompak.
"Anak ini berisik sekali dari tadi."tambah Chul. Yun Jae hanya senyum2.
"Yun Jae ayo duduk sini, aku sudah menunggu dari tadi."Hae yg tidak sabaran menarik tangan Yun Jae dan mendudukannya di sebelahnya.
Mereka asyik main game seru sekali. Dan gamenya di menangkan oleh Yun Jae.
"Chukkaeyo....."kata 4 LOTS yg lain. Hae cemberut saja.
"Jogiyo, aku mau ke kamar kecil."kata Yun Jae.
"Yun Jae aku ikut."kata Hae.
"Mwo?"Yun Jae syok.
"Aigo, aku hanya bercanda Yun Jae. Hehe."ledek Hae. Yun Jae hanya manyun.
"Aish, Hae membuatku kaget saja. Ehm, toiletnya disini ya."gumam Yun Jae.
Ia pun membuka pintu toiletnya. Ahhhhhh.......Seseorang di toilet berteriak.
"Mianheyo, Yoomi noona. Tadi aku kira tidak ada orang makanya aku langsung masuk."Yun Jae merasa bersalah.
"Aniyo, aku yg salah tadi lupa menutup pintu."kata Yoomi yg merupakan kakak sepupu Chul.
"Ya! Yun Jae berani2 nya kau mengintip Yoo Mi noona!"bentak Hae yg membuat Yun Jae dan Chul bingung kenapa yg lebih marah malah Hae. Namun 3 LOTS yg lain malah cengar cengir melihat reaksi Hae.
"Hae sudahlah, itu semua kesalahan noona. Noona yg ceroboh."Yoo Mi menenangkan Hae dan dalam sekejap membuat kemarahan Hae reda. Namun ia masih meihat sinis ke arah Yun Jae.
"Ah sudah2 ayo kita main lagi."Leeteuk mencoba mencairkan suasana.
Mereka kembali bermain. Dan entah mengapa Yun Jae dan Yoomi noona akrab sekali, mereka asik mengobrol.
Di lain sisi Hae uring2an melihat keakraban Yoomi noona dan Yun Jae.
Hp Yun Jae kembali berdering.
"Yeoboseyo."kata Yun Jae tanpa melihat nama yg meneleponnya.
"Ya! Lee Yun Jae! Berani2 nya kau tidak muncul di kerja sosial hari ini!"Sungmin lah yg menelepon Yun Jae.
"Aku sedang malas....."jawab Yun Jae sekenanya.
"Mwo? Dimana kau sekarang?"tanya Sungmin.
"Dirumah temanku Kim Heechul."jawab Yun Jae. Dan terdengar suara telepon yg terputus.
"Aishh...."keluh Yun Jae.
"Nugu?" tanya Won.
"Itu Ahjussi2 cerewet yg menelponku."kata Yun Jae sambil memanyunkan bibirnya.
10 menit kemudian.
Terdengar suara bel saat mereka sedang asik mengobrol. Chul membukakan pintu. Terdengar suara seseorang mencari Yun Jae.
"Ya! Lee Yun Jae ayo ikut aku."tau2 Sungmin sudah ada dirumah Chul.
"Omo! Kenapa kau bisa tau rumah Chul?"tanya Yun Jae keheranan.
"Sstt....Sungmin hyung itu kakaknya Hyena, pacarnya Chul."bisik Kyu.
"Mwo!!!" Yun Jae kaget.
Tanpa basa basi Sungmin menyeret paksa Yun Jae.
Sesampainya mereka di sebuah toilet umum. Yun Jae harus membantu membersihkan toilet.
Emosi Yun Jae semakin memuncak namun sekuat tenaga ia menahannya.
Ia melirik sinis ke arah Sungmin. "Mwo? Waeyo?"kata Sungmin yg merasa sedang diperhatikan oleh Yun Jae.
"Aish...."Yun Jae hanya mengeluh namun tetap mengerjakan tugasnya.
"Ah, sudah jam 3 saatnya istirahat."kata Sungmin sembari keluar dari toilet.
Yun Jae duduk istirahat sambil memegang nasi kotak. Karna pekerjaan yg ia lakukan hari ini, ia sama sekali tidak menyentuh makanannya. Padahal seharian ia sudah bekerja keras.
Ia sama sekali tidak nafsu makan. Dan hanya minum air mineral saja.
Sungmin hendak menghampirinya namun seseorang telah menghampiri Yun Jae lebih dulu.
"Yun Jae oppa....."panggil orang itu. Yun Jae menengadahkan kepalanya.
"Rae Woon, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Aku setiap hari mencari oppa tapi sangat susah menemui oppa yg selalu bersama LOTS."kata Rae Woon.
"Waeyo?"tanya Yun Jae.
"Oppa, mianheyo sebelumnya. Aku tidak sanggup menahan lagi. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku menyukai oppa. " Rae Woon membuat pernyataan cinta ke Yun Jae.
Yun Jae menunduk sebentar. Lalu berdiri dan memegang kedua bahu Rae Woon.
Ia menengadahkan wajahnya persis dihadapan Rae Woon.
"Mianhe, jongmal mianhe saeng. Oppa hanya menganggap Rae Woon yodongsaeng oppa."kata Yun Jae.
"Gwenchana oppa, yg penting aku sudah menyampaikan isi hatiku. Seterusnya aku akan menuruti kata2 oppa untuk menjadi yodongsaeng oppa yg baik. Karna oppa adalah penolongku."kata Rae Woon.
Yun Jae mengelus rambut Rae Woon, sebenarnya Yun Jae iri dengan Rae Woon yg bisa mengungkapkan isi hatinya kepada orang yg ia suka. Yun Jae memeluk Rae Woon. Sungmin yg melihat dari jauh hanya bisa menerka2 percakapan antara Yun Jae dan Rae Woon.
Setelah itu Yun Jae kembali meneruskan tugasnya di toilet.
"Wah pacarmu itu cantik ya." kata Sungmin.
Tapi Yun Jae sama sekali tidak merespon. Ia masih saja membersihkan Toilet.
"Arghh......"tiba2 Yun Jae berteriak kesakitan sambil menahan perutnya. Sungmin panik dan menghampiri Yun Jae.
"Yun Jae, gwenchana?"tanya Sungmin namun tidak dibalas oleh Yun Jae.
Dan akhirnya Yun Jae pingsan.
Dengan segera Sungmin menggendong Yun Jae dan membawanya ke RS.
Sesampainya di RS ia langsung ditangani oleh Dokter.
Sungmin menunggu dengan cemas. "Aish, anak itu membuatku khawatir saja. "gumam Sungmin sambil mengacak rambutnya.
Lalu dokter keluar dari ruang pemeriksaan. "Keluarga Lee Yun Jae."panggil dokter.
"Ye, saya keluarga Lee Yun Jae."jawab Sungmin.
"Pasien tidak mengalami masalah serius, hal itu biasa dialami oleh remaja wanita seumurnya."jelas dokter.
"Mwo? Remaja wanita?"Sungmin merasa ada yg salah dengan kata2 Dokter.
"Ye, remaja wanita seperti Yun Jae Ssi kadang mengalami keram perut yg sangat hebat saat hari pertama datang bulan. Tapi masih butuh pemeriksaan lebih lanjut. Sekarang biarkan pasien istirahat. Anda boleh menemuinya."kata dokter.
"Gamsahamnida."kata Sungmin.
Ia terlihat sangat shock mengetahui kenyataan bahwa Yun Jae seorang wanita.
Banyak pertanyaan muncul dalam benak Sungmin.
Saat ia masuk ke ruang rawat Yun Jae dilihatnya Yun Jae masih tidak sadarkan diri.
Keringat mengucur di dahinya. Dengan lembut Sungmin mengusap keringat Yun Jae dengan sapu tangannya.
"Yun Jae, banyak yg aku mau tanyakan kepadamu. Tapi sepertinya tanpa aku yg mengetahui rahasiamu kau sudah banyak masalah." Sungmin duduk disamping ranjang sambil menatap Yun Jae.
Satu jam kemudian Dong Yup ahjussi datang, ia sangat mengkhawatirkan Yun Jae.
"Ahjussi, aku sudah tau kalau Yun Jae adalah perempuan."kata Sungmin.
Ahjussi terdiam sesaat dan menghela nafas panjang.
"Ye, tuan muda...maksudku nona harus menanggung semua ini dari kecil. Itu mengapa aku sangat menyayangi dan melindungi nona."jelas ahjussi.
"Ahjussi bisa ceritakan kapanpun ahjussi siap. Namun saat ini anggap aku belum mengetahuinya. Aku tidak mau ia bersikap aneh padaku kalau ia tau aku sudah mengetahui jati dirinya. Dan aku sudah bicara dengan dokter untuk tidak mengatakan penyakit sebenarnya kepada Yun Jae. Ahjussi cukup katakan ia pingsan karna tidak makan dan kelelahan."jelas Sungmin.
"Ne, algasseumnida Sungmin-ah. Gamsahamnida."ahjussi benar2 berterimakasih kepada Sungmin hingga terharu.
Malam harinya Yun Jae sadar. Dilihatnya Sungmin ada di sebelahnya, kepalanya direbahkan di pinggir ranjang.
"Si ahjussi ini kalau tidur manis juga ."batin Yun Jae.
Takut mengganggu Sungmin ia pun kembali tidur.
Di Sekolah.
"Yun Jae-ah kau dirawat kenapa tidak kasih tau kami."kata Kyu.
"Ne, kau ini kami kan sahabatmu."tambah Won.
"Kalian jangan berlebihan. Apa kalian tidak dengar kata Yun Jae tadi, ia hanya pingsan karna tidak makan."Hae semakin sinis.
"Ya! Lee Donghae, kau minta dipukul ya, Yun Jae sakit kau malah seperti itu."bentak Chul.
"Sudahlah yg penting uri Yun Jae sudah sehat. "Leeteuk berusaha mencairkan ketegangan.
Sepulang sekolah.
Hae sudah buru2 pulang. Kyu dan Leeteuk sedang bersama pacar mereka Soo Kyo dan Soo Yoo.
Sedang Wonnie ada latihan taekwondo. Tinggal Chul dan Yun Jae sendiri.
"Yun Jae-ah...Aku bosan, kita main yuk."ajak Chul manja.
"Memangnya kemana Hyena?"tanya Yun Jae.
"Ia sedang berziarah ke makam orang tuanya."kata Chul.
"Jadi ia sudah tidak punya orang tua?"Yun Jae kaget mendengarnya.
"Selain Sungmin hyung Ia hanya punya seorang kakek." kata Chul.
"Jadi Sungmin Ssi sama sepertiku."gumam Yun Jae.
"Mworago?"tanya Chul.
"Anio. Lebih baik kita ke mall saja main di game center."ajak Yun Jae.
"Khaja..."chul mengiyakan.
Di mall.
Mereka langsung mengarah ke game center. Di tengah permainan Yun Jae pergi ke toilet meninggalkan Chul sendiri.
Saat ia keluar dari toilet ia melihat dua orang yg dikenalnya. Yang pria merangkul mesra yg wanita.
"Hae...Yoomi noona..."panggil Yun Jae. Sontak saja Yoomi mendorong Hae dan menjauhkannya.
"Omo! Yun Jae kau kenapa bisa ada disini?"Hae kaget dengan keberadaan Yun Jae.
"Aku sedang main di game center bersama Chul." kata Yun Jae.
"Mwo? Chul juga ada disini. Hae ayo kita pulang."kata Yoomi.
"Aigo....Jangan2 kalian pac....."belum sempat Yun Jae selesai bicara, Hae membekap mulut Yun Jae.
"Sssttt...Jangan sampai Chul tau aku dan noona pacaran. Bisa habis aku dipukul Chul. Arasseo!" kata Hae.
"Ara....Aku tidak akan memberitahu Chul."kata Yun Jae.
Yun Jae pun kembali ke game center berpura2 tidak terjadi apa2.
Di sekolah.
"Vee Ssi, sedang apa disini?"tanya Yun Jae.
"Sedang menunggu pacarku menjemputku."jawab Vee Ssi.
"Wah aku mau liat ah."ledek Yun Jae. Yg dibalas dengan jitakan oleh Vee Ssi.
Ada seseorang yg datang dan orang itu adalah Sungmin.
"Sungmin......"panggil Vee Ssi ke Sungmin.
Yun Jae Shock........
To be continue....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar