Cast :
Kim Family (no parents hiks ToT)
*Kim Heechul (sulung) 29th
*Kim Yunmee (No.2) 21th
*Kim Yoomi (Maknae) 17th
Han Sister (twins)
*Han Sookyo (lebih tua 2menit) 17th
*Han Sooyoo 17th
Kim Soobyoung
Song Hyena
Shim Changmin
"Yoomiiiiiiiiiiiiii.............Palli......Ironaaaaaaaaaaa.........!!!!"Yunmee teriak di depan kamar Yoomi.
Braaakkkkk.........Yunmee mendobrak pintu kamar Yoomi.
"Ya! Palli....Palli.....Palli....Sudah jam berapa mau sampai kapan kau tidur PEMALAS!!!!"Yunmee menendang2 bokong Yoomi.
"Eonnieeeeeeee.......Shiroooo........"Yoomi malah menarik kembali selimutnya dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"Kau ini semalaman menangis karna putus dengan Tabi sekarang malah tidak mau bangun dan sekolah."bentak Yunmee sambil menarik2 selimut Yoomi.
"Ya! ADA APA INI RIBUT2 TERUS SETIAP PAGI!!!!!"Heechul datang ke kamar Yoomi.
"Oppa....Yoomi lagi2 seperti ini setiap kali putus cinta. Yunmee sampai kesal dibuatnya!"
Heechul berjalan mendekati tempat tidur Yoomi dan dengan sekuat tenaga menarik selimut Yoomi sampai Yoomi terguling jatuh di lantai.
Dalam sekejap ia bangkit, "Oppa....Jahat sekali.....Hari ini aku tidak mau kuliah. Pokoknya shiroooo...."mulailah Yoomi merengek di lengan oppanya itu.
Dijitaknya kepala Yoomi dengan kesal Heechul menarik Yoomi ke kamar mandi dan menyalakan shower.
"Oppaa....Dingiiinnnn....."Yoomi berteriak sementara Yunmee yg tau benar tabiat oppanya yg galak langsung menjauh dari kamar Yoomi dan pergi.
"Dinginkan kepalamu. Setelah itu bergegas berangkat ke sekolah. Oppa akan antar kalian. ARA!!!!"bentak Heechul.
Di sekolah.
Yoomi yg kesal menggerutu di jalan. Karna sampai tadi oppa mengantarnya ia masih saja diceramahi oleh Heechul.
"KIM YOOMI.........."panggil dua siswi secara bersamaan.
"Aish...Han Sister bikin sakit telinga saja."Yoomi menjitak kepala kedua sahabatnya itu.
"Yoomi, kudengar kau putus dengan Tabi ya. Sayang sekali ya."kata Sookyo polos.
"Ya! My twins jangan mengejek Yoomi dong kasihan kan dalam satu tahun ini dia sudah diputuskan oleh dua orang namja, pertama Chansung terus terakhir Tabi. Bagaimana ia tidak menyedihkan."perkataan Sooyoo menusuk hati Yoomi.
Dan ia pun mengaitkan lengannya di leher Sooyoo. "Kau cari mati ya!" ancam Yoomi dan meningglkan Han Sister di jalan.
"Aigooo....Aku heran sama Kim Family pertama Heechul oppa aku heran tampangnya yg tak pernah senyum itu bikin takut kita para yeoja. Gak heran di umurnya yg sudah sekarang walau ia sudah mapan masih belum menikah ya." kata Sookyo.
Lalu Sooyoo manggut2 dan meneruskannya, "Iya dan apalagi Yunmee eonnie ia mahasiswi yg tomboy pergaulannya hanya dengan buku saja dan apalagi ia galak sekali sama namja mana mungkin ada yg mau sama dia."
Sookyo manggut2 mengiyakan kata2 Sooyoo.
"Dan sahabat kita Kim Yoomi, parasnya memang cantik tapi sifat cerobohnya itu benar2 membuat pusing. Ia tidak pandai di pelajaran, olahraga pun ia tidak mahir. Tapi kalau sudah kesal ia pasti mengamuk sama seperti kedua saudaranya." kata2 Sookyo pun diiyakan Sooyoo.
ooo000ooo
Seorang yeoja mendatangi ruang kerja Heechul. Setelah didizinkan masuk yeoja itu memperkenalkan diri.
"Sillyehamnida, Kim Heechul Ssi."sapa yeoja itu.
"Kau pasti asisten baruku kan?"Heechul bertanya namun matanya hanya fokus dengan kerjaannya.
"Ye, joneun....."belum sempat yeoja itu menyelesaikan kata2nya sudah dipotong oleh Heechul.
"Sudah2, tidak usah panjang2 perkenalannya toh aku tidak akan mengingat namamu kecuali prestasi kerjamu. Nah, sekarang fotokopi semua berkas ini dan jangan lupa pisahkan sesuai urutannya. Sekarang. PALLI!!!!" suara Heechul membuat yeoja itu kaget dan langsung mengerjakan perintah Heechul.
ooo000ooo
Seperti biasa Yunmee berada di perpustakaan bila tak ada kuliah.
Dengan kacamatanya ia membaca dengan serius halaman per halaman novel ditangannya sambil mendengarkan lagu dari Ipod putihnya.
Seorang namja berkacamata dan bertopi datang dan duduk di sebelah Yunmee.
"Frozen Lily ya?"tanya namja itu.
Yunmee melepas salah satu headset nya dan melihat ke arah namja itu.
"Ne, waeyo?"Yunmee sama sekali tidak mengenal namja itu. Tepatnya Yunmee tidak banyak mengenal mahasiswa di kampusnya kecuali para dosen.
"Tidak hanya saja wanita dalam novel itu, ehm...Ah sudahlah komentarku tidak penting."namja itu tidak melanjutkan kata2nya.
"Lanjutkanlah, aku justru ingin mendengar pendapatmu karna jarang sekali namja yg mau membaca novel ini."Yunmee menatap wajah namja itu dengan serius tanpa ekspresi yg malah membuat namja dihadapannya itu salah tingkah dan garuk2 kepala.
"Ya, menurutku keegoisan wanita di novel itu menghancurkan dirinya sendiri. Pada dasarnya wanita tidak mungkin bisa tanpa laki2. Dan bodoh saja ia mengejar kesuksesan karir tapi keluarganya hancur. What a fool woman."namja itu terkekeh.
Yunmee menutup novelnya dan membereskan mejanya lalu pergi dari perpustakaan.
Namja itu semakin bingung, "Mianhe, kalau kata2 ku salah tapi tadi kau yg bertanya jadi kujawab."
Yunmee tidak perduli dan tetap melanjutkan langkahnya.
"Aigoo....Yeoja itu benar2 jutek. Aishhh..."ia melepas topinya dan menggaruk2 kepalanya.
000ooo000
"Ya! Kim Yoomi ada namja yg mencarimu di luar."kata Han Sister kompak.
"Nugu?"tanya Yoomi, dijawab gelengan kepala oleh kedua sahabat kembarnya itu.
Yoomi berjalan keluar kelas. Di lorong ia melihat seorang namja yg sangat tampan. Namun ia menggeleng2kan kepalanya "Kim Yoomi kau tidak boleh jatuh cinta lagi kalau tidak mau patah hati."batin Yoomi.
Namja itu berbalik menghadap ke arah Yoomi.
"Akhirnya aku menemukanmu."kata namja itu.
"Eh? Nugu?"Yoomi makin bingung karna ia baru pertama kali melihat namja itu.
Tiba2 namja itu memegang kedua tangan Yoomi dan membuat Yoomi melotot karnanya.
Sontak Yoomi menepis tangannya, "Ya! Berani2nya kau memegang tanganku! Cari mati ya!"bentak Yoomi.
"Dengar ya aku tidak ingin berhubungan dengan seorang namjapun mulai detik ini. Karna semua namja berengsek!!! ARASSEO!"Yoomi kembali ke kelasnya dengan kesal.
Namja itu hanya melongo melihat tingkah Yoomi.
Kim Heechul Story.
Heechul sibuk menentukan materi rapat dengan para investor kali ini proyeknya harus berhasil.
"Ya! Asisten, bawakan map2 yg kuletakkan di lemari berkas.Palli!"
Sudah seminggu Soobyoung menjadi asisten Kim Heechul sang arsitek. Tapi belum pernah sekalipun Heechul memanggil namanya. Karna panik Soobyoung menjatuhkan berkas2 yg ada di lemari.
"Ya! Sudah kubilang kalau kerja hati2."entah ke berapa kali Heechul membentak Soobyoung.
"Mianhe Heechul Ssi."namun karna panik Soobyoung menyenggol cangkir kopi Heechul dan jatuh ke lantai.
Mata Heechul semakin melotot melihat tingkah Soobyoung. Ia menggebrak mejanya dan berlalu dari ruangannya.
Soobyoung tak tahan lagi menitihkan air mata.
Dengan mata yg penuh dendam ia mengambil foto Heechul di mejanya dan memukul foto itu.
"Ya! Kim Heechul kau ini sungguh manusia kejam. Kerjamu hanya membentakku seharian."Soobyoung mengoceh sendirian.
"Wah kalau Heechul tahu kau memakinya dibelakangnya kau bisa habis." Soobyoung berbalik mencari asal suara itu.
"Tenang saja aku tidak akan mengadukannya kepada Heechul. Ah, aku Shim Changmin manager lapangan. Namamu?"
"Joneun Kim Soobyoung imnida. Aku asisten Heechul Ssi, aku baru seminggu bekerja disini."
"Suatu keajaiban Heechul bisa menerima seorang asisten karna selama ini ia hanya bekerja seorang diri."kata Changmin.
"Aku yg merekrutnya."datang Song Hyena pemilik Song & Co Construction.
"Annyeong Song Hyena Ssi."sapa Soobyoung.
"Ah, Soobyoung Ssi. Kita baru pertama bertemu ya. Tapi bagaimana kau bisa mengenalku."Hyena penasaran.
"Bagi kami mahasiswa dan lulusan arsitektur khususnya yeoja siapa sih yg tidak mengidolakan seorang Song Hyena di usia yg sangat muda sudah sukses di dunia arsitektur dan bisa mendirikan Song & Co Construction. Dan nama anda terkenal di korea dan luar negeri."jelas Soobyoung.
"Aigo, kau pintar sekali memuji aku tidak sehebat itu. Ini semua berkat para staf juga. Sooby, boleh kupanggil Sooby?"
"Ne, gwenchana. Hyena Ssi."
"Kalau begitu panggil Hyena saja ya biar akrab."
"Andwae, aku tidak berani."
"Kalau begitu panggil aku eonnie. Seperti halnya Heechul dan si bodoh Changmin ini yg memanggilku Noonim."
"Algaesseumnida, Hyena Eonnie.". Hyena tersenyum ke arah Sooby.
Changmin mengikutinya dari belakang. Mengikutinya terus hingga ke ruangan Hyena.
Merasa diikuti oleh Changmin Hyena pun menoleh ke belakang.
"Mworago?"tanya Hyena.
"You really like a witch you know."kata Changmin.
Hyena duduk di atas meja dan menyilangkan kakinya.
"What are you talking about? Please explain to me."
Changmin mendekati Hyena. Disentuhnya paha Hyena yg duduk dengan kaki menyilang di atas meja.
Dengan wajah menantang Hyena berkata, "Sudah kubilang berapa kali. You can't fall in love with me. Ara!"bisik Hyena di telinga Changmin.
Tapi tubuh Changmin mendesak tubuh Hyena hingga posisi duduk Hyena condong ke belakang.
Diusapnya rambut yg menutupi telinga Hyena dan berbisik. "Kau tidak bisa melarangku, I do what I want."
Hyena mencoba bertahan untuk tidak bergeming dan luluh dengan rayuan Changmin.
Baru saja Changmin mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Hyena, telepon di ruangan Hyena berdering.
"Yeoboseyo."sapa Hyena.
Hyena dengan sigap mengangkat telepon. Changmin mundur dari meja karna Hyena turun dari meja dan duduk di kursinya ia mulai mengetik di komputernya. Ia terlihat sibuk berbicara dengan seseorang di telepon tentang masalah pekerjaan.
Changmin tidak mau menggangu dan beranjak pergi dari ruangan Hyena.
Di ruangan Heechul.
Semua sudah tertata rapi kembali dan Sooby sudah mengerjakan yg Heechul suruh.
Beberapa saat kemudian Heechul datang dan ia langsung menuju mejanya. Saat matanya melihat ke arah Sooby amarahnya memuncak.
"Ya! Kenapa kau malh berdiri disitu. Kau tidak dibayar untuk berdiri. Kemari dan kerjakan file2 ini."perintah Heechul.
Sooby berjalan ke arah Heechul dengan sedikit tertatih.
"Sudah lebih baik kau pulang. Tidak ada gunanya kau membantu malah menyusahkan saja."
Sooby tidak bisa membantah karna kalau ia mengeluarkan satu suara Heechul pasti akan membentaknya lebih keras.
Di rumah kediaman Kim Family.
"Eonnie.......Masakannya sudah matang belum?" Yoomi sedang asik tidur2an di sofa sambil menonton TV sementara Yunmee memasak di dapur. Ia melihat kearah jam. Sudah jam 20.00, oppa nya belum juga pulang. Menyisakan beberapa lauk di box makanan dan menaruhnya di kulkas.
Yunmee mengenakan sepatunya. "Eonnie, kau sudah mau jogging? Kapan kebiasaan anehmu jogging malam2 sembuh? Aneh2 saja." Yoomi meledek Yunmee namun tidak digubris oleh Yunmee.
"Eonnie, makan malamnya gimana?"rengek Yoomi.
"Sudah siap di meja. Aku pergi dulu."dalam sekejap Yunmee sudah keluar.
Kebiasaan aneh Yunmee, jogging malam hari. Padahal oppa nya berkali2 melarang namun tetap saja Yunmee melakukannya. Tidak sering Yunmee menemui orang jahat tapi aura nya yg gelap malah membuat para penjahat takut mendekatinya.
Kali itu ada yg salah dengan kakinya. Ia merasakan kakinya keram, mungkin karna kurang pemanasan. Ia meringis kesakitan dan berjongkok.
"Gwenchana?"seseorang bertanya padanya.
"Omo, kau si Frozen Lily kan?"kata namja itu.
"Kau.....Minggir jangan halangi jalanku."dengan tertatih ia berjalan pulang.
Namja itu menghampirinya dan meletakan lengan Yunmee dibahunya hendak memapahnya. Namun Yunmee tidak senang ia lalu menginjak kaki namja itu dan membuatnya berteriak histeris. Sedang Yunmee hanya tersenyum sinis dan meninggalkan namja yg kesakitan itu sendiri.
Akhirnya Yunmee tiba dirumah larut malam.
Baru saja ia membuka pintu ternyata Heechul sudah berdiri di hadapannya, "Yunmee, sudah berapa kali oppa bilang jangan jogging malam2 itu berbahaya. Arasseo."
Yunmee tidak memperdulikan kata2 Heechul dan pergi menuju kamarnya.
"Aishhh....Anak ini kalau sudah malam kenapa sifatnya jadi tidak bisa diatur."Heechul menoceh sendiri.
Keesokan harinya.
Seperti biasa Yoomi lupa mengerjakan PR nya.
"Sooyoo pinjam PR matematikamu."kata Yoomi seenaknya.
"Enak saja kau ini kebiasaan sekali meminjam PR. Kami tidak akan meminjamkannya kepadamu. Iya kan my twins?" Sookyo mengiyakan kata2 Sooyoo.
"Ara. Aku tidak akan meminjam PR kalian. Aishh dasar tidak setiakawan."
Zhoumi songsaengnim guru matematika datang. Han Sister menoleh ke belakang yaitu meja Yoomi namun Yoomi menundukkan wajahnya ke meja.
Han sister berpandangan dan bingung.
"Ayo kumpulkan PR kalian ke depan."kata Zhoumi songsaengnim.
Songsaengnim melihat ke arah Yoomi yg membenamkan wajahnya di meja.
"Kim Yoomi mana PR mu?"tanya songsaengnim. Yoomi mengangkat kepalanya dan "Huwaaaaa......." Yoomi berteriak dan menangis. membuat seisi kelas panik. "Waeyo Kim Yoomi?"tanya songsaengnim khawatir.
"Perutku sakit songsaengnim. Penderitaan sebagai seorang perempuan ini kenapa harus aku rasakan....Huwaaaa...."
Han sister berpandangan "Sookyo bukannya baru minggu lalu ia haid?" "Ne, mungkin itu hanya akal2annya saja." Sooyoo mengangguk tanda setuju dengan kata2 Sookyo.
Yoomi diantar ke UKS dan beristirahat disana. Ia mengira UKS sedang sepi jadi ia merebahkan tubuhnya dan memainkan Hp nya.
"Wah keliatannya kau tidak sakit."
"Nuguseyo? Mengagetkanku saja."kata Yoomi. Orang itu mendekat.
"Kau orang aneh yg pernah datang ke kelasku kan?"tanya Yoomi. Namun namja itu sama sekali tidak menjawab. Ia malah makin mendekati Yoomi.
Semakin dekat ke arah Yoomi. Yoomi menghindar namun ia tepojok karna dibelakangnya dinding.
TBC....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar