Kamis, 17 Februari 2011

Trouble Maker Jilid 07

Trouble Maker Jilid 07

Kim Family
- Kim Heechul = Sulung (29th)
- Kim Yunmee = No.2 (21th)
- Kim Yoomi = Maknae (17th)

Han Sisters = Han Sooyoo & Han Sookyo

Choi Soobyoung/Sooby
Choi Sungmin/ Little Sungmin => Co - Ed <------bukan Lee Sungmin

Kim Kibum
Park Jung Soo
Cho Kyuhyun

The Lee's
Lee Hyukjae
Lee Sung Young

Pagi itu Heechul pergi ke RS tempat little Sungmin dirawat.
Heechul membawa bekal makanan untuk Sooby. Dilihatnya Sooby sedang menangis di meja recepsionis.
"Mworago?"tanya Heechul pada Sooby. Sooby berbalik melihat ke arah Heechul dan memeluk Heechul sambil menangis.
"Wae?"Heechul bingung, kedua tangannya berusaha untuk mendekap Sooby namun diurungkannya.
"Uri Sungmin ia menghilang Sunbae."jawab Sooby lalu melepaskan pelukannya saat seorang security RS datang.
"Bagaimana? Apa uri namdongsaeng sudah ditemukan?"tanya Sooby.
"Mianhamnida. Tapi kami sudah mengerahkan semua penjaga ke seluruh penjuru RS namun belum juga kami temukan."
Sooby terjatuh lemas bertumpu pada lututnya.
Heechul merasa sedih melihat Sooby. Dipegangnya kedua lengan Sooby dan ia berjongkok hingga dirinya dan Sooby berada dalam level pandangan yg sama.
"Kau harus kuat dan tenang. Kita pasti bisa menemukannya. Coba kau ingat lagi dimana tempat yg selalu ia kunjungi saat ia sedih?"tanya Heechul.
Sooby menatap Heechul nanar dan tiba2 ia baru teringat suatu tempat.
"Sepertinya aku ingat ia ada dimana. Sunbae maukah mengantarku."kata Sooby.
"Khaja."ujar Heechul.

Di dalam mobil, Heechul melajukan mobilnya ke tempat yg diberitahukan oleh Sooby.
"Sunbae, apa kau tahu keluarga kami begitu menyedihkan."kata Sooby. Heechul fokus mengendarai mobilnya sambil mendegarkan kata2 Sooby.
"Sejak umurku 11th aku hanya anak tunggal sampai akhirnya suatu malam Abeoji meninggalkan aku dan eomma karna wanita lain. Aku sangat terpukul kala itu, namun Eomma membuatku bertahan. Sampai akhirnya 1th kemudian seorang Ahjumma datang sambil menggendong seorang bayi. Mengatakan bahwa anak itu adalah anak Abeoji dan wanita itu. Mereka meninggal karna kecelakaan namun sebelum meninggal Abeoji menitipkan pesan berupa surat untuk aku dan Eomma agar merawat anak itu."
"Dan anak itu adalah Sungmin."lanjut Heechul. Dijawab dengan anggukan oleh Sooby.
"Awalnya aku sangat menentang kehadiran anak itu namun Eomma memaksa untuk merawatnya. Aku bertanya kenapa ia menerima anak itu. Dan jawab Eomma. 'Eomma tidak bisa selamanya berada disisimu dan jika Eomma tiada anak itu menjadi satu2nya keluargamu'. Aku tidak mengerti maksud eomma dan 5th kemudian Eomma meninggal. Ironisnya penyakit Sungmin dan Eomma sama yaitu penyakit Jantung. Barulah aku tahu kenapa eomma bicara seperti itu padaku."Sooby berusaha kuat, ia belum pernah menceritakan kisah hidupnya pada siapapun namun pada Heechul ia serasa ingin meluapkan segala isi hatinya.

"Bagaimana caranya kau menghidupi keluargamu sehari2?"tanya Heechul.
"Aku bekerja part time usai sekolah. Beruntungnya sekolahku masih dibiayai oleh samchonku Choi Soo Jong yg baru saja kembali dari Amerika tapi tidak bagi Sungmin. Samchon menolak mengeluarkan uangnya sepeserpun untuk Sungmin dan entah sudah berapa kali samchon menyuruhku untuk menaruhnya di panti asuhan namun aku menolaknya. Aku masih mengingat pesan Eomma sebelum ia meninggal. Dan seperti yg pernah sunbae lihat sejak itu aku mencari uang dengan menjadi penyanyi bar. Aku membiayai kebutuhannya dari penghasilanku. Entah mengapa yg membuatku sedih Sungmin berhenti sekolah sejak kelas 3SD." ujar Sooby.
"Wae?"tanya Heechul.
"Saat itu ia hanya bilang kepadaku tidak suka di sekolah. Dan baru aku tahu belakangan kalau ia tidak mau menyusahkanku yg sudah menyekolahkannya namun ia harus sering izin dari sekolah untuk berobat. Tapi ia tetap belajar dirumah. Ia anak yg pintar."jawab Sooby.
“Kau pasti bangga padanya.”kata Heechul dijawab dengan anggukan Sooby.
"Em begitu. Ah, itu bukan tempat yg kau maksud?"tanya Heechul sembari menunjuk ke suatu tempat.

Dan benar saja little Sungmin sedang berlutut di sebelah makam Eomma Sooby masih dengan baju pasien yg melekat pada tubuhnya. Sooby berlari memeluk namdongsaengnya.
"Sungmin-ah kau membuat noona khawatir, jangan lakukan itu lagi. Arasseo!"dekapan Sooby makin erat.
"Noona, aku tidak mau menyusahkan noona lagi. Aku tahu kita bukanlah saudara kandung dan Eomma bukanlah Eomma kandungku. Jadi aku tidak mau lagi menjadi bebanmu noona."ujar Sungmin.
PLAKKK.....Tamparan Sooby mendarat di pipi Sungmin menyebabkan pipinya memerah.
Lalu Sooby memeluk namdongsaengnya lagi. "Sudah berapa kali noona bilang walau harus mengorbankan nyawa noona akan selalu menjaga dan melindungimu. Kau satu2nya keluarga noona. Tanpa kau noona tidak bisa hidup. Arasseo! Jadi buang jauh2 semua pikiran itu."
"Ne, noona...."mereka pun berpelukan erat dengan air mata berlinang.
Heechul, "Cuaca sedang tidak bersahabat kau bisa tambah sakit. Kita kembali ke RS. Khaja."
Merekapun kembali ke RS.

Esok harinya.
Kediaman Han.
Han Sooyoo sedang sibuk berdandan. Saudarinya Sookyo heran melihat kelakuan saudari kembarnya. “My twins, kau mau kemana? Bukankah hari sabtu kau tidak ada Les?”tanya Sookyo.
“Ne, aku memang tidak ada Les tapi aku ada janji. Nah aku pergi dulu ya My twins. Khanda.”ujar Sooyoo.
“Mwo?”Sookyo hanya bengong keheranan.

Di luar rumah tanpa sepengetahuan Sookyo sudah menunggu Park Jung Soo yg menjemput Sooyoo.
“Cantik sekali Han Sookyo.”batin Jung Soo melihat penampilan Sooyoo yg sangat feminim dengan Baby doll dress berwarna putih dengan panjang selutut dengan sepatu tanpa heels berwarna gold.
“Sunbae, kita pergi sekarang?”tanya Sooyoo.
“Ne, Sookyo Ssi. Khaja.”jawab Jung Soo.

Tak berapa lama Sooyoo pergi ada seseorang yg menekan bel pintu rumah Sookyo.
Dengan semangat Sookyo membuka pintu dilihatnya seorang yeoja berdiri membelakanginya.
“Nugu?”tanya Sookyo. Dan yeoja itu pun berbalik.
“Kau Han Sooyoo?”tanya yeoja itu.
“Kau bukannya Sung Young anak kelas 1 itu kan. Mau apa kau kemari?”tanya Sookyo heran.
Sung Young berusaha melayangkan tamparan ke wajah Sookyo namun Kyuhyun yg baru tiba menahannya.
“Sung Young-ah sudahlah jangan lakukan itu.”kata Kyuhyun sambil menahan tangan Sung Young.
“Hyunnie, kau ini. Dia sudah memukulmu sahabatku. Aku tidak terima. Aku harus beri dia pelajaran!”kata Sung Young dengan suara keras.
“Sudah cukup ayo kita pergi. Tak ada gunanya. Khaja.”kata Kyuhyun sembari menarik tangan Sung Young.
“Ya Han Sooyoo ingat aku tidak akan tinggal diam kalau kau berani menyentuh sahabatku Kyuhyun lagi.”teriak Sung Young dari kejauhan. Dan mereka pun pergi dari rumah Sookyo dengan sebuah mobil yg berhenti di depan rumah Sookyo.
“Aish.... Bocah itu. Huh, ternyata bodyguardnya galak juga.”gumam Sookyo.

Kediaman Kim Family.
Seperti biasa Heechul pergi menjenguk Sungmin dan menemani Sooby di RS.
"Mee eon, Oppa keliatan sangat berbeda semenjak ada Sooby unnie ya?"tanya Yoomi polos.
"Nde, kau benar. Tapi bukankah itu bagus?"jawab Yunmee.
"Ne, uri oppa keliatan lebih manusiawi. Hehe."kata Yoomi.
"Mimi, unnie ingin mengajakmu pergi. Sekarang berdandanlah."ujar Yunmee.
"Jongmalyo? Ara, aku akan berdandan sudah lama kita tidak berjalan2 bersama ya unnie."kata Yoomi dan ia berlari ke kamar nya berganti pakaian serta berdandan.

Mereka berdua sampai di pintu masuk Lotte World.
"Mee eon, sedang apa kok kita masih disini. Eonnie nunggu siapa?"tanya Yoomi penasaran.
"Nah itu dia datang."jawab Yunmee sambil menunjuk ke arah seseorang yg datang.
Seorang namja dengan senyuman manis berkacamata dan memakai topi.
"Mianhe mee noona aku telat. Mimi, kau ikut juga?"
"Bum, jadi yg noona tunggu itu Bummie?"tanya Yoomi dijawab anggukan oleh Yunmee.
"Mian...Mianhe....Aku telat Frozen Lily...."Hyukjae datang dengan terengah-engah.
"Gwechana Hyukjae Ssi. Khaja."kata Yunmee. Hyukjae, Kibum dan Yoomi bingung.
"Frozen Lily, ini double date ya?"bisiknya.
"Hem....Kalau menurutmu seperti itu maka ini double date."jawab Yunmee.
"Ya...Unnie apa yg kau rencanakan. Apa kau tidak kasihan pada Bum?"batin Yoomi sambil melirik Kibum yg tetap tenang berjalan di sampingnya.

Suasana semakin aneh saat tidak ada seorang pun yg buka suara. Hyukjae pun memulai percakapan.
"Frozen Lily, kita mau main kemana?"
"Hem, terserah kau. Kalau yg lainnya setuju aku juga setuju."jawab Yunmee.
"Ah, Mimi sepertinya aku harus ke suatu tempat kau mau menemaniku?"ajak Kibum tiba2.
"Mwo?"Yoomi bingung.
"Mianhe, noona aku pinjam Mimi ya. Annyeong."kata Kibum dan menggandeng Yoomi pergi.
Hyukjae bingung dan melirik ke arah Yunmee yg masih tanpa ekspresi.
"Ehem...."Hyukjae berdehem.
"Bagaimana kalau kita nonton film saja?"tanya Hyukjae.
"Ne."jawab Yunmee singkat.

Sesampainya di bioskop mereka memutuskan untuk menonton film action.
Di dalam bioskop menunggu film diputar Hyukjae meninggalkan Yunmee untuk membeli makanan.
"Chakaman Frozen Lily. Aku pasti kembali."kata Hyukjae cengengesan.
"Ne."jawabnya singkat.
Orang2 lalu lalang masuk ke dalam bioskop. Posisi duduk Yunmee persis dipinggir jalan tengah bioskop.
Seorang melewati Yunmee, saat itu Yunmee merasakan aura yg sangat aneh. Iapun panik ketakutan.
Entah mengapa perasaan saat tragedi kematian orang tuanya itu kembali.
Rasa takut itu tak juga hilang.
Hyukjae melihat keanehan pada Yunmee dan menaruh makanan serta minuman yg ia bawa.
"Frozen Lily....."Hyukjae memanggil namun Yunmee sama sekali tidak merespon.
Tatapan matanya nanar dan tubuhnya bergetar hebat.
"Ya...Kim Yunmee gwenchanayo?"Hyukjae panik dan mengguncang2 pelan tubuh Yunmee.
"Jebal, keluarkan aku dari sini."lirih Yunmee dengan ekspresi ketakutan dan air matanya menetes.
Tanpa menunggu lama Hyukjaepun merangkul Yunmee dan membawanya keluar dari bioskop.
Ia mendudukan Yunmee di sebuah bangku panjang di luar bioskop.
"Gwenchanayo?"tanya Hyukjae.
"Gwenchana."jawab Yunmee.
"Chakaman aku akan membelikanmu minuman lagi yang tadi aku tinggalkan di bioskop. Tunggu aku."kata Hyukjae.
Yunmee hanya mengangguk.

"Eotteokae? Apa orang itu berada dalam satu ruangan yg sama denganku?"batin Yunmee.
Tidak sengaja ia menjatuhkan tas tangannya. Semua isinya berhambur keluar. Lalu ia berusaha merapikan barang2nya.
Namun saat ia berusaha bangkit usai mebereskan barang2nya ia tak sengaja melihat namja Y dari kejauhan.
"Dia....Argh..."Yunmee merasakan sakit yg teramat sangat di kepalanya ia saat melihat namja Y.
Yunmee memegang kepalanya dan Ia pun jatuh pingsan.

TBC

Trouble Maker Jilid 06

Trouble Maker Jilid 06

Cast :
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th kelas 3 SMA

Choi Soobyoung/Sooby
Choi Sungmin (Sooby nam dongsaeng) => Succed from Co-Ed...

Song Hyena
Shim Changmin
No Min Woo

The Lee's
Lee Yoori
Lee Seungmi
Lee Chae Rie

Choi Siwon




Heechul yg melihat keributan di hadapannya pun tidak tinggal diam. Ia segera menghampiri namja dan yeoja tersebut.
"Gwenchanayo?"tanya Heechul. Yeoja itu berbalik dan mereka terperangah kaget saat bertatap muka.
"Kau....."kata Heechul sambil menunjuk yeoja yg tak lain adalah Sooby dengan air mata yg membasahi pipi putihnya.
Heechul segera mengatasi keterkejutannya dan menghampiri orang2 yg sedang mengobrak abrik rumah Sooby.
"KALIAN APA YG KALIAN LAKUKAN DISINI.....AKAN AKU LAPORKAN KEPADA POLISI...."bentak Heechul.
Mendengar kata Polisi mereka langsung naik pitam, tepatnya 3 orang tinggi besar itu menghajar Heechul sejadinya.
Walau Heechul bisa membalas namun apa daya 3 orang itu jelas bukan tandingannya.
Sooby menangis histeris melihat Heechul dipukuli oleh pria2 itu.Tiba2 terdengar suara sirine. Takut aksi mereka ketahuan polisi ketiga orang itupun berlari meninggalkan tempat itu.
Ternyata itu hanya suara Sirine mobil patroli yg melintas.

"Kita harus lapor polisi."kata Heechul sambil menahan sakit di tubuhnya.
"Andwae sunbae, Jebal...."Sooby memohon kepada Heechul untuk tidak melaporkannya.
Heechul tidak mengerti kenapa Sooby takut sekali polisi tahu. Namun Heechul mengajak Sooby untuk berkemas dan segera meninggalkan rumahnya, takut orang2 itu kembali lagi. Sooby pun menuruti kata2 Heechul, dibantu namdongsaengnya Sooby membereskan semua pakaian yg bisa ia bawa.

Mereka bertiga naik ke dalam mobil Heechul. Suasana begitu sunyi. Sooby dan namdongsaengnya duduk di kursi belakang, ia hanya bisa diam sambil merangkul namdongsaengnya dipelukannya dengan erat yg terlihat tertidur lelah.
"Ehm anak itu......."
"Ini uri namdongsaengku Choi Sungmin. Umurnya 14th. Mianhe ia tertidur karna tadi aku habis memberinya obat."jelas Sooby.
"Dia sakit?"tanya Heechul.
"Ne, ia memang sudah sakit2an sejak kecil. Ia lemah jantung."jawab Sooby. (mianhe little sungmin)
Mereka kembali terdiam.
Heechul memberhentikan mobilnya tepat di sebuah rumah. Rumah yg tidak begitu besar. Ia keluar dari mobil dan membuka bagasi mengeluarkan barang2 bawaab Sooby.
Sooby dan namdongsaengnya hanya bisa diam terpaku.
"Khaja....Palli..."ajak Heechul dan mereka berdua pun menuruti.
Dengan wajah bingung Sooby dan namdongsaengnya menatap sekeliling rumah itu.
"Oppa...Sudah pulang?"tanya Yoomi.
"Nde....Yoomi tolong kau bereskan kamar tamu. Dimana Yunmee?"tanya Heechul.
"Mee eon sedang jogging seperti biasa. Omo, oppa kenapa wajahmu?"Yoomi panik melihat wajah oppa nya penuh luka.
"Gwenchana Mi, oppa gwenchana. Sekarang kau siapkan kamar mereka ya."pinta Heechul.
Yoomi dengan wajah bingung pun menurutinya. "Noona biar kubantu."kata Choi Sungmin.
"Nee...Khaja..."ajak Yoomi.
Heechul mengambil sebuah kotak putih yg ternyata kotak P3K. Sooby segera meraih kotak tersebut.

Dibukanya kotak tersebut dengan perlahan. Dicarinya benda kecil dengan kapas diujungnya. Dengan mengoleskan obat diujungnya dengan perlahan Sooby memoleskannya ke wajah Heechul yg terluka dengan lembut.
Nafas Sooby berhembus ke wajah Heechul dan membuat jantung Heechul seakan tidak berdetak dengan normal.
Sooby mulai membuka kancing kemeja Heechul dan membuatnya kaget.
"OMO....APA YG KAU LAKUKAN...."bentak Heechul.
"Mianhe sunbae aku hanya bermaksud mengobati luka yg ada ditubuh sunbae. Bukankah tadi banyak kena pukul?"tanya Sooby gugup.
"Oppa kau sudah pulang?"Yunmee pun pulang. Heechul segera menjauh dari Sooby. Dan Sooby pun berdiri.
"Ah, Yunmee kau sudah datang....Ehm...Ini....Uhm....."Heechul menatap Sooby sekilas. Yunmee terlihat bingung melihat Oppanya gugup.
"Joneun Choi Soobyoung tapi kau bisa memanggilku Sooby."kata Sooby sambil menyodorkan tangannya.
"Kim Yunmee imnida Sooby Eonnie."balas Yunmee dan menyambut tangan Sooby.
"Ia dan namdongsaengnya akan tinggal untuk sementara disini. Yunmee tolong tunjukan kamar mandinya biar...Ehm..."sepertinya Heechul sangat sulit menyebut nama Sooby.
"Ne ara oppa, aku akan menunjukkan kamar mandi nya kepada Sooby eonnie. Khaja eonnie."ajak Yunmee menuju kamar mandi tamu. Sepintas Sooby melirik ke arah Heechul.

Sementara di kantor Heechul.
Malam itu Changmin malas sekali beranjak dari mejanya. Di dalam kepalanya hingga saat ini belum dapat menemukan ide baru untuk perusahaannya, berbeda dengan kreativitas Heechul, Changmin berada 1 level dibawah Heechul.
"Aisshhh....Kepala ini serasa mau pecah. Argh..."
Bruukk...Ia menghempaskan kedua kepalan tangannya ke meja. Diacak2 nya rambutnya kini.
Kepalanya melihat sebuah bayangan yg berasal dari ruangan Hyena. Penasaran ia pun mematikan komputernya dan berjalan menuju ruangan Hyena.
Dan benar Hyena masih sibuk dengan pekerjaannya. Dilihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 10.00malam.
"Kau belum pulang Changmin?"tanya Hyena tiba2 yg membuat Changmin terkejut.
"Sedang apa berdiri seperti pabo namja d pintu ruanganku?"sindir Hyena tanpa sedikitpun melihat ke arah Changmin.
"Omo, itu artinya kau mengundangku masuk ke dalam ruanganmu. Jongmalyo?"ledek Changmin.
Hyena menghentikan pekerjaannya dan membuka kacamatanya. Matanya yg indah menatap tajam ke arah Changmin.
"Mwo? Aisshhh...Kau ini sampai kapan kau harus terus bermain2 seperti itu Changmin. Panggil aku noona atau noonim seperti Heechul. Kau ini...."Hyena mencibir.

"Tck, kau masih saja membahas hal itu. Kurasa kau dan aku tahu panggilan seperti itu tidak ada artinya. Kau hanya ingin mempertegas jarak di antara kita kan. Jongmal....Pabo...."sindir Changmin.
Hyena kali ini beranjak dari kursinya dan menghampiri Changmin.
"Mworago? Kau masih mau membahas kejadian gila itu? Ya! Shim Changmin sudah aku jelaskan berapa kali itu tidak mungkin terjadi lagi. Arasseo!"bentak Hyena.
Dengan wajah kesal Hyena mengambil tas nya dan bergegas meninggalkan Changmin.
Namun Changmin tak mau tinggal diam ia menarik lengan Hyena dengan kasar. Sedangkan Hyena berontak.
Tapi tenaga Changmin melebihi Hyena, dengan sukses Changmin menghempaskan tubuh Hyena merapat ke dinding.
Kedua tangan Changmin memegang erat kedua lengan Hyena.
"Ya! Song Hyena...Kau kira aku segampang itu kau singkirkan! Kau akan menyesal! Ara!"bentak Changmin.
"Nde...! Aku menyesal...AKU MENYESAL MENGENALMU...MENYESAL SEMPAT TERGODA SESAAT....TAPI ITU SEMUA SUDAH USAI....SEKARANG TINGGALKAN AKU SENDIRI.....!!!"Hyena pun berhasil melepaskan diri dari Changmin.

Changmin merasa begitu kesal. "Song Hyena, kau tidak bisa menyingkirkanku begitu saja."

Sementara Song Hyena yg sudah sampai di lobby gedung.
"Aisshhh...."Hyena menghentak2an kakinya karna kesal.
Ciiittttt.....Sebuah mobil mewah berwarna metalic berhenti tepat di depan tempat Hyena berdiri.
Hyena pun kaget dan si empunya mobil rupanya membuka pintu nya. Dilihatnya seorang namja tinggi dan gagah dengan pakaian yg sangat stylish.
"Annyeong Hyena Ssi."sapa namja itu.
"Nugu?"tanya Hyena.
Namja itu melepaskan kacamata hitamnya, rambut berponinya yg menutupi sebagian wajahnya lalu ia mengibaskannya.
"Min Woo....No Min Woo...."kata Hyena tak percaya melihat Min yg ada di hadapannya kini.
"Kau semakin cantik Song Hyena...."puji Min Woo. Tak jauh dari mereka Changmin memperhatikan mereka berdua.
"Perempuan itu ternyata sudah punya kekasih."batin Changmin melihat Hyena tertawa tersama Min Woo.

"Min Woo Ssi, ada keperluan apa sampai kau ke kantorku?"tanya Hyena.
"Tadi aku kerumahmu dan Abeojimu bilang seharusnya aku menjemputmu."jawab Min Woo dengan menbarkan senyum manisnya.
"Omo, Abeoji benar2 masih saja berniat menjodohkanku denganmu ya."Hyena terkekeh tiap kali Abeojinya berusaha mendekatkannya dengan Min Woo yg notabene sahabatnya sejak SMA.
"Kalau kau mau aku bersedia kok menjadi pasanganmu."ledek Min Woo.
"Mwo? Aish kau ini cassanova sepertimu pastinya banyak yeoja yg mengincarmu."ledek Hyena lagi.
"Khaja...Kita berangkat."ajak Min Woo.
"Chakaman, sepertinya ada yg kulupakan." kata Hyena. "Aish, Changmin bocah itu membuatku kelupaan sesuatu yg penting."batin Hyena.

Ia menyingkir sebentar dan menelepon seseorang.
"Yeoboseyo."jawab seseorang di telepon.
"Jogiyo, ini bukannya ponsel Heechul?"tanya Hyena yg bingung mengapa bisa seorang yeoja yg mengangkat telepon.
"Nde, Hyena eonnie."
"Sooby, kau Sooby kenapa kau bisa yg mengangkat ponsel Heechul?"tanya Hyena penasaran. Min Woo hanya bisa memperhatikan Hyena.
"Eonnie, sunbae sedang mengantar uri namdongsaeng ke RS karna tiba2 penyakit jantungnya kambuh. Aku sedang berada di mobil sunbae bersama sunbae."jawab Sooby sambil menangis.
"Mwo penyakit jantung?"kata Hyena shock. Min Woo yg mendengar percakapan itu merebut ponsel Hyena.
"Yeoboseyo, aku Dokter No Min Woo ahli jantung. Sekarang aku sarankan kau segera pergi ke General Hospital dan aku akan memberitahukan kedatangan kalian ke RS biar aku yg menanganinya langsung. Arasseo."kata Min Woo dan menutup ponsel.
"Hyena khaja. kita harus secepatnya pergi ke RS."ajak Min Woo. Hyena pun menuruti.

"Song Hyena, kau mau kemana?"tiba2 Changmin menarik tangan Hyena sehingga langkah Hyena tertahan.
"Lepaskan aku Shim Changmin aku harus pergi!"bentak Hyena.
"Sepenting itu kah kau harus pergi dengannya dan meninggalkan aku!"bentak Changmin tak mau kalah.
"Ne...Lebih penting. Sekarang lepaskan aku!"Hyena menepis tangan Changmin dan masuk ke dalam mobil Min Woo.
Dengan cepat Min Woo melajukan kendaraannya.
"Apa kau akan menjawab jika kutanya itu siapa?"tanya Min Woo.
Namun Hyena hanya memalingkan wajahnya ke arah jendela.

Beruntungnya Min Woo sampai lebih dulu di RS ia segera berganti pakaian dan dengan cepat menghampiri Sungmin namdongsaeng Sooby dan segera menanganinya di ICU.
Sooby tak hentinya menangis, Hyena menenangkan Sooby "Gwenchana, Min Woo dokter ahli jantung yg sangat handal. Ia pasti bisa menyelamatkannya."
Sooby mengangguk pelan dan memeluk Hyena. Heechul menatap sedih melihat Sooby.
Akhirnya Min Woo keluar dari ICU. Sontak Sooby, Hyena dan Heechul menghampirinya.
"Paksaengnim, bagaimana uri Sungmin?"tanya Sooby. Hyena merangkul Sooby.
"Gwenchana ia sudah melalui masa kritis. Tapi untuk lebih lanjutnya kami akan melakukan pemantauan lebih lanjut agar bisa menentukan pengobatan yg terbaik untuknya."jawab Min Woo.
"Tenang Sooby, Min Woo bisa diandalkan."kata Hyena.
"Gomapsseumnida."kata Sooby dan Heechul kompak, mereka pun saling tatap.
"Aku akan kembali ke ruanganku. Hyena kau pakai saja mobilku."kata Min Woo.
"Andwae, Noonim biar aku yg mengantarnya."jawab Heechul. Min Woo pun mengangguk setuju dan meninggalkan mereka.

Sementara Sooby menjaga Sungmin, Heechul mengantar Hyena pulang dan kerumah untuk mengambil beberapa pakaian Sungmin.
Di dalam mobil. "Chullie, bagaimana bisa kau dan Sooby....."Hyena melirik ke arah Heechul.
"Ia terhimpit masalah dan tidak punya tempat tinggal jadi aku mengajaknya kerumahku. Dan tadi karna kecapean Sungmin jatuh pingsan."jawab Heechul dengan gugup.
"Ne, Ara...Ara....Ternyat uri Chul sudah bisa diandalkan. Hem...Kukira kau akan selamanya kaku dengan yeoja kecuali denganku."kata Hyena seraya mengacak2 rambut Heechul.
"Ya! Noonim aku bukan anak kecil lagi. Kelakuanmu seperti seorang ahjumma."sindir Heechul.
"Aishhh...Bocah ini mulutnya pedas sekali. Ne Ara aku tak akan menggodamu lagi."kata Hyena.

Keesokan harinya.Kediaman Kim Family.
Sooby masih menunggui Sungmin di RS. Yunmee menyiapkan bekal untuk Sooby.
"Mee eon, Sooby eonnie menderita sekali ya. Mi jadi ingat oppa sewaktu kita kehilangan eomma dan appa. Oppa sangat mengurus kita."kata Yoomi polos.
Yunmee menutup tempat makan itu dengan pelan, mata nya nanar dan ia sempat menghela nafas panjang.
"Nde Mi, oppa seharusnya diumurnya sekarang sudah bisa memiliki seorang istri tapi demi kita ia bekerja keras sendirian. Oleh karna itu Uri Mimi belajar yg rajin dan bisa dibanggakan oppa. Arachi?"kata Yunmee.
Yoomi memanyunkan bibirnya. Ia tahu eonnienya itu sedang menyindirnya.
"Yunmee, sudah selesaikah?"tanya Heechul yg telah datang.
"Ye, oppa sudah siap."jawab Yunmee sambil menyerahkan bekal makanan ke tangan Heechul. Dab Heechul bergegas ke RS.
"Mee eon, oppa sudah mirip seperti seorang suami ya."bisik Yoomi dan Yunmee mengisyaratkan Yoomi untuk diam.
"Sudah sana cepat ke sekolah nanti kau telat lagi. Apa Kibum mengantarmu?"tanya Yunmeee.
"Ani, Bum ada kompetisi fisika jadi tidak mengantarku. Aku bisa naik bus kok."jawab Yoomi.

Kampus Yunmee
Yunmee merapikan buku2 yg ia pinjam dari perpustakaan ke tempat semula.
"Ya....Yunmee lama tak kudengar kabarmu dekat dengan namja ternyata kau berkencan dengan Lee Hyukjae si cassanova ya...."ledek Seungmi.
"Mwo? Lee Hyukjae? Nugu?"tiba2 Yoori datang diantara Seungmi dan Yunmee.
"Aish, jangan mentang2 kau artisnya. Seenaknya menyela pembicaraan orang."Seungmi mulai kesal.
"Heh? Kenapa kau kesal padaku. Kulihat Yunmee juga tidak meresponmu."sindir Yoori.
"Sudahlah, ini perpustakaan kalau kalian ribut lebih baik keluar saja."kata Yunmee sembari mendorong mereka berdua ke arah pintu keluar.
"Aish, Yunmee-ah.....Kau! Ini semua gara2 kau."bentak Seungmi dan mereka pun pergi dengan arah yg berlawanan.
Yoori yang kesal tidak menyadari panggilan Chae Rie yg sedari tadi memanggilnya.
"Yoori-ah.....Kau ini aku memanggilmu dari tadi kau sama sekali tidak mendengar ya."bentak Chae Rie pada Yoori.
"Chae Rie unnie kau mengganggu saja, kau mau aku pecat!"ancam Yoori.
"Mwo? Kau ingat aku ini di pekerjakan oleh management bukan olehmu. Ara! Sekarang bersiaplah kita ada session pemotretan. Khaja!"Chae Rie menyeret paksa Yoori.

Di studio sudah menunggu para kru dan fotografer serta model namja yg akan dipairingkan dengan Yoori pada sesi pemotretan kali ini.
Tapi semua jadi terhambat dikarnakan keterlambatan Yoori.
"Mianhe....Mianhe....."Chae Rie berusaha meminta maaf pada semua orang di lokasi.
Termasuk kepada model namja itu.
"Ya! Kau ini sudah jam berapa. Kalau aku tahu aku akan dipasangkan olehmu lebih baik aku menolak dari awal."
"Kau kira aku bersedia dipairingkan denganmu."sindir Yoori. Mereka berdua pernah beradu pendapat saat shooting CF yg lalu. Hingga sekarang hubungan mereka tetap memanas.
Model itu tak kuasa menahan amarah lalu ia pergi meninggalkan studio.
Chae Rie berusaha mengejar namun langkahnya tidak sanggup mengejar hingga tanpa sengaja ia terpeleset hingga celana panjang putihnya pun kotor tepat di bokongnya.
"Aissshhh...Eotteokae...."Chae Rie serasa ingin menangis.
Tanpa disadari model namja itu mendekat dan menolong Chae Rie berdiri dan melepas sweater yg dipakainya lalu dilingkarkan di pinggang Chae Rie untuk menutupi celananya yg kotor.
Belum sempat CHae Rie berterima kasih model namja itupun pergi.
"Gomapsseumnida Choi Siwon Ssi."kata Chae Rie lirih menatap punggung Siwon dari kejauhan.

Di perjalanan ke sekolah Yoomi tidak sengaja tersandung sesuatu dan terjatuh hingga melukai lututnya.
sambil berjongkok di pinggir jalan ia dengan lengah membersihkan luka di lututnya dengan tangannya.
Sampai ia tidak sadar sebuah motor melaju dengan cepat ke arahnya.
Hingga muncul seorang Namja X menarik tubuhnya ke pinggir. Yoomi shock mengalami kejadian itu.
Pengendara motor itu berhenti dan membuka kaca helm nya lalu berteriak ke arah Yoomi.
"Ya! Gadis bodoh berjongkok di pinggir jalan cari mati ya!"bentaknya lalu pergi secepatnya.
Yoomi merasakan pelukan yg hangat dari namja itu. Ia berusaha melihatnya lebih jelas namun topi dan kacamata hitam itu membuat Yoomi sulit mengenalinya. Namja X berbisik "Jangan lihat wajahku kalau kau tidak mau mati.
"Diamlah dan jangan berbalik sampai aku pergi. Kalau kau tidak menuruti kata2ku nyawamu bisa menghilang."ancam Namja X.
Badan Yoomi lemas ia pun bingung siapa namja ini, kenapa ia menolongnya namun mengancam ingin membunuhnya.

Namja X berlalu dan sampai sebuah Toyota Celica hitam berhenti tepat di depan Namja X, mobil yg sama yg menyerempet Yoomi. Namja X masuk ke dalam mobil tersebut.
"Ya! Pabo, Big Boss bisa membunuh kita kalau sampai ketahuan kau terang2an mendekati target!"kata namja Y.
"Ne arasseo Hyung. Aku tidak akan mengulanginya lagi."jawab Namja X.
Dan mobil Toyota Celica hitam itupun berlalu.

TBC

Trouble Maker Jilid 05

Trouble Maker Jilid 05

Cast :
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th kelas 3 SMA

Han Sister => Sooyo & Sookyo
Kim Kibum
Choi Soobyung/Sooby
Cho Kyuhyun
Park Jung Soo
Shim Changmin
Yesung
Ahn Suk Hwan

The Lee
* Lee Hyukjae
*Lee Yoori
*Lee CHae Rie
*Lee Sung Young
*Lee Seungmi

Cameo : Zhoumi as Songsaengnim

Saat tiba di jalan tempat ia menurunkan Sooby, Heechul kaget karna Sooby tiba2 sudah berganti pakaian dan dengan make up yg tebal lalu Ia menyetop taxi.
“Itu dia kan? Kenapa.... Dan selarut ini ia mau kemana?”Heechul hanya bisa bengong melihat Sooby dari kejauhan di mobilnya.
Rasa penasaran Heechul pun membawanya terus diam2 mengikuti Sooby pergi dari belakang.
Taxi itu sampai ke sebuah cafe yg bernama Bourbon Rose.
Lama Heechul berpikir untuk masuk atau tidak, segala prasangka menghampiri pikirannya.
"Aish, yeoja ini membuat kepalaku pusing." Heechul keluar dengan hati emosi dan masuk ke dalam cafe itu. Selama ini Heechul tidak pernah ke tempat yg penuh hingar bingar kehidupan malam karna sibuk bekerja.
Dilihatnya di sekelilingnya aroma alkohol dan asap rokok memenuhi ruangan.
Dicarinya sosok yg ia kenal di antara orang2 yg ada di dalam cafe. Terdengar suara merdu seorang penyanyi dari panggung, panggung yg tidak begitu besar seorang penyanyi yg memakai gaun terusan silky merah sedada dan rok yg hanya setengah paha dengan pita yg agak besar di pinggangnya. Ia bernyanyi diiringi permainan seorang pianis.

geudaen moreujyo naegedo
meotjin aeini itdaneungeol
neomu sojunghae kkok sumgyeodueotjyo
geu saram naman bol su isseoyo
nae nuneman boyeoyo
nae ipsure yeongwonhi damadulgeoya
gakkeumssik chaoreuneun nunmulman algo itjyo
geu saram geudaeraneungeol
algetjyo na honja aningeollyo
ansseureowo marayo
eonjengan geu saram sogaehalkkeyo
ireoke chaoreuneun nunmuri malhanayo
geu saram geudaeraneun geor

Translate
Do you know that
I do also have a great lover?
Someone that I cherish so much that I had to hide
That someone, only I can see him
He is only visible to my eyes
I Will keep him locked in my lips forever
Only the tears that fill my eyes know
That person is you
Can you see I am not alone
So don’t worry about me so much
I’ll introduce him to you someday
Can you hear my tears filled up in my eyes say?
That person is you

                                                                    "I Have a Lover" sing by Lee Eun Mi 

http://www.youtube.com/watch?v=gG6qGNz0N1k

Heechul sungguh terpana dengan suara penyanyi itu, ia perlahan mendekati panggung hendak melihat lebih jelas.
"Mwo? Dia....."batin Heechul shock melihat penyanyi tersebut tidak lain merupakan Sooby.
Perlahan ia mundur, namun seorang pelayan cafe tidak sengaja menabrak Heechul dan menjatuhkan gelas2 yg ia pegang. Pelayan itu pun meminta maaf berkali2 kepada Heechul. Sontak saja kejadian itu membuat semua orang yg ada di cafe melihat ke arah Heechul.
Sooby sungguh terkejut melihat Heechul yg ada disitu. Tak sanggup menahan malu Sooby berlari meninggalkan panggung, Heechul pun mengejar Sooby.
Ia berhasil menarik tangan Sooby dan menghempaskan tubuhnya ke dinding.
"Lepaskan aku sunbae.........Biarkan aku pergi."
"Mwo? Harusnya aku yg marah dengan apa yg kau lakukan di cafe ini."kata Heechul dengan membentak.
"Marah? Wae? Apa aku menyusahkanmu! Hah!"bentak Sooby tak mau kalah lalu menepis tangan Heechul dan kembali masuk ke dalam cafe. Saat Heechul berusaha mengejar Sooby lagi seorang pria datang mencegat Heechul berikut 2 orang tinggi besar seperti bodyguard.
"Ya.....Ya.....Ya......Ada perlu apa Tuan Tampan dengan artis kami. Ah kenalkan saya Ahn Suk Hwan pemilik cafe Bourbon Rose."dengan gaya yg seperti mafia.
"Maaf tapi aku harus bertemu dengannya."kata Heechul tetap berusaha menerobos ketiga orang tersebut untuk menemui Sooby.
Namun kedua bodyguard itu menyeret Heechul keluar. Tawa Ahn Suk Hwan membahana melihat Heechul diusir keluar.
"Argh....Sial....!"Heechul membanting pintu mobilnya dan pergi dari tempat itu.

Pagi Hari
Kampus Kim Yunmee.
Pagi ini Yunmee sebenarnya Yunmee tidak ada mata kuliah tapi ia datang ke kampus untuk ke perpustakaan mencari buku untuk tugas.
Dicarinya buku yg ia maksud. Lalu tak sengaja ia melihat sepasang kaki seseorang di balik rak buku.
Yunmee yg penasaran pun menghampiri orang tersebut.
Dilihatnya namja yg selalu mengganggunya yg selalu memanggilnya Frozen Lily, siapa lagi kalau bukan Lee Hyukjae.
Dengan polosnya ia tertidur pulas di pojok perpustakaan dengan posisi duduk dan kaki yg diluruskan ke depan di lantai.
Dengan ceroboh Yunmee menyenggol rak buku dan menjatuhkan beberapa buku tepat di kepala Hyukjae.
"Aww.....Siapa yg berani menjatuhkan buku2 ini hah!"bentak Hyukjae yg langsung bangkit dari tidurnya.
"Mianhe, aku tidak sengaja."jawab Yunmee merasa bersalah.
"Mwo? Kau? Ah....Gwenchana kepalaku baik2 saja kok. Eh, kau kenapa bisa ada disini?"tanya Hyukjae.
"Uhm....Jangan2 kau sedang mengagumiku yg sedang tertidur ya....Wah jadi malu aku."Hyukjae cengengesan sambil menggaruk2 belakang kepalanya.
Yunmee yg malas menanggapi kata2 Hyukjae lalu berbalik dan melangkahkan kakinya dari hadapan Hyukjae.
"Omo.....Kau jangan pergi. Aku belum minta ganti rugi setelah kau membuat kepala ku cidera."kata Hyukjae.
Mata Yunmee melotot ke arahnya. Hyukjae yg melihat tatapan Yunmee langsung berpura2 memegang kepalanya.
"Ini benar, aku benar2 sakit."Hyukjae berusaha meyakinkan Yunmee.
Yunmee menghampiri Hyukjae dan dengan tiba2 membuat Hyukjae kaget karna Yunmee memegang kepala Hyukjae.
Wajah mereka sungguh dekat.
"Ehm...Sepertinya kau benar2 sakit. Baik apa yg harus aku lakukan?"tanya Yunmee tanpa Ekspresi.
Hyukjae menelan ludahnya tidak menyangka Yunmee akan sedekat itu dengannya. Untuk beberapa lama Hyukjae melongo.
"Kalau kau tidak cepat mengatakannya aku akan pergi sekarang."ancam Yunmee yg tidak sabar.
"Andwae....Ne, aku mau sabtu ini kita ....Ken....Kencan....Nde, kencan."jawan Hyukjae gugup.
"Mwo? Kau gila?" kata Yunmee. "Nde, aku setuju. Tentukan dimana dan kapan waktunya."lanjutnya tegas.
"Ehm....Di....Di Lotte World jam....Jam 3 sore. Kau mau aku jemput?"tanya Hyukjae gugup.
"Ani, kita ketemu di pintu masuk jam 3."jawab Yunmee tanpa ekspresi dan pergi berlalu meninggalkan Hyukjae.
"Aish.......Kenapa aku jadi gugup menghadapi si Frozen Lily. Sial sepertinya ada yg tidak beres dengan diriku. Hehe. Yippy!"Hyukjae lompat2 kegirangan sendirian.

Yunmee berjalan di koridor kampus dan langkahnya terhenti karna seorang berdiri tepat di hadapannya.
"Annyeong, masih ingat aku?"tanya yeoja itu. Namun Yunmee hanya diam.
"Joneun Yoori imnida kau pernah membantuku menyelamatkan diri dari wartawan saat itu."
"Nde, kau Lee Yoori artis muda yg baru naik daun yg bermain di drama ALmost Love."jawab Yunmee.
"Mwo? Kukira kau tak kenal denganku."Yoori terperangah kaget mendengarnya.
"Itu gampang karna kedatanganmu saat itu menjadi topik utama di kampus kami dan berita itu ditempel di mading sana. Berikut dengan gambar wajahmu. Tapi aku sama sekali tidak mengenalmu. Mianhe."kata Yunmee hendak berlalu meninggalkan Yoori.
"Ya! Kau ini tidak sopan sekali dengan Yoori."bentak Lee Chae Rie manager Yoori yg datang setelahnya.
"Gwenchana unnie. Aku senang dengannya berbeda dengan orang lain yg kukenal. Kita berteman ya."Yoori menyodorkan tangannya dan Yunmee pun membalas. Yoori mendekap erat tubuh Yunmee.
"Gomawo."kata Yoori. Yunmee tidak mengerti dengan sosok yeoja yg di hadapannya kini.
"Ne, aku harus pergi sekarang. Annyeong."kata Yunmee dan melangkah pergi.

"Yoori kau sungguh aneh, kenapa berteman dengannya? Bukan berteman dengan kalangan artis saja."tanya Chae Rie.
"Chae Rie unnie, aku mau kuliah disini. "kata Yoori tiba2.
"Mwo? Kau ini kenapa disini bukan di tempat lain. Kau tahu kemarin saja kita di kejar2 wartawan karna tiba2 kita datang kesini. Kau ingatkan disini kampus Nickhun juga!"bentak Chae Rie.
"Nde, ara unnie. Tapi itu sudah keputusanku. Aku juga ingin dekat dengan Khun oppa dan gadis itu."tanpa memperdulikan komentar Chae Rie, Yoori melangkah pergi.

Di tempat lain Yunmee dikagetkan oleh seorang namja.
"Yunmee, tadi itu bukankah artis Lee Yoori?"
"Nde, Wae Yesungie?"yg menjawab bukan Yunmee melainkan Seungmi.
"Omo! Kau membuatku kaget saja. Dasar hantu perawan!"bentak Yesung kepada Seungmi.
"Mwo! Kau bilang apa yadonger!"Seungmi tidak kalah membentak.
"Aish....Jaga mulutmu! Kalau bukan karna keluargaku jangan kira aku rela bertunangan dengan hantu perawan galak sepertimu!"Yesung melototkan kedua matanya.
"Kau kira aku sudi bertunangan denganmu hah! Kha....."Seungmi mengusir Yesung pergi dari hadapannya.
"Tak perlu kau suruh aku juga tidak sudi lama2 melihatmu."Yesung pergi.
Yunmee hanya bisa menghela nafasnya, entah untuk keberapa kali ia melihat pasangan itu beradu mulut.

Di sekolah Yoomi.
Jam istirahat.
Sooyoo terlihat sangat kesal berkali2 ia mengacak2 rambutnya dan merebahkan kepalanya di meja.
"My twins wae? Tidak biasanya kau seperti ini? Ada yg mengganggumukah?"tanya Sookyo.
"Ne, murid yg kuajar les benar2 membuatku kesal. Sudah beberapa hari ini aku mengajarnya ia sama sekali tidak menggubrisku bahkan ia sama sekali tidak memanggilku songsaengnim atau noona bahkan namakupun tidak pernah ia sebut. Ottokae?"kata Sooyoo lalu membenamkan wajahnya ke meja lagi.
"Mwo? Anak itu tidak sopan sekali. Apa perlu aku beri pelajaran hah!"Sookyo sangat geram melihat saudarinya dipermainkan.
"Beri ia pelajaran? Caranya?"tanya Sooyoo.
"Hari ini biar aku yg menggantikanmu mengajarnya. Akan kubuat ia menghormatimu."jawab Sookyo.
"Andwae my twins. Nanti aku bisa dipecat."kata Sooyoo.
"Tenang saja. Kau percayakan padaku ya. Itung2 kau libur mengajar. Kebetulan aku tidak ada latihan hari ini."kata Sookyo.
Sooyoo hanya bisa mengiyakan karna ia tahu temperamen saudarinya yg keras, sedari kecil ia tidak sanggup melawan kekerasan hati Sookyo.

Di kantin sekolah.
Yoomi sedang duduk dengan makanan di mejanya yg hanya ia aduk2 tanpa memakannya. Pandangannya nanar melihat ke arah jendela.
"Mimi, wae?"tanya Kibum yg kebetulan mengajaknya makan bersama di kantin.
"Ani."jawab Yoomi. "Kau pasti masih memikirkan teror2 itu kan? Sudahlah jangan kau pikirkan ya."kata Kibum dengan tersenyum.
"Nde."jawab Yoomi, ia berpura2 menyembunyikan kegelisahannya.
Bahkan hingga jam pelajaran kembali mulai di kelas Yoomi sama sekali tidak fokus. Ia hanya memainkan pulpen di tangannya dan melihat ke arah jendela.
"Kim Yoomi. Kau mau bengong sampai kapan?"tiba2 Zhoumi songsaengnim memukulkan penggaris kayu tepat di kepala Yoomi. "Aduh....."Yoomi mengusap2 kepalanya yg sakit.
Murid2 pun mentertawakan Yoomi. Tapi tetap saja Yoomi tidak bisa fokus belajar sampai akhirnya jam pelajaranpun usai.
"Yoomi-ah.....Wae?"tanya Han Sisters kompak.
"Aish....Kalian tidak bisa ya tidak mengagetkanku."Yoomi memanyunkan bibirnya.
"Ah...Sudahlah kita pulang ya. Khaja."ajak Sookyo.
"Nee....."jawab Yoomi malas.

Saat mereka berjalan keluar dari pintu Yoomi ditabrak oleh seorang siswi hingga jatuh di lantai. Sooyoo membantu Yoomi berdiri.
"Ya! Kau murid kelas 1 kan tidak sopan sekali kau!"bentak Sookyo.
Tapi siswi itu hanya melengos pergi.
"Dia itu bukannya Lee Sung Young?"kata Sooyoo.
"Mwo? Kau kenal dengan murid kelas 1 itu?"tanya Sookyo.
"Ne, dia itu teman Kyuhyun muridku. Perangainya dan perangai Kyuhyun sama persis. Tak heran mereka bersahabat."kata Sooyoo.
"Aissshhh....Rasanya aku ingin memukulnya."kata Sookyo mengepalkan tangannya.
"Sookyo sudahlah. Biarkan saja."kata Yoomi.
"Mimi, wae?"tanya Kibum yg baru datang menjemput Yoomi.
"Bum, ani....Tidak ada apa2. Kau menjemputku?"tanya Yoomi.
"Nde, khaja."ajak Kibum.
"Sookyo, Sooyoo aku duluan ya."kata Yoomi.
"Nee...Annyeong Yoomi-ah...hehehe."jawab Han sisters sambil cengengesan.

Di kediaman keluarga Han.
Sooyoo membereskan semua buku untuk les hari ini.
"My twins, sudah siapkah semuanya?"tanya Sookyo.
"Ne, sudah siap. My Twins kau yakin bisa menghadapi Cho Kyuhyun?"Sooyoo terlihat khawatir.
"Kau meremehkanku my twins. Tenang saja, aku pasti bisa."jawab Sookyo. Sooyoo hanya bisa pasrah dengan keputusan saudarinya itu.

Sookyo tiba di kediaman Cho.
Sama seperti Sooyoo ia terperangah kaget melihat rumah yg besar itu.
"Sungguh disayangkan padahal ia bisa memiliki apapun yg ia punya tapi kenapa ia tidak memiliki sopan santun dan otak. Aishhh....Fighting."Sookyo bergumam sendiri dan menyemangati dirinya sendiri.
Dipencetnya bel rumah itu. Mrs Cho sedang pergi keluar jadi hanya ada pelayan rumah keluarga Cho yg mempersilakan Sookyo masuk.
Ia pun langsung di arahkan ke ruang belajar Kyuhyun yg juga kamar Kyuhyun.

"Aish, bocah ini bukannya belajar malah bermain game."batin Sookyo.
Sookyo duduk di meja belajar dan mengeluarkan semua buku2 dari tasnya.
Tapi dilihatnya Kyuhyun tidak bergeming sama sekali masih memainkan game. "Ehem...."Sookyo berdehem berharap Kyuhyun menyadari kehadirannya. Tapi tak ada reaksi dari Kyuhyun.
"Ehem....Ehem...."deheman Sookyo makin keras.
"Ya! Kau berisik saja kalau kau sakit sana pulang jangan mengganggu permainanku."kata Kyuhyun tanpa sedikitpun menoleh ke arah Sookyo.
"Ya! Bocah kau sungguh tidak sopan!"bentak Sookyo sambil mematikan game.
"Kau....Kau ini mau dipecat ya!"bentak Kyuhyun tidak mau kalah.
"Mwo! Aish....Kau kira aku takut dengan bocah yg tidak punya sopan santun sepertimu. Yg hanya mengandalkan kekayaan keluarganya untuk segala fasilitas mewah. Yg tidak perlu bersusah payah belajar. Hah!"
"Tahu apa kau tentang diriku, kau hanya wanita gila yg mengoceh seenaknya. Ternyata ini wajah aslimu yg sebenarnya. Selama ini kau bersikap manis hanya kedok. Tak kukira."celoteh Kyuhyun.
PLAAAKKKK....Tangan Sookyo mendarat di pipi Kyuhyun.
"Dengar tidak seperti kau aku harus bersusah payah untuk kehidupanku. Jadi turuti apa kataku dan belajar!"Sookyo menggebrak meja.
Kyuhyunpun menurutinya, entah kenapa sosok "Sooyoo" yg dihadapannya bisa sangat berbeda. Hingga tadi belum ada satu orangpun yg mebentaknya bahkan memukulnya, tidak juga orang tuanya. Karna ia anak tunggal jadi ia sangat disayang oleh orang tuanya.

Sedangkan Sooyoo yg tempatnya digantikan oleh saudarinya Sookyo sedang sibuk berbelanja untuk makan malam hari ini. Eomma mereka masih sibuk bekerja jadi mereka sudah terbiasa mengurus diri mereka masing2.
Tapi soal urusan masak Sooyoo bisa lebih diandalkan daripada Sookyo.
Di swalayan ia mencari2 bahan masakan untuk makan malam ini.
"Sookyo....."panggil seorang kepada Sooyoo, pikir Sooyoo pasti orang itu menganggap dirinya Sookyo.
Sooyoo pun berbalik.
"Ne ahjussi."jawab Sooyoo.
"Mwo? Ahjussi? Kau panggil aku ahjussi? Seorang Park Jung Soo kau panggil ahjussi apa aku setua itu?"namja itu terlihat kesal.
"Omo! Park Jung Soo adalah sunbae dance my twins. Gawat...Ottokae?"batin Sooyoo sambil menggigit ujung jarinya.
"Hahahahaha....Sookyo Ssi kau bisa saja bercanda denganku."kata Jung Soo.
"Hehe, ne...Aku hanya bercanda Sunbae."Sooyoo memaksakan senyum.
Dilihatnya keranjang belanjaan Jung Soo yg isinya bungkusan ramen.
"Sunbae, kau hanya makan Ramen?"tanya Sooyoo.
"Ne, begitulah nasibku karna aku tinggal sendiri di apartemen jadi hanya makan ini saja."jawab Jung Soo.
"Kasihan sekali, kata my twins sunbae ini sangat membantu my twins sebagai dancer. Ne, aku harus membantunya setidaknya untuk memasakan makanan untuknya."batin Sooyoo.
"Sunbae biar aku yg memasakan untukmu."kata Sooyoo polos.
"Mwo? Jincha?"kata Jung Soo tidak percaya.
Jung Soo merasa ada yg berbeda dengan "Sookyo" yang ia lihat sekarang. Sangat feminim.

Di kantor Heechul.
Seharian ini Heechul sama sekali tidak konsentrasi. Karna Sooby sama sekali tidak datang bekerja.
Changmin yg heran melihat Heechul mondar mandir di ruangannya.
"Heechul, wae?"tanya Changmin.
"Aniyo Changmin."jawab Heechul.
"Aku kenal kau sudah lama Chul, jadi aku tahu kau ada masalah. Wae? Apa ada hubungannya dengan rancanganmu atau masalah blue print?"tanya Changmin.
"Ani, bukan itu soal rancangan sudah selesai dan masalah blue print aku sudah sepenuhnya menyerah karna saingan kita banyak salah satunya mungkin yg berbuat itu."jawan Heechul sambil melihat ke arah meja Sooby.
Changmin yg baru tersadar tidak adanya Sooby. Ia pun berkata "Dimana Sooby Ssi?"
Heechul hanya menggeleng.
Seharian Heechul di kantor sama sekali tidak tenang. Ia tidak pernah dibuat khawatir oleh seorang yeoja sebelumnya kecuali kedua adiknya Yunmee dan Yoomi.

Dan akhirnya sepulang kerja ia memutuskan mendatangi rumah Sooby.
Iapun sampai di depan gang rumah Sooby. Ia berusaha mencari2 rumah Sooby hanya dengan menerka2.
Namun ia sungguh terkejut ada beberapa orang yg melempar2 barang2 keluar dari rumah seseorang dengan paksa.
Dilihatnya ada seorang yeoja dan seorang namja yg berteriak2 menghalangi.

TBC

That Person Is You ( Geu Saram Geudaeraneun Geol )

Genre : Romance
Cast
Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk
Kim Rae Woon

Rating : 15+

MIANHE......itu kata yg terucap saat pertama kali ia menciumku. Kala itu umurku baru saja 14th.
Tepat saat hari ulang tahunku.
Itu adalah ciuman pertamaku mungkin itu yg membuatnya merasa bersalah.
Sejak saat itu ia tidak pernah menampakan wajahnya di hadapanku lagi.
Kudengar ia dan keluarganya pergi ke luar negeri.

Rasanya aku bagai sampah yg terbuang. Aku membuang semua fotoku bersamanya.
Dan saat itu juga aku menganggap cinta itu tidak ada. Aku berubah dingin kepada tiap namja yg mendekatiku. Hingga sekarang saat umurku 20th dan kuliah sudah banyak namja yg kutolak. Tak ada yg benar2  ada di hatiku.
Sampai suatu ketika seorang namja datang padaku memohon untuk menjadi kekasihku.
“Mwo? Kau tidak salah. Kau ini baru SMA berani2nya kau mengajak yeoja yg lebih tua darimu untuk menjadi kekasihmu?”ledekku.
“Tepatnya kelas 3 SMA dan umurku 17th. Aku tidak perduli, aku menyukaimu dan kurasa alasan itu sudah cukup.”ujarnya polos.
“Aigo.....Kau ini...Benarkah kau ingin menjadikanku kekasihmu.”kataku dengan sedikit menggodanya, mendekatkan tubuhku kepadanya. Dan kulihat wajah polosnya tidak bergeming.
“Namamu?”tanyaku jutek.
“Cukup panggil aku Jae Eun.”jawabnya.
“Joneun.......”belum sempat aku meneruskan kata2ku ia pun melanjutkan.
“Kim Rae Woon, umur 20th tgl lahir 30 desember. Dan...”
“Cukup....”kataku.

“Apa kau benar2 ingin jadi pacarku?”tanyaku memperjelas lagi.
“Nde, aku ingin kau jadi pacarku.”jawab Jae Eun polos.
“Omo, baiklah kuberi kau waktu 2 minggu untuk menjadi kekasihku. Tidak lebih dari itu.” jawabku dan pastinya ia akan menolaknya. Itulah salah satu cara aku menolak namja.
“Baiklah.” jawab Jae Eun.
“Aish....Bocah ini.....Kenapa ada bocah yg polos bahkan mendekati pabo sepertinya.”batinku
“Kalau begitu mulai hari ini kita pacaran. Kau mau aku berbuat apa?”godaku.
“Hem.....Kencan.....”jawabnya lagi.
Kuiyakan keinginannya.

Sungguh aku tidak habis pikir ternyata ia mengajakku ke taman bermain. Padahal aku terakhir pergi ke taman bermain itu waktu kelas 2 SMA.
Sangat kekanak2an sekali namun aku mengikuti kemauannya toh hanya 2 minggu aku bersamanya.
“Chakaman, kau benar2 mau mengajakku naik ke bianglala itu?”tanyaku tak percaya pada ajakannya. Ia mengangguk dan menarik tanganku menaiki bianglala.
Matanya menatap sekeliling dan kurasa ia sebenarnya takut ketinggian karna beberapa kali ia berteriak “Wow”bahkan saat kami berada di puncak bianglala ia terlihat takjub.
“Ah kyeopta.....”batinku.
“Andwae, aku tidak boleh menaruh hati pada bocah itu. Hufh.”gumamku.

“Noona....Coba kau lihat gedung2 itu terlihat sangat kecil dari atas sini. Rasanya aku ingin menggenggam semuanya dan mengambilkannya untukmu.”katanya polos.
“Aigo....Lucu sekali.”kataku seraya berusaha mengelus kepalanya. Tapi sepertinya ia tidak menyukainya karna ia menjauh dari tanganku.

Seminggu sudah aku “berpacaran” dengan Jae Eun.
Pernah suatu ketika ia dengan polosnya memintaku menjulurkan tangan dan ia memberikanku sebuah gantungan ponsel berupa kelinci kecil yg lucu. Aku sungguh takjub. Ia membuat hariku ceria. Namun cerobohnya aku, akupun menghilangkan gantungan ponsel pemberiannya.
Aku sudah yakin ia pasti marah tapi dengan polosnya ia menjawab “Gwenchanta....”
Senyumnya yg menampakan barisan giginya yg tertata rapi membuat hatiku berdesir namun aku menolak dengan tegas perasaan itu. IA ITU MASIH SMA....begitulah aku mendoktrin diriku sendiri.
Sampai suatu ketika tidak sengaja aku melihatnya masuk ke sebuah RS saat aku sedang menjenguk temanku. Aku kaget apa jangan2 ia sakit. Pikiran2 buruk menghampiri kepalaku.
Saat aku berusaha mengejarnya ternyata aku kehilangan jejaknya.
Aku duduk di salah satu bangku di lorong RS.

Lalu kuurungkan niatku untuk mencari Jae Eun lebih lama lagi. Kuputuskan untuk meneleponnya.
“Jae Eun-ah kau dimana? Aku melihatmu tadi di RS.”kataku.
“Mwo? Tapi aku sedang berada di depan rumahmu noona.”jawabnya.
“Rumahku? Tapi...Tadi aku jelas melihatmu masuk ke RS.”kataku lagi berusaha menegaskannya lagi.
“Noona aku benar2 sudah ada di depan rumahmu. Aku ingin mengajakmu nonton.”katanya lagi.
Lalu aku bergegas kembali ke rumah namun tak sengaja kulihat samar2 dari kejauhan seorang pasien terbaring dengan berbagai peralatan medis tersambung ditubuhnya. Wajah orang itu tak jelas kulihat karnaterhalang masker oksigen.

Akupun mengacuhkannya dan melangkahkan kakiku namun terdengar suara orang yg kukenal memanggil namaku. Saat aku berbalik tak ada seorangpun. Aku semakin gemetar ketakutan.

Akhirnya 2minggu pun tiba, aku mengajak Jae Eun bertemu. Aku memutuskan untuk membuat kenangan yg indah di hari terakhir kami “pacaran”
“ Jae Eun, hari ini aku akan membuat harimu tak bisa dilupakan.”kataku. Namun ada yg aneh pada raut wajahnya sepertinya ia tahu aku akan berpisah dengannya.
Kugandeng tangannya yg hangat, aku merasa sangat nyaman tiap kali menggenggam tangan Jae Eun.
Kami menonton film bersama. Tapi tidak seperti biasanya ia hanya diam menatap layar bioskop tanpa sedikitpun menoleh kepadaku.
Sepulang dari menonton film aku mengajaknya ke sebuah taman di tengah kota.
Kami berjalan berdampingan tapi kali ini ia tidak menggenggam tanganku.
Sudah sore ini waktunya, aku menarik nafas dalam2.
“ Jae Eun-ya, ada yg ingin aku bicarakan tentang hubungan kita dan seperti kau tahu ini sudah 2 minggu dan......”tiba2 Jae Eun mencium bibirku, ciuman yg hangat dari bibirnya yg tipis membasahi bibirku.
“Semua ini tidak benar.”batinku. Aku membuka mataku dan mendorong Jae Eun.
“Mianhe.” kata Jae Eun.
“MWO! APA KAU BILANG MIANHE.”
PLAKK....Tanganku menampar pipinya. Entah kenapa aku kesal dibuatnya. Dan akupun berlari menjauhinya.

“Sial kenapa ia harus menciumku dan bilang maaf padaku. Tunggu.... Kenapa aku merasa tidak asing dengan kata itu.”gumamku.
Akupun berbalik dan berlari ke taman itu namun tak kulihat Jae Eun dimanapun.
Kucoba meneleponnya namun ponsel nya tidak aktif.
Aku menangisi kebodohanku. Rasanya aku sangat kehilangannya. Bodohnya aku, aku tidak tahu dimana ia tinggal, dimana sekolahnya. Awalnya aku hanya ingin bermain2 dengannya dan tidak mau mengenal ia lebih jauh. Tapi aku menyesal sungguh sangat menyesal.

Author POV.
Ia melihat ponselnya dan membuka galeri foto mencoba mencari foto2 Jae Eun namun betapa terkejutnya ia tak ada satupun foto Jae Eun. Yang ada hanya foto dirinya yg harusnya sedang berfoto bersama Jae Eun yg nyatanya ia hanya foto sendirian.
Bahkan ia sempat kembali ke tempat dimana ia berfoto di photobox. Tapi orang di photobox itu bilang ia tak pernah melihatnya berfoto dengan seorang namja tapi hanya seorang diri.
Ia pun kembali ke bioskop tempat ia menonton bersama Jae Eun. Saat itu mereka membeli karcis bersama namun penjual ticketnya hanya bilang ia juga tidak melihat Jae Eun.
Ia dibuat gila oleh Jae Eun.
End Author POV.

“ Jae Eun dimana kau.......”batinku.
Lalu aku teringat RS itu. Tempat aku pernah melihatnya disana. Aku harus memastikannya.
Aku tidak gila dan Jae Eun itu nyata.

“Ya benar, ini dia RS itu. Aku harus membuktikannya. “batinku.
“Itu bukannya Jae Eun.” kataku saat melihat sosok Jae Eun di lorong RS dan aku berlari sekuat tenaga.
Namun lagi2 keberadaan Jae Eun menghilang.
“Rae Woon....Kim Rae Woon, kau kah itu nak?”seseorang memanggilku.
Aku berbalik dan kulihat seorang ahjumma mendekatiku.
“Nugu?”tanyaku.
“Kau tak ingat imo. Aku ibunya Hyukjae.”
“Mwo? Imo bagaimana anda bisa disini? Dimana Hyukie oppa?”tanyaku panik.
“Hyukjae ada disini. Di kamar itu.”kata imo seraya menunjukan jarinya ke sebuah kamar pasien yg pernah aku lihat sebelumnya. Aku berjalan mendekati tempat tidurnya dan berdiri di sampingnya.
“Imo, ini benar2 Hyukie oppa?”tanyaku.
“Ne, dulu ia mengalami kecelakaan sepulang ia dari ulang tahunmu. Ia mengalami penggumpalan darah di otaknya yg menyebabkannya koma dan tidak sadarkan diri hingga sekarang.”jawab imo sambil meneteskan air matanya. Kulihat parasnya yg semakin menua.
Imo meninggalkan kami berdua. Aku menatap lembut wajah Hyukie oppa yg memucat.
Kubelai wajah namja yg terbaring lemah itu. Kugenggam tangannya.
Disini terbaring namja yg memberikan ciuman pertama kepadaku. Aku tidak mengenali wajahnya kini yg sudah berubah seiring perjalanan waktu selama 6th ini. Dan selama itu pula ia terbaring lemah tanpa daya di RS ini 1th lalu, sebelumnya ia dirawat di Amerika.
“Oppa, ironal...Jebal, nae bogo shipoyo.”
Air mataku menetes di kedua telapak tangannya.

Hampir tiap hari aku menjenguk Hyukie oppa di RS. Tapi bayanganku tentang Jae Eun sama sekali belum menghilang. Aku bahkan meragukan kesadaranku.
“Apakah benar Jae Eun yg selama 2 minggu bersamaku hanya khayalanku saja?”batinku.

Tanggal 30 Desember, hari ulang tahunku.
Sudah 6th lamanya aku berpisah dengannya, di hari ulang tahunku.
Sepulang dari kuliah aku langsung menjenguknya di RS.
Kulihat imo tertunduk lemah di kursi panjang yg berada tepat diluar kamar Hyukie oppa dirawat sambil memegang sebuah buku besar yg seperti album foto.
Aku mendekatinya seraya berkata, “Imo, waeyo? Imo menangis?”
Ia memelukku erat, “Rae Woon-ah, eotteokae? Dokter bilang mereka harus melepaskan seluruh alat bantu di tubuh Hyukjae.”
“Mwo? Tapi oppa tidak bisa hidup tanpa itu semua.”kataku dengan penuh amarah.
“Ne, ara.”kata imo dan kembali memelukku sambil terisak. Aku berusaha keras menahan bulir2 air mataku demi imo.
Kulihat Dr. Jang mendekat, imo segera melepaskan pelukannya.
“Mrs. Lee ada yg perlu kami bicarakan tentang tindakan medis yg akan kami lakukan untuk putra anda.”kata Dr. Jang.
“Andwae, oppa pasti bisa sadar dan pulih Paksaengnim*.” (dokter)
“Sebenarnya berat bagi kami memutuskannya tapi kami rasa ini yg terbaik untuknya daripada ia harus menderita lebih lama lagi.” bak petir di siang hari, aku merasa sesak mendengar kata2 paksaengnim. Imo makin keras menangis. Dan aku merangkul tubuhnya.
“Yeobo, waeyo?”tanya Samchon yg baru saja tiba.
Paksaengnim menjelaskan hal yg sama kepada Samchon. Mereka memutuskan untuk berunding di kantor Dr. Jang.

Aku berjalan lemah ke kamar oppa, tak sengaja aku menyenggol album foto yg di genggam imo tadi.
Aku berdiri di samping Hyukie oppa dan menyapanya. “Annyeong Oppa...”
Kuambil kursi dan aku duduk persis di sampingnya. Kubuka halaman per halaman album foto itu.
Senyumku mengembang saat melihat foto oppa kecil.
Pertumbuhan demi pertumbuhan oppa dari tahun ke tahun terkumpul dalam album kenangan itu.
Dan kulihat fotoku bersama oppa. Aku mengingat kembali kejadian di masa lalu itu.

Aku Kim Rae Woon umur 12th dan Lee Hyukjae yg biasa aku panggil Hyukie oppa berumur 14th. Kami saling mengenal karna kami bertetangga, ia selalu usil kepadaku. Aku dan oppa sama2 anak tunggal dan aku selalu saja bergantung kepadanya. Teriakanku yg memanggil namanya selalu ia balas dengan senyuman yg sangat manis. Saat ia tersenyum bisa kulihat barisan giginya yg rapi dan gusinya terlihat saat ia tersenyum lebar. Matanya menyipit menampakan “smiling eyes”.

Kini yg kulihat adalah Hyukie oppa yg tanpa daya. Kejailannya tak lagi ada. Senyumnya pun tak lagi menghiasi wajahnya. Aku merindukannya sangat merindukannya.
Kubuka lagi halaman berikutnya. Terlihat seorang namja terbaring di tempat tidur di dampingi imo yg memegang sebuah kaus bergambarkan dragonball yg sangat digemari Hyukie oppa lalu samchon memegang sebuah kue tart saengil dengan dua lilin angka 1 dan 7.
Itu adalah sweet seventeen Hyukie oppa.
“Mwo? Itu ….Wajah itu bukankah itu Jae Eun, ne...itu Jae Eun. Jangan2 yg bersamaku waktu itu....”aku melihat ke arah Hyukie oppa. Wajah oppa saat berumur 17th dengan wajah Jae Eun sangat mirip. Bahkan kaus yg dipegang oleh imo itu juga sama seperti yg Jae Eun pakai.
“Oppa......Kau Jae Eun kah?”tanya ku sambil menangis memukul pelan tubuh oppa.
“Oppa...Irona!”aku semakin menangis sambil terisak. “Jebal oppa.....Aku tidak mengerti apa yg terjadi tapi kumohon aku tidak mau kehilanganmu. Jangan tinggalkan aku oppa... Tuhan kumohon....”
Aku yg tak sanggup menahan semua kesedihan dan semua tanya tentang keberadaan Jae Eun. Akhirnya hanya bisa menangis dengan kepala menunduk bertumpukan punggung tangan oppa.
Air mataku membasahi tangannya. Kurasakan sesuatu yg tidak biasa, aku merasakan ada pergerakan pada tangan oppa. Sontak aku terkejut dan memegang tangan oppa sekali lagi memastikan yg aku rasakan tadi.

Kudengar suara lirih yg berasal dari mulut oppa. “Rae...Woon....”
Aku terperanjat dan melihat wajah oppa kulihat matanya tebuka walau ia belum jelas melihat ke arah ku. “Oppa....Kau sudah sadar....Tuhan terima kasih.”
Aku sungguh bersyukur. Lalu sekuat tenaga aku berlari ke ruang Dr. Jang.
Imo, Samchon dan Dr. Jang bersamaku datang ke ruangan Hyukie oppa.
Aku, imo dan samchon diminta keluar sebentar oleh Dr. Jang.

2 minggu kemudian.
Aku dan Hyukie oppa berada di taman RS. Aku mendorong kursi roda oppa, karna belum pulih benar dan masih dalam masa pemulihan aku menemaninya melalu berbagaii terapi dan oppa belum bisa lepas dari kursi roda.
Aku selalu memberinya semangat menjalani semua terapi tersebut.

Tanganku memegang pendorong kursi roda, kami berdua menghirup udara segar di taman.
“Rae Woon, gomawo. “
“Wae?”
“Untuk mencintaiku. Dan kembali untukku.”
“Nde, oppa. Mianhe.”
“Mianhe? Wae?”
“Karna sempat membencimu oppa.”
“Gwenchanayo, harusnya oppa yg minta maaf padamu.” katanya lembut dengan tangan kanannya menggenggam tanganku.
“Oppa...Satu hal yg ingin kutanyakan kenapa minta maaf saat menciumku dulu. Dan saat alam bawah sadarmu muncul di hadapanku sebagai Jae Eun lalu menciumku?”akhirnya aku menanyakannya.
“Aku hanya takut dan merasa bersalah mengambil ciuman pertamamu tanpa seizinmu. Aku takut kau tidak suka itu.”
“Ya! Oppa, kau ini kenapa berpikir seperti itu! Kau pikir aku tidak menginginkannya!”kataku dengan nada agak sedikit keras dan tak kupungkiri wajahku memanas dan berwarna merah karna malu.
Oppa tahu itu dan tertawa. Saking lepasnya ia tertawa, ia tertawa sambil memegang perutnya.
“Oppa...berhenti tertawanya.....”kataku sambil cemberut.
Tapi oppa terus tertawa. Berapa kali pun aku memintanya untuk berhenti tertawa.
Lalu......Cup.....Aku mencium pipinya. Dan ia berhenti tertawa.
Sekarang giliran aku yg tertawa.
“Ya! Kim Rae Woon kau mau kubalas ya....”ancamnya padaku.
Ia mengejarku layaknya pembalap dengan kursi roda. Tapi aku terus meledeknya.
Kami sudah seperti anak kecil.
Terakhir ia menarik pinggangku dan menaikannya dipangkuannya.
“Omo...Oppa....”teriakku histeris.
“Saranghaeyo Kim Rae Woon....”teriak oppa sambil melajukan kursi rodanya dengan aku di pangkuannya.
“Na tto saranghaeyo Hyukie Oppa......”akupun tak kalah berteriak.
Tawa kamipun membahana. Tak peduli dengan sekitar kami.

I Have a Lover Lyrics
By : Lee Eun Mi


ajikdo neon honjangeoni
You ask me, ‘are you still alone?’
mureoboneyo nan geujeo useoyo
And I just laughed
saranghago itjyo saranghaneun saram isseoyo
I am loving someone, I have someone to love
geudaeneun naega ansseureoun geongabwa
You seem to worry about me,
joheun saramitdamyeo hanbeon
Telling me there is someone
mannabora malhajyo
that you would like me to see

Chorus:
geudaen moreujyo naegedo
Do you know that
meotjin aeini itdaneun geol
I do also have a great lover?
neomu sojunghae kkok sumgyeodueotjyo
Someone that I cherish so much that I had to hide
geu saram naman bol su isseoyo
That someone, only I can see him
nae nuneman boyeoyo
He is only visible to my eyes

nae ipsure yeongwonhi damadulgeoya
I Will keep him locked in my lips forever
gakkeumssik chaoreuneun nunmulman algo itjyo
Only the tears that fill my eyes know
geu saram geudaeraneun geol
That person is you

naneun geu saram gatgo sipji anhayo
I don’t want to have him
yoksimnaeji anhayo
I don’t want to be greedy
geunyang saranghago sipeoyo
I just want to love him

Back to Chorus:
geudaen moreujyo naegedo
Do you know that
meotjin aeini itdaneungeol
I do also have a great lover?
neomu sojunghae kkok sumgyeodueotjyo
Someone that I cherish so much that I had to hide

geu saram naman bol su isseoyo
That someone, only I can see him
nae nuneman boyeoyo
He is only visible to my eyes
nae ipsure yeongwonhi damadulgeoya
I Will keep him locked in my lips forever
gakkeumssik chaoreuneun nunmulman algo itjyo
Only the tears that fill my eyes know
geu saram geudaeraneungeol
That person is you

algetjyo na honja aningeollyo
Can you see I am not alone
ansseureowo marayo
So don’t worry about me so much
eonjengan geu saram sogaehalkkeyo
I’ll introduce him to you someday
ireoke chaoreuneun nunmuri malhanayo
Can you hear my tears filled up in my eyes say?
geu saram geudaeraneun geor

That person is you

http://www.youtube.com/watch?v=gG6qGNz0N1k

Perfect New Year

CAST:
LEE SUNGMIN
KIM YUNMEE

OTHERS:
Vee Family (KimBum, Vee n Jae Yun)
Lee Minho as Sungmin's Hoobae
Park Sooyoung (widie)
Shin Dong Yup ahjussi(my fav ahjussi)
Cameo:
Seo Hyun CHul
Sung Dong Il
Lee SooMan
Lee Mi Sook

Lee Yunjae a.k.a Kim Yun Mee sekarang telah resmi menjadi nyonya Lee Sungmin.
Kesibukan Sungmin sebagai seorang Polisi membuatnya disibukan oleh berbagai aktivitas.
Sehingga sering meninggalkan Yunmee seorang diri.
"Pagi jagi."sapa Sungmin pada Yunmee yg sedang membuatkan kopi untuk suaminya.
"Pagi yeobo....Em...."Yunmee tak melanjutkan kata2nya. Sungmin menatap istrinya.
"Wae jagi?"
"Mianhe, aku tadi berusaha membuat sarapan untukmu. Tapi....." Yunmee melirik ke arah masakan yg gosong di meja dapur. Saat Sungmin melihatnya, ia hanya bisa tersenyum. "Gwenchana jagi. Lagipula aku tidak terbiasa sarapan. Kopi ini sudah cukup untukku." ia membelas halus rambut Yunmee.
Dengan hati yg merasa bersalah Yunmee mencoba membalas senyum Sungmin.
"Aigo, sudah waktunya aku pergi. Kau ada kesibukan apa hari ini jagi?"
"Em, aku ada rapat dengan para pemilik saham di SM Grup, haraboji sedang tidak enak badan jadi aku menggantikannya."
"Ah, kalau begitu jangan terlalu lelah ya. Nanti malam aku mungkin lembur karna ada kasus yg belum kuselesaikan."
Yunmee mengiyakan dengan mengangguk pelan.
"Khanda...Jaga diri baik2 ya jagi. Annyeong." seraya mengecup dahi Yunmee.
"Annyeong."

Yunmee POV.
Selalu saja seperti itu saat aku melihat punggungnya yg perlahan menjauh pergi aku merasakan sakit yg teramat sangat di dadaku.
Kenapa Yeobo selalu saja memperhatikan segalanya tentangku, kepadaku. Seorang istri yg tidak bisa banyak berguna baginya. Aku merasa seperti bebannya saja.
End Yunmee POV.

Yunmee berjalan memasuki ruang rapat. Ia sekarang menggantikan Haraboji yg sedang sakit dan dirawat di Toronto.
Semua staff berdiri memberi hormat saat  Yunmee masuk. Tiap kali rapat Yunmee selalu datang lebih awal daripada para pemegang saham. Seperti biasa Yunmee datang bersama Dong Yup Ahjussi.
"Agasshi, ini berkas untuk rapat kali ini. Berhubung ini ada hubungannya dengan hukum pasti agasshi bisa dengan mudah mengatasinya."ujar Dong Yup ahjussi.
"Ne ahjussi."jawab Yunmee pasti.

Rapat kali ini membahas tentang kecelakaan kerja yg dialami oleh pekerja.
Tuntutan dilayangkan oleh keluarga salah seorang pekerja yg tubuhnya menjadi cacat.
Para pemegang saham sangat menekan Yunmee untuk segera bertindak karna masalahnya sudah melebar hingga ke media massa dan dapat merusak citra SM Grup di dunia bisnis yg bisa mempengaruhi harga saham.
"Ya! Agasshi bagaimana jalan keluarnya!"bentak seorang pemegang saham Sung Dong Il yg sudah menjadi senior dengan nada kasar.
"Ne, algaesseumnida. Kami pasti akan menyelesaikannya dengan baik. Kalian tidak perlu khawatir."
"Aisshhh, kata2 anak perempuan sepertimu mana bisa dipegang."
Dong Yup ahjussi terlihat agak emosi, tangan Yunmee menahan ahjussi untuk bertindak. Seakan memberi isyarat untuk tidak terbawa emosi.
Rapat pun bubar. Sepertinya para pemegang saham lainnya terprovokasi oleh ucapan senior barusan.

"Agasshi, apa yg akan agasshi lakukan?"tanya Dong Yup ahjussi.
"Antar aku ke lokasi proyek ahjussi."
"Ne. Algaesseumnida agasshi."

Sesampainya disana ia melihat para pekerja tidak semangat melakukan pekerjaan mereka.
Mungkin mereka tidak mengenal Yunmee karna ini baru pertama kalinya Yunmee datang.
"Ya...Kau rajin sekali bekerja, memangnya kau tidak tahu sebentar lagi proyek kita juga diberhentikan."ujar salah seorang pekerja.
Saat mendengarnya Dong Yup ahjussi hendak menegur mereka namun lagi2 Yunmee menahannya.
Dan mengajak ahjussi pergi.
"Ahjussi, apa kau tahu rumah pekerja itu?"
"Ne, agasshi mau kesana?"
"Nde."

Mereka pun pergi ke rumah pekerja itu. Rumah yg begitu sederhana. Tampak depan terlihat sangat kumuh.
"Seo Hyun Chul Ssi. Apa benar ini rumah Seo Hyun Chul Ssi?"tanya.
"Nde, ini rumah Seo Hyun Chul. Ada yg bisa saya bantu." kata seorang wanita.
"Anda....."ujar Dong Yup ahjussi seraya menyodorkan tangannya.
"Lee Mi Sook imnida."
"Kami dari SM Grup dan ini agasshi kami Kim Yun Mee....."belum sempat ahjussi meneruskannya.
"YA! APA YG KALIAN LAKUKAN! TAK CUKUP MEMBUAT SUAMI KU CELAKA SEKARANG DATANG UNTUK MENGANCAMNYA BEGITU!" bentak Mi Sook.
"Animnida, Lee Mi Sook Ssi. Kami hanya ingin melihat keadaan beliau."ujar Dong Yup ahjussi.
"Ahjussi lebih baik kita pergi."
"Mwo? Agahssi."Dong Yup ahjussi tidak habis pikir apa yg dipikirkan nona mudanya.

Tanpa sepengetahuan Yunmee, kasus yg ditangani oleh Sungmin kali ini adalah kasus kecelakaan dalam proyek yg ditangani oleh SM Grup.
Dibantu oleh hoobaenya Lee Minho, Sungmin berusaha memecahkan kasus tersebut agar terbukti kebenarannya.
Seperti yg banyak dilansir oleh media massa tentang kasus tersebut.
"Hyung, kau yakin akan menangani langsung kasus itu?"tanya Minho.
"Ne,wae? Apa kau tidak percaya dengan kapasitas ku dan apa kau menganggap aku akan memihak SM Grup?"Sungmin balik bertanya.
"Aniyoo....Ya...Hyung kau perasa sekali. Memang sejauh ini apa yg kau curigai dari kasus itu?"
"Ada yg janggal sebenarnya dengan Seo Hyun Chul. Tapi aku belum tahu pasti."
"Si korban maksud Hyung? Wae?"
"Keundae, tetap saja aku belum menemukan titik terang dari permasalahan ini."

Sementara Yunmee yg melanjutkan kembali tugasnya di perusahaan.
Telepon kantor Yunmee berdering.
"Ye?"
"Yunmee Agasshi, ada seseorang yg mau bertemu dengan anda."
"Nugu?"
"Pengacara Seo Hyun Chul ssi."
"Mwo? Biarkan ia masuk."
Masuklah seorang yeoja yg umurnya sekitar 27th.
"Annyeonghaseo, langsung saja Park Sooyoung imnida. Pengacara Seo Hyun Chul ssi."katanya sambil menyodorkan tangannya.
"Kim Yunmee imnida. Silakan duduk."
"Apa benar Yunmee Ssi tadi berkunjung kerumah klien saya?"
"Ne. Wae?"
"Apa maksud kedatangan anda? Apa untuk menekan klien saya dan membujuknya untuk menghentikan kasus?"
"Mwo? Animnida, aku bukan tipe orang semacam itu."
"Keundae, sudah bukan rahasia umum kalau SM Gruo sering menggunakan cara2 yg tidak begitu jujur dalam berbisnis. Dan bukannya tidak mungkin kalau anda yg notabene cucu dari pemilik SM Grup Lee Soo Man sajangnim akan melakukan hal itu juga. Dan yg membuatku cukup kaget ternyata penerus SM Grup masih muda."katanya dengan nada sinis.
Yunmee hendak meluapkan emosinya namun lagi2 ia teringat kata2 Sungmin.
Jagi, satu pesanku untukmu agar tidak mengatasi sesuatu dengan emosi saat bekerja.
'"Sillyehamnida Sooyoung ssi, sepertinya anda salah paham kami tidak ada maksud sama sekali tentang hal itu."
"Ara, pasti itu pembelaan dari anda. jadi kita lihat saja di pengadilan nanti. Annyeong."kata Sooyoung tanpa perduli dan melenggang pergi dari ruangan Yunmee.
"Aigooo...."Yunmee menggeleng2kan kepalanya.

Sesampainya dirumah Yunmee melihat Sungmin sudah tiba dirumah terlihat dari sepatunya di depan pintu.
"Yeobo...."panggilnya.
"Jagi, aku disini."suaranya berasal dari ruang kerjanya.
"Yeobo kau masih bekerja?"tanya Yunmee.
"Ne, masih banyak yg harus dikerjakan jadi kukerjakan dirumah. Kau sudah makan?"
"Ani, aku tidak nafsu makan. Yeobo mau kumasakan sesuatu?"
"Andwae, aku tadi sudah makan di luar."
Terlihat rona wajah Yunmee yg murung dihatinya ia merasa tidak berguna bagi suaminya. Sungmin melihat sekilas istrinya dan menyadari perubahan itu. Ia bangkit dari kursinya dan mendekati Yunmee.
"Jagi, kau sedih?"tanya nya dan dibalas gelengan kepala oleh Yunmee.
"Kau pasti capek, istirahatlah dulu."
"Ani, yeobo ada yg bisa kubantu?"saat Yunmee hendak mendekati meja kerja Sungmin yg dipenuhi berkas2 tiba2 Sungmin menghalangi Yunmee.
"Wae?"tanya Yunmee yg kaget."Ani, hanya saja...."
"Arasseo yeobo, aku pergi ke kamar dulu."
Hati Yunmee terasa semakin sedih.

3hari kemudian.
Yunmee datang ke cafe Vee songsaengnim untuk mendiskusikan permasalahan rumah tangganya.
"Yunmee-ya...Kehidupan berumah tangga memang seperti itu adanya. Ditambah lagi kegiatan kalian yg membuat jarak itu semakin melebar. Harusnya kau lebih bisa bersabar Yunmee.
"Vee unnie aku mengerti keundae tetap saja aku merasa tidak berguna untuk suamiku."
"Arasseo, kalian hanya butuh waktu lebih lama untuk memahami karakter kalian masing2. Aku yakin Sungmin mencintaimu."
"Ye aku percaya tapi kenapa aku merasa tak ubahnya seperti Hyena yodongsaeng yeobo. Ia selalu memperlakukanku layaknya seorang anak kecil."
"Berjalannya waktu kalian pasti akan semakin memahami satu sama lain. Yang harus kau lakukan adalah bersabar."

***************
"Park Sooyoung ssi melayangkan gugatann kepada SM Grup hari ini agasshi."
"Algaesseumnida ahjussi."
"Eotteokaejyo agasshi? Apa Sajangnim harus kita beritahu?"
"Andwae ahjussi, haraboji masih dalam masa pemulihan di toronto. Jangan sampai beliau tahu."
Ponsel Dong Yup ahjussi berdering. Ia berbicara dengan nada panik. Yunmee memperhatikan percakapan Dong Yup ahjussi dengan penasaran.
"Wae?"
"Agasshi, sekarang pihak kepolisian sedang berada di lokasi proyek."
Mereka pun pergi ke lokasi dengan segera.

Terlihat garis polisi melingkari lokasi tersebut. Sungmin melihat Yunmee begitupun Yunmee yg kaget dengan keberadaan suaminya.
"Yunmee....Sedang apa kau disini?"
"Yeobo....Kau.....Kau jg sedang apa disini?
"Ah, Yunmee ssi. Aku dan Hyung yg menangani kasus ini."celetuk Minho tiba2.
"Mwo?"Yunmee merasa dibohongi oleh Sungmin. Saat ia hendak berbalik.
"Ah.....Akhirnya polisi bertindak."
"Sooyoung ssi?"kata Sungmin tiba2. Membuat Yunmee kaget.
"Ah, Sungmin oppa lama tak bertemu."
"Yeobo, kau kenal dia?"
"Kenalkan aku hoobae Sungmin oppa saat kuliah dulu. Tch, ternyata kalian suami istri? Kuharap oppa bisa adil."ledek Sooyoung sambil merangkul Sungmin.
Yunmee menatap kesal suaminya dan beranjak pergi. Sungmin tak berdaya meninggalkan pekerjaannya.
*************
"Jagi, kau sudah tidur?"tanya Sungmin yg melihat istrinya berbaring miring menghadap ke arah yg berlawanan olehnya.
*************
Berhari2 hubungan Yunmee dan Sungmin seperti perkembangan kasus Kecelakaan kerja tersebut terkesan memanas.
Yunmee terkesan menghindar. Terlebih ia tahu kalau antara Sooyoung dan Sungmin dulu pernah ada kedekatan khusus.
Dan yg paling membuatnya sakit hati adalah ketidak jujuran Sungmin yg menyembunyikan bahwa ia lah yg menangani kasus tersebut.
Ia tak lagi bisa mengontrol emosinya, hingga pekerjaannya terganggu.
"Agasshi, lebih baik sekarang agasshi tidak lagi mengurusi kasus itu lagi. Ahjussi khawatir dengan hubungan rumah tangga agasshi yg semakin merenggang." namun Yunmee tak menjawab.
"Gwenchana ahjussi aku masih bisa mengatasinya. Ahjussi aku pergi sebentar."

Yunmee pergi sekali lagi ke rumah Seo HyunChul. Saat ia berdiri di depan rumahnya, ia melihat dua orang ahjumma sedang bergossip.
"Ya, apa kau tahu sekarang keluarga mereka berubah drastis. Mungkin berkah saat mereka terkena musibah."
"Ne."
"Jogiyo, ahjumma saya boleh bertanya sebentar?"kata Yunmee. Merekapun berbincang2.

Saat Yunmee hendak pergi dari rumah Seo Hyun Chul ia melihat seseorang yg ia kenal.
"Sung Dong Il...?"gumamnya.
Ia menunggu di mobil sambil memerhatikan rumah Hyun Chul. 15menit kemudian mereka keluar.
Yunmee penasaran dan mengikuti mobil Sung Dong Il pergi.
Ternyata mereka sampai di lokasi proyek.
Dengan mengendap2 Yunmee mencoba untuk tidak diketahui oleh mereka.
"Ya! Si Hyun Chul itu ternyata benar2 menguras kantongku."kata Sung Dong Il.
"Sabarlah Tuan sebentar lagi kita berhasil menggulingkan kepemimpinan Keluarga Lee (Lee SooMan)."kata Sekretaris Dong Il.
"Ternyata tidak sia2 aku menyuap si bodoh Hyun Chul itu. Bahkan ia rela mengorbankan tubuhnya hanya dengan uang. Cih, dasar manusia rendah. Hahahaha."tawanya membahana.
Yunmee terperanjat kaget dan menyentuh kaleng2 yg berada di kakinya. Sontak Dong Il beserta anak buahnya melihat ke arahnya. Dengan sekuat tenaga Yunmee melarikan diri.
Anak buah Dong Il mengejarnya. Tiba2 Yunmee merasa sakit pada perutnya. Lalu seorang bodyguard Dong Il menangkap bahu Yunmee dengan keahlian taekwondonya Yunmee pun berusaha melawan.
Tapi rasa sakit di perutnya benar2 hampir membuatnya gila. Dan akhirnya Yunmee terpojok oleh mereka.
"Ya.....Kim Yunmee agasshi. Kau sudah bosan hidup ya. Hingga menghantarkan nyawamu pada kami."ujar Dong Il.
"Mwo? Ya! Jangan mendekat! Atau tidak....."
"Tidak apa nona kecil, kau mau berteriak? Mau melawan kami? Kau mempermudah kami. Ah, bagaimana kalau kita buat skenario. Kim Yunmee pewaris SM Grup tewas di lokasi proyek karna kecelakaan. Hahahahaha."
Yunmee ingin sekali memukulnya namun rasa sakit di perutnya tidak tertahankan.
Mereka semakin mendekat, kesadaran Yunmee perlahan menghilang. Samar2 ia melihat beberapa orang datang menghajar anak buah Dong Il.
Salah satu orang mendekatinya.
"Gwenchanayo?"tanya orang itu yg nampak samar di mata Yunmee. Dan akhirnya Yunmee pingsan.

Di RS.
Semalaman Yunmee tidak sadarkan diri.
"Aku.....Ada dimana?"Yunmee yg perlahan sadar.
"Agasshi, anda sudah sadar.Thangida aku akan panggil paksaengnim* dan Sungmin Ssi."kata Dong Yup ahjussi dan pergi meninggalkan Yunmee yg baru saja sadar. (paksaengnim :dokter)
Tidak berapa lama Paksaengnim, Sungmin dan Ahjussi datang ke ruangan Yunmee.
"Jagiya, thangida kau sudah sadar."kata Sungmin.
Paksaengnim memeriksa Yunmee "Istri anda sudah benar2 pulih keundae butuh rawat inap satu hari lagi. Dan Chukkaeyo pada anda berdua."
"Gomapsseumnida Paksaengnim."kata Sungmin dengan wajah sumringah.
Yunmee bingung dengan percakapan mereka.
"Yeobo wae?"tanya Yunmee.
"Jagiya......"Sungmin memeluk tubuh istrinya dan mengecup lembut kening istrinya itu.
"Sebenarnya ada apa yeobo? Aku sakit apa?"
"jagiya...Ani....Sebentar lagi aku akan dipanggil Appa."jawab Sungmin. Dong Yup ahjussi pun mengangguk mengiyakan kata2 Sungmin.
"Mwo? Maksudmu? Aku hamil?"tanya Yunmee.
"Ne, tapi hampir tadi kita kehilangannya. Kehamilanmu berjalan 5minggu."jawab Sungmin.
Yunmee mengusap perutnya sendiri dan ia menagis sejadi2nya.
Sungmin dan ahjussi dibuat kaget oleh reaksi Yunmee.
"Omo, wae jagi? Apa kau tidak menginginkan bayi kita?"
Yunmee merangkul erat Sungmin, "Yeobo...Aku akan menjadi Eomma....I'm so happy."
Mereka pun menangis haru bersama dalam pelukan. Dong Yup ahjussi menyingkir.

FLASH BACK.
Saat Yunmee hendak pergi sendirian, Dong Yup ahjussi merasakan firasat yg buruk jadi ia menelepon Sungmin.
Sungmin memutuskan untuk mengikuti Yunmee pergi. Dari informasi yg ia dapat Yunmee pergi ke rumah Seo Hyunchul.
Tapi sesampainya Sungmin disana ia sudah telat namun dari dua orang ahjumma yg berbicara dengan Yunmee mereka memberitahu Sungmin kalau ia mengikuti mobil sekelompok orang yg keluar dari rumah Hyun Chul.
Dan ia menginterogasi Hyun Chul secara informal. Dengan ketakutan ia memberitahu kalau Dong Il dan anak buahnya hendak ke lokasi proyek.
Sungmin pun menelepon Minho dan menyuruh beberapa anak buahnya ke lokasi proyek.
Tepat waktu saat Yunmee terdesak oleh komplotan Dong Il, Sungmin dan anak buahnya pun berhasil diringkus.
Sedang Sungmin menggendong tubuh istrinya yg pingsan ke RS.
Beruntungnya Yunmee merekam percakapan Dong Il dan anak buahnya.
Dengan itu SM Grup menang dan Sung Dong Il berikut orang2 yg terlibatpun ditahan.
Park Sooyoung merasa bersalah karna telah memihak pihak yg salah yaitu Seo Hyun CHul.
END OF FLASH BACK

On 31dec 2010.
Di malam tahun baru itu Yunmee dan Sungmin merayakan Tahun Baru dan Saengil Sungmin yg jatuh pada tgl 01 Januari. Mereka merayakan berdua di apartemen dengan candle light dinner yg disiapkan oleh Dong Yup ahjussi sebagai sonmul darinya.
Satu bouquet bunga dikirim untuk pasangan itu sebagai ucapan selamat dan permintaan maaf dari Park Sooyoung yg sudah diperdaya oleh Seo Hyun CHul.
Vee dan Kim Bum serta si kecil Jae Yun mengirim bouquet bunga untuk mereka dengan note kecil ucapan saengil untuk Sungmin dari jae Yun.
Teng......Tepat waktu menunjukkan pukul 00.01.
"Happy New Year Jagi."ujar Sungmin seraya mengangkat segelas wine dan Yunmee mengangkat segelas air.
"Happy New Year Yeobo and Saengil Chukkaeyo."ujar Yunmee.
Tiba2 mata Yunmee berkaca2 seraya menunduk. "Mianhe yeobo."ucapnya.
"Mwo? Wae jagi."
"Sebenarnya apa yg membuatmu mencintaiku yeobo? Aku tidak cantik, tidak pandai mengurus rumah, tidak pandai memasak dan aku gampang sekali ngambek. Mianhe yeobo belum menjadi istri yg baik untukmu"
Sungmin mendekati istrinya dan berlutut di hadapannya.
"Jagi, there is no reason to not love u."
"Tapi aku tidak bisa memberimu apa2"
Sungmin mengusap lembut perut Yunmee, "Kau sudah memberiku lebih jagi."
"Saranghamnida yeobo. Semoga kau selamanya mencintaiku."
"Na Tto. This I Promise You."kata Sungmin sembari mengecup lembut bibir Yunmee.

THE END.
SAENGIL CHUKKAEYO YEOBOMI......^o^ Mee <3 Min yeowonghi.....

Fun Fact Eunhae couple


1. Sudah jadi rahasia umum kalau Donghae itu parah banget untuk urusan nyetir mobil. Nah, siapa dong yang mau sukarela jadi sopir pribadinya dia? Tidak lain dan tidak bukan adalah EunHyuk! Kemanapun kalau pergi berdua, pasti Eunhyuk yang nyetir. Belakangan, ternyata Eunhyuk melakukan itu karena dia ga mau mati muda kalau ngebiarin Donghae yang nyetir…*ckckckck....bener bgt tuh...pantes mobil haeppa gk pernah dipake*

2. Donghae suka banget minta dipijitin sama Eunhyuk. Tapi karena Eunhyuk badannya ga berisi, dia pakai cara praktis untuk mijitin Donghae dengan cara diinjek-injek! *LOL*

3. Eunhyuk suka memperkenalkan dirinya dan Donghae dengan sebutan EunHae. Seperti waktu di SUKIRA, Eunhyuk bilang, “Hai! Kami adalah Eunhyuk dan Donghae, EunHae Super Junior!” Heechul pun bertanya, “Apa maksudnya? Kamu mau bilang kalau kalian pacaran gitu?” Eunhyuk Cuma ketawa tapi Donghae senyum dan bilang, “Ga kok. Dia Cuma mau bilang kalau kami ini sahabat baik.” *hooh....percaya kok klo klian sahabat baik...^^*

4. Donghae itu punya cara special untuk membangunkan Eunhyuk. Kalau bangunin member lain, dia bakal mukulin pantat mereka satu per sat uterus teriak-teriak, “Woi! Bangun! Udah siang!” Tapi kalau untuk Eunhyuk, dia akan berbaring disebelahnya, dipeluk, terus bilang, “Hyukkie, ayo bangun. Udah siang nih.” Dan jika ternyata Eunhyuk ga bangun-bangun, Donghae bakal terus meluk dia, ikutan tidur, baru bangun bareng-bareng. *speechless*

5. Donghae bilang Eunhyuk itu ganteng banget dan dia suka. Kangin tanya kenapa, dan Donghae langsung menjelaskan kalau dia suka bibirnya yang tebal, matanya yang seksi dan rahangnya yang tegas. Eunhyuk sendiri memonyong-monyongkan bibirnya sambil mengedip-ngedip centil waktu dibilang begitu sama Donghae. *asli unyuk mank ganteng*

6. Waktu ditanya kesan pertama masuk Super Junior, dengan jujur Eunhyuk berkata, “Waktu pertama kali bertemu, rasanya aku sudah menyukai Donghae…” *ituh yg d mnet mini drama kan?*

7. Donghae pernah mencium Eunhyuk waktu SuShow. Sayangnya Cuma di pipi. Pas Eunhyuk lagi nyanyi, tiba-tiba Donghae mendatanginya kemudian mencium pipinya! *hhe*

8. Donghae pernah minum strawberry milk dengan sedotan yang sama bekas Eunhyuk. Karena di Jepang hal seperti itu dibilang ciuman ga langsung, waktu Donghae ditanya kenapa g beli sendiri dia Cuma jawab, “Males ah!” *ALIBI ae haeppa bilang males pdhl seneng tuh..^^*

9. Eunhyuk itu paling ga bias jauh-jauh dari Donghae. Pas wawancara di SUKIRA, dua-duanya keluar dari boks siar. Eunhyuk masuk ke ruang persiapan, sedangkan Donghae keluar. Eunhyuk yang menyadari Donghae tiba-tiba ga ada, langsung tanya ke Wookie. “Mana Donghae?” Wookie jawab sambil nunjuk pintu keluar, “Kesana.” Eunhyuk pun langsung keluar menyusul Donghae. *So Sweet*

10. Donghae itu pencemburu. Saat off shot ‘Snow Dream’ bareng TVXQ, mereka ngatur setting panggung dengan bola-bola salju mainan. Donghae melihat Eunhyuk lagi asyik ngobrol sama Changmin. Mereka ketawa terus tiba-tiba pelukan. Donghae pasang muka jutek abis, habis itu lama-lama dia kesel terus ngelemparin mereka berdua pakai bola-bola salju itu satu per satu. *jealousyHae*

11. Waktu ada acara game di starking, Donghae kalah jadi dia dapat hukuman. MC-nya bilang, “Untuk Donghae-shi, bagaimana kalau hukumannya ciuman?” Donghae Cuma ketawa tapi Eunhyuk langsung bilang, “Maaf ya! Bibir Donghae hanya milikku!” *udh distempel ma unyuk...lol *

12. Ada yang pernah merhatiin kenapa Donghae selalu berdiri di sebelah Eunhyuk setiap kali ada acara di panggung? Jawabannya adalah karena Donghae ingin bias meminjamkan bahunya setiap saat kalau Eunhyuk yang terkenal cengeng itu nangis di atas panggung.

13.Awal terbentuknya EunHae *jiahhhh* itu karena Zhuo Mi, Karena Eunhyuk itu kecil dan kurus (yahh gak kecil2 amat kaya ucok baba) dia disebut “ myeol chi” artinya ikan kecil, kalo kata Zhou Mi siih Fishie couple maksudnya EunHae, (setinggi apa Zhomi??) *fish couple*


14.Donghae meninggalkan pesan ke Eunhyuk dengan isi “Hyukjae, Aku mencintaimu~”
eunhyuk membalas “Berhenti menyembunyikan cinta sepihak kita!!” *^^???* *huwaaa...cinta sepihak??? lol*


15. Sebelum bungee-jump, 250* teriak “Ayo kita putus, Donghae!”
Donghae membalas, “Cepat turun, aku akan memukulmu!” *haeppa takut diputusin unyuk...hhi*

16.Seseorang bilang “Aku tidak bisa tidur dengan tenang karena ada nyamuk. Hyung, tolong ajai nyamuk-nyamuknya agar mereka tidak mengangguku.” Donghae membalas, “Berikan aku nama lengkap dan alamat si nyamuk, akan kuberi pelajaran dia.” *ngakak gue*  *hahahaa*

17.Menunjukkan panggilan ke Eunhyuk, karena hanya ikatannya Eunhae sungguh kuat,*kek perangko*

18.Pernah ketika Kibum pulang ke Korea, Donghae yang paling pertama memeluknya. Lalu Eunhyuk mencoba memeluk kibum tapi ditarik oleh Donghae, *inih jealous ma ibum or unyuk?*

19.Kyuhyun pernah bilang “Saya sangat tersanjung mengenal Donghae Hyung, tapi ketika aku sedang bersamanya, Aku merasa aku yang menjadi hyungnya.”, eunhyuk dan ryeowook pun mengangguk dari belakang, sedangkan sungmin tertawa setengah mati, *ngakak ae si yeoboMIn*

20.Waktu di Jepang, anggota suju pada beli es krim, eh Eunhyuk dateng-dateng bawa gulali yang gede itu, terus member laen pada bilang kalo Eun Hyuk gak boleh makan itu, eh eunhyuk malah nangis. Akhirnya member suju pada bolehin. yaudadeh, si Eunhuk akhirnya makan gulalinya tapi masih sambil nangis, waktu donghae bilang “aku minta,,,” ya,, eunhyuk kasih aja,, ee gak tau kenapa kyuhyun ketawa setengah mati *hha~ kaya anak kecil its so funny*
*haiyaaa....bener2 childish*

21.Pas Radio Show, lagi bahas siapa yang punya bibir terbaik, eh Donghae tiba-tiba ngomong “Eunhyuk kalo bangun tidur” *speechless*

22.Pas Eunhyuk baru ketemu Hakyung di Super Junior, Eunhyuk ngasi tau Hankyung kalo namanya itu “Won Bin”, si Hankyung percaya dan dia manggil Eun Hyuk “Won Bin hyung” 3 bulan.*ckckkck,, poor hangeng!! udah tau Won Bin ama Eunhyuk beda banget. tapi lucu lucuu.hhaha~ *poor GeGe*

23.Eunhyuk salah satu yang mudah menangis di Super Junior selain Teukie pastinya.. *manggut2*


24.Donghae berteman baik dengan Eunhyuk.. (seumuran juga) makanya Donghae paling
seneng maen ma Eunhyuk.. pernah suatu ketika saat Donghae berada di Cina bersama Super Junior M.. member lain yang berada di korea menghubungi Donghae dengan video call.. saat itu Eunhyuk menangis.. alesannya dia kangen sama Donghae.,,, *wakakakaka* *hedeuh....sweet bener dagh*

25.Saat perform lagu ‘U’,, Donghae merasa para member melihat dia seperti binatang buas, eunhyuk yang selalu ngetawain dia, *wae?*

26.Donghae senang memperkenalkan dirinya dan Eunhyuk sebagai EUNHAE = Eunhyuk dan Donghae (berawal dari fanfict).. tapi karena takut shiwon marah donghae menggantinya jadi EUNSHIHAE = Eunhyuk, Shiwon & DongHae *makanya siwon selalu jadi orang ke 3* *emank ye dmn2 yg nama'y wonnie jd org k3 d tiap couple*

27.Donghae benci warna pink.. makanya Donghae dan Sungmin sekarang udah nggak sekamar lagi. *makanya waktu itu sungmin tidur ndiri. Waktu datang kyuhyun, sungmin sempet takut,,, makanya dia ganti barangnya sedikit-sedikit, tapi kyuhyun diam aja gak ada masalah makanya sungmin sayang banget ma kyu, go kyumin!!* *KYUMIN DAEBAK*

28.Donghae suka banget dipeluk ( hugholic ) *haeppa....mw donk dipeluk umin....lol*

29.Donghae takut banget sama suara ngoroknya shindong, makanya waktu dia tidur ma eunhyuk dia dia lebih seneng karena eunhyuk seneng meluk orang, *hayaaaaahhh....peluk2an duoonnkkk*

30.Donghae suka membangunkan member lain dengan cara mencubit pantat mereka atau memeluk mereka di tempat tidur. *aish jongmal cara yg aneh*

31.Sebelum debut Eunhyuk dan Junsu (DBSK) berencana menjahili Donghae dengan membuatnya menangis. Eunhyuk bilang “kau sudah mulai berubah dan sudah melupakan kita..”(biasanya seseorang yang sudah menjadi seorang selebritis seperti itu) Donghae kecewa dan pergi.. Eunhyuk pergi nyusul ternyata dia denger ada yang nangis di kamar mandi begitu Hyukie mau buka pintu kamar mandinya Donghae langsung ngebanting pintu sambil teriak “AKU TIDAK AKAN BERUBAH!!”. *huahahaaaa......king of tears hae*

32.Pas mau ultahnya Teukie tahun 2008, si Eunhyuk tuh semaleman gak tidur cuma bikin rekaman ultahnya Teukie bareng PDnya. pas lagunya diputer di depan teukie si teuki langsung terharu terus dia nangis deh,, *ngakak*
*hiksu....*

33.Eunhyuk gampang ketipu, sering banget dia dibodoh-bodohin ama member lain. *yup! di really show banyak,,, kasihannn* *ckckck, terlalu lugu unyuk*

34.Para member SUJU acung jempol ke Eunhyuk karena tahan banget hadapi kelakuan Donghae yang kadang kayak anak kecil, *11 tumbs to eunhyuk* *hooh tambah jempol mee 4.....lol*

35.Eunhyuk ama Donghae sering saling gendong menggendong *ommo??* *hedeuh...*

36.Donghae sering praktek bela dirinya ke eunhyuk, sambil bilang “come on hyukjae!!” ya eunhyuk terima-terima aja, tapi nanti sungmin datang narik rambut donghe biasanya, *good job sungmin!!* *hahaha...bagus yeobo*

credit: ophiipantau
http://yeppopo.wordpress.com/2011/01/19/cerita-dibalik-eunhyuk-donghae-couple/

Fun Fact Kyumin couple




1. Kyuhyun masuk kedalam ketegori hal yang DIBENCI oleh Sungmin! *bagaimana bisa?* sungmin menulis surat, dan isinya hal hal yang dibencinya tentang Kyuhyun.
Sungmin :
-Kyu, aku membencimu saat kau menertawaiku dengan senyuman evilmu.
-Kyu, aku membencimu saat kau memegang benda benda pink kesayanganku.
-Kyu, aku membencimu saat kau menatapku dengan tatapan evilmu.
-Kyu, aku membencimu saat kau tersenyum pada orang lain.
-Kyu, aku membenciumu saat kau bersikap manja padaku.
-Kyu, aku membencimu saat kau mulai menjahili hyung hyungmu
-Kyu, aku membencimu saat kau kehilangan starcraftmu
-Kyu, aku membencimu saat kau mulai menggodaku
-Kyu, aku membencimu saat kau membuatku tersenyum
-Kyu, aku membencimu saat kau meninggalkanku sendirian
-Kyu, aq membencimu saat kau bernyanyi untuk orang lain! *Jjiah, pdhal suaranya kyu kan bgs*
-Kyu, aku membencimu saat kau tidak ada disisiku (?).
-Kyu, aku membencimu karena aku tidak bisa membencimu (??)
-Kyu, Kau tau, aku tidak pernah membencimu sedikitpun(?). Karena kau adalah dongsaeng kesayanganku.

2. hati hati!!!! Jika kalian dekat dengan Sungmin, berarti kalian juga siap siap dimusuhi oleh Kyu!!!! XD *kenapa begitu?*
Sebagai contoh, sebut saja Sooyoung SNSD, dia adalah teman dekat Sungmin. Karena mereka MC diradio yang sama. Dan Kyuhyun sengaja menelepon keradio mereka sebagai bintang tamunya.
Lalu Sooyoung berkata: aku sangat senang saat melihatnya didalam mobil, tapi dia bersikap dingin padaku.

Kyuhyun hanya cengengesan mendengar ucapan Sooyoung. Lalu Sungmin menjawab : Kyuhyun seperti itu padamu, karena kau selalu denganku. Karena aku adalah Roomatenya Kyuhyun.
Lalu Kyuhyun minta maaf pada Sooyoung atas sikapnya

3. Diradio yang sama, kali ini giliran Sungmin nih yang cemburu XD waktu itu Sungmin nanya :
Kyuhyun ah, Saranghae? (Kyuhyun ah, apa kau mencintaiku?). ucap Sungmin tiba tiba XD
Lalu dengan nada yang terdengar serius Kyu ngejawab : Hyung saranghaeyo.. (Hyung aku mencintaimu…). Sungmin terlihat senang mendengar ucapan cinta dari Kyuhyun.
Ehhhh… dengan tiba tiba Kyu bilang : Sooyoung sshi do saranghaeyo… (Aku juga mencintai Sooyoung)

Dan membuat Sooyoung jingkrak jingkrak kesenangan. Tapi….. Sungminie malah terlihat murung. Umin menundukan kepalanya. Dan gag terpancar lagi kesenangan diwajah imut Minnie
Dengan kesal umin bilang : ah.. sudah hentikan .. hentikan! LOL
Khehehehe sama sama pencemburu ternyata KyuMin ni XD

4. Dan pasangan KyuMin ini selalu menggunakan aksesoris yang sama !!! seperti jam umin yang warna kuning hijau, Kyu juga mengenakan jam yang sama!

XD coba kalian liat di Mnet Drama Mini Super Junior. Hanya Kyuhyun dan Sungmin yang mengenakan jam tangan putih!!! XD

5. Bagi Kyuhyun, Sungmin adalah putri KHAYALAN nya!!!!

6. ada yang Udah liatd belom saat pembuatan MV NEORAGO???? Sebelum pembuatan MV Umin gi kumpul nih ma yang lainnya, tapi Kyu dijajaran belakang
*ada yang tau posisinya?* yup! Lalu ci Umin nyamperin Kyu dan langsung meluk Kyuhyun !!!!!

7. Pas disebuah acara *entah apa namanya q lupa XD* sorry sorry menang penghargaan nih. Dan anak2 suju pun saling berpelukan. Ada adegan yng ngebuat SHOCK banget *lebay* Kyuhyun narik bahu Umin, and Kyu hampir mencium Umin!!! Tapi Umin nolak dengan mengeleskan wajahnya kearah lain. Tapi Kyu narik lagi bahu Umin, terlihat Kyu nyosor duluan. Ea uminpun terlihat pasrah dan membalas CIUMAN kyunie!!!!!

8. Banyak orang bilang, KyuMin ntu beraksinya tidak didepan kamera! Mereka beraksinya hanya dibalik layar aja!

9. Walaupun KyuMin tidak banyak terlihat mesra yg tidak seperti pasangan HanChul, ShiChul, and EunHae yang selalu menebarkan kemesraan dimuka publik. Tapi KyuMin dapet peringkat 1 THE BEST COUPLE !!! XD saat bulan Februari kemaren juga pas hari Valentine, KyuMin menjadi no 1 di the best couple! N yang ke 2 diduduki oleh EunHae! XDD

10. Kalau diperhatikan tatapan Kyuhyun ke Sungmin itu sangat berbeda!!! Pernah berpikir gitu gg??? Coba deh kalian liat picu picu mereka. Sama kayak EunHae. Tatapan couple EunHae ma KyuMin ini kayak tatapan sebuah kasih sayang *cieeeee* atau juga CINTA!!!

11. Orang ke3 dalam pasangan KyuMin itu SHINDONG! *weeewww* dan dalam pasangan EunHae adalah KIBUM!!!! Dan dalam pasangan HanCHul itu SIWON!!! *kayakna siwon selalu mnjdi orang ke3 disetiap couple deh*Plak*ditabok sendal ma siwon* pernah liat majalahnya gg???? Pkoknya aku liat di sebuah majalah thailand.

12. Kyuhyun dan Sungmin masih 1 kamar sampe skrang. X)

13. Kyuhyun suka nyimpen foto Sungmin dibawah tempat tidur.nya

14. Kyu suka nyium kelopak mata.nya Umin

15. Kyu suka ngeliat Umin terutama rambutnya Umin waktu tidur coz terlihat adorable n sexi O.o [!]

16. Umin pernah bener-bener suka ma cermin, coz mengingatkan dy tentang rata-rata.nya bagaimana dy tidak cukup baek untuk kyu *ad yg ngerti ga??*

17. Setiap Kyu ke Cina, Umin pasti minta Kyu ninggalin satu bantal miliknya di Korea byar bisa dipeluk, cz meluk bantal itu aja Umin berasa kayak meluk Kyu

18. Kembang Gula ngingetin Kyu ma Umin bkn karena warnanya, tapi karena rasanya yang manis. Kyu percaya Umin orang termanis yang pernah dia temui

19. Kyu selalu percaya Umin ga pernah mabuk. Tapi suatu malam pas kyu pulang dan menemukan Umin menari disekitar kamar mereka sambil memegang botol wine XP

20. Kyu ga pernah suka gambar (fotografi), tapi wkt tau dy bakal tinggal di Cina selama bbrpa wkt, Kyu langsung mendekati Umin n meminta mengambil beberapa foto dengannya

21.Kadang Kyu terlalu lelah n berpikir gabung dengan SuJu merupakan kesalahan besar *hwaaa, itu bkn kesalahan kyu!
Tp keberuntungan yg besar! dsr babo!* tp melihat Umin tersenyum padanya, Kyu langsung mengubah pikirannya

22. Knp Umin selalu perlu mantel bulu yg hangat n tebel?? Coz untuk membuat lengan Kyu hangat jika memeluknya

23. Kyu n Umin pernah berfikir (tepat.nya mengkhayal) kalau suatu saat nanti mereka menikah n punya anak, Mereka pinginnya punya 2 anak, yg pertama yeoja (perempuan), yg kedua namja (laki-laki)

from : dyahryusakitripleself.wordpress.com