Rabu, 10 November 2010

Be My Man < Part 07 > "The Blue Diary"

Kim Yun Mee / Lee Yun Jae
Lee Soo Man => yun mee haraboji
Shin Dong Yup => pengasuh Yun Mee/ Yun Jae
Kim Ryeowook => Yun Jae Best Friend
Nadhie => Kim Rae Woon
Vee => Vee Ssi Songsaengnim
Wika Sunbae => Miss Sooby
Sungmin = > petugas polisi
Kim Yoo Mi => Kakak sepupu Chul


5 Raja Langit a.k.a LOTS => Heechul, Leeteuk, Donghae, Siwon dan Kyuhyun = > karakter dr Sooby Sunbae
Triple C a.k.a CCC= > Yoori, Hyena, Sooyoo, Sookyo = > karakter dr Sooby Sunbae

Setelah beberapa lama Dokter keluar dari ruang ICU.
"Dokter bagaimana keadaan cucu saya?"tanya Soo Man yg penuh kekhawatiran.
"Cucu anda sekarang koma, kami sudah berupaya sekuat tenaga untuk mempertahankannya, sekarang hidupnya hanya bergantung kepada alat2 medis yg terpasang di tubuhnya. Kita hanya bisa berdo'a agar ia bisa segera sadar dari koma nya." jelas Dokter.
Soo Man shock ia jatuh berlutut sambil menangis sejadi2nya. Dong Yup ahjussi mencoba menenangkan Tuannya.
Semua orang di ruangan itu shock terutama Sungmin.
Ia hanya nanar memandang pintu ruang ICU.

Seminggu setelah Yunjae koma.
Semua orang yg mengkhawatirkan Yunjae selalu datang menjenguk diantaranya LOTS, CCC, Vee Ssi dan yang lainnya. Namun tidak sesering Sungmin yg setiap harinya menyempatkan untuk menjenguk YunJae.

Di Rumah Sakit.

Disana ia melihat seorang namja berdiri di sebelah ranjang Yunjae.
"Jogiyo, nuguseyo?"tanya Sungmin kepada namja tersebut.
"Ah, Ye. Aku Ryeowook sahabat Yunjae."Ryeowook memperkenalkan dirinya kepada Sungmin.
"Um, kita pernah bertemu sebelumnya saat Yunjae di ICU kan? Kalau tidak salah kau yg selalu dipanggil Wookie. Benarkan?"tanya Sungmin ragu.
"Ne, aku Wookie. Nugu?"Ryeowook bingung.
"Lee Sungmin imnida."Sungmin memperkenalkan diri.
"Aku pernah diceritakan oleh Yunjae tentang Sungmin Ssi. Sepertinya ia sangat mengagumimu."kata Ryeowook.
"Jincha? Setauku Yunjae itu menyukai......"Sungmin menghentikan ucapannya.
"Nugu?"tanya Ryeowook.
"Aniyo. Um sudah berapa lama kau disini?"Sungmin mencoba mengalihkan perhatian.
"Sudah cukup lama, karna Sungmin Ssi sudah ada disini aku permisi dulu." kata Ryeowook lalu ia berbalik mendekati Yunjae dan berbisik kepadanya.
"Yunjae-ah, nanti kalau aku kesini lagi aku akan bawa uri eomma dan Chae Rie. Hari ini mereka tidak sempat datang. Mereka sangat kangen denganmu. Cepat bangun ya Yunjae. Annyeong."Ryeowook mengusap poni Yunjae dan berpamitan.
Sungmin mendekati Yunjae dan berbisik kepadanya "Yunjae-ah, diakah namja yg kau sukai itu?"

Keesokan harinya di RS.

"Sungmin, bisa kita bicara sebentar?"panggil Dong Yup ahjussi.
"Ne, ahjussi. Mworago?"tanya Sungmin.
"Sepertinya ahjussi harus sampaikan sesuatu untukmu. Ahjussi hanya merasa nona muda juga pasti menginginkan kau tau."kata2 ahjussi terhenti sambil mengusap air mata nya.
"Tau apa ahjussi?"Sungmin penasaran. Ahjussi tidak menjawab namun ia menyerahkan sebuah buku kecil bersampul biru.



"Ini apa ahjussi?"tanya Sungmin.
"Ini milik nona muda, kau akan tau saat membacanya. Ahjussi tidak sengaja menemukannya tadi pagi."jawab Ahjussi sambil berlalu meninggalkan Sungmin.
Sungmin membuka note tersebut dari halaman per halaman.
Isinya curahan hati Yunjae, kadang Sungmin terkekeh membaca tulisan Yunjae yg polos.
"Ternyata Yunjae sama seperti yeoja biasa lainnya." gumam Sungmin.

Sampai ia ke halaman yg membuat Sungmin kaget.

Hari ini aku lupa hari ke berapa aku bersama Sungmin Ssi melakukan kerja sosial.
Saat kulihat wajah Sungmin Ssi hatiku merasa hangat.
Sosoknya sangat kurindukan tiap harinya.
Tapi kulihat kondisiku tak mungkin bagiku menyukai namja terlebih Sungmin Ssi.
Sosokku sebagai namja.....Tidak pantas untuk mencintai seseorang.....


Sungmin tidak melanjutkan membacanya. Dadanya berdegup kencang. Dipandangi sosok Yunjae yg tergolek lemah dengan bantuan alat2 kesehatan disekelilingnya. Tak terasa air mata Sungmin menetes membasahi pipi Yunjae.
"Mianhe, coba aku lebih cepat memberitahukanmu perasaanku sebenarnya." kata Sungmin sambil mengecup dahi Yunjae dengan lebut.

Kediaman Sungmin.

"Oppa, kau mau menjenguk Yunjae sunbae lagikah?"tanya Hyena.
"Ne, waeyo?"balas Sungmin sembari memakai sepatu.
"Kenapa sih oppa segitu perhatiannya sama Yunjae sunbae?"tanya Hyena.
Tapi Sungmin sama sekali tidak menjawab pertanyaan Hyena, membuat Hyena cemberut. Sungmin tetap berlalu meninggalkan Hyena.

Sesampainya Sungmin di Rumah Sakit ia mendapati Yunjae masih seperti hari2 sebelumnya, tidak sadarkan diri.
Dibukanya kembali buku bersampul biru itu. Dengan perlahan dia baca lagi halaman berikutnya.

Hari ini aku dan Sungmin Ssi melewati toko bunga.
Mawar putih itu terlihat sangat indah.
Aku sampai memiliki pikiran gila.
Aku berkhayal Sungmin Ssi memberikanku mawar putih.
Saat kupikir lagi seorang namja memberikan namja lain bunga akan terlihat aneh.


Senyum tersungging di wajah Sungmin, namun matanya menampakkan kesedihan.
"Yunjae-ah, irona. Aku pasti akan memberikanmu mawar putih yg kau inginkan."lalu ingatan Sungmin berlalu mengenang hari dimana dirinya dan Yunjae melewati toko bunga tersebut.

Flash back.

Sungmin sedang asyik menulis sesuatu di buku catatannya dan sesekali mengecek email lewat notebooknya yg ia letakkan dipahanya. Sedangkan Yunjae serius memunguti sampah2 yg berserakah di jalanan. Hingga matanya tertuju di depan toko bunga, matanya menatap mawar2 putih itu dengan mata berbinar.
Dari kejauhan sungmin keheranan dengan kelakuan Yunjae. Dengan penasaran ia menghampiri Yunjae.
"Kenapa apa kau ingin bunga mawar itu?"ledek Sungmin, wajahnya begitu dekat dengan Yunjae membuat Yunjae kaget dan mundur.
"Mwo? Aku ...Aku tidak seperti itu kok. Aku hanya berpikir bagusnya mawar itu untuk kuberikan kepada kekasihku kelak."kata Yunjae dengan wajah yg gugup.
"Apa kau mau kubelikan mawar itu untukmu?"sepertinya Sungmin makin menikmati menggoda Yunjae.
"Benarkah? "tanya Yunjae polos namun cepat2 ia menggelengkan kepalanya.
"Andwae kita kan sama2 namja masa memberikan mawar? Sudah ah aku mau meneruskan kerjaanku lagi." Yunjae mencoba mengalihkan perhatian. Sungmin tertawa di belakang Yunjae, ia paham betul Yunjae pasti menginginkan mawar putih itu karna pada dasarnya seorang yeoja menyukai bunga begitu juga dengan Yunjae.

End of Flash back.

"Andai saat itu aku tetap memberikanmu mawar itu, andai sejak dulu kukatakan kalau aku tau kau yeoja. Dan andai sejak dulu kukatakan kalau aku menyukaimu. Mungkin tak akan sesakit ini perasaanmu dan perasaanku." Sungmin sungguh sangat menyesali semuanya. Tak tertahan lagi air mata Sungmin menetes di punggung telapak tangan Yunjae.
Hp Sungmin bergetar.
Pesan di Hp nya dari Vee Ssi.

Sungmin-ah, aku dan Kim Bum menunggumu di cafe seperti biasa.
Ada yg mau kami bicarakan dan rundingkan denganmu.

"Yunjae-ah aku pergi dulu ya. Annyeong."sambil mengecup dahi Yunjae.

Tanpa Sungmin sadari jari Yunjae bergerak.

Di cafe.

Vee Ssi dan Kim Bum terlihat sudah tiba di cafe. Wajah mereka terlihat sangat serius.
"Waeyo. Wajah kalian seperti nya tegang sekali."ledek Sungmin.
"Sungmin-ah, sebenarnya ini bukan saat yg tepat tapi kami......"Vee ssi tidak mampu meneruskan kata2nya.
Kim Bum membantunya bicara, "Kami sudah didesak oleh orang tua kami untuk segera menentukan tanggal pernikahan kami."
"Lalu apa hubungannya denganku?"tanya Sungmin heran.
"Kami sebenarnya tidak enak dengan keadaan Yunjae sekarang."Vee Ssi tak sanggup menahan tangisnya.
Kim Bum merangkul tunangannya itu sambil mengusap air mata Vee Ssi dengan tissu.
"Aku yakin Yunjae pasti akan mengerti Vee. Ia pasti akan sedih kalau demi dia kalian menunda pernikahan kalian."ucap Sungmin.
"Jincha?"Vee semakin terharu dan tangisnya semakin kencang. Kim Bum kewalahan menenangkan tunangannya itu.
"Ne, ia pasti menginginkan yg terbaik untuk kalian."kata Sungmin.
Namun lagi2 Sungmin hanya menatap nanar keluar jendela. Dalam batin Sungmin, Yunjae pasti sangat senang menghadiri pernikahan Vee dan Kim Bum.

Malamnya Sungmin menyempatkan ke Rumah Sakit.
Bahkan ia menyempatkan diri membeli satu bouquet mawar putih untuk Yunjae.


Dengan hati yg senang Sungmin memasukki ruangan Yunjae. Tapi apa yg ia temukan sungguh mengejutkan.
Dilihatnya ranjang Yunjae kosong. Sungmin kaget ia pun berlari mencari suster yg berjaga.
"Suster dimana pasien yg bernama Yunjae?"tanya Sungmin.
"Pasien Lee Yunjae sudah tidak dirawat di RS ini lagi."jawab Suster tersebut.
"Yunjae dibawa kemana?"tanya Sungmin panik.
"Keluarga pasien tidak memperbolehkan kami untuk memberitahukannya kepada siapapun."jawab suster itu.
Sungmin mencoba berkali2 menghubungi Dong Yup ahjussi namun no ahjussi sudah tidak aktif lagi.
Dengan motor nya ia menuju apartemen Yunjae.
Sesampainya disana ternyata Yunjae dan Dong Yup ahjussi sudah tidak tinggal disana lagi.

Esok harinya Sungmin ke sekolah Yunjae disana ia bertemu dengan LOTS dan CCC.
Ia berusaha mencari tahu tentang Yunjae disana.

"Mwo? Yunjae menghilang?"Hae kaget mendengar kabar dari Sungmin.
"Bagaimana bisa, apa pihak RS tidak mengatakan apa2?"tanya Chul.
"Tidak akan, pihak RS pasti tidak mau memberitahukannya karna ini permintaan keluarga pasien."jawab Wonnie yg mengerti tentang RS karna appa nya juga adalah kepala RS.
"Oppa, kenapa oppa sangat mengkhawatirkan Yunjae sunbae? Sebenarnya ada apa antar Yunjae dengan Oppa?"tanya Hyena.

LOTS dan CCC yg lain pun sangat heran, mereka menatap Sungmin.
"Hyung sebenarnya ada apa? Kenapa kau sangat melindungi Yunjae seperti itu?"tambah Leeteuk.
"Jangan bilang hyung menyukai Yunjae. Dia itukan namja."Kyu semakin membuat yg lain penasaran.
Sungmin tak  sanggup menahan semuanya. LOTS dan CCC harus tau keadaan yg sebenarnya.
"Sebenarnya Yunjae yg kalian tau itu bukanlah seorang namja melainkan yeoja."kata Sungmin yg membuat LOTS dan CCC terkejut.

"Ne, Yunjae adalah yeoja."tiba2 Vee Ssi menambahkan.
"Itu sebabnya Sungmin oppa sangat melindungi Yunjae sunbae?"tanya Yoori polos.
"Jangan2 Oppa menyukai Yunjae?"kata Sooyoo dan Sookyo berbarengan.
Tapi Sungmin tidak mengiyakan atau menyangkal pertanyaan Sooyoo dan Sookyo.
Hyena paham betul sifat oppanya. "Oppa kami akan membantu mencari Yunjae sunbae."kata Hyena.
"Ne, hyung LOTS juga akan membantu, lagipula Yunjae tetap LOTS walau ia seorang yeoja."kata Chul.
Dibalas dengan anggukan oleh 4 LOTS yg lain.
"Gomawo."jawab Sungmin singkat.

Tapi hari demi hari tidak ada kabar tentang Yunjae. Bahkan Lee Soo Man, Yunjae haraboji juga tidak diketahui keberadaannya. Kekuasaan SM grup memang membuat orang tercengang.
Selama ini dengan kekuasaannya Lee Soo Man sanggup menyembunyikan identitas Yunmee menjadi Yunjae.
Dan sanggup menghilangkan keberadaan Yunjae seperti saat ini.

Hari berubah menjadi minggu, bulan bahkan tahun keberadaan Yunjae sama sekali tidak diketahui.
Tak ada seorangpun yang tau keberadaan dan keadaan Yunjae.

To be continue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar