Trouble Maker jilid 11
"HAN SOOKYO....BERANI NYA KAU MENGACUHKANKU!""MWO! AIISHHH....JONGMAL PABOEYA.....MEMANGNYA KAU SIAPA!"
"AKU CHO KYUHYUN!!!! AKU ORANG YG TIDAK BOLEH TIDAK KAU PEDULIKAN. ARA!!!!"
PLAKKK.....Seseorang menampar Kyuhyun. Han Sookyo dan Kyuhyun pun kaget.
"Samchon....Kenapa menamparku?"ujar Kyuhyun kepada seorang namja berumur 25th itu.
"Jung Soo sunbae? Mwo? Ya....Han Sooyoo kenapa kau bisa bersama Jung Soo sunbae?"di kepala Sookyo bermunculan berbagai pertanyaan sedangkan Sooyoo hanya bisa terdiam.
Saking gemasnya dengan saudari kembarnya, Sookyo menarik tangan Sooyoo.
"Ya! My twins kenapa kau bisa bersama sunbae?"
"Aku...."
"kami sudah pacaran."jawab jung soo.
"MWO!!!"kata Sookyo dan Kyuhyun berbarengan.
Flash Back TM jilid 08
“Dia Han Sooyoo. Mereka memang kembar identik tapi aku mengenalnya sejak SMP jadi aku dapat membedakan mereka berdua.”jelas Yong Ri.
“Ke..Kembar? Ya kau …..”teriak Jungsu kepada Sooyoo.
“Mianhe.....”kata Sooyoo dan berlalu meninggalkan apartemen Jungsu.
Jung Soo tidak tinggal diam, ia mengejar Sooyoo dan dengan cepat ia berhasil menyusulnya.
Mereka berdiri di depan tempat parkir.
"Chakaman...Han Sooyoo...."Jung Soo menarik tangan Sooyoo.
Sooyoo hanya bisa menangis menundukan kepalanya, penyesalan kini muncul di benaknya yg telah membohongi Park Jung Soo.
"Marhaebwa....Kenapa kau berbohong padaku?"
"Karna....."ia kembali terisak dalam tangisnya.
"Karna apa han Sooyoo....Marhaebwa...!!!"
"Karna aku jatuh cinta padamu!!! KARNA AKU HAN SOOYOO MENYUKAI PARK JUNG SOO. KAU PUAS."Sooyoo menyeka air matanya dan berbalik meninggalkan Jung Soo.
Tangan Jung Soo kali ini menggapai tangan Sooyoo lebih dulu sebelum ia pergi.
"Lepaskan aku sunbae...!"
"Mwo? Melepaskanmu? Kau sudah mengatakan kau suka padaku sekarang kau minta aku melepaskanmu!"
"Mwo?"tanya Sooyoo heran.
"Bisanya kau pergi setelah mengungkapkan pernyataan cintamu tanpa mendengar jawabanku."
"Maksud sunbae?"
"Nae Park Jung Soo juga menyukai Han Sooyoo yg di hadapanku. Ara!"
"Keundae aku telah membohongimu."
"Tetap saja yg aku sukai ada di hadapanku.Gadis dengan mata yg lembut ini yg aku sukai bukan yg lain."
End of Flash Back.
Pagi itu sebelum Sooyoo memutuskan pergi semalam ia mendapat pesan singkat dari Yong Ri kalau ia sudah mengetahui hubungannya dengan Jung Soo dan ia yg menyatakan ketidak sukaannya terhadap hubungan diam2 yg dilakukan oleh Oppanya Park Jung Soo dengan Sooyoo. Membuat Sooyoo sedih. Hingga tidak nafsu makan. Semalaman ia hanya bisa menangis.
Mengetahui hal itu Park Jung Soo mengajak Sooyoo untuk memberitahukan kepada keluarganya termasuk Yong Ri, Jung Soo noona yaitu Park/cho In young yg tidak lain adalah Eomma Kyuhyun tentang status mereka. termasuk kepada Sookyo dan Eommanya.
"Samchon tidak pernah kudengar kau dekat dengan yeoja,bisa2nya sekarang kau berpacaran dengan yeoja yg lebih muda darimu."ledek Kyuhyun yg hampir lupa atas tamparan samchonnya itu.
"Ya! Aku sampai lupa! Kenapa kau menamparku samchon!"bentak Kyuhyun merasa tidak terima.
"Itu karna kau Cho Kyuhyun belum berubah juga menjadi seorang namja yg sopan.Ara!"
"Nde, Cho Kyuhyun kau namja manja!"tambah Sookyo. Kyuhyun hendak membalas namun ia takut oleh samchonnya.
"My twins, kau tidak marah?"tanya Sooyoo.
"Mwo? Untuk apa aku marah?Chukkaeyo my twins. Aku mendukung kalian."ujar Sookyo.
______________________________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________________________
Selama Yunmee ditahan. Yoomi tetap masuk ke sekolah seperti biasa.
Hari ini kedua sahabatnya mendadak tidak masuk sekolah ia sangat kesepian.
Ia kini sedang duduk seorang diri di kantin, mengaduk2 minumannya dengan sedotan tanpa meminumnya.
"Mimi. Gwenchana?"tanya Kibum mengaburkan khayalan Yoomi.
"Bum, nae Gwenchana."
"Tenang mi, semua pasti beres. Percayalah mee noona tidak bersalah."
"Ne, ara."
"Kibum ssi, kau disini rupanya. Bukankah kita akan mendiskusikan tentang olimpiade fisika nanti?"ujar Yeon Rie yg baru saja tiba. Lalu Kibum pun pergi meninggalkan Yoomi. Tapi kali ini hati Yoomi tidak sedikitpun bereaksi atas kedekatan Kibum dan Yeon Rie.
Hati Yoomi sungguh galau, ia sangat mengkhawatirkan Yunmee. Sehingga di perjalanan pulang ia tidak hati2 dan tersandung hingga melukai lututnya. Bukannya bangkit ia malah menangis di jalan seperti anak kecil.
Seseorang menjulurkan tangannya dan Yoomi meraihnya.
"Jongmal paboe yeoja. Kenapa menangis hanya karna terjatuh?"kata namja tersebut
"Lee Donghae?"
"Nde, joneun Lee Donghae imnida. Kenapa kau bisa tahu namaku. Ah itu tidak penting. Khanda....."ujarnya seraya melambai tangan. Yoomi tiba2 menarik tangan Donghae.
"Chakaman. Apa kita pernah bertemu sebelumnya?"
"Maybe in your dream." seraya melempar senyum kepada Yoomi.
Donghae masuk ke sebuah bus yg berhenti tepat di hadapannya dan sekali lagi pergi meninggalkan Yoomi dengan melambaikan tangannya. "Aish, jongmal kenapa aku tidak bisa berkata2 di hadapannya?"
Keesokan harinya.
Diadakan Presscon oleh artis pendatang baru Lee Yoori yg baru2 ini menjadi korban dari tindak kriminal yg disinyalir merupakan ulah dari antis yg merupakan imbas dari kedeketan Lee Yoori dan Choi Siwon.
Yang nyatanya diantara mereka hanya ada perselisihan yg tidak diketahui oleh orang lain kecuali Lee Chae Rie dan staff photoshoot yg sempat melihat percekcokan mereka tersebut.
Pertanyaan para wartawan tidak ditanggapi baik oleh Lee Yoori dan manajemen Lee Yoori.
Seakan presscon hari ini hanya satu arah tanpa diizinkannya para wartawan bertanya lebih lanjut.
Lee Yoori dengan terhuyung berjalan meninggalkan lokasi presscon.
"Yoori, gwenchana?"tanya Chae Rie. Namun Yoori tidak menjawab ia hanya menundukkan wajahnya.
Hp Yoori bergetar. Muncul sebuah pesan singkat. Yoori menyingkir untuk melihat isi pesan singkat tersebut yg berasal dari no yg tidak dikenal.
Lee Yoori
Kau sungguh pintar beracting, saranku pertahankanlah dan jauhi Kim Yunmee.
Kalau kau belum bosan hidup.
INGAT AKU SELALU MENGAWASIMU!!!!
Seketika itu Yoori jatuh terduduk lemas hampir saja pingsan namun datang seseorang menahan tubuh Yoori agar tidak terjatuh.
Yoori kaget dan melihat ke arah sosok yg sedang memapah tubuhnya.
"Khun oppa....."panggil Yoori seakan tak percaya. Nickhun tersenyum. Yoori tak kuasa menahan air matanya dan menangis layaknya anak kecil di pelukan Nickhun.
Lee Chae Rie menatap mereka dari jauh ia tidak ingin menggangu mereka.
Chae Rie pun pergi setelah mendapat pesan singkat dari Choi Siwon tentang presscon kali ini.
Sesampainya tempat mereka janjian Chae Rie sudah melihat Siwon duduk dengan tampilan yg tidak biasa.
Ia memakai topi dan kacamata hitam, mungkin untuk menyamar.
"Sebelum Siwon ssi berkata apa2 aku mau minta maaf. Mianhamnida karna tanpa izinmu mencatut namamu dalam presscon kali ini."kata Chae Rie sambil membungkukan tubuhnya.
"Aish, jongmal. Aku memanggilmu untuk bertemu bukan karna masalah itu. Kalau presscon aku tidak ambil pusing. Aku hanya ingin minta bantuan kepadamu. Itu juga kalau kau setuju."ujar Siwon.
Membuat Chae Rie bingung.
Kediaman keluarga Kim.
Heechul, Yoomi, Sooby dan Ki Bum menunggu dirumah dengan harap2 cemas.
Karna hari ini ditentukan kasus Yoori diteruskan atau tidak. Yunmee melarang keluarganya datang ke kantor polisi takut mengecewakan hasilnya. Jadi ia hanya ditemani Park Sooyoung.
Selang 1 jam setelah mendapat pesan singkat dari Sooyoung keempat orang itupun berkumpul di kediaman keluarga Kim.
Yoomi yg paling terlihat tegang diantara yg lain.
"Gwenchana mimi, mee noona pasti akan segera bebas."ujar Kibum menenangkan Yoomi.
"Heechul sunbae mau kubuatkan teh hangat? Sedari pagi sunbae belum makan."tanya Sooby khawatir.
"Gwenchana? Mianhe telah merepotkanmu. Kau pergilah menemani Sungmin."ujar Heechul.
"Shiro, keluargamu sedang ada masalah masa aku hanya diam saja. Paling tidak ada yg bisa aku bantu."
"Gomawo."ucap heechul lirih.
Ting Tong....Bunyi Bel.
Yoomi berlari membukakan pintu.
"Unnie......."teriak Yoomi sontak membuat semua orang berlari menghampiri pintu masuk.
"Yunmee-ya kau membuat oppa khawatir. Mwo? Sooyoung ssi eodiga?"Heechul memeluk yodongsaengnya tersebut.
"Sooyoung unnie sudah pulang, ia hanya mengantarku sampai depan pintu."jawab Yunmee.
"Sunbae lebih baik biarkan Yunmee istirahat dulu. Biar aku masakan sesuatu untuknya."ujar Sooby.
Yunmee pun masuk kekamarnya ditemani oleh Yoomi.
Kibum menatap punggung Yunmee yg perlahan menjauh.
Tatapannya makin lirih saat ia tak sanggup membela orang yg ia sukai.
_______________________________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________________________
Esok paginya Yunmee memutuskan untuk tetap ke kampus walau semua orang melarangnya.
Ia bergegas menemui seseorang, di perjalanan ia bertemu dengan Seungmi.
"Yunmee-ya, kau...."tapi Yunmee tidak menghiraukan Seungmi.
"Chakaman Yunmee, eodiga?"kini Seungmi berhasil menghentikan langkah Yunmee.
"Lepaskan aku Lee Seung Mi."seringai Yunmee membuat Seungmi melepas tangannya. Hingga ia hanya bisa mengikuti Yunmee dari belakang.
Langkah Yunmee terhenti saat ia melihat sesosok namja yg baru saja keluar dari ruangan kelas.
Dengan emosi menggebu Yunmee mendatangi namja tersebut. Tangannya langsung menampar namja itu hingga pipinya memerah. Seungmi shock saat melihatnya.
"Ya! Kim Yunmee kau sudah gila ya!!! Datang2 kau langsung menamparku!!!"
"Sebenarnya aku mau melakukan hal yg lebih dari sekedar tamparan, tapi itu akan lebih menjatuhkan citraku."
"Mwo? Sebenarnya apa yg kau bicarakan Kim Yunmee!!!"
Yunmee semakin kesal lalu ia mengeluarkan beberapa foto dari amplop yg ada di tas nya dan melemparkannya tepat di wajah namja tersebut.
"Lihat! Itu kau kan yg bersama Lee Yoori saat itu! Kau sudah tidak bisa mengelak Yesung!"
"Yesungie, benarkah itu?"tanya Seungmi.
"Ne, itu aku. Akulah yg orang yg melukai Yoori. Keundae, itu karna sakit hatiku kepadanya. Dan entah kenapa ia malah menuduhmu sebagai pelakunya. Lalu apa yg mau kau perbuat? Melaporkanku?"Yesung berlagak sinis di depan Yunmee.
"Heh? Asal kau tahu Yesung. Aku tidak akan melaporkanmu karna memandang Seungmi yg akan sedih kalau kau di penjara. Ara!"bentak Yunmee lalu meninggalkan Seungmi dan Yesung. Yesung bingung dengan perkataan Yunmee lalu ia melihat ke arah Seungmi.
Seungmi berbalik badan tapi Yesung menarik bahu Seungmi dan mereka berhadapan. Tangan Yesung mencengkeram kedua bahu Seungmi.
"Apa maksud kata2 Yunmee barusan? Marhaebwa!"bentak Yesung.
Tapi Seungmi memaksa melepaskan diri dari Yesung, Yesung melihat bulir air mata jatuh di pipi Seungmi.
"Seungmi gwenchanayo?"tanya Yesung.
"Mwo? Kau panggil aku apa?"
"Seungmi. Wae?"Yesung makin bingung.
"Huwaaaa......." Seungmi menangis sejadinya. Membuat Yesung kelabakan.
"Seungmi, hentikan tangisanmu. Memangnya aku berbuat salah apa padamu?"
"Kau memanggil namaku Seungmi bukan Hantu Perawan.....Ini pertama kalinya kau memanggil namaku...Huwaaa...." Seungmi menangis histeris lagi.
"Mwo? Jangan bilang kalau kau terharu?"ledek Yesung.
"Aku....Aku....."Seungmi tak sanggup berkata2 saat melihat Yesung tertawa terbahak2.
"Ternyata tunanganku lucu juga. Aku kira kau hanya bisa meneriakiku dengan sebutan Yadonger. Hehe."
Seungmi hanya memanyunkan bibirnya. Tapi baru kali ini ia merasa senang seseorang memanggil namanya.
Yunmee berjalan melewati lapangan basket sekolah.
Nickhun yg sedang asyik bermain basket melihat sosok Yunmee dan menghampirinya.
"Annyeong Kim Yunmee Ssi."sapa Nickhun.
"Nickhun sunbae, mworago?"Yunmee bingung karna Nickhun dan Yunmee sebenarnya tidak akrab, mereka kenal saat menjadi pengurus perpustakaan bersama.
"Ah ani, aku hanya....."ucapan Nickhun terputus.
"Wae?"tanya Yunmee.
"Mianhe...."
"Untuk apa sunbae?"
Flash Back TM jilid 03
Para wartawan berkumpul di Kampus Yunmee mendengar kabar artis Lee Yoori yg datang untuk menemui kekasihnya yg kebetulan kuliah disana.
Yoori dan Chae Rie bersembunyi di toilet wanita.
"Yoori-ya sudah aku bilang berapa kali jauhi Khun, itu tidak baik buat image mu."ujar Chae Rie.
"Aish, Unnie-ya. Sudah kubilang jangan ucapkan kata2 itu lagi. Ara!"
"Mwo....?"
"Chakaman, Khun oppa meneleponku."ujar Yoori seraya menekan tombol ponselnya.
"Nde, oppa mau bertemu. Nde aku akan segera kesana. Chakaman oppa."lalu Yoori menutup ponselnya.
Tanpa memperdulikan Chae Rie yg tertinggal, Yoori pergi ke tempat yg dimaksud Nickhun.
Nickhun duduk di lapangan basket kampus sambil memainkan bola basketnya.
"Khun oppa....."panggil Yoori sambil melambaikan tangannya.
"Yoori-ya, kenapa kau malah memperumit masalah dengan datang ke kampusku?"
"Ani, aku tidak memperumit, apa aku salah bilang ke media massa kalau kekasihku adalah oppa. Lagipula aku kan tidak menyebut nama oppa secara langsung. Aku hanya bilang kekasihku berinisial NH."
"Yoori-ya....Hubungan kita tidak seperti itu...."
"Mwo? Oppa maksudmu?"
"Aku........"kata2 Nickhun menggantung.
"Kau apa oppa? Pokoknya aku tidak perduli. Neol Saranghanikka tidak perduli apapun. Aku tidak akan mundur."
"Aish, Yoori-ya aku tidak bisa bersamamu...."
"Karna apa oppa? Atau oppa sudah memiliki yeoja yg oppa suka? Marhaebwa oppa....!"bentak Yoori.
"Nde, aku sudah punya yeoja yg kusukai. Nah....Kau lihat yeoja disana...Itulah yeoja yg aku suka. Ara! Jadi lupakan aku."ujar Nickhun. Yeoja yg ia tunjuk adalah Yunmee. Ia tidak sadar telah disangkut pautkan oleh mereka berdua.
Seketika Yoori merasa hancur. Ia menatap ke arah Yunmee dari jauh dengan banyak pertanyaan.
"Yoori-ya.....Sedang apa kau disini? Khaja, wartawan sudah mengetahui keberadaan kita."ujar Chae Rie dan menarik Yoori pergi.
Saat Yunmee sedang berjalan menuju Perpustakaan Yoori dan Chae Rie menghampirinya.
"Tolong bantu aku menyembunyikannya ya."kata Chae Rie.
Tanpa membantah Yunmee pun mengajak Yoori ke perpustakaan yg ia rasa adalah tempat yg paling aman.
End of Flash Back
"Mwo? Nickhun Sunbae jd itu alasan Yoori seperti itu padaku?"ujar Yunmee setelah mendengar semua kejadian yg sebenarnya terjadi yg menyebabkan kesalahpahaman dari mulut Nickhun.
"Nde, mianhamnida Yunmee. Dan aku juga sudah menjelaskan hal itu kepada Yoori. Ia belum sanggup menemuimu untuk minta maaf. Sebenarnya ia anak yg baik hanya saja ego nya mengalahkan akal sehatnya."
"Kau menyukainya sunbae?"
Nickhun menghela nafas panjang. "Nde aku menyukainya."jawabnya pasti.
"Kenapa kau tidak mengatakannya daripada membuat kesalahpahaman seperti ini."
"Aku hanya takut, takut membuat karirnya hancur dalam sekejab. Hanya karna masalah cinta."
"Pikiranmu sungguh sempit sunbae, jika kau menyukai seseorang katakanlah, kita tidak tahu apa yg akan terjadi nanti."
"Aku rasa kau benar, kau tidak akan membenci Yoori kan?"
"Animnida, sampaikan salamku kepada Yoori. Aku pamit dulu sunbae. Annyeong."
TO BE CONTINUED.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar