Senin, 27 Desember 2010

Funny Super Junior.....^o^

40 Kutipan Unik & lucu Member Super Junior!



Heechul ke Siwon: “Bagaimana kamu bisa tidak takut pada setan?” Siwon: “Kamu juga bisa. Pergi ke gereja.” Heechul: “Aissh!! Lagi-lagi dengan gereja!” Leeteuk: “Amen.”
(kekekekeke....duasar won2 org chul mw k mesjid kok...hhe) 

Heechul: “Kenapa semua bannerku di China dibacanya princess?” Manager: “Itu..Hankyung adalah Pangeran China. Jadi kamu Princess-nya.”
(Princess HeeHee....^o^ Hanchul yeowonghi)

Eunhyuk: “Ketika Donghae ada jadwal ke luar negeri, celanaku menghilang. Hae, kenapa mengambil pakaianku?!”
(yasalam......EunHae....daleman jgn2 tukeran jg....xixixixixi)

Saat kamu depresi, poop-lah….” – Eunhyuk
(JORKI UNYUKKKK...>,<)

MC: “Kyuhyun, olahraga apa yang kamu suka?” Kyuhyun: “Aku berada di departemen Matematika. Aku memenangkan grand prize di Olimpiade Matematika.”
(YAAAAA....HYUUUNNN...NTU MAH BUKAN OLAHRAGA....>,<)

Eunhyuk: “Sebelumnya, saat aku pertamakali melihat Donghae, aku sangat menyukainya.” Donghae; “APAAA???!!”
(ini dr Mnet mini drama kek nya....yg Dangerous Friendship)

Heechul: “Kurasa kamu benar-benar good looking ~ manly dan keren.” Siwon: “Salah, hyung. Kamu cantik.” Heechul: *tersenyum* “Aku tahu….”
(hiyaaaa.......narsis chul....you are so gorgeous chul...*wink2*)

Heechul: “Kamu Simba!” Siwon: “Kenapa hanya aku yang dipanggil binatang?” Heechul: “Makanya jangan!” Siwon: “Simba akan melindungi Cinderella! Itu mengagumkan, hyung!” 
(Wowowowowowo.....Sichul.....beraksiiii....>,<)

Donghae pada Eunhyuk: “Dia bilang aku ayahnya, tetapi dia selalu membandingkanku dengan orang lain , “Mengapa kamu tidak bisa menjadi seperti dia!” Aku sangat sedih.” 
(jiah.....hae kagak sah sedih...cup...cup....^o^ )

MC: “Dia adalah seorang member Super Junior.” Perempuan: “Apa… Super Junior?” MC : “Kamu tidak tahu Super Junior?” Yesung: “Apakah kamu tidak punya TV di rumah?” 
(hehehehe.....Good Answer cung...)

Leeteuk: “Kamu tidak dapat menemukan magnae di lain grup yang lebih kasar daripada Kyuhyun!”
(ini dr Good Morning show yaaa....^^mank hyun maknae paling evil)

ELF: “Oppa, bilang padaku; ‘Seoyoung-ah, saranghae!’ Kyuhyun: “Seoyoung-ah, saranghae… Tapi aku lebih mencintai Sungmin hyung.” 
(HIYAAAA....KYUMIN SARANGHAEYOO......KyuMin is reallll....)

Zhoumi: “Henry! Terlambat! Sudah, pergi tidur! Matikan laptopmu!” Henry: “Iya, Mom.” Zhoumi: “KAMU MEMANGGILKU APA?” Henry: *kabur* 
(Mom Mimi.....xixixixixi....dad siwon ya mochi......*mochi ngangguk*)

Kyuhyun: “Sungmin-ah, kamu adalah milikku. Jangan berikan hatimu kepada orang lain, khususnya Kangin.”
(ini d intimate note kan....hhe )

Jika kamu ingin hidup, jangan biarkan Donghae menyetir!”-Eunhyuk.
(pantes ae mobil pribadi hae kgk pernah dipake...ckckckckck...)

Aku Yesung. Aku punya suara yang paling indah di grup.” Kata Yesung pada Ddabbong, anjingnya Ryeowook. 
(HAYAAAAA......YESUNG....NAPAH DEMEN BNER NGOMONG MA BINATANG GK TTATKOMA GK DDABONG DIAJAK NGOBROLLLL)

Leeteuk: “Di masa depan ketika aku menikah, aku berharap istriku dapat memanggilku Teuk Oppa~” –Sukira.
(lah.....bukannya yeobooo....?)

*Leeteuk curhat pada Eunhyuk*/ Donghae ke Leeteuk : *jealous* “Apalagi sekarang?! Kamu hanya peduli pada Eunhyuk, AKU TIDAK PEDULI lagi!” – Sukira.
(gini deh nasib appa eeteuk....klo punya anak eunhae....ckckckck....iri-an)

Aku oke-oke saja dengan pernikahan multinasional, asing juga oke-oke saja. Campuran darah bayi sangat cantik.”- Leeteuk.
(jd mee kan ya appa....^o^...mee kan anak appateuk.... )

Aku merasa terhormat untuk mengetahui Donghae Hyung, tapi ketika aku bersama dia, aku merasa seperti aku hyung-nya.” – Kyuhyun.
(mank hae kgk berubah manja trus yee....hem....)

Editor: “Diantara cinta dan persahabatan, member mana yang mungkin memilih persahabatan?” Siwon, Sungmin, Yesung : “PASTINYA BUKAN Eunhyuk!” –Cosmo. 
(hayaaaa....kompak.....*unyuk manyun*)

Leeteuk: “Aku berharap aku bisa menikahi seorang gadis yang tahu caranya memasak makanan dengan baik. Aku hanya suka melihatnya memasak.” Eunhyuk: “Yaya… Bahagianya cowok itu.” 
(terang ae appa eeteuk kan cumin bs masak RAMEN)

Yoona: “Oppa, aku selalu melakukan hal-hal imut untuk oppa, aku imut kan?” Heechul: “Nggak, Taeyeon masih lebih imut.” – Nylon. 
(DASAR MAK LAMPIR YOO.....>,<)

Yesung: “Dan suatu ketika jika orang melihat gambar Super Junior, mereka akan stress.” Sungmin: “Mereka harusnya gak melihat Yesung.” 
(HAAAHAHAHAHA.....BAGUS YEOBO......hehehehe....GooD answer)

KG: “Siapa yang punya tangan paling jelek di Super Junior?” Sungmin: “YESUNG HYUUUNGG!! Jari-jarinya pendek tapi kedua tangannya besar. Jadi, itu gak seimbang.” 
(HAHAHAHA....JAWABAN BAGUS LAGIIII.....*makin pinter yeobo)

Eunhyuk: “Kamu makan nasimu sangat cepat, kan?” Leeteuk: “Ya, sama dengan Shindong. Dia gak makan nasinya, dia MEMINUM nasinya.” 
(OALAAAAAHHHH......NDONG KEBANGETAN....)

Ryeowook: “Kangin hyung tampan, Leeteuk hyung juga.” *berbalik dan melihat Eunhyuk* “Cuma Eunhyuk hyung yang gak seperti itu.” – Star Golden Bell. 
(KESIMAN UNYUKKKK.....dede wookie terlalu jujur...hhe)

Ryeowook: “Aku ingin menikah dengan Donghae.” Donghae: “Aku tidak bisa.” Ryeowook: “Masalahnya aku bukan seorang perempuan”KG: “Di negara lain mereka diperbolehkan menikah secara gay.” 
(HAAAAADDDOOOOHHHH....DEDE WOOKIE ....>,< noona stress baca statement muh)

PD: “Kamu selalu di depan.” Eunhyuk: “Aku gak punya pilihan. Agar albumnya laku, kamu perlu seseorang yang publik akan disukai.” 
(pasti dia mau narsies dagh si unyuk.....ckckckckck)

Q: “Member mana yang sangat kamu inginkan?” Yesung: “Yesung. Karena dia penuh dengan kepercayaan.” – Easy Magazine. 
(YESUNG....PEDE DAHSYAT DIRIMUH...saking pede'y atu2 nya org yg mw joget ma anak2 autis...n ikutan autis jg hahaha)

MC: “Ryeowook, seperti apa Super Girl-mu?” Ryeowook: “Supergirl-ku adalah…. Anak perempuanku di masa depan.” –Sohu.
(Lahhhh.....nikah dlu dede wookie....bru punya anak....hehehe...maka'y jgn nikah ma hae....)

Diantara member Super Junior, Donghae merasa paling aneh dengan Sungmin, sedangkan Kyuhyun dengan Leeteuk – Good Morning Show. 
(T_____T....sedih)

MC: “Apa yang kamu pikir bagian paling seksi dari tubuhmu?” Hangeng: “Kakiku yang panjang.” 
(GeGe....semua di tubuhmuh SEXYYY....MY FIRST LOVE)

Kangin: “Aku benci saat orang lain menyentuhku.” Sungmin: “Tapi kamu suka saat aku menyentuhmu.” Kangin: “Tapi kamu… Kamu dan aku adalah satu.” 
(HIYAAAAA....^o^.......KANGMIN......NOMU..NOMU....CHOAAAA...)

Sungmin: *jealous* “Aku berbagi kamar dengan Kyuhyun dan dia sangat serius sampai lima jam kencan dengan komputer.” 
(kesiman yeoboMin.....sini ma mee ya....*_*)

Leeteuk: “… Dan juga, istri! Siapa istri Eunhyuk?!” Eunhyuk: “Aku? Istriku? Tapi Donghae adalah istriku!”- Sukira 
(EUNHAE IS REAL.....*NO DOUBT)

ELF: “Yesung Oppa, suara seksimu yang terbaik! Aku meleleh ketika mendengar suaramu.” Kyuhyun: “BOHONG! Jika kamu meleleh, kamu sudah mati sekarang!” 
(hihi...ini dr UFO rep ya...)

ELF: “Evil-ku, plis balas aku, PLEASE??” Kyuhyun: “Apa yang kamu maksud dengan ‘EVIL’? Aku? YAA!!! Aku pastilah seorang malaikat keindahan!” 
(DUSTAAAA.....EVIL YEOWONGHIII.....but i like this evilKyu...)

Leeteuk pada Eunhyuk: “Kupikir diantara semua member, kamu dan Shindong yang akan menikah duluan.” 
(ialah.....kan unyuk bilang istrinya itu hae....brarti mereka udin merit...pantes wookie ditolak ma hae...hhe)

Sungmin: “Kyuhyun-ah?” Kyuhyun: “Ya?” Sungmin: “Aku mencintaimu.” Kyuhyun: “Aku juga mencintaimu.”
(KyuMin-ah.......SARANGHAEYOOOO....*tidur ditengah KyuMin*)


cre: SJBiasedCouple
via: kpopeyes@wordpress

Sabtu, 27 November 2010

Trouble Maker jilid 04

Cast :
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th kelas 3 SMA

Han Sisters : Sookyo & Sooyoo 17th kelas 3 SMA
Kim KiBum 18th kelas 3 SMA
Choi Soobyung => Sooby (Asisten Heechul)
Park Jung Soo (Guru Dance Sookyo)
Cho Kyuhyun 15th kelas 1 SMA (murid les Sooyoo)

Polisi :
Jang Wooyoung
Ok Taecyeon

Di sekolah.
Waktunya pulang sekolah, Yoomi menunggu Kibum di parkiran motor ia duduk di atas motor Kibum.
Karna lelah Yoomi tertidur dalam keadaan duduk di atas motor.
Tiba2 seseorang melemparkan sesuatu ke tangan Yoomi karna belum fokus karna mengantuk ia tidak jelas melihat orang yg melemparkan kotak itu barusan.
Dengan penasaran Yoomi membuka kotak tersebut.
"Aaaaaa........"Yoomi teriak sekencang2nya.
Kibum yg baru keluar dari lab fisika berlari menuju parkiran mendengar teriakan Yoomi.
Yoomi shock melihat isi kotak tersebut dan melemparnya.
“Mi, ada apa?”tanya Kibum.
“Itu.......”jawab Yoomi sambil menunjuk ke arah kotak yg ia lempar tadi.
Kibum mengambil kotak tersebut didalamnya ternyata ada sebuah boneka jerami kecil mirip boneka voodoo yg berlumur darah. Ia melemparkan kotak beserta boneka itu ke tempat sampah.
“Gwenchana mimi. Jangan takut ya.”Kibum mengusap kepala Yoomi yg masih shock.

Akhirnya Kibum mengantar Yoomi pulang seperti janjinya.

Di kediaman Han sister.
Sookyo sibuk merapikan keperluannya latihan dance. Ia bercita2 untuk menjadi dancer professional dan tidak jarang Sookyo tampil dalam beberapa event bersama klub tarinya. Sedangkan Sooyoo sibuk merapikan buku2 pelajaran kelas 1, Sooyoo bekerja part time sebagai guru les.
“My twins, nanti kalau kau pulang duluan bilang sama eomma aku pulang telat ya. Karna malam ini kami akan berlatih ekstra untuk pertunjukan 2 minggu lagi.”kata Sookyo.
“Ne my twins, eomma sepertinya juga akan lembur malam ini. Uri eomma kerja keras untuk kita berdua jadi kita harus berusaha untuk tidak mengecewakannya ya my twins.”kata Sooyoo.
“Nee...Algaesseumnida. Itu sudah pasti. Nanti kalau aku sudah sukses kita bertiga pasti akan hidup nyaman.” kata Sookyo pasti. Sooyoo mengangguk mengiyakan perkataan saudarinya tersebut.

Sooyoo berangkat lebih dulu, hari ini hari pertamanya mengajar kembali setelah bulan lalu ia selesai mengajar muridnya yg masih SMP sekarang ia akan mengajar murid SMA kelas 1.
Rumah nya begitu luas dalam benak Sooyoo. Di tekannya bel di gerbang rumah itu.
“Nuguseyo?”tanya si empunya rumah.
“Joneun Han Sooyoo imnida, yg akan mengajarkan les.”jawab Sooyoo.
“Chakaman Agasshi.”kata si empunya rumah lalu membukakan pintu gerbang. Sooyoo pun masuk kedalam rumah besar tersebut.
Di dalamnya sudah menyambut seorang wanita yg masih kelihatan cantik.
“Annyeong....”sapa Sooyoo.
“Wah, aku tidak menyangka ternyata guru lesnya masih sangat muda. Kau kelas berapa?”tanya nyonya itu.
“Aku kelas 3 SMA.”jawab Sooyoo.
“Masih muda ya kukira anak kuliahan yg akan mengajar anakku. Oh iya namaku Cho In Young. Chakaman, akan kupanggil anakku. Adeul...... Turunlah guru les bahasa inggrismu sudah datang.”panggil nyonya itu.
Tak berapa lama turunlah seorang namja tinggi putih berkacamata.
“Mwo? Guruku kenapa masih anak2?”ledek namja itu.
Sooyoo geram mendengar celaan calon muridnya itu.
“Mianhe songsaengnim, ini anakku Cho Kyuhyun. Ia memang tidak sopan.”kata Mrs. Cho.
“Gwenchana Mrs. Cho.”jawab Sooyoo sambil tersenyum.
Saat les tiba Sooyoo dengan serius mengajarkan Kyuhyun tapi tak sedikitpun ia memperhatikannya.
Sooyoo dibuat pusing oleh muridnya itu tapi Sooyoo tidak bisa melakukan apa2 hanya bisa melanjutkan menerangkan pelajaran kepada Kyuhyun walau Kyuhyun tidak menggubrisnya bahkan Kyuhyun sama sekali tidak mau memanggilnya songsaengnim ataupun noona.
“Ya Tuhan, sabarkanlah diriku.”batin Sooyoo.

Sedangkan di tempat lain Sookyo sibuk berlatih dance dengan pelatihnya Park Jung Soo.
“Ya! Sookyo gerakan macam apa itu! Mana tenagamu!”bentak Jung soo.
Karna sebentar lagi ia akan mengikuti pertunjukan jadi semua berlatih keras. Terutama Sookyo yg sangat berharap pada pertunjukan kali ini yg akan dihadiri oleh para pencari bakat.
Sookyo dengan keras berlatih. “Ya, sudah cukup untuk hari ini.”kata Jung Soo.
“Nee, sunbae....”jawab seluruh anggota klub dance kelelahan. Namun Sookyo tidak sama sekali mengeluh demi cita2nya. Sookyo beristirahat di pojok studio dance sambil mengelap seluruh keringat dan menghilangkan dahaganya dengan sebotol air mineral.
“Sookyo Ssi, jangan lupa untuk terus berlatih dirumah ya. Arasseo!”kata Jung Soo dan berlalu meninggalkan studio dance.
“Ne, algaesseumnida sunbaenim.”jawab Sookyo.
“Sookyo.....Badanku sangat lelah. Jung soo sunbae sangat keterlaluan saat melatih kita ya. Badanku serasa remuk.”kata seorang anggota dance.
“Menurutku sunbae itu pelatih yg hebat. Aku mau seperti dirinya.”jawab Sookyo pasti. Teman2nya yg lain hanya bisa menggeleng karna hanya Sookyo lah yg tidak pernah mengeluh saat latihan.

Di rumah keluarga Kim.
Kibum terlihat memarkirkan motornya didepan rumah Yoomi.
“Bum, kau mau masuk dulu?”ajak Yoomi.
“Ani, aku ada urusan. Salam untuk noona ya.”jawab Bum sekaligus pamit pulang.
Yoomi sangat senang dengan perhatian yg diberikan oleh Kibum. Ia melangkahkan kakinya masuk kerumah namun saat ia hendak membuka pintu ternyata pintunya tidak terkunci. Dan terlihat di dalam rumah sudah porak poranda seperti ada orang yg mengobrak abrik rumahnya.
Dengan gemetar Yoomi menelepon kakak Heechul.
“Oppa....”panggil Yoomi.
“Waeyo Yoomi? Oppa sedang sibuk.”jawab Heechul.
“Rumah kita di masukin orang asing, semuanya berantakan. Aku takut oppa....”Yoomi terdengar menahan tangisnya.
“Mwo? Yoomi kau cepat keluar dari rumah dengan perlahan dan tetap tenang lalu telepon kantor polisi oppa akan segera datang. Tunggu oppa. Ara!”perintah Heechul.
Yoomi pun menuruti kata2 oppanya.

Tidak beberapa lama Yunmee pulang namun terlihat di depan rumahnya sudah terparkir mobil polisi. Yunmee lalu berlari menghampiri rumahnya.
Dilihatnya Yoomi sedang ditanyai oleh dua orang polisi.
“Unnie.....”panggil Yoomi dan berlari berhambur ke pelukan unnienya.
“Yoomi gwenchanayo? Mworago?”tanya Yunmee panik.
“Gwenchana agashi, sudah tidak apa2. Tadi kami sudah memeriksa barang2 disini dan sampai sekarang belum ada barang yg hilang menurut pengakuan Yoomi Ssi.”kata seorang polisi dengan tubuh kekar.
“Ne, sampai saat ini belum ada barang yg terlapor hilang. Agasii.....”kata polisi yg satu lagi dengan perawakan yg lebih kurus dari polisi yg satunya sambil menyodorkan tangannya hendak berkenalan.
“Kim Yunmee imnida.”jawab Yunmee.
“Jang Wooyoung imnida.”ternyata polisi dengan perawakan kurus itu bernama Jang Wooyoung.
“Ah, joneun Ok Taecyeon. Hhe.”kata polisi dengan tubuh kekar itu tidak mau kalah.
Namun Yunmee sama sekali tidak tersenyum. Membuat polisi Wooyoung dan Taecyeon salah tingkah.
“Uhm, kalau begitu tugas kami sudah selesai. Dan kalau ada apa2 atau butuh bantuan jangan sungkan untuk menghubungiku.”kata polisi Wooyoung seraya memberikan sebuah kartu nama ke Yunmee. Polisi Taecyeon menarik lengan polisi Wooyoung dan izin pamit.
Setelah kedua polisi itu pergi Yunmee menghampiri Yoomi yg terduduk lemas di sofa.
“Mi, gwenchanayo?”tanya Yunmee khawatir.
“Gwenchana unnie.”jawab Yoomi dengan senyum yg dipaksakan. Yunmee memeluk erat adik satu2nya itu.

Heechul yg pulang tidak beberapa lama kemudian sangat mengkhawatirkan kedua yodongsaengnya tersebut. Tapi yg membuat Heechul heran karna tak ada satupun barang yg diambil oleh penyusup yg masuk kerumahnya. Heechul khawatir jika yg dicari penyusup itu belum ketemu, ada kemungkinan mereka akan kembali lagi. Tapi pikiran itu ia simpan untuk dirinya sendiri.

Kediaman Kim.
Malam itu Yunmee tidak pergi jogging karna khawatir pada Yoomi yg masih ketakutan.
“Unnie.....”panggil Yoomi. Yunmee membuka kacamatanya dan menutup buku yg dibacanya.
“Wae?”tanya Yunmee. Yoomi masuk kedalam kamar Yunmee dan berdiri di sebelah Yunmee sambil merangkul lengan Yunmee. “Boleh aku tidur di kamar unnie malam ini?”
Yunmee tersenyum lembut dan mengangguk lalu ia membimbing Yoomi ke atas kasurnya dan menyelimutinya. Dengan lembut mengusap kepala Yoomi dan ia memegang tangan Yunmee.
“Unnie, seperti inikah eomma kepada unnie saat eomma masih hidup?”tanya Yoomi polos.
Yunmee hampir saja meneteskan air matanya namun urung ia lakukan dan menatap lembut yodongsaengnya itu sambil tersenyum ia berkata “Ne Yoomi.”
Yoomi terlelap saat Yunmee terus mengusap lembut kepalanya. Betapa kasihannya Yoomi ia kurang merasakan kasih sayang eomma dan appa karna jauh dari mereka. Terakhir Yunmee mengecup lembut yodongsaengnya tersebut.

Dilihatnya Heechul sedang duduk di meja kerjanya, Yunmee menghampiri.
"Oppa, sudah larut kau tidak tidur?"tanya Yunmee.
"Sebentar lagi oppa tidur, kau juga tidur sana."jawab Heechul.
"Aku ada test besok jadi masih ingin belajar. Yoomi kebetulan tidur di kamarku."kata Yunmee.
Heechul merapikan mejanya. "Oppa, tentang masalah yg Kangin samchon bilang tempo hari apa itu benar?"tanya Yunmee.
Heechul terdengar mendesah panjang. Di usapnya kepala Yunmee "Kau tidak usah perdulikan hal itu, anggap kau tidak pernah mendengarnya ya. Oppa tidur dulu ya.". Heechul meninggalkan Yunmee sendiri.

Karna sudah larut Yunmee tidak sanggup menahan matanya lagi lalu ia tertidur dengan posisi terduduk dan kepalanya direbahkan di meja belajarnya.
"Ahhhhh........."Yunmee kaget karna baru saja ia memejam matanya ia sudah terbayang lagi mimpi buruk itu.
Biasanya Yunmee jogging tiap malam agar tubuhnya lelah dan bisa tertidur lelap tanpa terbayang mimpi buruk itu lagi.
Namun kali ini ia hanya bisa menahan matanya agar tetap terjaga dengan meneruskan bacaannya.

Pagi hari Yunmee memasak sarapan pagi.
Hp nya bergetar, ada sms dari Kibum < Mee noona aku ingin bertemu sebentar>
Yunmee keluar dari rumah dilihatnya tak jauh dari rumah ada Kibum menunggunya.
"Bum, waeyo?"tanya Yunmee.
"Noona, apa noona ingat waktu itu mimi pernah diserempet seseorang?"kata Kibum.
"Nde..."jawabnya singkat.
"Aku harap ini hanya perkiraanku saja. Tapi sepertinya ada yg tidak suka dengan mimi."kata Kibum.
"Mwo? Maksudmu?"tanya Yunmee.
"Pertama, ada yg hendak menyerempet mimi. Kedua, di sekolah ia mendapat terror berupa boneka voodoo berdarah. Dan kata mimi kemarin ada yg mengacak2 rumah noona. Aku khawatir yg diincar adalah mimi."jawab Kibum.
"JIncha? kalau begitu noona mohon bantuannya selama Yoomi disekolah kau jaga dia ya. Dan satu hal lagi kuharap kau tidak memberitahukan semua ini kepada Yoomi nanti ia tertekan."kata Yunmee.
"Ne, algasseumnida noona."kata Kibum pasti.
Yunmee hendak berjalan kembali kerumahnya namun kakinya slip dan hampir terjatuh tapi dengan sigap Kibum menahan pinggang Yunmee. Hingga posisinya membelakangi Yunmee.
Setelah dirasa ia sudah aman Kibum melepaskan tangannya dari pinggang Yunmee.
"Gomawo Bum...."kata Yunmee dijawab dengan senyuman Kibum yg sangat menawan. Yunmee pun berjalan kembali ke rumahnya.
Tanpa mereka berdua duga Yoomi melihat mereka dari jendela. Sekuat tenaga ia menahan air matanya ketika dilihatnya Yunmee masuk kerumah, Yoomi bersikap seperti tidak terjadi apa2.

Heechul tetap bekerja seperti biasa, di kantor ia sibuk mempersiapkan blue print yg baru untuk proyek selanjutnya.
“Asisten, fotokopi berkas materi rapat itu masing2 10 lembar, palli!”perintah Heechul pada Sooby. Padahal ia tahu ini sudah lewat jam kerja namun ia belum sama sekali menyudahi pekerjaannya. Terpaksa Sooby menemaninya.
“Sunbae, ini berkas2nya sudah kucopy semua.”kata Sooby sembari menyodorkan berkas2 ditangannya ke meja Heechul.
Namun Heechul seakan tidak perduli hanya melakukan pekerjaannya. Karna kecerobohannya Sooby menjatuhkan map2 yg ada di meja Heechul. Seakan takut Heechul marah Sooby dengan cepat membereskan map2 tersebut. “Mianhe Sunbae, mianhe.”kata Sooby gugup.
Heechul menatap ke arah Sooby dan dilihatnya ke jam tangannya sudah jam 21.00.
“Ah. Sudah malam. Asisten cepat bereskan barang2mu. Kita pulang.”kata Heechul.
“Ne?” Sooby seperti tidak percaya dengan kata2 Heechul barusan.
Heechul mengantar pulang Sooby, awalnya Sooby menolak namun wajah galak Heechul membuatnya tidak sanggup membantah kata2 Heechul.

“Heechul sunbae sampai disini saja. Aku akan jalan dari sini.”kata Sooby.
“Gwenchana? Rumahmu masih jauh atau sudah dekat?”tanya Heechul.
“Gwenchana, aku bisa jalan dari sini. Gomapsseumnida sunbae.”jawab Sooby dan keluar dari mobil Heechul. Ia sama sekali tidak menunggu lama dan Heechul langsung melaju pergi dari tempat itu.
Tidak beberapa lama Heechul melihat sebuah dompet di bangku sebelahnya.
“Mungkin ini dompetnya.”gumam Heechul dan memutar balik arah kendaraannya.

Saat tiba di jalan tempat ia menurunkan Sooby, Heechul kaget karna Sooby tiba2 sudah berganti pakaian dan dengan make up yg tebal lalu Ia menyetop taxi.
“Itu dia kan? Kenapa.... Dan selarut ini ia mau kemana?”Heechul hanya bisa bengong melihat Sooby dari kejauhan di mobilnya.

TBC....

Trouble Maker jilid 03

Cast :
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th

Han Sisters : Sookyo & Sooyoo
Kim KiBum
Lee Yoori
Lee Chae Rie
Lee Hyukjae/Eunhyuk
Shim Changmin
Lee Seungmi
Song Hyena
Choi Soobyung

Genre : Mystery


Yunmee terbangun dari tidurnya ia merasakan pusing yg teramat sangat.
Dalam keadaan terduduk ia mencoba bangkit.
"Gwenchana saeng?"tanya Heechul.
"Gwenchana oppa. Oppa mana Yoomi?"Yunmee teringat akan adiknya.
"Yoomi masih tertidur. Kalau kau masih pusing istirahatlah lagi."kata Heechul dengan mengelus rambut adiknya itu.
Ditariknya tangan Heechul. "Oppa, mianhe aku selalu menyusahkan oppa." tatapan Yunmee kembali sendu.
Heechul tersenyum."Kau ini, itu sudah tugas oppa. Yunmee apa kau masih belum mau menceritakan kejadian tentang malam itu pada oppa? Siapa tau bebanmu akan berkurang."
Yunmee melipat lututnya dan memeluk kedua kakinya.
Heechul sadar betul Yunmee tidak akan buka suara tentang kejadian itu, kejadian dimana orang tua mereka tewas.

ooooo
Pagi harinya Yunmee sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Yoomi keluar dari kamarnya lebih awal.
"Unnie....."panggil Yoomi sambil berjalan tergopoh2.
Yunmee langsung berbalik dan menghampiri Yoomi."Yoomi, jangan jalan2 dulu kau masih harus istirahat."
"Unnie, gimana keadaan Bum. Apa ia baik2 saja?"tanya Yoomi.
"Pabo! Yg terluka itu kau kenapa menanyakan keadaan Kibum."Yunmee memeluk adik satu2nya itu.
"Waeyo unnie?"Yoomi bingung tiba2 unnienya memeluknya.
"Mianhe, jongmal mianhe. Unnie mu sangat tidak berguna. Bahkan disaat kau seperti itu unnie tidak bisa membantumu."
Yoomi mengelus rambut unnie nya itu."Gwenchana unnie, Yoomi bisa mengerti malah Yoomi seharusnya tidak membuat phobia unnie muncul lagi."
Yunmee menyodorkan sarapan ke Yoomi.
"Unnie, aku ingin sekolah."kata Yoomi sambil memakan sarapannya.
"Andwae, kau masih belum sehat. Unnie kebetulan tidak ada kuliah jadi bisa menemanimu, nanti kalau kau sudah sehat benar baru kau boleh sekolah."kata Yunmee sambil menunjuk ke arah kepala Yoomi yg masih dibalut perban.
"Tapi unnie....."Yoomi merengek.
"Sudah unnie bilang tidak ya tidak! Unnie sudah menelepon wali kelasmu."
Yoomi paling tidak bisa berdebat dengan unnienya itu.

ooooooo
"Yoomiiiii............."Han Sisters, Sookyo dan Sooyoo datang menjenguk Yoomi, mendengar suara mereka Yoomi sampai terperanjat dari tempat tidurnya.
Han Sisters memeluk Yoomi dengan erat hingga sulit bernafas.
"Ya! Kalian mau membunuhku ya!"bentak Yoomi. Han sisters melepaskan pelukan mereka sambil tertawa cengengesan.
"Yoomi, kami dengar kau sakit makanya kami datang."kata Sooyoo, Sookyo mengiyakan.
"Kami khawatir sekali."kata Sookyo, Sooyoo pun mengangguk.
"Oh iya, kemarin ada namja aneh yg mencarimu."kata sooyoo.
"Iya namja itu tampan lho..."kata Sookyo.
"Aisshh....Kebiasaan my twins selalu saja begitu kalau melihat namja ganteng."kata Sooyoo yg membuat Sookyo cemberut.
Mereka pun tertawa terbahak2. Dalam hati Yoomi mungkin itu Kibum.



Dua hari berselang Yoomi sudah sehat dan bersiap kembali ke sekolah.
"Unnie, Oppa...Yoomi bangkat dulu ya....."teriak Yoomi.
"Apa kau tidak mau oppa antar?"tanya Heechul.
"Oppa, nanti juga ada yg mengantarnya."bisik Yunmee kepada Heechul. Heechul hanya manggut2.
Di luar Yoomi terkejut karna ternyata Kibum sudah menunggunya.
"Mimi, ayo naik jangan sampai kita telat."kata Kibum.
Yoomi menghampiri Kibum. "Bummie, kenapa kau bisa ada disini?"
"Tadi Mee Noona meneleponku katanya kau sudah sehat jadi aku menawarkan bantuan untuk mengantar jemputmu." kata Kibum, yg sebenarnya ia khawatir dengan si penyerempet yg hampir mencelakakan Yoomi.
"Khaja."kata Kibum dan Yoomi pun untuk kedua kalinya membonceng motor Kibum.

"Yoomi, nanti aku akan menjemputmu sepulang sekolah ya."kata Kibum sembari berlalu menuju kelasnya.
"Waaaaa....Uri Yoomi sudah punya gebetan baru rupanya....."ledek Han Sister.
"Aigoo...Kalian ini mengagetkan aku saja."kata Yoomi sambil mengelus dadanya.
"Siapa namja itu, anak kelas berapa? Kok aku baru liat ya?"tanya Sookyo.
"Nee, my twins sepertinya ia murid pindahan."tambah Sooyoo.
"Mwo? Bukankah namja itu yg kemarin menanyakan kabarku?"tanya Yoomi.
"Ani, namja yg kemarin itu berbeda. Iyakan my twins?"tanya Sookyo.
"Nde, berbeda. Wah uri Yoomi banyak penggemarnya ternyata."jawab Sooyoo.
"Kalian ini apa2an sih, ah sudah aku mau masuk. Kalian ribut saja."Yoomi pusing memikirkan siapa namja yg dimaksud Han Sister.

Di Kampus Yunmee.
Yunmee sibuk mencatat ulang materi yg diberikan oleh songsaengnim.
"Yunmee, kau ini sibuk sekali sih."kata Lee Seungmi teman Yunmee.
"Seungmi tumben kau tidak langsung pulang sehabis kuliah?"tanya Yunmee yg paham betul temannya itu.
"Malas ah pulang kerumah."jawab Seungmi.
"Apa, dirumahmu sedang ada pertemuan keluarga lagi?"tanya Yunmee tapi tetap fokus mencatat.
"Mwo? Kenapa kau bisa tau jangan2 kau ini peramal ya?"Seungmi kaget.
"Kau ini. Tiap ada pertemuan keluarga pasti kan kau melarikan diri. Memangnya masih tidak terima dengan pertunangan itukah?"tanya Yunmee.
"Aigooo....Aku dengan namja itu sangatlah berbeda. Aku malah benci padanya. Aku suka dengan Shim Changmin oppa. Teman oppamu itu."jawab Seungmi.
"Kau ini memang apa kurangnya tunanganmu itu?"kata Yunmee sambil menunjukkan pulpen di tangannya ke hidung Seungmi.
"Pokoknya aku tidak menyukainya. Dia itu playboy."kata Seungmi.
"Sudah ah, aku mau ke perpus. Kau mau ikut?"tanya Yunmee sambil membereskan buku2nya.
"Ani, aku paling malas kalau kau mulai menyebut kata perpus. Ah sudahlah kau pergi saja sendiri."jawab Seungmi.

Di depan kampus banyak orang berkumpul. Membuat Yunmee bingung.

Dua orang yeoja menghampirinya yg satunya memakai topi dan kacamata.
"Tolong bantu aku menyembunyikannya ya."kata yeoja yg satu lagi.
Tanpa membantah Yunmee pun mengajak Yeoja bertopi dan berkacamata itu di perpustakaan yg ia rasa adalah tempat yg paling aman.
Setelah dirasa aman Yunmee pun lega.
Yeoja itu melepas topi dan kacamatanya. "Gomapsseumnida."katanya tanpa ekspresi.
"Cheonmaneyo."jawab Yunmee singkat dan duduk sembari membuka buku2 yg dibawanya.
Yeoja itu memperhatikan Yunmee yg tidak memberi perhatian kepadanya.
"Kau tak kenal aku ya?"tanya yeoja itu.
"Memangnya aku harus kenal?"Yunmee malah balik bertanya.
"Kau juga tidak tanya kenapa aku melarikan diri dari kerumunan orang itu?"tanya yeoja itu lagi.
"Itu juga bukan urusanku."jawab Yunmee.
Yeoja yg tadinya sama sekali tidak bereksprei itu akhirnya tersenyum.
Tibalah yeoja yg satu lagi."Yoori-ah, gwenchana?"
"Gwenchana Chae Rie. Apa sudah aman?"tanya yeoja yg bernama Yoori.
Yoori berdiri namun sebelumnya ia menjulurkan tangannya ke arah Yunmee yg fokus dengan bacaannya.
"Lee Yoori dan ini managerku Lee Chae Rie ku harap aku bisa berteman denganmu."kata Yoori.
"Annyeong..."sapa Chae Rie kepada Yunmee.
Yunmee menengadahkan kepalanya dan menyambut tangan Yoori.
"Kim Yunmee imnida." dan kembali fokus ke bacaannya.
Yoori dan Chae Rie pergi meninggalkan Yunmee.
"Aigoo....Yoori-ah yeoja tadi tidak mengenalmu ya?"tanya CHae Rie yg kaget ada orang yg tidak mengenal Yoori artis yg baru naik daun yg wajahnya sering menghiasi layar kaca lewat drama ataupun CF.
Yoori hanya tersenyum.

Sejam kemudian di perpustakaan.
"Sudah kuduga kau pasti ada disini Frozen Lily."namja yg selalu saja mengganggu Yunmee.
"Namaku bukan Frozen Lily."kata Yunmee.
"Nah kalau begitu bagaimana kalau kita kenalan?"kata namja itu sembari menyodorkan tangannya namun Yunmee sama sekali tidak membalasnya dan masih fokus dengan bacaannya.
"Oh aku mengerti tanganku mungkin kotor ya. Hehe."namja itu cengengesan.
"Uhm, namaku Lee Hyukjae. Kau Frozen Lily?"tanya Hyukjae.
Yunmee mengangkat kartu perpusnya. Disana ada tulisan Kim Yun Mee.
"Wah, namamu bagus. Tapi aku memanggilmu Frozen Lily saja ya."kata Hyukjae.
Yunmee menggebrak bukunya ke meja, sontak Hyukjae dan orang2 yg ada di perpus melihat ke arah mereka.
"Leave me alone."kata Yunmee.
"Hehe, okay. Arasseo. Annyeong Frozen Lily." kata Hyukjae sembari berlalu meninggalkan Yunmee yg kesal karna ulahnya.

Di Kantor Heechul.
Heechul dibantu Sooby masih sibuk menyiapkan materi rapat dengan para investor.
Hyena datang dengan wajah kesal dan membanting sebuah map di meja Heechul.
"Ya! Chul, kenapa blue print kantor kita bisa bocor sebelum kita keluarkan!"bentak Hyena.
Changmin yg mendengar suara keras dari Hyena pun menghampiri ruangan Heechul.
"Mwo? Tidak mungkin noonim. Ini belum sampai keluar bahkan para investor pun sama sekali belum tau."jelas Heechul.
"Pokoknya aku tidak mau tau masalah ini harus segera selesai. Aku tidak perduli bagaimana kau harus usut sampai tuntas! Arasseo!!"Hyena keluar dengan kesal hingga menyenggol bahu CHangmin.
"CHul waeyo?"tanya Changmin.
"Molla, aku tidak habis pikir kenapa blue print ini bisa bocor keluar."Heechul mengacak2 rambutnya.
"CHangmin sunbae dan Heechul sunbae mau Sooby ambilkan minum?"tanya Sooby dengan ragu.
"Nee, Sooby kau memang baik. Sekarang tinggalkan kami berdua ya."kata Changmin dengan lembut.
Sooby keluar dari ruangan Heechul.
"Chul, kenapa ini bisa terjadi?"tanya Changmin.
"Seandainya aku tau. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Padahal ini proyek yg noonim tunggu2. Aku tidak enak dengannya."kata Heechul.
"Sudahlah, tentang Hyena biar aku yg urus. Sekarang kita harus pikirkan jalan keluarnya. Tidak mungkin kita memakai blue print yg sudah bocor diluar."kata Changmin.
"Biar aku yg urus, kalau bisa aku minta tolong cari info tentang orang yg membocorkan blue print kita."kata Heechul.
"Algaesseumnida. Percayakan padaku."kata Changmin.

Di sekolah.
Waktunya pulang sekolah, Yoomi menunggu Kibum di parkiran motor ia duduk di atas motor Kibum.
Karna lelah Yoomi tertidur dalam keadaan duduk di atas motor.
Tiba2 seseorang melemparkan sesuatu ke tangan Yoomi karna belum fokus karna mengantuk ia tidak jelas melihat orang yg melemparkan kotak itu barusan.
Dengan penasaran Yoomi membuka kotak tersebut.
"Aaaaaa........"Yoomi teriak sekencang2nya.

TBC......

Trouble Maker jilid 02

Cast :
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th

=>Kim KiBum

Genre : Mystery

Yoomi diantar ke UKS dan beristirahat disana. Ia mengira UKS sedang sepi jadi ia merebahkan tubuhnya dan memainkan Hp nya."Wah keliatannya kau tidak sakit."
"Nuguseyo? Mengagetkanku saja."kata Yoomi. Orang itu mendekat.
"Kau orang aneh yg pernah datang ke kelasku kan?"tanya Yoomi.
Namun namja itu sama sekali tidak menjawab. Ia malah makin mendekati Yoomi.

Semakin dekat ke arah Yoomi. Yoomi menghindar namun ia tepojok karna dibelakangnya dinding.
Karna panik dan ketakutan Yoomi meraih vas bunga di meja dan menghantamkan ke kepala namja itu.
"Awww....Apha.....Ya! Mimi kau sungguh tega, begini caramu menyambut kedatanganku setelah sekian lama berpisah." namja itu mengelus kepala nya yg benjol terkena vas.
"Mimi? Kau panggil aku mimi?"mendengar hal itu Yoomi berhambur ke pelukan namja itu.
Dipeluknya erat membuatnya sesak nafas."Mimi, kau mau membunuhku ya? Uhuk2..."
Yoomi melepaskan pelukannya dan tersenyum.
"Bummie kau membuatku kaget saja. Kapan kau kembali dari amerika?"Yoomi sangat antusias bertemu dengan sahabat lamanya Kibum setelah hampir 5th mereka terpisah.
"Mimi, aku baru sampai 2 minggu lalu. Oh iya gimana kabar Samchon, imo, hyung dan noona?"tanya Kibum.Air muka Yoomi berubah. Kibum bingung melihat reaksi Yoomi.
"Mimi, gwenchana?"tanya Kibum cemas.
"Uri Eomma Appa sudah meninggal."jawab Yoomi lalu menangis histeris.
Kibum memeluk tubuh Yoomi dan menenangkannya.
Dibelainya rambut panjang Yoomi dengan lembut.
Yoomi terhanyut dalam pelukan namja yg ia sukai sedari dulu.
Sebenarnya Kibum lebih mengenal Yunmee dulu sebelum Yoomi.
Karna sejak kecil Yoomi diasuh oleh imo nya.
Orang tua Yoomi dua2nya mengelola sebuah perusahaan arsitektur kecil, membuat mereka sibuk sedangkan Yoomi kecil sangat ringkih karna berkali2 sakit dan butuh perawatan maka dari itu orang tua mereka memutuskan menitipkan Yoomi kepada adik dari Yoomi appa.
Si sulung Heechul sejak SMP sudah sekolah Asrama khusus pria maka dari itu ia sangat susah bergaul dengan yeoja. Yunmee satu2nya yg tinggal dengan eomma dan appa nya namun ia terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah sendiri saat orang tuanya bekerja.
Mereka bertiga sama sekali tidak mengeluh bahkan sangat kompak dan sayang terhadap orang tua mereka yg bekerja keras demi mereka.

Yoomi pun tenang dan tidak menangis lagi.
"Bummie, kenapa kau bisa ada disini?"tanya Yoomi.
"Aku mendaftar di sekolah ini kebetulan disini ada klub fisika yg paling aku suka. Dan kudengar kau sangat terkenal di kalangan para namja jadi aku langsung mencari kau Mimi."jawab Kibum.
"Masa sih? Hehe, oh iya sekarang kau tinggal dimana? Samchon dan imo gimana?"tanya Yoomi.
"Berhubung hanya aku yg kembali ke korea maka aku tinggal di apartemen. Uhm, kabar Mee Noona bagaimana?" wajah Kibum terlihat memerah saat menanyakan Yunmee.
"Bummie, kau masih suka sama uri unnie ya?"wajah Yoomi menjadi murung.
"Aish, Mimi kau membuatku malu saja. Aku sampai sekarang masih memikirkan noona."jawab Kibum dengan malu2.
"Ya aku bisa lihat itu kok."Yoomi tersenyum dengan terpaksa.
"Hanya kepada kau saja mimi aku bisa menceritakan rasa sukaku kepada noona."
"Kenapa kau tidak bilang kepada unnie kalau kau menyukainya."ujar Yoomi.
"Bilang padanya? Tidak aku tidak punya keberanian untuk itu. Aku takut dibenci olehnya kalau ia tau aku menyukainya."
Yoomi kembali terdiam, ia tau betul posisi unnie nya sangat berarti bagi Kibum. Semenjak ia tau kalau Kibum cinta pertamanya menyukai unnienya sendiri, Yoomi tidak bisa berharap banyak hanya bisa tetap bersama Kibum.
"Mimi,aku sudah mau masuk kelas nih kau masih ingin disini?"tanya Kibum.
"Ne."jawab Yoomi singkat.
"Kalau begitu nanti sepulang sekolah aku antar kau pulang ya."kata Kibum pergi sambil melemparkan senyum terbaiknya.

Kaki Yoomi terasa lemas, ia jatuh terduduk di kasur UKS.
"Bummie, apa kau tidak bisa merasakan kehadiranku di hatimu? Mungkin kalau aku yg mengenalmu lebih dulu akulah orang yg akan kau suka."batin Yoomi, tak terasa air mata jatuh di pipi putihnya.

Sepulang sekolah Kibum menunggu Yoomi di parkiran dengan motor Yamaha R1 fully chrommed silver miliknya.Yoomi melongo melihatnya.
"Wah, Bummie motormu bagus sekali."matanya berbinar melihatnya.Kibum melempar pelan helm ke arah Yoomi dan dengan kedua tangannya Yoomi menangkap helm itu.
"Khaja."kata Kibum, Yoomi mengangguk dan membonceng motor Kibum.

Selama di perjalanan, Kibum mengendarai motornya dengan cepat.
"Ya! Mimi pegang pinggangku kalau tidak nanti kau jatuh lagi."kata Kibum.
Dan benar saja saat laju motor semakin cepat Yoomi tersentak dan refleks memeluk pinggang Kibum dengan erat.
Ia bisa merasakan punggung Kibum yg hangat, kehangatan yg sama seperti yg ia ingat dulu saat Kibum menggendongnya saat ia terjatuh saat belajar naik sepeda.
"Bum, andai kehangatan ini kurasakan untuk seterusnya."batin Yoomi.

Dirumah, Yunmee ternyata sudah pulang. Ia sibuk membereskan buku2 yg baru selesai ia baca.
"Unnie, Yoomi pulang...."Yoomi yg tau unnie nya sudah pulang langsung berteriak saat masuk rumah.
"Oh kau sudah pulang Saeng."jawab Yunmee yg masih sibuk membereskan buku2nya.
"Annyeong, noona..."sapa Kibum gugup.Yunmee mendengar ada suara yg sepertinya ia kenal dan membalikkan tubuhnya ke asal suara itu.
"Kibum, benarkah kau Kibum?"Yunmee sampai tidak percaya dengan yg dilihatnya.
Kibum mendekat dengan malu2 ke arah Yunmee, tampak senyumnya mengembang di wajahnya yg menandakan ia sangat senang.

Tangan kirinya memegang belakang kepalanya dan tangan kanannya ia sodorkan ke arah Yunmee.
"Noona...."panggil Kibum.
Yunmee memeluk Kibum dengan erat, disisi lain Yoomi melihat hal itu mencoba bertingkah wajar.
"Kibum...."panggil Yunmee.
"Noona....Bogo Shipo."bisik Kibum ditelinga Yunmee.
"Na tto..."jawab Yunmee. Membuat Kibum semakin bahagia.
Setelah itu mereka bertiga mengobrol menceritakan tentang masa2 yg lalu tapi kebanyakan cerita itu antara Yunmee dan Kibum. Yoomi sadar betul ia hanya jadi orang ketiga diantara mereka.

"Bum, unnie, Yoomi pergi dulu keluar ya."kata Yoomi.
Yunmee bangkit dan menarik tangan Yoomi.
"Andwae, kau temanilah Kibum mengibrol unnie mau memasak untuk makan malam. Oppa mungkin akan pulang sebentar lagi."
"Ah, sudah malam ya. Aku pulang dulu ya."kata Kibum
"Oh kau sudah mau pulang ya. Yoomi kau antar Kibum keluar ya. Kibum aku masak dulu ya."kata Yunmee.

Yoomi mengantar Kibum sampai keluar rumahnya.
"Mimi, ini perasaanku saja atau noona sekarang berbeda dengan noona yg dulu pernah kukenal."kata Kibum.
"Nde, unnie berubah. Tepatnya saat sepeninggal eomma dan appa. Mungkin karna aku dan oppa tidak sedekat unnie dengan mereka maka kami lumayan cepat menerima keadaan sedangkan unnie. Ia sangat berubah sejak kejadian itu. Tapi syukurlah sekarang karna kau aku bisa melihat unnie tertawa lepas lagi."kata Yoomi tulus, karna di dalam lubuk hatinya ia sangat bahagia senyum di wajah unnienya muncul lagi semenjak kedatangan Kibum.

Wajah Yoomi seperti ingin menangis saat mengingat memori sewaktu peristiwa wafatnya orang tua mereka Yunmee menjadi seperti anak yg hilang akal yg hanya dia dan tidak makan selama ber-hari2. Ia dan oppa nya Heechul akhirnya dengan susah payah Yunmee bisa bangkit lagi tapi Yunmee berubah tidak seperti dulu lagi, tidak ceria lagi.

Kibum mengusap rambut Yoomi dengan lembut.
"Uri Mimi jangan menangis lagi ya, nanti disangkanya aku ini org jahat yg membuatmu nangis terus seharian ini."Yoomi mengangguk dan tersenyum ke arah Kibum, Kibum pun melayangkan senyum yg khas.
Senyum yg membuat siapa saja yg melihatnya akan terpesona.

"Mwo? Kenapa ban ku tiba2 bocor?"Kibum melihat ke arah ban depannya yg bocor. Ia pun berjongkok di samping bannya. Tiba2 sebuah mobil dengan tipe Toyota Celica hitam melintas dengan sangat kencang.

Yoomi menyadari lebih dulu keberadaan mobil itu dan menghalau Kibum agar menyingkir dari jalan.Kibum hanya terlempar karna dorongan Yoomi di pinggir jalan sedangkan Yoomi terkapar di jalan.
"Mimiiii........."teriak Kibum ke arah Mimi.

Yunmee keluar mendengar teriakan Kibum dan melihat adik satu2nya terkapar di jalan tak berdaya. Membuat Yunmee shock. Ia memegang kepalanya sendiri dengan kedua tangannya serta menggeleng2 dengan histeris dan berteriak "ANDWAEEEE....."Kibum dengan satu tangannya memegang kepala Yoomi, malah bingung dengan reaksi Yunmee yg masih berjongkok dan berteriak histeris di depan pintunya. Wajah Yunmee terlihat sangat ketakutan dan shock melihat adiknya terkapar.Ia seperti orang yg kehilangan akal.

Untung Heechul tiba tepat waktunya.
"Yoomi, Yunmee....."teriak Heechul kaget melihat kedua adiknya.
Sepintas dilihatnya seorang namja disamping tubuh Yoomi yg pingsan.Melihat Yoomi terkapar. Heechul menggendong Yoomi dan membawanya masuk ke dalam rumah.
"Ya! Aku minta tolong bantu aku memapah adikku Yunmee masuk kerumah."kata Heechul kepada Kibum sembari menunjuk ke arah Yunmee.

Sesampainya di dalam rumah Heechul meletakkan Yoomi di tempat tidur Yoomi dan menelepon dokter datang.
Sedangkan di luar Kibum bingung harus berbuat apa kepada Yunmee yg shock.
Dipegangnya kedua lengan Yunmee membantunya berdiri dan berjalan masuk ke dalam rumah serta mendudukan Yunmee di sofa.
"Noona....Sadarlah. Kumohon noona jangan begini."kata Kibum namun tidak ada reaksi dari Yunmee matanya masih dengan tatapan kosong. Heechul datang.

Heechul keluar dari kamar Yoomi.
"Uri Yunmee ini oppa."kata Heechul tapi tak ada reaksi dari Yunmee. Lalu Heechul mengambil sesuatu dari laci. Dan itu adalah obat penenang. Diminumkan ke Yunmee dan ia tertidur di sofa.

Dokterpun datang Heechul membukakan pintu dan mengarahkannya ke kamar Yoomi.
Kibum masih bingung sembari duduk ia menjaga Yunmee yg sudah tertidur di sofa.Dilihatnya sang noona terlihat tak berdaya.Kibum hampir saja meneteskan air mata namun ia segera berdiri saat dokter dan Heechul keluar dari kamar Yoomi.
"Dokter bagaimana keadaan yodongsaeng saya Yoomi."tanya Heechul cemas.
"Gwenchana, ia hanya mengalami luka memar dan tidak parah. Pingsannya mungkin dikarenakan shock. Tinggal tunggu ia sadar kemudian."jawab Dokter.
"Heechul hyung lalu bagaimana dengan Yunmee noona?"tanya Kibum.

"Nugu?"tanya Heechul yg baru sadar ada orang yg belum ia kenal dirumahnya.
"Ini aku Kibum."jawab Kibum.Heechul menghampiri Kibum dan memeluknya.
"Mianheyo aku tidak mengenalimu. Kalau Yunmee kurasa obat penenang itu sudah cukup jadi biarkan ia istirahat.
"kata Heechul.Lalu ia mengantar dokter keluar sampai pintu.

Kibum dan Heechul kini duduk berdua di meja makan.
"Kibum, bisa kau lihat uri Yunmee. Aku tidak tau harus bagaimana lagi menghadapinya.Ia sungguh bukan Yunmee yg kita kenal dulu. Semua waktu hanya ia habiskan untuk belajar. Sama sekali tidak ada teman. Bahkan ia mulai melakukan kelakuan anehnya. Ia sering jogging malam hari yg membuatku sangat khawatir." jelas Heechul.
"Hyung, aku ingin membantu noona kalau boleh."Dijawab dengan senyuman oleh Heechul seraya menepuk pundak Kibum.

Seperjalanan pulang Kibum kaget karna mobil tadi menyerempetnya.
Kibum mengegas motornya dan mengejar mobil tersebut sekuat tenaga.

"Takkan kubiarkan kau lolos kali ini BERENGSEK!!!!"teriak Kibum.Kebut2an tak terelakkan. Untungnya malam itu jalanan sedang sepi.Namun sialnya saat Kibum hampir menyusul mobil tersebut namun seseorang tiba2 hendak menyebrang.Dengan refleks Kibum mengerem motornya kuat2....
Hingga menimbulkan suara decitan ban yg sangat keras dan meninggalkan sebuah garis melingkar di aspal jalan.
Mobil tersebut sudah tak terlihat lagi.
"Aish.....KURANG AJAR KAU! LAIN KALI KAU HABIS DITANGANKU!!!!"Kibum seperti orang gila yg berteriak2 di jalan.

TBC

Trouble Maker jilid 01

Cast :
Kim Family (no parents hiks ToT)
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th

Han Sister (twins)
*Han Sookyo (lebih tua 2menit) 17th
*Han Sooyoo 17th

Kim Soobyoung
Song Hyena
Shim Changmin

"Yoomiiiiiiiiiiiiii.............Palli......Ironaaaaaaaaaaa.........!!!!"Yunmee teriak di depan kamar Yoomi.
Braaakkkkk.........Yunmee mendobrak pintu kamar Yoomi.
"Ya! Palli....Palli.....Palli....Sudah jam berapa mau sampai kapan kau tidur PEMALAS!!!!"Yunmee menendang2 bokong Yoomi.
"Eonnieeeeeeee.......Shiroooo........"Yoomi malah menarik kembali selimutnya dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"Kau ini semalaman menangis karna putus dengan Tabi sekarang malah tidak mau bangun dan sekolah."bentak Yunmee sambil menarik2 selimut Yoomi.
"Ya! ADA APA INI RIBUT2 TERUS SETIAP PAGI!!!!!"Heechul datang ke kamar Yoomi.
"Oppa....Yoomi lagi2 seperti ini setiap kali putus cinta. Yunmee sampai kesal dibuatnya!"
Heechul berjalan mendekati tempat tidur Yoomi dan dengan sekuat tenaga menarik selimut Yoomi sampai Yoomi terguling jatuh di lantai.
Dalam sekejap ia bangkit, "Oppa....Jahat sekali.....Hari ini aku tidak mau kuliah. Pokoknya shiroooo...."mulailah Yoomi merengek di lengan oppanya itu.
Dijitaknya kepala Yoomi dengan kesal Heechul menarik Yoomi ke kamar mandi dan menyalakan shower.
"Oppaa....Dingiiinnnn....."Yoomi berteriak sementara Yunmee yg tau benar tabiat oppanya yg galak langsung menjauh dari kamar Yoomi dan pergi.
"Dinginkan kepalamu. Setelah itu bergegas berangkat ke sekolah. Oppa akan antar kalian. ARA!!!!"bentak Heechul.

Di sekolah.
Yoomi yg kesal menggerutu di jalan. Karna sampai tadi oppa mengantarnya ia masih saja diceramahi oleh Heechul.
"KIM YOOMI.........."panggil dua siswi secara bersamaan.
"Aish...Han Sister bikin sakit telinga saja."Yoomi menjitak kepala kedua sahabatnya itu.
"Yoomi, kudengar kau putus dengan Tabi ya. Sayang sekali ya."kata Sookyo polos.
"Ya! My twins jangan mengejek Yoomi dong kasihan kan dalam satu tahun ini dia sudah diputuskan oleh dua orang namja, pertama Chansung terus terakhir Tabi. Bagaimana ia tidak menyedihkan."perkataan Sooyoo menusuk hati Yoomi.
Dan ia pun mengaitkan lengannya di leher Sooyoo. "Kau cari mati ya!" ancam Yoomi dan meningglkan Han Sister di jalan.
"Aigooo....Aku heran sama Kim Family pertama Heechul oppa aku heran tampangnya yg tak pernah senyum itu bikin takut kita para yeoja. Gak heran di umurnya yg sudah sekarang walau ia sudah mapan masih belum menikah ya." kata Sookyo.
Lalu Sooyoo manggut2 dan meneruskannya, "Iya dan apalagi Yunmee eonnie ia mahasiswi yg tomboy pergaulannya hanya dengan buku saja dan apalagi ia galak sekali sama namja mana mungkin ada yg mau sama dia."
Sookyo manggut2 mengiyakan kata2 Sooyoo.
"Dan sahabat kita Kim Yoomi, parasnya memang cantik tapi sifat cerobohnya itu benar2 membuat pusing. Ia tidak pandai di pelajaran, olahraga pun ia tidak mahir. Tapi kalau sudah kesal ia pasti mengamuk sama seperti kedua saudaranya." kata2 Sookyo pun diiyakan Sooyoo.

ooo000ooo
Seorang yeoja mendatangi ruang kerja Heechul. Setelah didizinkan masuk yeoja itu memperkenalkan diri.
"Sillyehamnida, Kim Heechul Ssi."sapa yeoja itu.
"Kau pasti asisten baruku kan?"Heechul bertanya namun matanya hanya fokus dengan kerjaannya.
"Ye, joneun....."belum sempat yeoja itu menyelesaikan kata2nya sudah dipotong oleh Heechul.
"Sudah2, tidak usah panjang2 perkenalannya toh aku tidak akan mengingat namamu kecuali prestasi kerjamu. Nah, sekarang fotokopi semua berkas ini dan jangan lupa pisahkan sesuai urutannya. Sekarang. PALLI!!!!" suara Heechul membuat yeoja itu kaget dan langsung mengerjakan perintah Heechul.

ooo000ooo
Seperti biasa Yunmee berada di perpustakaan bila tak ada kuliah.
Dengan kacamatanya ia membaca dengan serius halaman per halaman novel ditangannya sambil mendengarkan lagu dari Ipod putihnya.
Seorang namja berkacamata dan bertopi datang dan duduk di sebelah Yunmee.
"Frozen Lily ya?"tanya namja itu.
Yunmee melepas salah satu headset nya dan melihat ke arah namja itu.
"Ne, waeyo?"Yunmee sama sekali tidak mengenal namja itu. Tepatnya Yunmee tidak banyak mengenal mahasiswa di kampusnya kecuali para dosen.
"Tidak hanya saja wanita dalam novel itu, ehm...Ah sudahlah komentarku tidak penting."namja itu tidak melanjutkan kata2nya.
"Lanjutkanlah, aku justru ingin mendengar pendapatmu karna jarang sekali namja yg mau membaca novel ini."Yunmee menatap wajah namja itu dengan serius tanpa ekspresi yg malah membuat namja dihadapannya itu salah tingkah dan garuk2 kepala.
"Ya, menurutku keegoisan wanita di novel itu menghancurkan dirinya sendiri. Pada dasarnya wanita tidak mungkin bisa tanpa laki2. Dan bodoh saja ia mengejar kesuksesan karir tapi keluarganya hancur. What a fool woman."namja itu terkekeh.
Yunmee menutup novelnya dan membereskan mejanya lalu pergi dari perpustakaan.
Namja itu semakin bingung, "Mianhe, kalau kata2 ku salah tapi tadi kau yg bertanya jadi kujawab."
Yunmee tidak perduli dan tetap melanjutkan langkahnya.
"Aigoo....Yeoja itu benar2 jutek. Aishhh..."ia melepas topinya dan menggaruk2 kepalanya.

000ooo000
"Ya! Kim Yoomi ada namja yg mencarimu di luar."kata Han Sister kompak.
"Nugu?"tanya Yoomi, dijawab gelengan kepala oleh kedua sahabat kembarnya itu.
Yoomi berjalan keluar kelas. Di lorong ia melihat seorang namja yg sangat tampan. Namun ia menggeleng2kan kepalanya "Kim Yoomi kau tidak boleh jatuh cinta lagi kalau tidak mau patah hati."batin Yoomi.
Namja itu berbalik menghadap ke arah Yoomi.
"Akhirnya aku menemukanmu."kata namja itu.
"Eh? Nugu?"Yoomi makin bingung karna ia baru pertama kali melihat namja itu.
Tiba2 namja itu memegang kedua tangan Yoomi dan membuat Yoomi melotot karnanya.
Sontak Yoomi menepis tangannya, "Ya! Berani2nya kau memegang tanganku! Cari mati ya!"bentak Yoomi.
"Dengar ya aku tidak ingin berhubungan dengan seorang namjapun mulai detik ini. Karna semua namja berengsek!!! ARASSEO!"Yoomi kembali ke kelasnya dengan kesal.
Namja itu hanya melongo melihat tingkah Yoomi.

Kim Heechul Story.

Heechul sibuk menentukan materi rapat dengan para investor kali ini proyeknya harus berhasil.
"Ya! Asisten, bawakan map2 yg kuletakkan di lemari berkas.Palli!"
Sudah seminggu Soobyoung menjadi asisten Kim Heechul sang arsitek. Tapi belum pernah sekalipun Heechul memanggil namanya. Karna panik Soobyoung menjatuhkan berkas2 yg ada di lemari.
"Ya! Sudah kubilang kalau kerja hati2."entah ke berapa kali Heechul membentak Soobyoung.
"Mianhe Heechul Ssi."namun karna panik Soobyoung menyenggol cangkir kopi Heechul dan jatuh ke lantai.
Mata Heechul semakin melotot melihat tingkah Soobyoung. Ia menggebrak mejanya dan berlalu dari ruangannya.
Soobyoung tak tahan lagi menitihkan air mata.
Dengan mata yg penuh dendam ia mengambil foto Heechul di mejanya dan memukul foto itu.
"Ya! Kim Heechul kau ini sungguh manusia kejam. Kerjamu hanya membentakku seharian."Soobyoung mengoceh sendirian.
"Wah kalau Heechul tahu kau memakinya dibelakangnya kau bisa habis." Soobyoung berbalik mencari asal suara itu.
"Tenang saja aku tidak akan mengadukannya kepada Heechul. Ah, aku Shim Changmin manager lapangan. Namamu?"
"Joneun Kim Soobyoung imnida. Aku asisten Heechul Ssi, aku baru seminggu bekerja disini."
"Suatu keajaiban Heechul bisa menerima seorang asisten karna selama ini ia hanya bekerja seorang diri."kata Changmin.
"Aku yg merekrutnya."datang Song Hyena pemilik Song & Co Construction.
"Annyeong Song Hyena Ssi."sapa Soobyoung.
"Ah, Soobyoung Ssi. Kita baru pertama bertemu ya. Tapi bagaimana kau bisa mengenalku."Hyena penasaran.
"Bagi kami mahasiswa dan lulusan arsitektur khususnya yeoja siapa sih yg tidak mengidolakan seorang Song Hyena di usia yg sangat muda sudah sukses di dunia arsitektur dan bisa mendirikan Song & Co Construction. Dan nama anda terkenal di korea dan luar negeri."jelas Soobyoung.
"Aigo, kau pintar sekali memuji aku tidak sehebat itu. Ini semua berkat para staf juga. Sooby, boleh kupanggil Sooby?"
"Ne, gwenchana. Hyena Ssi."
"Kalau begitu panggil Hyena saja ya biar akrab."
"Andwae, aku tidak berani."
"Kalau begitu panggil aku eonnie. Seperti halnya Heechul dan si bodoh Changmin ini yg memanggilku Noonim."
"Algaesseumnida, Hyena Eonnie.". Hyena tersenyum ke arah Sooby.
Changmin mengikutinya dari belakang. Mengikutinya terus hingga ke ruangan Hyena.
Merasa diikuti oleh Changmin Hyena pun menoleh ke belakang.
"Mworago?"tanya Hyena.
"You really like a witch you know."kata Changmin.
Hyena duduk di atas meja dan menyilangkan kakinya.
"What are you talking about? Please explain to me."
Changmin mendekati Hyena. Disentuhnya paha Hyena yg duduk dengan kaki menyilang di atas meja.
Dengan wajah menantang Hyena berkata, "Sudah kubilang berapa kali. You can't fall in love with me. Ara!"bisik Hyena di telinga Changmin.
Tapi tubuh Changmin mendesak tubuh Hyena hingga posisi duduk Hyena condong ke belakang.
Diusapnya rambut yg menutupi telinga Hyena dan berbisik. "Kau tidak bisa melarangku, I do what I want."
Hyena mencoba bertahan untuk tidak bergeming dan luluh dengan rayuan Changmin.
Baru saja Changmin mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Hyena, telepon di ruangan Hyena berdering.
"Yeoboseyo."sapa Hyena.
Hyena dengan sigap mengangkat telepon. Changmin mundur dari meja karna Hyena turun dari meja dan duduk di kursinya ia mulai mengetik di komputernya. Ia terlihat sibuk berbicara dengan seseorang di telepon tentang masalah pekerjaan.
Changmin tidak mau menggangu dan beranjak pergi dari ruangan Hyena.

Di ruangan Heechul.
Semua sudah tertata rapi kembali dan Sooby sudah mengerjakan yg Heechul suruh.
Beberapa saat kemudian Heechul datang dan ia langsung menuju mejanya. Saat matanya melihat ke arah Sooby amarahnya memuncak.
"Ya! Kenapa kau malh berdiri disitu. Kau tidak dibayar untuk berdiri. Kemari dan kerjakan file2 ini."perintah Heechul.
Sooby berjalan ke arah Heechul dengan sedikit tertatih.
"Sudah lebih baik kau pulang. Tidak ada gunanya kau membantu malah menyusahkan saja."
Sooby tidak bisa membantah karna kalau ia mengeluarkan satu suara Heechul pasti akan membentaknya lebih keras.

Di rumah kediaman Kim Family.
"Eonnie.......Masakannya sudah matang belum?" Yoomi sedang asik tidur2an di sofa sambil menonton TV sementara Yunmee memasak di dapur. Ia melihat kearah jam. Sudah jam 20.00, oppa nya belum juga pulang. Menyisakan beberapa lauk di box makanan dan menaruhnya di kulkas.
Yunmee mengenakan sepatunya. "Eonnie, kau sudah mau jogging? Kapan kebiasaan anehmu jogging malam2 sembuh? Aneh2 saja." Yoomi meledek Yunmee namun tidak digubris oleh Yunmee.
"Eonnie, makan malamnya gimana?"rengek Yoomi.
"Sudah siap di meja. Aku pergi dulu."dalam sekejap Yunmee sudah keluar.

Kebiasaan aneh Yunmee, jogging malam hari. Padahal oppa nya berkali2 melarang namun tetap saja Yunmee melakukannya. Tidak sering Yunmee menemui orang jahat tapi aura nya yg gelap malah membuat para penjahat takut mendekatinya.
Kali itu ada yg salah dengan kakinya. Ia merasakan kakinya keram, mungkin karna kurang pemanasan. Ia meringis kesakitan dan berjongkok.
"Gwenchana?"seseorang bertanya padanya.
"Omo, kau si Frozen Lily kan?"kata namja itu.
"Kau.....Minggir jangan halangi jalanku."dengan tertatih ia berjalan pulang.
Namja itu menghampirinya dan meletakan lengan Yunmee dibahunya hendak memapahnya. Namun Yunmee tidak senang ia lalu menginjak kaki namja itu dan membuatnya berteriak histeris. Sedang Yunmee hanya tersenyum sinis dan meninggalkan namja yg kesakitan itu sendiri.

Akhirnya Yunmee tiba dirumah larut malam.
Baru saja ia membuka pintu ternyata Heechul sudah berdiri di hadapannya, "Yunmee, sudah berapa kali oppa bilang jangan jogging malam2 itu berbahaya. Arasseo."
Yunmee tidak memperdulikan kata2 Heechul dan pergi menuju kamarnya.
"Aishhh....Anak ini kalau sudah malam kenapa sifatnya jadi tidak bisa diatur."Heechul menoceh sendiri.

Keesokan harinya.
Seperti biasa Yoomi lupa mengerjakan PR nya.
"Sooyoo pinjam PR matematikamu."kata Yoomi seenaknya.
"Enak saja kau ini kebiasaan sekali meminjam PR. Kami tidak akan meminjamkannya kepadamu. Iya kan my twins?" Sookyo mengiyakan kata2 Sooyoo.
"Ara. Aku tidak akan meminjam PR kalian. Aishh dasar tidak setiakawan."
Zhoumi songsaengnim guru matematika datang. Han Sister menoleh ke belakang yaitu meja Yoomi namun Yoomi menundukkan wajahnya ke meja.
Han sister berpandangan dan bingung.
"Ayo kumpulkan PR kalian ke depan."kata Zhoumi songsaengnim.
Songsaengnim melihat ke arah Yoomi yg membenamkan wajahnya di meja.
"Kim Yoomi mana PR mu?"tanya songsaengnim. Yoomi mengangkat kepalanya dan "Huwaaaaa......." Yoomi berteriak dan menangis. membuat seisi kelas panik. "Waeyo Kim Yoomi?"tanya songsaengnim khawatir.
"Perutku sakit songsaengnim. Penderitaan sebagai seorang perempuan ini kenapa harus aku rasakan....Huwaaaa...."
Han sister berpandangan "Sookyo bukannya baru minggu lalu ia haid?" "Ne, mungkin itu hanya akal2annya saja." Sooyoo mengangguk tanda setuju dengan kata2 Sookyo.

Yoomi diantar ke UKS dan beristirahat disana. Ia mengira UKS sedang sepi jadi ia merebahkan tubuhnya dan memainkan Hp nya.
"Wah keliatannya kau tidak sakit."
"Nuguseyo? Mengagetkanku saja."kata Yoomi. Orang itu mendekat.
"Kau orang aneh yg pernah datang ke kelasku kan?"tanya Yoomi. Namun namja itu sama sekali tidak menjawab. Ia malah makin mendekati Yoomi.
Semakin dekat ke arah Yoomi. Yoomi menghindar namun ia tepojok karna dibelakangnya dinding.

TBC....