Cast :
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th
Han Sisters : Sookyo & Sooyoo
Kim KiBum
Lee Yoori
Lee Chae Rie
Lee Hyukjae/Eunhyuk
Shim Changmin
Lee Seungmi
Song Hyena
Choi Soobyung
Genre : Mystery
Yunmee terbangun dari tidurnya ia merasakan pusing yg teramat sangat.
Dalam keadaan terduduk ia mencoba bangkit.
"Gwenchana saeng?"tanya Heechul.
"Gwenchana oppa. Oppa mana Yoomi?"Yunmee teringat akan adiknya.
"Yoomi masih tertidur. Kalau kau masih pusing istirahatlah lagi."kata Heechul dengan mengelus rambut adiknya itu.
Ditariknya tangan Heechul. "Oppa, mianhe aku selalu menyusahkan oppa." tatapan Yunmee kembali sendu.
Heechul tersenyum."Kau ini, itu sudah tugas oppa. Yunmee apa kau masih belum mau menceritakan kejadian tentang malam itu pada oppa? Siapa tau bebanmu akan berkurang."
Yunmee melipat lututnya dan memeluk kedua kakinya.
Heechul sadar betul Yunmee tidak akan buka suara tentang kejadian itu, kejadian dimana orang tua mereka tewas.
ooooo
Pagi harinya Yunmee sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Yoomi keluar dari kamarnya lebih awal.
"Unnie....."panggil Yoomi sambil berjalan tergopoh2.
Yunmee langsung berbalik dan menghampiri Yoomi."Yoomi, jangan jalan2 dulu kau masih harus istirahat."
"Unnie, gimana keadaan Bum. Apa ia baik2 saja?"tanya Yoomi.
"Pabo! Yg terluka itu kau kenapa menanyakan keadaan Kibum."Yunmee memeluk adik satu2nya itu.
"Waeyo unnie?"Yoomi bingung tiba2 unnienya memeluknya.
"Mianhe, jongmal mianhe. Unnie mu sangat tidak berguna. Bahkan disaat kau seperti itu unnie tidak bisa membantumu."
Yoomi mengelus rambut unnie nya itu."Gwenchana unnie, Yoomi bisa mengerti malah Yoomi seharusnya tidak membuat phobia unnie muncul lagi."
Yunmee menyodorkan sarapan ke Yoomi.
"Unnie, aku ingin sekolah."kata Yoomi sambil memakan sarapannya.
"Andwae, kau masih belum sehat. Unnie kebetulan tidak ada kuliah jadi bisa menemanimu, nanti kalau kau sudah sehat benar baru kau boleh sekolah."kata Yunmee sambil menunjuk ke arah kepala Yoomi yg masih dibalut perban.
"Tapi unnie....."Yoomi merengek.
"Sudah unnie bilang tidak ya tidak! Unnie sudah menelepon wali kelasmu."
Yoomi paling tidak bisa berdebat dengan unnienya itu.
ooooooo
"Yoomiiiii............."Han Sisters, Sookyo dan Sooyoo datang menjenguk Yoomi, mendengar suara mereka Yoomi sampai terperanjat dari tempat tidurnya.
Han Sisters memeluk Yoomi dengan erat hingga sulit bernafas.
"Ya! Kalian mau membunuhku ya!"bentak Yoomi. Han sisters melepaskan pelukan mereka sambil tertawa cengengesan.
"Yoomi, kami dengar kau sakit makanya kami datang."kata Sooyoo, Sookyo mengiyakan.
"Kami khawatir sekali."kata Sookyo, Sooyoo pun mengangguk.
"Oh iya, kemarin ada namja aneh yg mencarimu."kata sooyoo.
"Iya namja itu tampan lho..."kata Sookyo.
"Aisshh....Kebiasaan my twins selalu saja begitu kalau melihat namja ganteng."kata Sooyoo yg membuat Sookyo cemberut.
Mereka pun tertawa terbahak2. Dalam hati Yoomi mungkin itu Kibum.
Dua hari berselang Yoomi sudah sehat dan bersiap kembali ke sekolah.
"Unnie, Oppa...Yoomi bangkat dulu ya....."teriak Yoomi.
"Apa kau tidak mau oppa antar?"tanya Heechul.
"Oppa, nanti juga ada yg mengantarnya."bisik Yunmee kepada Heechul. Heechul hanya manggut2.
Di luar Yoomi terkejut karna ternyata Kibum sudah menunggunya.
"Mimi, ayo naik jangan sampai kita telat."kata Kibum.
Yoomi menghampiri Kibum. "Bummie, kenapa kau bisa ada disini?"
"Tadi Mee Noona meneleponku katanya kau sudah sehat jadi aku menawarkan bantuan untuk mengantar jemputmu." kata Kibum, yg sebenarnya ia khawatir dengan si penyerempet yg hampir mencelakakan Yoomi.
"Khaja."kata Kibum dan Yoomi pun untuk kedua kalinya membonceng motor Kibum.
"Yoomi, nanti aku akan menjemputmu sepulang sekolah ya."kata Kibum sembari berlalu menuju kelasnya.
"Waaaaa....Uri Yoomi sudah punya gebetan baru rupanya....."ledek Han Sister.
"Aigoo...Kalian ini mengagetkan aku saja."kata Yoomi sambil mengelus dadanya.
"Siapa namja itu, anak kelas berapa? Kok aku baru liat ya?"tanya Sookyo.
"Nee, my twins sepertinya ia murid pindahan."tambah Sooyoo.
"Mwo? Bukankah namja itu yg kemarin menanyakan kabarku?"tanya Yoomi.
"Ani, namja yg kemarin itu berbeda. Iyakan my twins?"tanya Sookyo.
"Nde, berbeda. Wah uri Yoomi banyak penggemarnya ternyata."jawab Sooyoo.
"Kalian ini apa2an sih, ah sudah aku mau masuk. Kalian ribut saja."Yoomi pusing memikirkan siapa namja yg dimaksud Han Sister.
Di Kampus Yunmee.
Yunmee sibuk mencatat ulang materi yg diberikan oleh songsaengnim.
"Yunmee, kau ini sibuk sekali sih."kata Lee Seungmi teman Yunmee.
"Seungmi tumben kau tidak langsung pulang sehabis kuliah?"tanya Yunmee yg paham betul temannya itu.
"Malas ah pulang kerumah."jawab Seungmi.
"Apa, dirumahmu sedang ada pertemuan keluarga lagi?"tanya Yunmee tapi tetap fokus mencatat.
"Mwo? Kenapa kau bisa tau jangan2 kau ini peramal ya?"Seungmi kaget.
"Kau ini. Tiap ada pertemuan keluarga pasti kan kau melarikan diri. Memangnya masih tidak terima dengan pertunangan itukah?"tanya Yunmee.
"Aigooo....Aku dengan namja itu sangatlah berbeda. Aku malah benci padanya. Aku suka dengan Shim Changmin oppa. Teman oppamu itu."jawab Seungmi.
"Kau ini memang apa kurangnya tunanganmu itu?"kata Yunmee sambil menunjukkan pulpen di tangannya ke hidung Seungmi.
"Pokoknya aku tidak menyukainya. Dia itu playboy."kata Seungmi.
"Sudah ah, aku mau ke perpus. Kau mau ikut?"tanya Yunmee sambil membereskan buku2nya.
"Ani, aku paling malas kalau kau mulai menyebut kata perpus. Ah sudahlah kau pergi saja sendiri."jawab Seungmi.
Di depan kampus banyak orang berkumpul. Membuat Yunmee bingung.
Dua orang yeoja menghampirinya yg satunya memakai topi dan kacamata.
"Tolong bantu aku menyembunyikannya ya."kata yeoja yg satu lagi.
Tanpa membantah Yunmee pun mengajak Yeoja bertopi dan berkacamata itu di perpustakaan yg ia rasa adalah tempat yg paling aman.
Setelah dirasa aman Yunmee pun lega.
Yeoja itu melepas topi dan kacamatanya. "Gomapsseumnida."katanya tanpa ekspresi.
"Cheonmaneyo."jawab Yunmee singkat dan duduk sembari membuka buku2 yg dibawanya.
Yeoja itu memperhatikan Yunmee yg tidak memberi perhatian kepadanya.
"Kau tak kenal aku ya?"tanya yeoja itu.
"Memangnya aku harus kenal?"Yunmee malah balik bertanya.
"Kau juga tidak tanya kenapa aku melarikan diri dari kerumunan orang itu?"tanya yeoja itu lagi.
"Itu juga bukan urusanku."jawab Yunmee.
Yeoja yg tadinya sama sekali tidak bereksprei itu akhirnya tersenyum.
Tibalah yeoja yg satu lagi."Yoori-ah, gwenchana?"
"Gwenchana Chae Rie. Apa sudah aman?"tanya yeoja yg bernama Yoori.
Yoori berdiri namun sebelumnya ia menjulurkan tangannya ke arah Yunmee yg fokus dengan bacaannya.
"Lee Yoori dan ini managerku Lee Chae Rie ku harap aku bisa berteman denganmu."kata Yoori.
"Annyeong..."sapa Chae Rie kepada Yunmee.
Yunmee menengadahkan kepalanya dan menyambut tangan Yoori.
"Kim Yunmee imnida." dan kembali fokus ke bacaannya.
Yoori dan Chae Rie pergi meninggalkan Yunmee.
"Aigoo....Yoori-ah yeoja tadi tidak mengenalmu ya?"tanya CHae Rie yg kaget ada orang yg tidak mengenal Yoori artis yg baru naik daun yg wajahnya sering menghiasi layar kaca lewat drama ataupun CF.
Yoori hanya tersenyum.
Sejam kemudian di perpustakaan.
"Sudah kuduga kau pasti ada disini Frozen Lily."namja yg selalu saja mengganggu Yunmee.
"Namaku bukan Frozen Lily."kata Yunmee.
"Nah kalau begitu bagaimana kalau kita kenalan?"kata namja itu sembari menyodorkan tangannya namun Yunmee sama sekali tidak membalasnya dan masih fokus dengan bacaannya.
"Oh aku mengerti tanganku mungkin kotor ya. Hehe."namja itu cengengesan.
"Uhm, namaku Lee Hyukjae. Kau Frozen Lily?"tanya Hyukjae.
Yunmee mengangkat kartu perpusnya. Disana ada tulisan Kim Yun Mee.
"Wah, namamu bagus. Tapi aku memanggilmu Frozen Lily saja ya."kata Hyukjae.
Yunmee menggebrak bukunya ke meja, sontak Hyukjae dan orang2 yg ada di perpus melihat ke arah mereka.
"Leave me alone."kata Yunmee.
"Hehe, okay. Arasseo. Annyeong Frozen Lily." kata Hyukjae sembari berlalu meninggalkan Yunmee yg kesal karna ulahnya.
Di Kantor Heechul.
Heechul dibantu Sooby masih sibuk menyiapkan materi rapat dengan para investor.
Hyena datang dengan wajah kesal dan membanting sebuah map di meja Heechul.
"Ya! Chul, kenapa blue print kantor kita bisa bocor sebelum kita keluarkan!"bentak Hyena.
Changmin yg mendengar suara keras dari Hyena pun menghampiri ruangan Heechul.
"Mwo? Tidak mungkin noonim. Ini belum sampai keluar bahkan para investor pun sama sekali belum tau."jelas Heechul.
"Pokoknya aku tidak mau tau masalah ini harus segera selesai. Aku tidak perduli bagaimana kau harus usut sampai tuntas! Arasseo!!"Hyena keluar dengan kesal hingga menyenggol bahu CHangmin.
"CHul waeyo?"tanya Changmin.
"Molla, aku tidak habis pikir kenapa blue print ini bisa bocor keluar."Heechul mengacak2 rambutnya.
"CHangmin sunbae dan Heechul sunbae mau Sooby ambilkan minum?"tanya Sooby dengan ragu.
"Nee, Sooby kau memang baik. Sekarang tinggalkan kami berdua ya."kata Changmin dengan lembut.
Sooby keluar dari ruangan Heechul.
"Chul, kenapa ini bisa terjadi?"tanya Changmin.
"Seandainya aku tau. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Padahal ini proyek yg noonim tunggu2. Aku tidak enak dengannya."kata Heechul.
"Sudahlah, tentang Hyena biar aku yg urus. Sekarang kita harus pikirkan jalan keluarnya. Tidak mungkin kita memakai blue print yg sudah bocor diluar."kata Changmin.
"Biar aku yg urus, kalau bisa aku minta tolong cari info tentang orang yg membocorkan blue print kita."kata Heechul.
"Algaesseumnida. Percayakan padaku."kata Changmin.
Di sekolah.
Waktunya pulang sekolah, Yoomi menunggu Kibum di parkiran motor ia duduk di atas motor Kibum.
Karna lelah Yoomi tertidur dalam keadaan duduk di atas motor.
Tiba2 seseorang melemparkan sesuatu ke tangan Yoomi karna belum fokus karna mengantuk ia tidak jelas melihat orang yg melemparkan kotak itu barusan.
Dengan penasaran Yoomi membuka kotak tersebut.
"Aaaaaa........"Yoomi teriak sekencang2nya.
TBC......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar