Rabu, 10 November 2010

Be My Man Part 04

Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi

5 Raja Langit => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C Club = > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae

"Wookie-ah aku disini."kata yun jae yg masih blm sadar dari pengaruh alkoholnya sambil meraba wajah Sungmin.
"Bogo Shipo uri Wookie. kau tau aku kesepian tanpamu."kata Yun Jae melantur menyangka Sungmin adalah Ryeowook.
Dalam sekejap Yun Jae mencium Sungmin dan Huweeekkkkk......ia muntah di baju Sungmin. <ambil adegan YAB>

"Omo.....Aish tuan muda kenapa muntah di badan Sungmin?"ahjussi merasa bersalah terhadap Sungmin.
Dari wajah Sungmin terlihat ia menahan kesal, ia mengepal tangannya erat2.

Sungmin berjalan menuju Toilet untuk membersihkan seragamnya dari muntahan Yun Jae.

Sungmin POV.

Kalau bukan karna Shin Dong Yup ahjussi, sudah kulempar anak itu ke jalan!!!!
Seenaknya saja mencium bibirku dan muntah di bajuku.Memangnya dia kira aku homo apa!
Tapi ada yg aneh saat aku menggendong anak itu dari jembatan.
Untuk ukuran namja badannya kecil dan entah mengapa rasanya seperti menggendong adikku Hyena.
Ada sesuatu dari anak itu yg menarik perhatianku.
Aish, bicara apa aku ini.
Tapi memang benar2 aneh.

End Sungmin POV

Yun Jae masih saja tidak sadarkan diri.
"Lebih baik aku bopong tuan muda pulang saja ya." kata Shin Dong Yup ahjussi.
"Ahjussi biar aku yg membantu membawa Yun Jae Ssi." kata Sungmin, sambil melirik Yun Jae yg masih tidak sadar.
"Jincha, kalau begitu ahjussi merasa tertolong sekali. Gomapsseumnida."kata ahjussi.

Sungmin mengangkat Yun Jae untuk kedua kali benar saja yg ia rasakan sebelumnya.
Ada yg aneh dengan Yun Jae, namun Sungmin tidak tau apa itu.
Ia semakin penasaran.
Sampai akhirnya mereka tiba di apartemen Yun Jae, disana tidak ada orang karna yg tinggal disana hanya Yun Jae dan ahjussi.
Ahjussi menunjukkan letak kamar Yun Jae. Dan ia pun merebahkan tubuh kecil Yun Jae di tempat tidur nya.
Saat Sungmin hendak melepaskan pakaian Yun Jae yg kotor......
"Andwae Sungmin, biar ahjussi saja yg melakukannya."tiba2 ahjussi datang dan mengagetkan Sungmin.
"Waeyo ahjusii, biar kubantu karna baju Yun jae sudah sangat kotor kena muntahan."Sungmin curiga.
"Gwenchana, kau tunggu di luar saja."kata ahjusii sembari menuntun Sungmin keluar dan menutup pintunya.

Sungmin POV

Ada yg aneh dengan ahjussi, aku dan Yun Jae kan sama2 namja. Bahkan sampai mengunci pintu kamar segala.
Untuk ukuran namja seperti dia kenapa memakai kaus dalam yg begitu ketat. Apa tidak sesak?
<<yg dimaksud Sungmin itu adalah kaus penahan dada Yun Jae>>
Ah, sudahlah kenapa aku harus memikirkan anak itu.
Bukkk......Aduh kenapa aku jadi ceroboh begini sampai menjatuhkan barang.
Ini album foto ya?
Wah anak kecil ini siapa? Lucu sekali. Pasti yeoja karna rambutnya diikat.

End Sungmin POV

Tiba2 ahjussi datang.

Buru2 Sungmin merapikan album foto yg ia jatuhkan.
"Mianheyo Sungmin jadi merepotkanmu."kata ahjussi.
"Gwenchana ahjussi, uhm disini kalian hanya berdua saja?"tanya Sungmin penasaran.
"Ne, kami berdua disini. Tuan besar tidak tinggal disini."jawab ahjussi.
"Ahjussi, kalau begitu aku pamit pulang."kata Sungmin sambil melihat ke arah jarum jam. Jam 02.30 dini hari.
Tapi....Kruuuukkkk......Perut Sungmin tidak bisa berkompromi. Membuat Sungmin malu.
"Hehe, Sungmin-ah tunggu sebentar ya ahjussi akan ke bawah untuk beli sesuatu untuk kau makan di toko 24jam." kata ahjussi.
"Andwae ahjussi, aku makan di jalan saja."kata Sungmin.
Tapi ahjussi bersikeras untuk membuatkan Sungmin makanan.

Tiba2...."Arghhhh......." suara Yun Jae.
Sungmin lari ke dalam kamar Yun jae dan mendapati Yun Jae sedang ketakutan seperti terbangun dari mimpi buruk.
"Ada apa Yun Jae Ssi? Apa kau mimpi buruk?"Sungmin terlihat sangat khawatir.
"Eomma.....Appa......"Yun Jae hanya menangis sesegukan sambil menyebut eomma appa nya.
Sungmin keheranan, ia tidak mengerti apa yg terjadi.
Ia memeluk tubuh Yun Jae dan mengusap2 punggung Yun jae untuk menenangkan Yun Jae.
Dan perasaan aneh itu muncul lagi dalam benak Sungmin.
Tidak lama tangisan Yun Jae berhenti dan kembali tertidur.
Sungmin merebahkan tubuh Yun Jae kembali dan duduk dipinggir tempat tidur Yun Jae.
Rambut Yun Jae berantakan dan Sungmin merapikannya, dibelainya rambut Yun Jae yg pendek dengan poni yg menutupi sebagian wajahnya. Kulit wajahnya sangat halus untuk ukuran namja.
Ia pun melihat bibir Yun Jae.
"Dasar anak bodoh, bibir itu mendarat di bibir ku. Kau panggil aku apa? Wookie? Namja atau Yeoja? Dasar bocah aneh" kata Sungmin sambil tersenyum2 sendiri.

Disadari mungkin ahjussi bisa tiba2 datang makan Sungmin beranjak dari tempat tidur Yun Jae, sambil menutup pintu kamar Yun Jae pelan2 tanpa suara, sepintas ia masih melihat Yun jae yg tertidur.

Keesokan harinya di sekolah.
"Whoaaammm....."seharian Yun Jae menguap saja. Ia bahkan tidak ikut pelajaran olahraga. Hanya tertidur di kelas.
"Sudah kubilang kalau dia bukan siapa2 aku mengerti tidak sih!" kata seseorang di depan kelas.
"Ehm, siapa sih yg ribut2 bikin tidurku terganggu saja."dengan gontai Yun Jae menghampiri suara yg dimaksud.
Ternyata orang itu adalah Vee Ssi yg sedang bertengkar dengan seseorang di HP.
"Aish, kenapa orang itu sangat menyebalkan." Vee Ssi mengomel sendiri. Akhirnya ia sadar Yun jae dari tadi memperhatikan dia.
Mereka saling menatap. Dan Yun Jae melemparkan senyumnya.

Akhirnya mereka duduk2 di bangku taman sambil minum soft drink.
"Aish, aku tidak mengerti kenapa ada laki2 seperti dia yg pencemburuan. Bikin susah saja." Vee Ssi curhat kepada Yun Jae. Dengan tenang Yun jae mendengarkan Vee Ssi.
"Vee Ssi menurutku kau sungguh beruntung begitu dicintai oleh kekasihmu. Apa Vee Ssi pernah merasakan cinta yg bertepuk sebelah tangan? Kau sangat mencintai orang itu bahkan ia segalanya bagimu. Tapi kau tidak bisa memilikinya bahkan untuk sekedar mengatakan bahwa kau mencintainya. Kenyataan orang yg kau sukai menyukai orang lain itu sangat menyakitkan." Yun Jae mengutarakan apa yg sedang ia rasakan kepada Ryeowook.
Vee Ssi terdiam mencoba menelaah kata2 Yun Jae. Dilihatnya Yun Jae duduk terdiam dengan tatapan kosong.
"Ya! Yun Jae si playboy ternyata kau pernah mengalami bertepuk sebelah tangan saja ya."Vee Ssi mencoba membuat Yun Jae ceria lagi sambil mengacak2 rambutnya.
"Aigo, rambutku berantakan nie."Yun Jae pun manyun.
Yun Jae menatap ke atas dan tiba2....."Vee Ssi awas...."  sebuah pot bunga mendarat hampir mendarat di kepala Vee Ssi namun Yun Jae lebih dulu mendorong Vee Ssi dan akhirnya pot bunga itu jatuh tepat di kepalanya membuat Yun Jae pingsan. Vee Ssi berteriak memanggil bantuan.

Di ruang UKS.
Karena dokter UKS sedang tidak ada di tempat maka Vee Ssi yg merawat luka Yun Jae.
Baju seragam Yun Jae terkena cipratan darah dari kening Yun Jae.
Vee Ssi membuka seragam dan kaus ketat Yun Jae , alangkah terkejutnya Vee Ssi yg melihat kenyataan bahwa Yun Jae adalah perempuan. Vee Ssi kembali memakaikan lagi pakaian Yun Jae saat terdengar ada suara orang datang.

"Ya! Yun Jae gwenchanayo? Aku sudah memukul orang yg ceroboh menjatuhkan pot bunga ke arahmu."kata Wonnie .
"Jangan2 dia amnesia."kata Chul.
"Bodo kau Chul waktu itu kau dipukul baseball stick gak amnesia."Hae malah membahas hal yg lain.
"Aish kalian berisik sekali."Leeteuk menjitak Won, Chul, Hae berurutan.
"Guys, liat Yun Jae siuman."kata Kyu.
Sontak membuat Vee Ssi dan 4 raja langit yg lain menatap ke arah Yun Jae.
"Whoaaammmm....Tidurku pulas sekali......"kata Yun Jae yg ternyata hanya tertidur.

Membuat semua orang di ruangan UKS melongo.
"Yun Jae-ah! Kami mengkhawatirkanmu ternyata kau malah tertidur."kata Leeteuk sambil geleng2.
"Hyung, aku malah sempat mengeluarkan air mata." kata Hae sambil mengusap matanya.
"Aish, kau ini dasar King of Tears."ledek Chul.
"Buahahahahahaahaha......."Yun Jae tertawa terbahak2. Tapi air mata yg keluar.
"Waeyo Yun Jae-ah."tanya Wonnie.
"Annio, aku hanya terharu kalian sangat mengkhawatirkan aku. Senangnya kalian pasti jatuh cinta padaku."kata Yun Jae dengan pede nya.
Membuat yg lain gemes dan mengerubungin Yun Jae.
Namun Vee Ssi menghalangi mereka.
"Sudah cukup kalian masih ada pelajaran. Kembali ke kelas kalian biar aku yg menjaga Yun Jae."kata Vee Ssi.
5 raja langit pun keluar meninggalkan UKS. Vee Ssi menutup dan mengunci pintu UKS.
Yun Jae kebingungan akan sikap Vee Ssi.

"Vee Ssi kau tidak akan 'menyerangku' di saat aku sedang sakit kan?"kata Yun Jae.
"Dasar bocah nakal. Memangnya aku tertarik padamu! Aku masih normal masih suka laki2."kata Vee Ssi.
Mendengar jawaban Vee Ssi membuat Yun Jae terkejut. Keliatan dari wajahnya ia bertanya2 kenapa Vee Ssi bisa tau.
"Ne, aku sudah tau kau yeoja. Tadi saat melepas pakaianmu. Tapi tenang saja aku tidak memberitahukannya kepada orang lain."kata Vee Ssi.
"Gomapsseumnida Vee Ssi."kata Yun Jae.

Dua hari kemudian.
Yun Jae sedang berjalan2 di pusat kota dan saat ia memasuki gang sempit.
Saat dia sedang asik dengan Hp nya ia melihat Rae Woon sedang dihadang dua orang preman.
"Ayolah manis serahkan dompet dan Hpmu sama oppa. Oppa janji gak bakal nyakitin kamu. Asal kamu berikan satu ciuman untuk oppa." kata salah seorang preman.
Rae Woon pucat dan ketakutan sambil menangis.
Yun Jae langsung melemparkan tas nya ke arah salah seorang preman.
"Sial, siapa kau berani melawan kami."bentak preman itu.
Preman yg satu lagi melemparkan bogem mentah ke arah Yun Jae namun kalah cepat dengan Yun Jae yg menyarangkan tinjunya ke perut preman itu dan membuat nya pingsan.
Sampai akhirnya preman ke 2 terdesak dan bermain kotor dengan mencoba menghunuskan pisau ke arah Yun Jae.
Tapi Yun jae lebih hebat dan membuat pisau itu berbalik ke arah preman itu. Preman itupun tersungkur bersimbah darah.

Adegan itu berakhir di kantor polisi.
Yun Jae dengan tangan penuh dengan darah hanya duduk diam dengan menundukkan kepalanya.
Rae Woon sudah dijemput oleh orang tuanya.
Sungmin melihat Yun Jae dan merasa iba. Ia pun menghampiri Yun jae.
"Gwenchana?"tanya Sungmin khawatir melihat Yun Jae. Namun tidak dibalas oleh Yun Jae.
Pandangan matanya kosong.

Dengan kekuasaan Lee Soo Man, Yun Jae tidak diadili karna ia hanya membela diri.
Namun karna ia terlibat perkelahian diberi pengawasan khusus.
Dan yg bertanggung jawab mengawasi nya adalah Sungmin.
Setiap akhir pekan Yun Jae diwajibkan kerja sosial dengan Sungmin yg mengawasinya.


To Be Continue......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar