Kamis, 17 Februari 2011

Trouble Maker Jilid 08

Trouble maker 08

*Kim Family
- Kim Heechul = Sulung (29th)
- Kim Yunmee = No.2 (21th)
- Kim Yoomi = Maknae (17th)

Han Sisters = Han Sooyoo & Han Sookyo
Kim Kibum
Cho Kyuhyun
Shim Changmin
No Min Woo
Nickhun
Choi Siwon

Park Jung Su  & Park Yong Ri

*The Lee's*
Lee Donghae
Lee Hyukjae
Lee Yoori
Lee Chae Rie

“Mee eon, gwenchanayo?”tanya Yoomi.
“Mimi, eonnie ada dimana?”tanya Yunmee yg merasakan sakit di kepalanya.
“Mee noona, kita ada di klinik Lotte World, tadi kami tidak sengaja melihat noona jatuh tergeletak di depan bioskop.”kata Kibum.
“Hyukjae ssi?”tanya Yunmee.
“Ia sedang mengambil mobilnya. Tadi ia datang dengan mengendarai motor kesini. Nanti ia kembali lagi.”kata Kibum.
“Siapa yg menggendongku?”
“Mianhe, aku yg menggendongmu tadi Frozen Lily.”jawab Hyukjae yg baru tiba.
“Gomapsseumnida Hyukjae Ssi.”kata Yunmee.

Yunmee dan Hyukjae naik mobil Hyukjae sementara Yoomi naik motor Kibum.
Di mobil Hyukjae.
“Frozen Lily haruskah kita ke RS untuk memeriksakan keadaanmu?”tanya Hyukjae.
“Gwenchana, mungkin aku hanya lelah saja. Tidak usah ke RS.”jawab Yunmee.

Sementara saat Yoomi dan Kibum sedang di jalan.
“Mi, kita berhenti sebentar disini, semenjak tadi kau sama sekali belum makan siang kan. Kita berhenti di cafe depan ya.”kata Kibum. Yoomi mengangguk.
“Mi, kau pesan dulu ya aku mau ke toilet sebentar.”kata Kibum.
“Ne, aku akan memesan setelah kau kembali saja.”jawab Yoomi.
Iapun membalik2 menu di tangannya. Datang seorang pelayan.
“Agassi mau pesan apa?”tanya pelayan itu. Yoomi mendongak melihat name tag di seragamnya Lee Donghae. Pelayan itu sepertinya sudah pernah ia lihat sebelumnya ia merasa dejavu.

“Agassi....Anda mau pesan apa?”pelayan itu menegaskan sekali lagi karna Yoomi hanya bengong saja.
“Ah, ani....Aku menunggu temanku dulu.”jawab Yoomi. Lee Donghae pun berlalu tanpa ekspresi.
“Mimi, gwenchanayo?”tanya Kibum yg baru kembali.
“Ah, apa katamu Bum?”Yoomi balik bertanya.
“Apa yg mengganggumu?”Kibum khawatir dengan Yoomi.
“Ani, Bum kau mau pesan sekarang?”tanya Yoomi.
“Nee, Pelayan....”panggil Kibum kepada pelayan cafe. Yoomi berharap pelayan Lee Donghae yg datang untuk memastikan yg dilihatnya itu apa benar ia pernah melihatnya di suatu tempat namun pelayan yeoja yg datang. Yoomi terlihat mencari2 sosok Donghae. Hingga tak menghiraukan kata2 Kibum. Dan hanya menjawab asal pertanyaan Kibum.
“Ah, Bum aku ke toilet dulu sebentar.”kata Yoomi bergegas.
Dicarinya pelayan tadi yg bernama Donghae. Sampai ia menemukan seorang pelayan sedang mengantar makanan. “Jogiyo, apa kau kenal dengan pelayan yg bernama Lee Donghae?”
“Ah, Donghae baru saja pulang Agassi. Wae?” tanya Pelayan itu.
“Animnida, gomawo.”kata Yoomi.
Entah mengapa wajah itu mengudara di pikirannya.

Di apartemen Park Jungsu.
“Mianhe, tadi aku kelupaan sesuatu Sookyo Ssi.Jadi terpaksa membawamu kembali ke apartemenku.”kata Jungsu.
“Gwenchana sunbae, aku juga pernah kesini sebelumnya.”ujar Sooyoo.
“Ne, duduklah sebentar lagi aku akan kembali.”kata Jungsu.
Sooyoo membalik2an majalah yg dipegangnya. Menunggu Jungsu kembali.
“Oppa..... Yong Ri datang....”
Seorang yeoja datang membuat Sooyoo kaget.
“Han Sooyoo?” kata yeoja itu.
“Yo...Yong Ri...”kata Sooyoo gugup.
“Yong Ri.....Apa maksudmu?”tanya Jungsu yg kaget dengan kata2 Yong Ri.
“Dia Han Sookyo. Kenapa kau panggil dia Han Sooyoo?”tanya Jungsu.
“Dia Han Sooyoo. Mereka memang kembar identik tapi aku mengenalnya sejak SMP jadi aku dapat membedakan mereka berdua.”jelas Yong Ri.
“Ke..Kembar? Ya kau …..”teriak Jungsu kepada Sooyoo.
“Mianhe.....”kata Sooyoo dan berlalu meninggalkan apartemen Jungsu.

Di kediaman Han.
“Sial sekali aku hari ini. Sendirian di akhir pekan dan hampir ditampar oleh bodyguard cilik.”gumam Sookyo sambil tiduran di sofa dan menonton variety show kesukaannya.
Ting Tong....Bel rumah berbunyi.

Kali ini Sookyo malas membukakan pintu.
Dengan malas ia membuka pintu dengan perlahan.
Dilihatnya sosok namja di hadapannya.
Dan ia kenal persis itu adalah “Cho Kyuhyun.....”
Kyuhyun berbalik. “Sooyoo Ssi. Aku perlu bicara denganmu.”
“Masuklah...”ajak Sookyo. Ia bingung tiba2 Kyuhyun berubah sangat sopan.
“Mworago? Apa yg ingin kau bicarakan denganku. Kau ingin minta maaf padaku?”tanya Sookyo angkuh.
“Ani, justru aku yg ingin kau minta maaf padaku.”jawab Kyuhyun.
“Mwo? Minta maaf katamu. Maksudmu atas tamparanku waktu itu? Jangan harap!”bentak Sookyo.
Kyuhyun mendekat. “Dengar Sookyo Ssi gadis angkuh. Tidak pernah ada satupun orang yg membuat malam2ku tak tenang. Kau perempuan gila yg mengganggu hidupku. Aku mau kau minta maaf padaku karna telah mengganggu hidupku. Arachi!”bentak Kyuhyun tak mau kalah.
“Mwo! Aku minta maaf? Aku tidak akan meminta maaf padamu karna yg kulakukan itu benar. Dan kenapa juga aku jadi mengganggu hidupmu. Aku tidak sudi! Ara!”bentak Sookyo.
Kyuhyun mendekat semakin dekat wajahnya terlihat sangat marah. Sookyo hampir saja terjatuh ke sofa saat Kyuhyun berjalan ke arahnya.

“Sooyoo.....My Twins”kata Sookyo kepada Sooyoo yg baru saja datang. Membuat Kyuhyun terkejut.
“Ka...Kalian kembar.....”kata Kyuhyun gugup.
“Sookyo ada apa ini. Cho Kyuhyun kenapa kau bisa ada disini?”tanya Sooyoo.
“Kau Sookyo lalu kau Sooyoo?”Kyuhyun dibuat gila oleh kedua yeoja di hadapannya itu.
“Aiisssshhh....Kalian membuatku gila.....”teriak Kyuhyun dan berlari dari rumah Han Sisters.

Di kediaman keluarga Song.
Song Hyena sedang mengetik dengan laptopnya yg ia letakan di pahanya.
Di rumah yg sebesar itu ia hanya tinggal sendiri dan hanya ada pembantu rumah tangga yg datang 2 kali seminggu untuk membersihkan rumahnya.
Orang tuanya kini menetap di Amerika untuk mengurus bisnis keluarga.
Ting Tong.....Bel rumah Hyena berbunyi. Ia membukanya.

“Annyeong Hyena.”ternyata Min Woo datang berkunjung ke rumah Hyena.
“Min Woo, kau ada apa kemari? Ayahku sedang di Amerika.”kata Hyena.
“Nde, aku tahu. Bahkan Samchon yg menyuruhku untuk menemanimu.”ujar Min Woo.
“Mwo? Abeoji yg menyuruhmu? Aish...Abeoji...”Hyena tak habis pikir oleh kelakuan Ayahnya.
“Apa kau tidak mempersilahkanku masuk?”tanya Min Woo.
Tiba2 tangan seseorang menggebrak pintu rumah Hyena.
“Ya! Song Hyena kau begitu rendah!”bentak Changmin yg tiba2 datang.
“Changmin.....Kau kenapa bisa ada disini!”bentak Hyena tak mau kalah.
Changmin meraih tangan Hyena dan menariknya. Namun Min Woo mencegahnya.
“Bukan seperti itu memperlakukan seorang Lady. Kau harus lembut.”kata Min Woo.
Lalu bogem mentah Changmin melayang dan mendarat di wajah tampan Min Woo.
Hyena histeris melihatnya. “Ya! Changmin kau bar-bar. Pergi kau. Aku bilang Kha.....”
Changmin pun berlalu meninggalkan rumah Hyena dengan kesal.

Di lokasi shooting.
Yoori sedang shooting CF terbarunya. Kali ini Shooting berjalan lancar. Namun Chae Rie kelihatan agak kacau berkali2 ia tidak konsentrasi dalam bekerja. Yoori sadar akan hal itu namun gengsinya masih terlalu tinggi untuk menanyakannya. Ia masih kesal karna Chae Rie pergi mengejar Siwon untuk meminta maaf padanya. Usai shooting CF Yoori dan Chae Rie bersiap untuk meninggalkan lokasi shooting.

“Unn, apalagi schedule ku hari ini?”tanya Yoori. Tapi Chae Rie hanya bengong.
“Aigoooo.....Chae Rie unnie....Apa schedule ku hari ini?”tanya Yoori lagi.
“Ah schedule mu hari ini sampai disini saja. Wae?”tanya Chae Rie.
“Ani, khanda.”Yoori pergi dari lokasi shooting. Meninggalkan Chae Rie.

Tiba2 ponsel Chae Rie bergetar, “Yeoboseyo, ah Fotografer Hwang.”
“Chae Rie Ssi, aku minta pertanggung jawaban kalian karna artismu Yoori sampai sekarang Choi Siwon tidak mau photoshoot. Eoteokkae Chae Rie Ssi.”
“Nde, algaesseumnida aku yg akan membujuk Siwon Ssi untuk kembali photoshoot. Beri aku waktu.”
“Ne, karna aku masih menganggapmu aku beri waktu 2hari. Kalau dalam waktu 2hari kau tidak juga membawa Choi Siwon kembali untuk photoshoot tidak ada jalan lain kecuali aku bawa kasus ini ke pengadilan.”
“Mwo? Andwae aku akan menjaminnya. Tenang saja Fotografer Hwang.”
ditutupnya ponsel Chae Rie.
Chae Rie menelepon seseorang, “Yeoboseyo, Boleh aku bicara denganmu?”

1 jam semudian.
Chae Rie menunggu seseorang di sebuah coffe shop.
Ia memainkan cangkir kopi ditangannya. Matanya mengembara ke sekeliling coffe shop dan pintu masuk.
“Mianhe aku telat. Tadi ada fansign sebentar.”
Chae Rie menengadahkan kepalanya. Ternyata seseorang yg ia tunggu sudah datang yaitu Choi Siwon.
“Gwenchana aku juga baru datang.”yg sebenarnya ia sudah menunggu Siwon 30menit.
“Thangida Chae Rie Ssi, ada perlu apa denganku?”tanya Siwon.

Chae Rie menyodorkan sebuah hanbag. “Ini....Sweater yg kau pinjamkan kemarin.”
“Sudahlah kenapa repot2 mengembalikan sweaterku. Untukmu saja. Apa kau hanya ingin mengembalikan sweater ini saja sengaja mengajakku bertemu?”tanya Siwon.
“Ani, sebenarnya aku juga ingin membicarakan tentang photoshoot waktu itu yg tertunda karna Yoori. Aku ingin meminta maaf atas nama Yoori.”ujar Chae Rie sembari membungkukan badannya.
Siwon menggeleng heran, “Tch, kenapa harus kau yg minta maaf. Aku tidak ada masalah denganmu.”
Siwon bangkit dari tempat duduknya dan hendak pergi. Namun tangan Chae Rie menahannya.
“Chakaman Siwon Ssi, jebal.....Aku sangat berharap kau mau datang dalam photoshoot itu. Masa depan Yoori ada di tanganmu Siwon Ssi.”mata Chae Rie berkaca. Siwon menatap Chae Rie.
“Jongmal, kau ini benar2 memohon padaku demi yeoja sombong itu? Mianhe. Lihat saja nanti.”
Siwon berlalu meninggalkan Chae Rie. Sedang ia hanya tertunduk lemas.
Lalu ia menatap hanbag berisi sweater Siwon dan memeluknya erat. “Eotteokae....”air matanya menetes.

Di lain tempat Lee Yoori tidak menyadari dengan perjuangan Chae Rie demi karirnya.
Yoori asik menunggu di sebuah bangku panjang di pinggir lapangan basket sambil mendengarkan lagu di iPod nya.
Saking asyiknya ia tak menyadari seseorang yg berhenti tepat di hadapannya. Saat Yoori membuka matanya ia sungguh terkejut. “Omo....”hampir Yoori terjatuh dari tempat duduknya.
“Ya....Lee Yoori kau sedang apa disini?”
“Khun oppa, sejak kapan kau disini?”Yoori malah bertanya balik.
“Aish, pertanyaanku saja belum kau jawab ya....Pabo...”Nickun menoyor kepala Yoori.
“Khun oppa, ternyata kau masih main basket disini ya.”kata Yoori. Tapi Nickhun hanya tersenyum dan memainkan bola basket ditangannya.
Yoori merasa diacuhkan lalu menghalangi permainan Nickhun, ia berusaha merebut bola dari tangan Nickhun selagi ia mendrible bola.

Yoori terengah2 mencoba berlari mengejar tempo permainan Nickhun. Karna ia tidak memakai sepatu olahraga maka ia terpeleset. Ia jatuh bertumpu pada lututnya hingga berdarah.
Nickhun menyadarinya dan melempar bola basketnya. “Gwenchana?”tanya Nickhun dan mengangkat tubuh Yoori serta mendudukannya di bangku panjang. Nickhun berlari ke arah keran air dan membasahi saputangannya. Iapun membersihkan luka di lutut Yoori.

“Oppa......Joahe....”kata Yoori. Nickhun diam sejenak lalu mulai membersihkan lutut Yoori lagi.
“Sudah, kau bisa berjalan?”tanya Nickhun seakan tidak mendengar pernyataan Yoori barusan.
Yoori merangkul Nickhun. “Yoori, sudahlah ini tidak baik. Sudah berapa kali aku bilang....”
“Kalau oppa tidak suka padaku ….Kalau oppa menyukai gadis lain. Dan gadis itu Kim Yunmee kan!”ujar Yoori.
“Kau tahu darimana namanya?”tanya Nickhun shock.
Yoori menangis dengan tertatih meninggalkan Nickhun pergi. Nickhun berusaha mencegahnya namun apa daya kekerasan hati Yoori tak terbendung lagi.

TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar