Kamis, 17 Februari 2011

Trouble Maker Jilid 05

Trouble Maker Jilid 05

Cast :
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th kelas 3 SMA

Han Sister => Sooyo & Sookyo
Kim Kibum
Choi Soobyung/Sooby
Cho Kyuhyun
Park Jung Soo
Shim Changmin
Yesung
Ahn Suk Hwan

The Lee
* Lee Hyukjae
*Lee Yoori
*Lee CHae Rie
*Lee Sung Young
*Lee Seungmi

Cameo : Zhoumi as Songsaengnim

Saat tiba di jalan tempat ia menurunkan Sooby, Heechul kaget karna Sooby tiba2 sudah berganti pakaian dan dengan make up yg tebal lalu Ia menyetop taxi.
“Itu dia kan? Kenapa.... Dan selarut ini ia mau kemana?”Heechul hanya bisa bengong melihat Sooby dari kejauhan di mobilnya.
Rasa penasaran Heechul pun membawanya terus diam2 mengikuti Sooby pergi dari belakang.
Taxi itu sampai ke sebuah cafe yg bernama Bourbon Rose.
Lama Heechul berpikir untuk masuk atau tidak, segala prasangka menghampiri pikirannya.
"Aish, yeoja ini membuat kepalaku pusing." Heechul keluar dengan hati emosi dan masuk ke dalam cafe itu. Selama ini Heechul tidak pernah ke tempat yg penuh hingar bingar kehidupan malam karna sibuk bekerja.
Dilihatnya di sekelilingnya aroma alkohol dan asap rokok memenuhi ruangan.
Dicarinya sosok yg ia kenal di antara orang2 yg ada di dalam cafe. Terdengar suara merdu seorang penyanyi dari panggung, panggung yg tidak begitu besar seorang penyanyi yg memakai gaun terusan silky merah sedada dan rok yg hanya setengah paha dengan pita yg agak besar di pinggangnya. Ia bernyanyi diiringi permainan seorang pianis.

geudaen moreujyo naegedo
meotjin aeini itdaneungeol
neomu sojunghae kkok sumgyeodueotjyo
geu saram naman bol su isseoyo
nae nuneman boyeoyo
nae ipsure yeongwonhi damadulgeoya
gakkeumssik chaoreuneun nunmulman algo itjyo
geu saram geudaeraneungeol
algetjyo na honja aningeollyo
ansseureowo marayo
eonjengan geu saram sogaehalkkeyo
ireoke chaoreuneun nunmuri malhanayo
geu saram geudaeraneun geor

Translate
Do you know that
I do also have a great lover?
Someone that I cherish so much that I had to hide
That someone, only I can see him
He is only visible to my eyes
I Will keep him locked in my lips forever
Only the tears that fill my eyes know
That person is you
Can you see I am not alone
So don’t worry about me so much
I’ll introduce him to you someday
Can you hear my tears filled up in my eyes say?
That person is you

                                                                    "I Have a Lover" sing by Lee Eun Mi 

http://www.youtube.com/watch?v=gG6qGNz0N1k

Heechul sungguh terpana dengan suara penyanyi itu, ia perlahan mendekati panggung hendak melihat lebih jelas.
"Mwo? Dia....."batin Heechul shock melihat penyanyi tersebut tidak lain merupakan Sooby.
Perlahan ia mundur, namun seorang pelayan cafe tidak sengaja menabrak Heechul dan menjatuhkan gelas2 yg ia pegang. Pelayan itu pun meminta maaf berkali2 kepada Heechul. Sontak saja kejadian itu membuat semua orang yg ada di cafe melihat ke arah Heechul.
Sooby sungguh terkejut melihat Heechul yg ada disitu. Tak sanggup menahan malu Sooby berlari meninggalkan panggung, Heechul pun mengejar Sooby.
Ia berhasil menarik tangan Sooby dan menghempaskan tubuhnya ke dinding.
"Lepaskan aku sunbae.........Biarkan aku pergi."
"Mwo? Harusnya aku yg marah dengan apa yg kau lakukan di cafe ini."kata Heechul dengan membentak.
"Marah? Wae? Apa aku menyusahkanmu! Hah!"bentak Sooby tak mau kalah lalu menepis tangan Heechul dan kembali masuk ke dalam cafe. Saat Heechul berusaha mengejar Sooby lagi seorang pria datang mencegat Heechul berikut 2 orang tinggi besar seperti bodyguard.
"Ya.....Ya.....Ya......Ada perlu apa Tuan Tampan dengan artis kami. Ah kenalkan saya Ahn Suk Hwan pemilik cafe Bourbon Rose."dengan gaya yg seperti mafia.
"Maaf tapi aku harus bertemu dengannya."kata Heechul tetap berusaha menerobos ketiga orang tersebut untuk menemui Sooby.
Namun kedua bodyguard itu menyeret Heechul keluar. Tawa Ahn Suk Hwan membahana melihat Heechul diusir keluar.
"Argh....Sial....!"Heechul membanting pintu mobilnya dan pergi dari tempat itu.

Pagi Hari
Kampus Kim Yunmee.
Pagi ini Yunmee sebenarnya Yunmee tidak ada mata kuliah tapi ia datang ke kampus untuk ke perpustakaan mencari buku untuk tugas.
Dicarinya buku yg ia maksud. Lalu tak sengaja ia melihat sepasang kaki seseorang di balik rak buku.
Yunmee yg penasaran pun menghampiri orang tersebut.
Dilihatnya namja yg selalu mengganggunya yg selalu memanggilnya Frozen Lily, siapa lagi kalau bukan Lee Hyukjae.
Dengan polosnya ia tertidur pulas di pojok perpustakaan dengan posisi duduk dan kaki yg diluruskan ke depan di lantai.
Dengan ceroboh Yunmee menyenggol rak buku dan menjatuhkan beberapa buku tepat di kepala Hyukjae.
"Aww.....Siapa yg berani menjatuhkan buku2 ini hah!"bentak Hyukjae yg langsung bangkit dari tidurnya.
"Mianhe, aku tidak sengaja."jawab Yunmee merasa bersalah.
"Mwo? Kau? Ah....Gwenchana kepalaku baik2 saja kok. Eh, kau kenapa bisa ada disini?"tanya Hyukjae.
"Uhm....Jangan2 kau sedang mengagumiku yg sedang tertidur ya....Wah jadi malu aku."Hyukjae cengengesan sambil menggaruk2 belakang kepalanya.
Yunmee yg malas menanggapi kata2 Hyukjae lalu berbalik dan melangkahkan kakinya dari hadapan Hyukjae.
"Omo.....Kau jangan pergi. Aku belum minta ganti rugi setelah kau membuat kepala ku cidera."kata Hyukjae.
Mata Yunmee melotot ke arahnya. Hyukjae yg melihat tatapan Yunmee langsung berpura2 memegang kepalanya.
"Ini benar, aku benar2 sakit."Hyukjae berusaha meyakinkan Yunmee.
Yunmee menghampiri Hyukjae dan dengan tiba2 membuat Hyukjae kaget karna Yunmee memegang kepala Hyukjae.
Wajah mereka sungguh dekat.
"Ehm...Sepertinya kau benar2 sakit. Baik apa yg harus aku lakukan?"tanya Yunmee tanpa Ekspresi.
Hyukjae menelan ludahnya tidak menyangka Yunmee akan sedekat itu dengannya. Untuk beberapa lama Hyukjae melongo.
"Kalau kau tidak cepat mengatakannya aku akan pergi sekarang."ancam Yunmee yg tidak sabar.
"Andwae....Ne, aku mau sabtu ini kita ....Ken....Kencan....Nde, kencan."jawan Hyukjae gugup.
"Mwo? Kau gila?" kata Yunmee. "Nde, aku setuju. Tentukan dimana dan kapan waktunya."lanjutnya tegas.
"Ehm....Di....Di Lotte World jam....Jam 3 sore. Kau mau aku jemput?"tanya Hyukjae gugup.
"Ani, kita ketemu di pintu masuk jam 3."jawab Yunmee tanpa ekspresi dan pergi berlalu meninggalkan Hyukjae.
"Aish.......Kenapa aku jadi gugup menghadapi si Frozen Lily. Sial sepertinya ada yg tidak beres dengan diriku. Hehe. Yippy!"Hyukjae lompat2 kegirangan sendirian.

Yunmee berjalan di koridor kampus dan langkahnya terhenti karna seorang berdiri tepat di hadapannya.
"Annyeong, masih ingat aku?"tanya yeoja itu. Namun Yunmee hanya diam.
"Joneun Yoori imnida kau pernah membantuku menyelamatkan diri dari wartawan saat itu."
"Nde, kau Lee Yoori artis muda yg baru naik daun yg bermain di drama ALmost Love."jawab Yunmee.
"Mwo? Kukira kau tak kenal denganku."Yoori terperangah kaget mendengarnya.
"Itu gampang karna kedatanganmu saat itu menjadi topik utama di kampus kami dan berita itu ditempel di mading sana. Berikut dengan gambar wajahmu. Tapi aku sama sekali tidak mengenalmu. Mianhe."kata Yunmee hendak berlalu meninggalkan Yoori.
"Ya! Kau ini tidak sopan sekali dengan Yoori."bentak Lee Chae Rie manager Yoori yg datang setelahnya.
"Gwenchana unnie. Aku senang dengannya berbeda dengan orang lain yg kukenal. Kita berteman ya."Yoori menyodorkan tangannya dan Yunmee pun membalas. Yoori mendekap erat tubuh Yunmee.
"Gomawo."kata Yoori. Yunmee tidak mengerti dengan sosok yeoja yg di hadapannya kini.
"Ne, aku harus pergi sekarang. Annyeong."kata Yunmee dan melangkah pergi.

"Yoori kau sungguh aneh, kenapa berteman dengannya? Bukan berteman dengan kalangan artis saja."tanya Chae Rie.
"Chae Rie unnie, aku mau kuliah disini. "kata Yoori tiba2.
"Mwo? Kau ini kenapa disini bukan di tempat lain. Kau tahu kemarin saja kita di kejar2 wartawan karna tiba2 kita datang kesini. Kau ingatkan disini kampus Nickhun juga!"bentak Chae Rie.
"Nde, ara unnie. Tapi itu sudah keputusanku. Aku juga ingin dekat dengan Khun oppa dan gadis itu."tanpa memperdulikan komentar Chae Rie, Yoori melangkah pergi.

Di tempat lain Yunmee dikagetkan oleh seorang namja.
"Yunmee, tadi itu bukankah artis Lee Yoori?"
"Nde, Wae Yesungie?"yg menjawab bukan Yunmee melainkan Seungmi.
"Omo! Kau membuatku kaget saja. Dasar hantu perawan!"bentak Yesung kepada Seungmi.
"Mwo! Kau bilang apa yadonger!"Seungmi tidak kalah membentak.
"Aish....Jaga mulutmu! Kalau bukan karna keluargaku jangan kira aku rela bertunangan dengan hantu perawan galak sepertimu!"Yesung melototkan kedua matanya.
"Kau kira aku sudi bertunangan denganmu hah! Kha....."Seungmi mengusir Yesung pergi dari hadapannya.
"Tak perlu kau suruh aku juga tidak sudi lama2 melihatmu."Yesung pergi.
Yunmee hanya bisa menghela nafasnya, entah untuk keberapa kali ia melihat pasangan itu beradu mulut.

Di sekolah Yoomi.
Jam istirahat.
Sooyoo terlihat sangat kesal berkali2 ia mengacak2 rambutnya dan merebahkan kepalanya di meja.
"My twins wae? Tidak biasanya kau seperti ini? Ada yg mengganggumukah?"tanya Sookyo.
"Ne, murid yg kuajar les benar2 membuatku kesal. Sudah beberapa hari ini aku mengajarnya ia sama sekali tidak menggubrisku bahkan ia sama sekali tidak memanggilku songsaengnim atau noona bahkan namakupun tidak pernah ia sebut. Ottokae?"kata Sooyoo lalu membenamkan wajahnya ke meja lagi.
"Mwo? Anak itu tidak sopan sekali. Apa perlu aku beri pelajaran hah!"Sookyo sangat geram melihat saudarinya dipermainkan.
"Beri ia pelajaran? Caranya?"tanya Sooyoo.
"Hari ini biar aku yg menggantikanmu mengajarnya. Akan kubuat ia menghormatimu."jawab Sookyo.
"Andwae my twins. Nanti aku bisa dipecat."kata Sooyoo.
"Tenang saja. Kau percayakan padaku ya. Itung2 kau libur mengajar. Kebetulan aku tidak ada latihan hari ini."kata Sookyo.
Sooyoo hanya bisa mengiyakan karna ia tahu temperamen saudarinya yg keras, sedari kecil ia tidak sanggup melawan kekerasan hati Sookyo.

Di kantin sekolah.
Yoomi sedang duduk dengan makanan di mejanya yg hanya ia aduk2 tanpa memakannya. Pandangannya nanar melihat ke arah jendela.
"Mimi, wae?"tanya Kibum yg kebetulan mengajaknya makan bersama di kantin.
"Ani."jawab Yoomi. "Kau pasti masih memikirkan teror2 itu kan? Sudahlah jangan kau pikirkan ya."kata Kibum dengan tersenyum.
"Nde."jawab Yoomi, ia berpura2 menyembunyikan kegelisahannya.
Bahkan hingga jam pelajaran kembali mulai di kelas Yoomi sama sekali tidak fokus. Ia hanya memainkan pulpen di tangannya dan melihat ke arah jendela.
"Kim Yoomi. Kau mau bengong sampai kapan?"tiba2 Zhoumi songsaengnim memukulkan penggaris kayu tepat di kepala Yoomi. "Aduh....."Yoomi mengusap2 kepalanya yg sakit.
Murid2 pun mentertawakan Yoomi. Tapi tetap saja Yoomi tidak bisa fokus belajar sampai akhirnya jam pelajaranpun usai.
"Yoomi-ah.....Wae?"tanya Han Sisters kompak.
"Aish....Kalian tidak bisa ya tidak mengagetkanku."Yoomi memanyunkan bibirnya.
"Ah...Sudahlah kita pulang ya. Khaja."ajak Sookyo.
"Nee....."jawab Yoomi malas.

Saat mereka berjalan keluar dari pintu Yoomi ditabrak oleh seorang siswi hingga jatuh di lantai. Sooyoo membantu Yoomi berdiri.
"Ya! Kau murid kelas 1 kan tidak sopan sekali kau!"bentak Sookyo.
Tapi siswi itu hanya melengos pergi.
"Dia itu bukannya Lee Sung Young?"kata Sooyoo.
"Mwo? Kau kenal dengan murid kelas 1 itu?"tanya Sookyo.
"Ne, dia itu teman Kyuhyun muridku. Perangainya dan perangai Kyuhyun sama persis. Tak heran mereka bersahabat."kata Sooyoo.
"Aissshhh....Rasanya aku ingin memukulnya."kata Sookyo mengepalkan tangannya.
"Sookyo sudahlah. Biarkan saja."kata Yoomi.
"Mimi, wae?"tanya Kibum yg baru datang menjemput Yoomi.
"Bum, ani....Tidak ada apa2. Kau menjemputku?"tanya Yoomi.
"Nde, khaja."ajak Kibum.
"Sookyo, Sooyoo aku duluan ya."kata Yoomi.
"Nee...Annyeong Yoomi-ah...hehehe."jawab Han sisters sambil cengengesan.

Di kediaman keluarga Han.
Sooyoo membereskan semua buku untuk les hari ini.
"My twins, sudah siapkah semuanya?"tanya Sookyo.
"Ne, sudah siap. My Twins kau yakin bisa menghadapi Cho Kyuhyun?"Sooyoo terlihat khawatir.
"Kau meremehkanku my twins. Tenang saja, aku pasti bisa."jawab Sookyo. Sooyoo hanya bisa pasrah dengan keputusan saudarinya itu.

Sookyo tiba di kediaman Cho.
Sama seperti Sooyoo ia terperangah kaget melihat rumah yg besar itu.
"Sungguh disayangkan padahal ia bisa memiliki apapun yg ia punya tapi kenapa ia tidak memiliki sopan santun dan otak. Aishhh....Fighting."Sookyo bergumam sendiri dan menyemangati dirinya sendiri.
Dipencetnya bel rumah itu. Mrs Cho sedang pergi keluar jadi hanya ada pelayan rumah keluarga Cho yg mempersilakan Sookyo masuk.
Ia pun langsung di arahkan ke ruang belajar Kyuhyun yg juga kamar Kyuhyun.

"Aish, bocah ini bukannya belajar malah bermain game."batin Sookyo.
Sookyo duduk di meja belajar dan mengeluarkan semua buku2 dari tasnya.
Tapi dilihatnya Kyuhyun tidak bergeming sama sekali masih memainkan game. "Ehem...."Sookyo berdehem berharap Kyuhyun menyadari kehadirannya. Tapi tak ada reaksi dari Kyuhyun.
"Ehem....Ehem...."deheman Sookyo makin keras.
"Ya! Kau berisik saja kalau kau sakit sana pulang jangan mengganggu permainanku."kata Kyuhyun tanpa sedikitpun menoleh ke arah Sookyo.
"Ya! Bocah kau sungguh tidak sopan!"bentak Sookyo sambil mematikan game.
"Kau....Kau ini mau dipecat ya!"bentak Kyuhyun tidak mau kalah.
"Mwo! Aish....Kau kira aku takut dengan bocah yg tidak punya sopan santun sepertimu. Yg hanya mengandalkan kekayaan keluarganya untuk segala fasilitas mewah. Yg tidak perlu bersusah payah belajar. Hah!"
"Tahu apa kau tentang diriku, kau hanya wanita gila yg mengoceh seenaknya. Ternyata ini wajah aslimu yg sebenarnya. Selama ini kau bersikap manis hanya kedok. Tak kukira."celoteh Kyuhyun.
PLAAAKKKK....Tangan Sookyo mendarat di pipi Kyuhyun.
"Dengar tidak seperti kau aku harus bersusah payah untuk kehidupanku. Jadi turuti apa kataku dan belajar!"Sookyo menggebrak meja.
Kyuhyunpun menurutinya, entah kenapa sosok "Sooyoo" yg dihadapannya bisa sangat berbeda. Hingga tadi belum ada satu orangpun yg mebentaknya bahkan memukulnya, tidak juga orang tuanya. Karna ia anak tunggal jadi ia sangat disayang oleh orang tuanya.

Sedangkan Sooyoo yg tempatnya digantikan oleh saudarinya Sookyo sedang sibuk berbelanja untuk makan malam hari ini. Eomma mereka masih sibuk bekerja jadi mereka sudah terbiasa mengurus diri mereka masing2.
Tapi soal urusan masak Sooyoo bisa lebih diandalkan daripada Sookyo.
Di swalayan ia mencari2 bahan masakan untuk makan malam ini.
"Sookyo....."panggil seorang kepada Sooyoo, pikir Sooyoo pasti orang itu menganggap dirinya Sookyo.
Sooyoo pun berbalik.
"Ne ahjussi."jawab Sooyoo.
"Mwo? Ahjussi? Kau panggil aku ahjussi? Seorang Park Jung Soo kau panggil ahjussi apa aku setua itu?"namja itu terlihat kesal.
"Omo! Park Jung Soo adalah sunbae dance my twins. Gawat...Ottokae?"batin Sooyoo sambil menggigit ujung jarinya.
"Hahahahaha....Sookyo Ssi kau bisa saja bercanda denganku."kata Jung Soo.
"Hehe, ne...Aku hanya bercanda Sunbae."Sooyoo memaksakan senyum.
Dilihatnya keranjang belanjaan Jung Soo yg isinya bungkusan ramen.
"Sunbae, kau hanya makan Ramen?"tanya Sooyoo.
"Ne, begitulah nasibku karna aku tinggal sendiri di apartemen jadi hanya makan ini saja."jawab Jung Soo.
"Kasihan sekali, kata my twins sunbae ini sangat membantu my twins sebagai dancer. Ne, aku harus membantunya setidaknya untuk memasakan makanan untuknya."batin Sooyoo.
"Sunbae biar aku yg memasakan untukmu."kata Sooyoo polos.
"Mwo? Jincha?"kata Jung Soo tidak percaya.
Jung Soo merasa ada yg berbeda dengan "Sookyo" yang ia lihat sekarang. Sangat feminim.

Di kantor Heechul.
Seharian ini Heechul sama sekali tidak konsentrasi. Karna Sooby sama sekali tidak datang bekerja.
Changmin yg heran melihat Heechul mondar mandir di ruangannya.
"Heechul, wae?"tanya Changmin.
"Aniyo Changmin."jawab Heechul.
"Aku kenal kau sudah lama Chul, jadi aku tahu kau ada masalah. Wae? Apa ada hubungannya dengan rancanganmu atau masalah blue print?"tanya Changmin.
"Ani, bukan itu soal rancangan sudah selesai dan masalah blue print aku sudah sepenuhnya menyerah karna saingan kita banyak salah satunya mungkin yg berbuat itu."jawan Heechul sambil melihat ke arah meja Sooby.
Changmin yg baru tersadar tidak adanya Sooby. Ia pun berkata "Dimana Sooby Ssi?"
Heechul hanya menggeleng.
Seharian Heechul di kantor sama sekali tidak tenang. Ia tidak pernah dibuat khawatir oleh seorang yeoja sebelumnya kecuali kedua adiknya Yunmee dan Yoomi.

Dan akhirnya sepulang kerja ia memutuskan mendatangi rumah Sooby.
Iapun sampai di depan gang rumah Sooby. Ia berusaha mencari2 rumah Sooby hanya dengan menerka2.
Namun ia sungguh terkejut ada beberapa orang yg melempar2 barang2 keluar dari rumah seseorang dengan paksa.
Dilihatnya ada seorang yeoja dan seorang namja yg berteriak2 menghalangi.

TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar